Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KEDIRI, KOMPAS.TV - Hanya gara-gara sang cucu asyik bermain dan menolak disuruh makan, seorang nenek di Kediri, Jawa Timur, tega menganiaya cucunya hingga tewas.

Sang cucu yang berusia 3 tahun itu menerima kekerasan bertubi-tubi dari sang nenek.

Akibat amarah membara yang tak terkendali, sang cucu harus kehilangan nyawa.

Hari itu, Rabu, 15 April 2026, di sebuah gang sempit di Kelurahan Ngronggo, Kediri, Jawa Timur, warga digegerkan dengan penemuan seorang bocah dalam kondisi sudah tak bernyawa di rumahnya.

Korban ditemukan oleh kerabat yang hari kejadian tengah berkunjung ke rumah korban. Ia terkejut saat melihat korban tergeletak di area dapur rumah. Ia pun langsung meminta pertolongan tetangga sekitar untuk mengecek kondisi korban.

Warga yang menemukan kondisi korban yang tak wajar langsung melapor ke polisi.

Hasil otopsi menjelaskan korban mengalami kerusakan organ dalam yang fatal akibat hantaman benda tumpul.

Polisi menetapkan nenek korban menjadi tersangka.

Inilah detik-detik saat polisi menjemput paksa pelaku di rumahnya, Jumat, 17 April.

Tanpa perlawanan, sang nenek digelandang ke kantor polisi untuk diperiksa intensif.

Hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap motif pelaku tega menganiaya korban karena sang cucu tak mau menuruti perintahnya.

Tetangga mengaku, sehari-hari pelaku memang berkepribadian tertutup.

Kekerasan terhadap anak tentu bukan persoalan domestik keluarga saja.

Kegagalan sistemik sudah pasti berkaitan erat dengan peran lingkungan dan juga negara.

Pemerintah diharapkan mampu memperkuat sistem perlindungan anak.

Mulai dari pengawasan, edukasi kepada masyarakat, hingga penegakan hukum yang tegas bagi pelaku kekerasan.

Kepedulian dan kolaborasi lingkungan sekitar juga diperlukan untuk memastikan setiap anak tumbuh dengan aman dan penuh kasih sayang.

Jangan biarkan anak-anak kehilangan masa depan hanya karena kelalaian kita sebagai orang dewasa yang seharusnya melindungi dan memberi ruang aman bagi mereka.

#kekerasan #kekerasananak

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663830/nenek-di-kediri-aniaya-cucu-hingga-tewas-pelaku-tak-berkutik-saat-ditangkap-polisi-berut
Transkrip
00:01Ada kembali di berita utama saudara, hanya gara-gara sang cucu asyik bermain dan menolak disuruh makan seorang nenek di
00:11Kediri Jawa Timur tega menganiaya cucunya hingga tewas.
00:16Sang cucu yang berusia 3 tahun itu menerima kekerasan bertubi-tubi dari sang nenek.
00:22Akibat amarah membara yang tak terkendali sang cucu harus kehilangan nyawa dan dunia kanak-kanak yang mestinya masih penuh tawa
00:32terenggut begitu saja.
00:35Miris mengapa sang nenek yang mestinya jadi tempat aman bagi sang cucu justru memberi malapetaka.
00:46Terlalu cepat bocah malang itu pergi, keluarga berduka tiada tara.
00:53Sang anak langsung dimakamkan di TPU Ronggo, Kota Kediri.
00:59Ironinya pemakaman korban dilakukan tanpa kehadiran kedua orang tua.
01:04Sebab ayah dan ibu korban di waktu yang bersamaan masih menjalani pemeriksaan di kantor Polres Kediri Kota.
01:13Namun kakak korban yang hadir di pemakaman berharap kasus kematian adiknya bisa diusut tuntas dan pelaku diberi ganjaran yang setimpal.
01:31Rumah ini saudara jadi saksi bisu kekejaman sang nenek yang tega menganiaya cucunya sendiri hingga tewas.
01:39Hari itu Rabu 15 April 2026 di sebuah gang sempit di Kelurahan Ngeronggo, Kediri, Jawa Timur,
01:48warga digegerkan dengan penemuan seorang bocah dalam kondisi sudah tak bernyawa di rumahnya.
01:56Korban ditemukan oleh kerabat yang hari kejadian tengah berkunjung ke rumah korban.
02:01Ia terkejut saat melihat korban tergeletak di area dapur rumah.
02:06Ia pun langsung meminta pertolongan tetangga sekitar untuk mengecek kondisi korban.
02:12Warga yang menemukan kondisi korban yang tak wajar langsung melapor polisi.
02:19Dari warga yang melapor, wajahnya ada kekerasan atau pembunuhan yang motifnya itu belum diketahui.
02:29Kalau korban itu sudah dikatakan meninggal, terus akhirnya pihak warga meminta tolong tetangga kiri kanan.
02:36Itu yang meminta tolong siapa mas?
02:38Tolong itu kakak diri?
02:40Oh, no.
02:42Hasil otopsi menjelaskan korban mengalami kerusakan organ dalam yang fatal akibat hantaman benda tumpul.
02:51Dokter forensik bilang ada pendarahan hebat di dalam rongga perut korban.
02:56Dari visum luar, tubuh korban juga ditemukan banyak mengalami luka lebam.
03:01Polisi menetapkan nenek korban menjadi tersangka.
03:04Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti, polisi menyebut nenek korban sebagai pelaku penganiayaan hingga menyebabkan kematian cucunya.
03:20Dan inilah detik-detik saat polisi menyebut paksa pelaku di rumahnya Jumat 17 April.
03:28Tanpa perlawanan, sang nenek digelandang ke kantor polisi untuk diperiksa intensif.
03:34Hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap motif pelaku tega menganiaya korban karena sang cucu tak mau menuruti perintahnya.
03:45Saat itu korban tengah asyik bermain, pelaku pun meminta korban untuk makan siang dan kemudian lanjut tidur.
03:53Namun korban dianggap menolak perintah tersebut.
03:56Sang nenek naik pitap, lalu tega menganiaya korban menggunakan kayu dan paralon bertubi-tubi.
04:04Tubuh korban yang ringkih pun tumbang.
04:18Terima kasih telah menonton.
04:36Membukul lagi di umumnya yang mengibatkan salah satu korban meninggal dunia.
04:44Untuk motifnya, sementara terdapat bahwasannya terduga pelaku ini melakukan karena anak korban ini tidak menuruti perkataan dari terduga pelaku.
05:00Sementara itu saudara, tetangga mengaku sehari-hari pelaku memang berkepribadian tertutup.
05:07Supraptini bilang, nenek berusia 64 tahun itu jarang bergaul sehingga sulit terpantau warga bagaimana perilakunya.
05:15Supraptini juga bercerita, semasa hidup korban kerap merasa takut dimarahi neneknya.
05:23Karena iba, para tetangga bahkan sering memberi uang kepada korban agar korban bisa jajan.
05:30Diketahui, keluarga korban hidup di bawah garis kemiskinan.
05:34Sang ayah bekerja serabutan, sementara sang ibu bekerja sebagai tukang pijat.
05:42Jadi kayak kehidupannya di dalam itu kan enggak anak-anak yang ngerti.
05:46Bocah kan ketakutan kalau ditanya, nyantin dok, ada mbakku.
05:50Oh ketakutan, kalau jajan-jajan itu kan enggak bawa uang.
05:53Itu kadang minta ke mbak saya, boleh dikasih aja mbak.
Komentar

Dianjurkan