Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/17/172920/kasus-andrie-yunus-dinilai-bergantung-pada-political-will-prabowo

Kasus kekerasan terhadap Andrie Yunus kembali jadi sorotan. Di tengah lambannya penanganan, muncul penilaian bahwa nasib kasus ini sangat bergantung pada political will dari Prabowo Subianto. Sebuah pernyataan yang langsung memantik perhatian publik.

Bukan sekadar kasus biasa, peristiwa ini dinilai berpotensi lebih besar bahkan mengarah pada dugaan keterlibatan sistemik. Jika benar, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keadilan bagi satu individu, tapi juga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Kini pertanyaannya sederhana tapi krusial: akankah negara hadir secara tegas, atau justru membiarkan kasus ini menggantung? Karena di titik ini, keadilan bukan lagi soal waktu tapi soal keberanian mengambil sikap.

Creative/Video Editor: Susi/Vanya
#Politik #Andrie Yunus #Prabowo #Aparat

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kasus Andriunus diduga bergantung pada politika Wil Prabowo.
00:04Kasus kekerasan yang menimpa aktivis kontras Andriunus dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
00:11Kepala Pusat Studi Agama dan Demokrasi Universitas Islam Indonesia Mas Duki
00:15menyebut bahwa penyelesaian kasus ini sangat bergantung pada politika Wil dari Prabowo Subianto.
00:22Menurut Mas Duki, peristiwa yang dialami Andriunus tidak bisa dianggap sebagai persoalan pribadi semata.
00:28Ia menilai kasus tersebut berpotensi merupakan bagian dari kejahatan yang lebih luas dan sistemik,
00:34bahkan diduga melibatkan oknum aparat.
00:37Oleh karena itu, diperlukan langkah serius dari negara untuk mengungkap pelaku dan dalang di balik kejadian tersebut.
00:44Sejumlah kalangan masyarakat sipil telah mendorong berbagai upaya,
00:48termasuk pembantukan tim pencuri fakta independen,
00:51serta penegakan hukum yang transparan hingga April 2026.
00:55Saat ini, publik masih menunggu langkah konkret dari pemerintah dalam menyelesaikan kasus ini secara tuntas dan adil.
Komentar

Dianjurkan