00:09Saya tidak menuduh politik, tetapi ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan si Rismon.
00:23Dan kedua saya mengatakan bahwa ini selalu dua tahun rakyat ini bertentangan, saling mengadu, saling berteriak-berteriak, Bik Devon.
00:41Sudahlah Pak Devon, Pak Jokowi. Sudahlah.
00:46Kasihlah ijazah saja.
00:50Itu saja. Timbul lain. Sentisi segala itu ijazah.
00:55Kenapa sih? Dan saya itu asli. Kenapa tidak kesilihan?
01:01Kenapa tidak kesilihan?
01:04Membiarkan masyarakat ini berkelahi diri sendiri.
01:08Saling membangkit masyarakat. Dua tahun.
01:11Ini saya ingin kasih tahu sama anda.
01:17Saya berpasangan dengan, saya wakilnya Pak Jokowi.
01:21Tapi, karena setelah selesai, maka kita sebuah warga negara biasa.
01:28Saya lebih tua dari dia.
01:31Jadi sebagai orang yang lebih sedia, saya nasihati.
01:36Banyak yang mengatakan, apa lagi Pak Jokowi itu?
01:40Apa kurangnya Pak Jokowi ke Pak Jokowi sehingga begini?
01:44Apa satu dulu Pak Jokowi?
01:46Ada tak? Ada tak? Satu dulu enggak?
01:50Ada enggak?
01:53Salawan enggak Pak Jokowi?
02:00Si Rismun, mau ketemu saya dengan tujuh orang.
02:06Saya tidak terima.
02:08Mana jadi?
02:14Minta waktu, nanti di pilihkan WA-nya.
02:19Oleh temannya yang...
02:22Saya minta.
02:22Satu lah.
02:25Rui suruh muka itu.
02:27Satu lah.
02:30Dumi saya monestral.
02:32Mana itu...
02:34Haa, ini lah.
02:38Baiklah.
02:43Dia mau ketemu saya dengan tujuh orang.
02:55Bolehkan buku.
02:56Dia akan coba buku saya.
03:00Mau ditemani oleh beberapa orang.
03:02Kakak tahu lah.
03:04Kakak tidak mau campur dengan urusan.
03:08Tapi...
03:11Ini soal Rismun ini.
03:14Sudah melibatkan semua orang.
03:16Dituduhlah saya.
03:17Dituduh Puan.
03:17Dituduh SBI.
03:19Itu pengalihan saja.
03:22Jadi saya marah.
03:23Kenapa?
03:23Apalagi saya.
03:24Dituduh kasih 5M.
03:26Mana saya kasih 5M?
03:28Ketemu saja tidak tahu saya.
03:31Kenal pun tidak.
03:33Ini buktinya.
03:35WA-nya.
03:38Tidak.
03:39Saya bilang.
03:40Jadi jangan terima.
03:41Saya bilang lagi.
03:42Mau berhubung-hubungnya.
03:44Menunggu saya.
03:45Tidak mau saya.
03:48Kenapa tiba-tiba.
03:49Saya titip sekali.
03:50Saya katakan.
03:51Saya seniornya.
03:54Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta?
03:56Saya yang bawa ke Jakarta.
03:58Untuk jadi gubernur.
04:01Saya bawa.
04:03Saya ke Ibu Mega.
04:05Ibu.
04:06Ini calon baik.
04:08Orang PDP.
04:09Ah.
04:09Jangan.
04:10Dan saya datang lagi.
04:13Akhirnya beliau.
04:15Tentu.
04:16Jadilah gubernur.
04:17Itu pun saya.
04:20Ya.
04:21Kasih.
04:24Sehingga.
04:26Waktu.
04:29Waktu dia menandai gubernur.
04:31Setelah ke Ibu Mega.
04:33Datang sama saya.
04:34Ucapan terima kasih.
04:36Apa kurangnya saya.
04:38Coba.
04:39Saya bawa ke Jakarta.
04:44Kasih tahu semua itu.
04:46Terumur-terumur itu.
04:48Jokowi jadi presiden karena saya.
04:53Kan tanpa gubernur.
04:55Mana bisa jadi presiden.
04:58Coba aja.
05:01Datang ke rumah.
05:02Ucapan terima kasih.
05:04Karena setelah ke Ibu Mega dulu.
05:06Sebagai orang.
05:07Baru datang sama saya.
05:12Coba.
05:14Jadi jangan bilang.
05:15Apa.
05:16Jokowi.
05:17Sayang bantu Jokowi.
05:19Gue.
05:20Tanya sama beliau.
05:22Kasih lihat foto ini.
05:27Itu masih pakai baju.
05:29Kotak-kotaknya.
05:36Nanti.
05:38Jadi jangan macam-macam itu.
05:41Hock.
05:43Hock.
05:45Hock.
05:47Hock.
05:50Hock.
05:51Memang.
05:51Nanti dua tahun dia gubernur.
05:53Okey.
05:53Silahkan.
05:53Saya tidak campur.
05:54Saya tidak pernah datang.
05:55Buat gubernur.
05:57Tiba-tiba.
05:58Saya bilang lagi.
06:00Eh.
06:01Belum cukup pengalaman.
06:03Jangan.
06:04Lancerusak negeri ini.
06:10Tapi.
06:11Ibu Mega.
06:12Kasih tahu saya.
06:13Dia tidak mustahil.
06:14Kalau saya tidak wakilnya.
06:16Kenapa.
06:17Saya mesti wakil.
06:19Karena.
06:20Pak Jika yang paling berpengalaman.
06:22Bimbing.
06:23Janganlah dia.
06:26Aduh.
06:26Saya mau pulang ke kampu waktu itu.
06:28Saya pulang ke Bekasa.
06:30Bukan jangan.
06:32Pak Yusuf dan Pini.
06:33Saya tidak mustahil kalau bukan Pak Yusuf.
06:36Ibu kan saya minta.
06:39Bukan.
06:40Ibu Mega yang minta sama saya.
06:44Agar dan Pini.
06:45Karena.
06:46Beliau tidak ada pengalaman.
06:50Tidaklah.
06:51Coba.
06:52Minta maaf ya.
06:56Kasih tahu semua itu.
06:58Buser-buser itu.
07:00Dia tadi tidak jadi gubernur kalau bukan saya.
07:07Ngerti.
07:15Dia rumah ini.
07:18Dia rumah ini di depan.
07:20Begitu pulang dihubungkan.
07:22Menang.
07:23Datang langsung ke.
07:25Langsung ke.
07:32Itulah ceritanya.
07:36Kenapa itu?
07:37Kenapa?
07:38Saya tidak pernah minta jadi wafres.
07:40Sama dia.
07:42Hanya Ibu Mega.
07:44Bukan memaksa.
07:45Mendorong.
07:46Jangan Pak Yusuf.
07:47Saya tidak memutihkan kalau bukan Pak Yusuf yang diwakilnya.
07:49Bahaya ini.
07:52Coba cek saya Ibu Mega.
07:55Saya tidak pernah bicara Jokowi.
07:57Untuk minta wafres.
07:58Tidak pernah.
08:02Tidak pernah.
08:04Jadi orang.
08:05Kenapa tiba-tiba.
08:06Iya.
08:07Karena bahaya negeri ini.
08:08Kalau dia.
08:09Kalau dia.
08:10Sudah dipilih.
08:11Jadi.
08:12Saya orang Golkar.
08:13Bayangkan.
08:14Orang Golkar.
08:14Tapi oleh PDIP.
08:16Menjalankan sahawak.
08:17Bukankan wafres partai.
08:19Hanya karena perlu dibantu.
08:21Beliau ini.
08:22Perlu dirampingi.
08:28Kalau tidak rusak negeri ini.
08:32Itu pendapat Ibu Mega.
08:36Bayangkan Ibu Mega itu.
08:39Dia mencalongkan.
08:40Dia mengatur.
08:42Tapi dia hanya hati.
08:46Ibu Mega luar biasa.
08:48Orang paling demokratis.
08:52Ibu Mega.
08:54Mengatur semua.
08:55Dia.
08:55Saya pun pulang ke Bekasa.
08:57Jangan dulu pulang.
08:59Bagi itu.
09:03Bantu ini.
09:05Aduh.
09:06Bagaimana ini saya urus perusahaan.
09:12Jadi.
09:14Ya.
09:14Akhirnya okeylah.
09:18Jadi.
09:19Waktu pertama.
09:20Saya tidak pernah kata.
09:21Walaupun saya bawa.
09:22ke Jakarta.
09:26Tanya semua orang.
09:27Tanya.
09:27Amin.
09:28Ini dekat di Solo.
09:32Nah.
09:33Saya datang sama dia.
09:34Eh.
09:35Pak Jokowi.
09:37Ini.
09:37Ibu Mega.
09:38Ibu Mega minta saya.
09:39Dampingi Bapak.
09:42Dia.
09:43Saya tidak mau tanah.
09:44Kenapa begini.
09:46Tapi ya.
09:47Saya demi negara.
09:48Saya kerjakan.
09:51Demi negara.
09:53Bukan demi Jokowi.
09:54Demi negara.
09:55Saya kerjakan.
09:56Tugas itu.
10:00Saya tidak pernah katakan.
10:04Ya.
10:06Saya cenderangkan
10:08Ya
10:09Oke
10:11Itu tadi
10:13Jangan lupa lagi
10:13Kalian
Komentar