00:00Oke, ada kasus yang terbaru. Ubedillah Badrun, ini dilaporkan juga Mbak Ulta, dugaannya adalah pencemaran nama baik menyinggung Prabowo Gibran,
00:11yang dia sebut sebagai beban negara.
00:13Ini pernyataan dari Ubedillah Badrun yang kemudian dilaporkan ke polisi.
00:16Sehingga yang menjadi pertanyaannya sekarang, kalau kemudian kritik itu ujung-ujungnya dianggap sebagai pencemaran nama baik,
00:22gimana cara kita bisa memastikan bahwa negara benar-benar menjamin kritik-kritik-kritik itu, sikap-sikap kritis itu benar-benar
00:28ditampung, didengar, dan direspon?
00:31Ketika ada pelaporan seperti itu dari masyarakat yang mereka tersinggung karena presiden dan wakil presidennya disebut seperti demikian.
00:40Kemudian kan mereka melaporkan itu kepada kepolisian.
00:43Kepolisian kan tugasnya law enforcement, dia menegakkan hukum.
00:47Itu kan berproses di situ, berproses secara hukum.
00:51Jadi saya tuh melihat kenapa sih ada ketakutan bahwa ini tuh dilaporkan polisi tuh termasuk bagian dari teror, bagian dari
01:02pembungkaman, bagian dari apa.
01:04Kan banyak yang dilaporkan ke polisi yaudah gitu, kalau misalnya memang itu tidak terbukti kan selesai juga.
01:09Sorry, saya koreksi. Dugaan ujaran kebencian arahnya?
01:12Yaudah gitu, kalau misalnya memang itu memenuhi unsur seperti yang tadi disampaikan Mbak Asvin, ya berarti bisa dibuktikan gitu.
01:20Tapi kalau misalnya enggak yaudah, tapi makanya kalau ketika dilaporkan ke polisi gitu, kenapa arahnya ke pembungkaman itu kan hanya
01:29melihat pembuktian aja.
01:30Ketika itu tidak terbukti dan kemudian bisa teriak-teriak lagi mencaci maki seperti itu ya sudah gitu.
01:36Apakah banyak laporan ini bagian dari upaya menertibkan pengamat yang pernah disampaikan Pak Prabowo berapa waktu lalu Mbak?
01:43Itu sama sekali enggak benar juga karena menertibkan gitu.
01:48Kalau misalnya dilaporkan ini banyak banget misalnya kayak apa ya kasus misal Panji atau apa kan dilaporkan terus kemudian keluar
01:56lagi terus masih mengkritik juga bisa kan.
01:58Terus ada Del Pedro juga itu dia ini dia berproses hukum terus keluar lagi terus mengkritik lagi juga bisa kan.
02:05Jadi kalau misalnya itu menjadi ukuran penertiban artinya itu enggak efektif juga gitu.
02:12Dan artinya Pak Presiden memang tidak menggunakan apa-apa.
02:16Kalau misalnya kita mengatakan kalau misalnya polisi kemudian menjadi alat negara untuk ini-ini segala macam.
02:22Tapi buktinya banyak orang-orang itu yang diproses hukum kemudian keluar gitu.
02:27Dan tidak ada dipermasalahkan.
02:28Oke Mbak Asfina Anda merasa bahwa ini arahnya seperti yang pernah dibilang Pak Prabowo untuk menertibkan pengamat itu?
02:34Jangan-jangan gini kan kita enggak pernah tahu pasti tapi jangan-jangan ucapan Presiden itu disambut oleh aparat di bawah
02:41yang merasa sebagai bawahan Presiden harus saya lakukan.
02:45Mungkin Pak Prabowo-nya enggak berpikir seperti itu.
02:47Tapi kan kita tahu Indonesia ini negara seperti itu ya.
02:51Bahwa kalau di atas ngomong itu semacam sinyal di bawah untuk bertindak.
02:56Nah saya mau bilang kenapa orang bisa mengatakan bahwa kalau ada laporan itu artinya adalah ancaman.
03:03Karena setidak-tidaknya pada pemerintahan yang lalu yang sudah banyak risetnya pola ini dipakai.
03:10Ada oposisi salah satunya kelompok-kelompok Pak Prabowo juga dan pendukung-pendukungnya.
03:14Kemudian dilaporkan.
03:17Dan ternyata ketika kita lihat pelapornya siapa itu bukan alamiah.
03:21Itu bukan orang pada umumnya.
03:22Dia adalah terafiliasi dengan ormas tertentu yang mendukung pemerintah pada saat itu.
03:29Jadi data-data inilah kemudian orang bisa mengatakan bahwa ternyata laporan telah menjadi unsur untuk mengendalikan.
03:39Nah untuk pada pemerintahan saat ini mungkin datanya masih terlalu sedikit untuk kita lihat.
03:44Tapi kita bisa lihat nanti nih.
03:45Apakah orang-orang yang...
03:46Kan teman-teman netizen ini sekarang sangat canggih ya.
03:49Kita bisa cek orang-orang yang ngelapor ini ada afiliasi gak sih dengan pemerintah atau dengan partai atau dengan apa
03:55itu kan bisa dicek.
03:57Nah kalau soal teman-teman tadi Del Pedro dan lain-lain saya mau bilang begini.
04:00Itu kan saya setuju betul bahwa ternyata penghukuman untuk kebebasan berpendapat tidak efektif.
04:06Teman-teman muda itu bilang begini.
04:08Makin ditekan makin dilawan.
04:10Jadi gak perlu digunakan lagi.
04:12Karena tidak efektif bertentangan dengan demokrasi.
04:15Tapi saya juga mau bilang Del Pedro adalah ketua organisasi di Jakarta.
04:20Dan dia punya kekuatan.
04:21Tapi kalau itu terjadi untuk yang lain kan belum tentu.
04:23Jadi kita tidak bisa bilang pembukaman tidak terjadi hanya karena Del Pedro dan kawan-kawan tetap bersuara.
04:28Maka apa yang bisa dijamin oleh negara bahwa semua bisa bersuara demi memastikan kepercayaan publik kepada pemerintah bahwa setiap suara
04:37akan didengar, akan ditanggapi.
Komentar