Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab kabar apakah kantin sekolah akan dilibatkan dalam program MBG, mengingat banyaknya kasus SPPG yang bermasalah dan belum merata ke pelosok.

Menjawab hal itu, Prasetyo menyebut bahwa adanya kemungkinan ke arah itu, sebab tidak semua sekolah bisa dijangkau oleh SPPG, juga termasuk daerah 3T.

Ia juga mengatakan bahwa kemungkinan melibatkan kantin sekolah sangat bisa dijlankan, dan hal tersebut sedang dikaji oleh para pemimpin atau kepala BGN yang baru.

Seperti diketahui, Ketua BGN sekarang telah esmi bergabti yakni dijabat olah Nanik S Deyang, yang baru Senin (8/6/2026) kemarin dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Tikha/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Secara spesifik kalau berbentuk arhan tidak, tetapi itu adalah bagian dari diskusi untuk mencari pola karena
00:13sebagaimana kita ketahui bersama, tidak semua wilayah memungkinkan untuk dibuat seragam secara sistem.
00:25Oleh karena itulah dalam rangka perbaikan, maka dimintalah BGN untuk memikirkan skema-skema yang mungkin bisa dilakukan,
00:37yang bisa jadi itu berbeda dengan skema di tempat-tempat yang ideal.
00:42Salah satunya misalnya ada usul atau ada ide untuk yang tadi saudara sebutkan,
00:49yang melibatkan kantin-kantin sekolah, tapi semua sedang dikaji oleh teman-teman pimpinan BGN yang baru.
01:06Tadi yang saya sampaikan, semua direview, tapi kan bukan berarti yang disebut direview itu akan kemudian semua diganti atau semua
01:18dirombak total.
01:20Karena kalaupun ada catatan-catatan, kalaupun ada masalah, sesungguhnya itu kan tidak terjadi di semua dapur SPPG.
01:31Sehingga penanganannya masing-masing tentu berbeda, pensikapannya juga berbeda, kemudian sanksi yang diterapkannya pun juga berbeda.
01:43Termasuk tadi yang disampaikan untuk daerah, mohon maaf misalnya, 3T yang secara jumlah menerima manfaat itu sedikit,
01:55dan lokasi atau sebarannya cukup jauh, tentunya harus dipikirkan dicari skema yang lebih efektif,
02:04yang intinya supaya apa yang menjadi program dalam hal memberikan makan bergisiga gratis,
02:11terutama untuk adik-adik kita para siswa, kemudian untuk ibu-ibu hamil dan menyusui,
02:18dan kepada adik-adik usia di bawah 5 tahun itu dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
02:34Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan