Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menjelaskan soal potongan video viral ceramah dirinya di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

"Mudah-mudahan Tuhan, Allah, memaafkannya, para pemfitnah itu," ujar Jusuf Kalla pada Sabtu (18/4/2026).

"Fitnah lebih kejam dari pembunuhan, semua memfitnah," lanjutnya.

Jusuf Kalla juga mengungkapkan akan mempertimbangkan untuk melaporkan balik pelapor dirinya ke polisi terkait dugaan penistaan agama.

Baca Juga Kata Rismon soal Laporan Jusuf Kalla di Kasus Ijazah: Video yang Dilaporkan Editan, Saya Korban AI di https://www.kompas.tv/nasional/663198/kata-rismon-soal-laporan-jusuf-kalla-di-kasus-ijazah-video-yang-dilaporkan-editan-saya-korban-ai

#jusufkalla #breakingnews #ugm

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/663739/jusuf-kalla-sikapi-pelaporan-dirinya-soal-viral-potongan-ceramah-di-ugm
Transkrip
00:02Sebetulnya kalau kita cermati dari pidato Bapak di UKM itu, kalau kita berpikiran jernih itu memang kita
00:12hal yang menyangkut penyesalan agama, tapi kan kalau sudah masuk ke wilayah politik susah ya Pak ya.
00:20Nah pertanyaan kemudian, apakah Bapak akan mengambil langkah hukum terhadap adik Armando
00:27atau pelapor Bapak yang lain untuk membuktikan bahwa Bapak memang tidak ada niat untuk menyesalkan agama.
00:40Sedangkan orang pelajari tulipana letak, mudah-mudahan Tuhan Allah memaafkannya.
00:47Para berfitnah itu, al-fitnah itu asyadu minal katli, fitnah lebih kejan dari pembunuhan.
00:58Semua berfitnah saya semua.
01:01Apa dia bikin pada waktu itu?
01:03Kasih tau mereka semua.
01:05Orang yang besar ngomong-ngomong, apa dia lakukan pada saat mereka semua?
01:11Kita akan pertimbangkan.
01:12Karena kalau tidak di...
01:14Minta maaf.
01:16Orang si Islam selalu mudah pun jangan satu-satu.
01:19Jangan semua itu di...
01:22Jangan, jangan.
01:25Karena itu saya undang seksyen DMI dalam masjid.
01:29Supaya kasih tau masjid tenang.
01:32Masjid banyak yang...
01:34Bagaimana Pak? Kita lawan.
01:36Jangan, jangan.
01:40Di Mangkasar anda lihat.
01:41Mau Dewa besar-besar.
01:43Jangan.
01:45Itu di Subhan.
01:47Mana Subhan?
01:48Tahu kan?
01:49Ini yang...
01:50Berikan kasih pengumuman.
01:52Tidak boleh dia mengumum.
01:57Tapi...
02:00Bukan saya yang mau ambilkan.
02:01Masyarakat yang mau mengadukan kau-kaukauk.
02:06Saya diam saja.
02:07Tapi masyarakat tidak bisa di...
02:10Apa itu?
02:11Ditahan.
02:12Kalau dia mau.
02:14Sudah puluhan orang si Islam akan adukan semuanya.
02:20Terserah mereka.
02:21Saya sedih mudah-mudahan Tuhan.
02:24Memaafkan dia.
02:25Mampu ini bukan maafkan.
02:28Tapi Bapak tidak akan mengandung laku sendiri.
02:31Ya karena organisasi sudah banyak.
02:33Buat apa saya.
02:35Terserah.
02:37Tapi hukum akan berjalan.
02:39Bagi yang mau fitnah.
02:40Yang tidak benar.
02:43Benarkah dia?
02:44Kalau anda melihat ini.
02:45Benarkah?
02:46Ada yang benarkah yang fitnah itu?
02:50Bagaimana anda melihat film ini?
02:53Dan sejarah ini?
02:54Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan