00:00Perundingan Israel-Lebanon menghasilkan gencatan senjata selama 10 hari.
00:05Namun, bukannya menarik pasukan dari Lebanon.
00:08Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu malah menyebut zona keamanan oleh pasukan Israel justru akan diperluas.
00:16Lalu, seberapa kuat kesepakatan gencatan senjata ini akan dipatuhi oleh Israel dan juga Lebanon, termasuk di dalamnya adalah Hezbollah.
00:24Kita akan bahas bersama pakar militer dan intelijen Universitas Indonesia Stanislaus Rianta.
00:30Yang sudah bergabung lewat sambungan dari.
00:32Selamat siang Mas Tanis.
00:34Selamat siang Mas.
00:35Baik Mas Tanis, gencatan senjata sudah disepakati.
00:38Berlaku selama 10 hari.
00:40Bagaimana Anda membaca situasi ini?
00:42Apakah Israel dan Lebanon, utamanya Hezbollah, akan patuh?
00:44Karena kita tahu Mas Tanis, beberapa jam sebelum gencatan senjata saja, Israel dan Hezbollah masih saling melancarkan serangan.
00:52Ya, kalau gencatan senjata mungkin-mungkin saja terjadi.
00:55Tetapi permusuhan itu susah sekali untuk diselesaikan secara langsung, karena ini sudah lama sekali.
01:01Dan kita melihat bahwa sebenarnya ini kan semacam dari taktiknya Israel ya.
01:06Setiap kali dia mau gencatan senjata, dia pasti akan memasuk wilayah, menambah wilayah, menambah wilayah area-area dia.
01:14Jadi ketika sudah bertambah, maka dia gencatan.
01:16Kemudian bertambah lagi gencatan.
01:17Jadi semacam taktik Israel sebenarnya untuk memperluas wilayah masuk ke dalam Lebanon.
01:21Jadi gencatan senjata itu sebenarnya adalah suatu taktik atau strategi dari Israel untuk memperluas wilayahnya dan mengurangi perlawanan.
01:32Selain itu juga sebenarnya Israel ingin memecah antara pors perlawanan Hezbollah dengan masyarakat Lebanon.
01:40Jadi ini akan semacam dipecah gitu.
01:42Kan sudah ada mulai suara-suara dari masyarakat untuk mulai tidak bersama lagi dengan Hezbollah.
01:50Ini tanda-tanda bahwa pemecahan ini sudah berhasil dilakukan oleh Israel.
01:54Israel menyatakan tidak akan menarik militernya dari Lebanon.
01:57Ternyata disampaikan oleh Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, begitu Mas Tanis.
02:01Padahal penarikan diri Israel atau militer Israel dari wilayah Lebanon ini menjadi salah satu syarat dari Hezbollah untuk gencatan senjata
02:07dengan Israel.
02:09Anda membacanya, apakah ini salah satu indikasi dari rapuhnya gencatan senjata dari kedua negara tersebut?
02:15Ya ini sangat rapuh dan sebenarnya siapa yang akan dihadapi oleh Israel sebenarnya Hezbollah atau Lebanon.
02:20Ini kan dua hal yang mungkin berbeda.
02:23Sementara secara resmi negaranya kan adalah Lebanon ya.
02:26Tapi kalau kita melihat bahwa Israel tidak mau menarik pasukannya, memang karakteristik mereka seperti itu.
02:31Israel itu mempunyai doktrin keamanan yang berbeda dengan negara-negara lain.
02:35Doktrin keamanannya itu bukan hanya tidak ada musuh, tetapi Israel, doktrin keamanannya adalah memastikan lawan-lawannya tidak bersenjata.
02:43Jadi dia pasti akan punya banyak syarat nanti misalnya melucuti atau kemudian menarik diri dari daerah yang dia tunjuk.
02:52Itu syarat-syarat Israel yang doktrinya itu hanya menguntungkan dia dan berbeda dengan pihak-pihak lain.
02:58Tapi saya kira ini akan sulit untuk terjadi secara permanen dan mungkin jeda bisa 10 hari,
03:04tapi yang pasti akan ada perawan-perawan terus dari Hezbollah.
03:06Kita sebut saja ini sebagai gencatan senjata jangka pendek begitu ya.
03:10Berarti Mas Tanis mau bilang bahwa dari gencatan senjata selama 10 hari ini,
03:15potensi untuk gencatan senjata yang dengan jangka waktu yang lebih lama lagi itu akan sulit untuk terjadi.
03:21Saya melihat bahwa gencatan senjata ini sebenarnya adalah suatu sistem lain yang terkait dengan antara Amerika dengan Iran.
03:31Jadi ini untuk membantu atau mendukung dari Amerika dengan Iran,
03:40ini maka gencatan senjata diperlukan.
03:41Ini kan suatu perang ini kan tidak bisa dilihat secara satu pihak saja.
03:44Jadi syarat-syarat yang dilakukan Iran itu ada misalnya terkait dengan Lebanon misalnya.
03:51Ini saya kira ada hubungannya, ada hubungannya antara gencatan senjata yang dilakukan sekarang
03:54dengan perudingan, perudingan tahap kedua yang akan dilakukan oleh Iran dan Amerika.
03:59Saya melihat ini dugaan saya, ini Amerika justru melakukan komunikasi dengan Israel
04:05untuk melakukan gencatan senjata dulu dengan Hezbollah atau dengan Lebanon
04:09supaya perudingan antara Amerika dengan Iran itu lebih lancar.
04:13Berarti Anda Mas Tanis ingin katakan bahwa gencatan senjata yang difasilitasi tadi ya oleh Amerika Serikat ini
04:19hanya gencatan senjata untuk menunda dari kepentingan yang lebih besar lagi khususnya bagi Amerika Serikat dan Donald Trump?
04:26Untuk mendukung saya kira, untuk mendukung kepentingan Amerika.
04:29Jadi supaya lebih mudah untuk melakukan perudingan dengan Iran,
04:35maka aksi-aksi antara Israel dengan Lebanon itu dihentikan dulu supaya tidak menambah situasi yang lebih besar.
04:44Jadi semacam, ya jangan ribu dulu, kami akan melakukan perudingan.
04:47Seperti itu.
04:48Oke, sejauh informasi yang kami terima, Hezbollah hingga saat ini belum memberikan komentar apa-apa
04:52terkait dengan gencatan senjata antara Israel dan juga Lebanon.
04:56Menurut Anda Mas Tanis, apa langkah yang akan diambil Hezbollah?
05:00Apakah akan patuh dengan gencatan senjata ini terutama patuh terhadap pemerintahan Lebanon?
05:06Saya kira patuhnya bukan dengan pemerintahan Lebanon, mungkin lebih dengan semacam poros-poros perlawanan yang lain.
05:13Mungkin dengan Iran akan lebih patuh juga.
05:15Tetapi ketika itu kepentingannya sama, sesama ideologi atau kepentingannya untuk menghadapi musuh yang sama,
05:22saya kira bukan patuh tetapi mungkin ada suatu pemahaman atau kesepakatan yang sama.
05:27Sehingga penundaan ini atau semacam gencatan senjata ini mungkin akan dilakukan sampai kesepakatan antara Iran dan Amerika tercapai.
05:36Tapi nanti ketika kesepakatan Iran dan Amerika tidak tercapai, maka Hezbollah masih akan ada perlawanan lagi.
05:42Katakanlah ini sebagai gencatan senjata yang tadi saya bilang jangka pendek begitu Mas.
05:45Bagaimana Anda membaca terkait dengan kepatuhan hukum antara kedua belah pihak ini, terutama dalam jangka 10 hari gencatan senjata?
05:55Yang berpotensi melakukan pelanggaran gencatan senjata adalah Israel.
05:58Ini seperti juga yang dilakukan ketika Amerika dan Iran.
06:02Amerika lebih banyak melakukan pelanggaran gencatan senjata.
06:06Terutama karena Amerika melakukan serangan terlebih dahulu.
06:09Israel juga seperti itu.
06:10Jadi yang berpotensi untuk melakukan itu adalah sebenarnya pihak Israel.
06:13Sementara Lebanon, Iran itu sebenarnya simple syaratnya.
06:17Selama mereka tidak diserang, mereka tidak akan menyerang.
06:19Tetapi Amerika dan Israel ini lebih agresif dan provokasi.
06:25Saya menurut seperti itu.
06:26Jadi dalam 10 hari terakhir nanti kita lihat siapa yang berpotensi menyerang.
06:29Duluan saya melihat bahwa Israel akan berpotensi untuk melanggar gencatan ini.
06:34Oke Anda membaca berarti dalam waktu 10 hari gencatan senjata ini,
06:37Israel masih kemungkinan besar untuk melakukan serangan.
06:40Dengan alasannya itu menyerang Hezbollah begitu Mas.
06:42Lalu apa resiko terburuk dengan jika Israel menyerang Hezbollah dalam tanda kutip atau Lebanon begitu?
06:48Apa resiko terbesar dari gencatan senjata ini?
06:52Ya resikonya adalah ada perlawanan dengan Hezbollah dan itu akan mengganggu sistem yang lain.
06:58Keperundingan antara Amerika dan Iran bisa terganggu.
07:00Kita melihat bahwa 5-6 hari ini batas waktu jeda.
07:03Dan akan masuk jeda yang antara Amerika dengan Iran.
07:07Dan akan masuk dalam perundingan kedua.
07:08Jika perundingan antara Hezbollah dengan Lebanon dengan Israel ini,
07:13gencatan ini diganggu, kemudian Israel memprovokasi,
07:17maka perundingan antara Amerika dan Iran juga akan terganggu.
07:22Mas Tanis, apakah kita bisa melihat tanda-tanda eskalasi perang antara Amerika Serikat dan Iran
07:27dengan adanya gencatan senjata antara Israel dan Lebanon ini?
07:32Ya harusnya arahnya positif ya.
07:34Harusnya arahnya positif apalagi ketika Amerika sudah melakukan komunikasi dengan China.
07:39Kemudian kapal dari China juga bisa diperbolehkan untuk lewat.
07:43Saya mengatakan bahwa sebenarnya kalau melihat perang ini,
07:45yang kalau kita melihat perang utamanya adalah Amerika dengan Iran,
07:50itu tidak bisa kita hanya melihat dua entitas ini.
07:53Kita harus melihat entitas lain seperti China, Rusia, Israel.
07:56Ini harus dilibatkan untuk merumuskan bagaimana perdamaian.
08:01Tentu pelibatannya tidak secara langsung terbuka karena itu akan sulit terjadi.
08:06Tetapi dengan channel-channel diplomasi yang mereka miliki,
08:10pasti akan ada komunikasi.
08:11Saya lihat Amerika sudah mulai berkomunikasi dengan Rusia,
08:14berkomunikasi dengan China.
08:15Ini menunjukkan sebenarnya Amerika yang kondisinya saat ini tersepit
08:18dan membutuhkan beberapa tindakan-tindakan
08:22sehingga ini bisa berhenti tanpa Amerika kehilangan muka di dalam perang ini.
08:26Kita akan coba bergeser sedikit,
08:28tapi masih sangat berkaitan dengan gencatan senjata antara Lebanon dan juga Israel.
08:33Dibukanya kembali Selat Hormuz.
08:34Beberapa pihak menyebut bahwa dibukanya Selat Hormuz ini
08:37selain karena ada masa 10 hari gencatan senjata antara Lebanon dan juga Israel,
08:42tetapi juga karena Iran sudah agak melunak begitu
08:45dengan permintaan dari Amerika Serikat.
08:47Mas Tanis, membacanya seperti apa?
08:50Ya ketika perang sudah terjadi sangat lama,
08:53harusnya semua pihak melunak.
08:55Karena energinya sudah mulai terkuras.
08:57Tetapi saya lihat yang lebih banyak terkuras adalah Amerika.
09:00Iran sudah 40 tahun dalam situasi seperti ini.
09:03Mereka sudah terlatih, mempunyai tingkat ketahanan yang cukup tinggi.
09:06Sementara Amerika tekanan politik dalam negeri,
09:08tekanan ekonomi juga cukup tinggi.
09:10Sementara berbagai bisnis Amerika juga terganggu.
09:12Saya kira melunak ya, pasti melunak karena energi sudah mulai terkuras,
09:17terutama untuk Amerika.
09:18Tapi saya melihat untuk kepentingannya,
09:20kepentingan untuk terbukanya Selat Hormus,
09:22kemudian perundingan.
09:24Ini kepentingan-kepentingan Amerika untuk menyelamatkan mukanya
09:27supaya bisa angkat kaki dari Iran dengan lebih terhormat.
09:31Sementara Iran pasti siap ketika perang juga masih siap saja.
09:33Misalnya nanti ada perang juga.
09:35Perang di Selat Hormus itu justru menguntungkan Iran.
09:38Jadi pilihan untuk berunding,
09:40pilihan untuk membuka Selat Hormus itu lebih banyak untuk menyelamatkan Amerika,
09:44bukan Iran.
09:44Oke Mas Tanis, kita tahu walaupun Selat Hormus dibuka,
09:48tapi Amerika Serikat, khususnya Angkatan Laut Amerika Serikat begitu ya Mas Tanis ya,
09:55menyatakan tetap memblokade pelabuhan dan kapal-kapal di wilayah Selat Hormus khususnya Iran.
10:00Apa pertimbangan dari Iran dengan ancaman dari Amerika Serikat tersebut tetap membuka Selat Hormus?
10:06Dan jika saja serangan kembali dilakukan oleh Amerika Serikat,
10:11itu artinya kapan saja Iran akan kembali menutup Selat Hormus?
10:16Ya blokade kan sebenarnya sudah dilakukan secara lama ya.
10:19Memblokade Iran itu sudah lama dilakukan.
10:21Tetapi Iran kan juga punya banyak cara untuk tetap melakukan kegiatan di dalam pelabuhan-pelabuhan.
10:27Sementara di Selat Hormus sebenarnya Amerika belum terlalu masuk ke Selat Hormus.
10:30Dia masih terlalu di bawah di Selat Hormus, dia berada di dekat pangkalan militernya di Oman.
10:35Saya melihat petanya seperti itu.
10:37Jadi sebenarnya Amerika masih berpikir-pikir ketika nanti melakukan serangan
10:42atau melakukan operasi militer di Selat Hormus.
10:45Karena jika itu melakukan di Selat Hormus,
10:48itu justru Amerika masuk dalam suatu killing ground-nya mereka sendiri.
10:52Killing ground-nya diciptakan Iran, dipancing sama Iran.
10:56Ketika nanti Amerika masuk, Iran sudah menyiapkan berbagai persenjataan,
10:59berbagai sistem yang untuk melawan Amerika.
11:01Seperti drone bawah laut, kemudian ada ranjau laut, kemudian peluru kendali.
11:06Itu sudah disiapkan oleh Iran.
11:07Jadi Amerika akan berpikir ulang seperti ini.
11:09Makanya daripada memasukkan Selat Hormus,
11:11makanya dia memilih untuk melakukan blokade.
11:13Daripada melakukan perang di Selat Hormus.
11:15Jadi ini sebenarnya tindakan-tindakan strategis dari Amerika
11:18supaya tidak malu di Iran,
11:21makanya dia melakukan tindakan-tindakan lain seperti blokade.
11:25Baik, kita akan tunggu tentunya bagaimana tindak lanjut
11:28dari gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan juga Lebanon ini.
11:32Dan tentu saja kita berharap gencatan senjata ini dapat
11:34meredam serangan-serangan dan juga operasi militer
11:37dari kedua belah pihak yang berkonflik.
11:39Terima kasih atas perspektif yang telah Anda sampaikan di Kompas yang hari ini.
11:43Mas Tanis Saus Tianta, Pakar Intelijen dan Kamanan Universitas Indonesia.
11:46Salam melihat.
11:47Salam sehat Mas Tanis.
Komentar