Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Perundingan IsraelLebanon menghasilkan gencatan senjata selama 10 hari. Namun, bukannya menarik pasukannya dari Lebanon, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu malah menyebut zona keamanan oleh pasukan Israel justru akan diperluas.

Lalu, seberapa kuat kesepakatan gencatan senjata ini akan dipatuhi oleh Israel dan juga Lebanon, termasuk di dalamnya Hizbullah?

Simak pembahasan KompasTV bersama pakar militer dan intelijen Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta.

Baca Juga Tolak Mundur, Ini Alasan Netanyahu Tak Tarik Militer Israel dari Lebanon saat Gencatan Senjata di https://www.kompas.tv/internasional/663717/tolak-mundur-ini-alasan-netanyahu-tak-tarik-militer-israel-dari-lebanon-saat-gencatan-senjata

#israel #lebanon #netanyahu #gencatansenjata

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/663725/pakar-militer-blak-blakan-soal-gencatan-senjata-israel-lebanon-taktik-netanyahu-perluas-wilayah
Transkrip
00:00Perundingan Israel-Lebanon menghasilkan gencatan senjata selama 10 hari.
00:05Namun, bukannya menarik pasukan dari Lebanon.
00:08Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu malah menyebut zona keamanan oleh pasukan Israel justru akan diperluas.
00:16Lalu, seberapa kuat kesepakatan gencatan senjata ini akan dipatuhi oleh Israel dan juga Lebanon, termasuk di dalamnya adalah Hezbollah.
00:24Kita akan bahas bersama pakar militer dan intelijen Universitas Indonesia Stanislaus Rianta.
00:30Yang sudah bergabung lewat sambungan dari.
00:32Selamat siang Mas Tanis.
00:34Selamat siang Mas.
00:35Baik Mas Tanis, gencatan senjata sudah disepakati.
00:38Berlaku selama 10 hari.
00:40Bagaimana Anda membaca situasi ini?
00:42Apakah Israel dan Lebanon, utamanya Hezbollah, akan patuh?
00:44Karena kita tahu Mas Tanis, beberapa jam sebelum gencatan senjata saja, Israel dan Hezbollah masih saling melancarkan serangan.
00:52Ya, kalau gencatan senjata mungkin-mungkin saja terjadi.
00:55Tetapi permusuhan itu susah sekali untuk diselesaikan secara langsung, karena ini sudah lama sekali.
01:01Dan kita melihat bahwa sebenarnya ini kan semacam dari taktiknya Israel ya.
01:06Setiap kali dia mau gencatan senjata, dia pasti akan memasuk wilayah, menambah wilayah, menambah wilayah area-area dia.
01:14Jadi ketika sudah bertambah, maka dia gencatan.
01:16Kemudian bertambah lagi gencatan.
01:17Jadi semacam taktik Israel sebenarnya untuk memperluas wilayah masuk ke dalam Lebanon.
01:21Jadi gencatan senjata itu sebenarnya adalah suatu taktik atau strategi dari Israel untuk memperluas wilayahnya dan mengurangi perlawanan.
01:32Selain itu juga sebenarnya Israel ingin memecah antara pors perlawanan Hezbollah dengan masyarakat Lebanon.
01:40Jadi ini akan semacam dipecah gitu.
01:42Kan sudah ada mulai suara-suara dari masyarakat untuk mulai tidak bersama lagi dengan Hezbollah.
01:50Ini tanda-tanda bahwa pemecahan ini sudah berhasil dilakukan oleh Israel.
01:54Israel menyatakan tidak akan menarik militernya dari Lebanon.
01:57Ternyata disampaikan oleh Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, begitu Mas Tanis.
02:01Padahal penarikan diri Israel atau militer Israel dari wilayah Lebanon ini menjadi salah satu syarat dari Hezbollah untuk gencatan senjata
02:07dengan Israel.
02:09Anda membacanya, apakah ini salah satu indikasi dari rapuhnya gencatan senjata dari kedua negara tersebut?
02:15Ya ini sangat rapuh dan sebenarnya siapa yang akan dihadapi oleh Israel sebenarnya Hezbollah atau Lebanon.
02:20Ini kan dua hal yang mungkin berbeda.
02:23Sementara secara resmi negaranya kan adalah Lebanon ya.
02:26Tapi kalau kita melihat bahwa Israel tidak mau menarik pasukannya, memang karakteristik mereka seperti itu.
02:31Israel itu mempunyai doktrin keamanan yang berbeda dengan negara-negara lain.
02:35Doktrin keamanannya itu bukan hanya tidak ada musuh, tetapi Israel, doktrin keamanannya adalah memastikan lawan-lawannya tidak bersenjata.
02:43Jadi dia pasti akan punya banyak syarat nanti misalnya melucuti atau kemudian menarik diri dari daerah yang dia tunjuk.
02:52Itu syarat-syarat Israel yang doktrinya itu hanya menguntungkan dia dan berbeda dengan pihak-pihak lain.
02:58Tapi saya kira ini akan sulit untuk terjadi secara permanen dan mungkin jeda bisa 10 hari,
03:04tapi yang pasti akan ada perawan-perawan terus dari Hezbollah.
03:06Kita sebut saja ini sebagai gencatan senjata jangka pendek begitu ya.
03:10Berarti Mas Tanis mau bilang bahwa dari gencatan senjata selama 10 hari ini,
03:15potensi untuk gencatan senjata yang dengan jangka waktu yang lebih lama lagi itu akan sulit untuk terjadi.
03:21Saya melihat bahwa gencatan senjata ini sebenarnya adalah suatu sistem lain yang terkait dengan antara Amerika dengan Iran.
03:31Jadi ini untuk membantu atau mendukung dari Amerika dengan Iran,
03:40ini maka gencatan senjata diperlukan.
03:41Ini kan suatu perang ini kan tidak bisa dilihat secara satu pihak saja.
03:44Jadi syarat-syarat yang dilakukan Iran itu ada misalnya terkait dengan Lebanon misalnya.
03:51Ini saya kira ada hubungannya, ada hubungannya antara gencatan senjata yang dilakukan sekarang
03:54dengan perudingan, perudingan tahap kedua yang akan dilakukan oleh Iran dan Amerika.
03:59Saya melihat ini dugaan saya, ini Amerika justru melakukan komunikasi dengan Israel
04:05untuk melakukan gencatan senjata dulu dengan Hezbollah atau dengan Lebanon
04:09supaya perudingan antara Amerika dengan Iran itu lebih lancar.
04:13Berarti Anda Mas Tanis ingin katakan bahwa gencatan senjata yang difasilitasi tadi ya oleh Amerika Serikat ini
04:19hanya gencatan senjata untuk menunda dari kepentingan yang lebih besar lagi khususnya bagi Amerika Serikat dan Donald Trump?
04:26Untuk mendukung saya kira, untuk mendukung kepentingan Amerika.
04:29Jadi supaya lebih mudah untuk melakukan perudingan dengan Iran,
04:35maka aksi-aksi antara Israel dengan Lebanon itu dihentikan dulu supaya tidak menambah situasi yang lebih besar.
04:44Jadi semacam, ya jangan ribu dulu, kami akan melakukan perudingan.
04:47Seperti itu.
04:48Oke, sejauh informasi yang kami terima, Hezbollah hingga saat ini belum memberikan komentar apa-apa
04:52terkait dengan gencatan senjata antara Israel dan juga Lebanon.
04:56Menurut Anda Mas Tanis, apa langkah yang akan diambil Hezbollah?
05:00Apakah akan patuh dengan gencatan senjata ini terutama patuh terhadap pemerintahan Lebanon?
05:06Saya kira patuhnya bukan dengan pemerintahan Lebanon, mungkin lebih dengan semacam poros-poros perlawanan yang lain.
05:13Mungkin dengan Iran akan lebih patuh juga.
05:15Tetapi ketika itu kepentingannya sama, sesama ideologi atau kepentingannya untuk menghadapi musuh yang sama,
05:22saya kira bukan patuh tetapi mungkin ada suatu pemahaman atau kesepakatan yang sama.
05:27Sehingga penundaan ini atau semacam gencatan senjata ini mungkin akan dilakukan sampai kesepakatan antara Iran dan Amerika tercapai.
05:36Tapi nanti ketika kesepakatan Iran dan Amerika tidak tercapai, maka Hezbollah masih akan ada perlawanan lagi.
05:42Katakanlah ini sebagai gencatan senjata yang tadi saya bilang jangka pendek begitu Mas.
05:45Bagaimana Anda membaca terkait dengan kepatuhan hukum antara kedua belah pihak ini, terutama dalam jangka 10 hari gencatan senjata?
05:55Yang berpotensi melakukan pelanggaran gencatan senjata adalah Israel.
05:58Ini seperti juga yang dilakukan ketika Amerika dan Iran.
06:02Amerika lebih banyak melakukan pelanggaran gencatan senjata.
06:06Terutama karena Amerika melakukan serangan terlebih dahulu.
06:09Israel juga seperti itu.
06:10Jadi yang berpotensi untuk melakukan itu adalah sebenarnya pihak Israel.
06:13Sementara Lebanon, Iran itu sebenarnya simple syaratnya.
06:17Selama mereka tidak diserang, mereka tidak akan menyerang.
06:19Tetapi Amerika dan Israel ini lebih agresif dan provokasi.
06:25Saya menurut seperti itu.
06:26Jadi dalam 10 hari terakhir nanti kita lihat siapa yang berpotensi menyerang.
06:29Duluan saya melihat bahwa Israel akan berpotensi untuk melanggar gencatan ini.
06:34Oke Anda membaca berarti dalam waktu 10 hari gencatan senjata ini,
06:37Israel masih kemungkinan besar untuk melakukan serangan.
06:40Dengan alasannya itu menyerang Hezbollah begitu Mas.
06:42Lalu apa resiko terburuk dengan jika Israel menyerang Hezbollah dalam tanda kutip atau Lebanon begitu?
06:48Apa resiko terbesar dari gencatan senjata ini?
06:52Ya resikonya adalah ada perlawanan dengan Hezbollah dan itu akan mengganggu sistem yang lain.
06:58Keperundingan antara Amerika dan Iran bisa terganggu.
07:00Kita melihat bahwa 5-6 hari ini batas waktu jeda.
07:03Dan akan masuk jeda yang antara Amerika dengan Iran.
07:07Dan akan masuk dalam perundingan kedua.
07:08Jika perundingan antara Hezbollah dengan Lebanon dengan Israel ini,
07:13gencatan ini diganggu, kemudian Israel memprovokasi,
07:17maka perundingan antara Amerika dan Iran juga akan terganggu.
07:22Mas Tanis, apakah kita bisa melihat tanda-tanda eskalasi perang antara Amerika Serikat dan Iran
07:27dengan adanya gencatan senjata antara Israel dan Lebanon ini?
07:32Ya harusnya arahnya positif ya.
07:34Harusnya arahnya positif apalagi ketika Amerika sudah melakukan komunikasi dengan China.
07:39Kemudian kapal dari China juga bisa diperbolehkan untuk lewat.
07:43Saya mengatakan bahwa sebenarnya kalau melihat perang ini,
07:45yang kalau kita melihat perang utamanya adalah Amerika dengan Iran,
07:50itu tidak bisa kita hanya melihat dua entitas ini.
07:53Kita harus melihat entitas lain seperti China, Rusia, Israel.
07:56Ini harus dilibatkan untuk merumuskan bagaimana perdamaian.
08:01Tentu pelibatannya tidak secara langsung terbuka karena itu akan sulit terjadi.
08:06Tetapi dengan channel-channel diplomasi yang mereka miliki,
08:10pasti akan ada komunikasi.
08:11Saya lihat Amerika sudah mulai berkomunikasi dengan Rusia,
08:14berkomunikasi dengan China.
08:15Ini menunjukkan sebenarnya Amerika yang kondisinya saat ini tersepit
08:18dan membutuhkan beberapa tindakan-tindakan
08:22sehingga ini bisa berhenti tanpa Amerika kehilangan muka di dalam perang ini.
08:26Kita akan coba bergeser sedikit,
08:28tapi masih sangat berkaitan dengan gencatan senjata antara Lebanon dan juga Israel.
08:33Dibukanya kembali Selat Hormuz.
08:34Beberapa pihak menyebut bahwa dibukanya Selat Hormuz ini
08:37selain karena ada masa 10 hari gencatan senjata antara Lebanon dan juga Israel,
08:42tetapi juga karena Iran sudah agak melunak begitu
08:45dengan permintaan dari Amerika Serikat.
08:47Mas Tanis, membacanya seperti apa?
08:50Ya ketika perang sudah terjadi sangat lama,
08:53harusnya semua pihak melunak.
08:55Karena energinya sudah mulai terkuras.
08:57Tetapi saya lihat yang lebih banyak terkuras adalah Amerika.
09:00Iran sudah 40 tahun dalam situasi seperti ini.
09:03Mereka sudah terlatih, mempunyai tingkat ketahanan yang cukup tinggi.
09:06Sementara Amerika tekanan politik dalam negeri,
09:08tekanan ekonomi juga cukup tinggi.
09:10Sementara berbagai bisnis Amerika juga terganggu.
09:12Saya kira melunak ya, pasti melunak karena energi sudah mulai terkuras,
09:17terutama untuk Amerika.
09:18Tapi saya melihat untuk kepentingannya,
09:20kepentingan untuk terbukanya Selat Hormus,
09:22kemudian perundingan.
09:24Ini kepentingan-kepentingan Amerika untuk menyelamatkan mukanya
09:27supaya bisa angkat kaki dari Iran dengan lebih terhormat.
09:31Sementara Iran pasti siap ketika perang juga masih siap saja.
09:33Misalnya nanti ada perang juga.
09:35Perang di Selat Hormus itu justru menguntungkan Iran.
09:38Jadi pilihan untuk berunding,
09:40pilihan untuk membuka Selat Hormus itu lebih banyak untuk menyelamatkan Amerika,
09:44bukan Iran.
09:44Oke Mas Tanis, kita tahu walaupun Selat Hormus dibuka,
09:48tapi Amerika Serikat, khususnya Angkatan Laut Amerika Serikat begitu ya Mas Tanis ya,
09:55menyatakan tetap memblokade pelabuhan dan kapal-kapal di wilayah Selat Hormus khususnya Iran.
10:00Apa pertimbangan dari Iran dengan ancaman dari Amerika Serikat tersebut tetap membuka Selat Hormus?
10:06Dan jika saja serangan kembali dilakukan oleh Amerika Serikat,
10:11itu artinya kapan saja Iran akan kembali menutup Selat Hormus?
10:16Ya blokade kan sebenarnya sudah dilakukan secara lama ya.
10:19Memblokade Iran itu sudah lama dilakukan.
10:21Tetapi Iran kan juga punya banyak cara untuk tetap melakukan kegiatan di dalam pelabuhan-pelabuhan.
10:27Sementara di Selat Hormus sebenarnya Amerika belum terlalu masuk ke Selat Hormus.
10:30Dia masih terlalu di bawah di Selat Hormus, dia berada di dekat pangkalan militernya di Oman.
10:35Saya melihat petanya seperti itu.
10:37Jadi sebenarnya Amerika masih berpikir-pikir ketika nanti melakukan serangan
10:42atau melakukan operasi militer di Selat Hormus.
10:45Karena jika itu melakukan di Selat Hormus,
10:48itu justru Amerika masuk dalam suatu killing ground-nya mereka sendiri.
10:52Killing ground-nya diciptakan Iran, dipancing sama Iran.
10:56Ketika nanti Amerika masuk, Iran sudah menyiapkan berbagai persenjataan,
10:59berbagai sistem yang untuk melawan Amerika.
11:01Seperti drone bawah laut, kemudian ada ranjau laut, kemudian peluru kendali.
11:06Itu sudah disiapkan oleh Iran.
11:07Jadi Amerika akan berpikir ulang seperti ini.
11:09Makanya daripada memasukkan Selat Hormus,
11:11makanya dia memilih untuk melakukan blokade.
11:13Daripada melakukan perang di Selat Hormus.
11:15Jadi ini sebenarnya tindakan-tindakan strategis dari Amerika
11:18supaya tidak malu di Iran,
11:21makanya dia melakukan tindakan-tindakan lain seperti blokade.
11:25Baik, kita akan tunggu tentunya bagaimana tindak lanjut
11:28dari gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan juga Lebanon ini.
11:32Dan tentu saja kita berharap gencatan senjata ini dapat
11:34meredam serangan-serangan dan juga operasi militer
11:37dari kedua belah pihak yang berkonflik.
11:39Terima kasih atas perspektif yang telah Anda sampaikan di Kompas yang hari ini.
11:43Mas Tanis Saus Tianta, Pakar Intelijen dan Kamanan Universitas Indonesia.
11:46Salam melihat.
11:47Salam sehat Mas Tanis.
Komentar

Dianjurkan