Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 14 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang diumumkan Amerika Serikat tak hanya membawa ketenangan sementara di lapangan, tetapi juga membuka peluang baru bagi proses diplomasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Di Beirut, situasi dilaporkan mulai berangsur kondusif.

Warga Negara Indonesia yang berada di Lebanon, Irfan Afendi, menyebut aktivitas masyarakat perlahan kembali normal setelah sebelumnya sempat terganggu akibat eskalasi konflik.

"Setelah adanya pengumuman ceasefire, kondisi di Lebanon cukup lebih tenang. Warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke desa mereka, khususnya di wilayah selatan," ujar Irfan.

Sementara itu, praktisi hubungan internasional dari Synergy Policies, Dinna Prapto Raharja, menilai bahwa di tengah berbagai keterbatasan, gencatan senjata ini tetap menjadi sinyal positif bagi kelanjutan diplomasi.

"Menurut saya sebenarnya ada titik terang di sini, walaupun memang masih rentan. Ini menunjukkan bahwa komunikasi antar pihak masih berjalan," kata Dina.

Ia melihat langkah Iran yang membuka Selat Hormuz sebagai bagian dari dinamika diplomasi yang lebih luas dan bisa menjadi faktor penyeimbang dalam negosiasi.

"Iran memberi ruang bagi Amerika Serikat untuk membangun narasi, tetapi di saat yang sama tetap menjalankan proses komunikasi. Ini bagian dari strategi negosiasi," jelasnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/663706/di-balik-gencatan-senjata-israel-lebanon-muncul-peluang-baru-diplomasi-sapa-pagi

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:22Jumat Tengah Malam
00:30Trump memuji gencatan senjata sementara antara Lebanon dan Israel dan menyebut kesepakatan itu sebagai peluang yang benar.
01:01Warga yang sempat mengungsi juga kembali ke pinggiran selatan Beirut dan wilayah selatan Lebanon untuk merayakan gencatan senjata ini.
01:09Momen gencatan senjata ini juga dimanfaatkan banyak warga menggunakan mobil dan sepeda motor untuk kembali ke desa-desa mereka, guna
01:17memeriksa kondisi rumah dan harta benda mereka.
01:21Namun, meski gencatan senjata berlaku, Perdana Menteri Israel menjamin Netanyahu memastikan tak akan menarik pasukannya dari Lebanon.
01:29Penarikan diri Israel dari wilayah Lebanon ini jadi salah satu syarat Hisbullah untuk gencatan senjata dengan Israel.
01:36Selain soal penarikan pasukan, Netanyahu menegaskan tak menyetujui syarat Hisbullah lainnya, yakni bentuk gencatan senjata untuk damai.
01:45Netanyahu bilang, zona keamanan oleh pasukan Israel justru akan diperluas yang membentang dari laut Mediterania hingga perbatasan Suria.
01:53Setiap 11, Tujuan menghadapi perbatasan suri dua tempatan.
01:58Ternyat pertama, Israel harus merガjakan perbatasan suri Everyone, sampai perbatasanす Kedriti Mesa.
02:04Ternyat kedua, hati putenskane tersebut dengan selamat dan selamat.
02:09Saya tidak melanggari ini dan tidak saya.
02:12Hanya berdua, tak? Ternyat ini tidak hanya berlaku.
02:14Kita masih hidup melawanon dengan perjalanan beraturan peraturan penasun.
02:29Sebelumnya, pemerintahan kedua negara tersebut telah bertemu di Washington DC dalam negosiasi yang difasilitasi Amerika Serikat.
02:37Negosiasi tersebut terjadi setelah lebih dari sebulan perang antara Israel dan kelompok Kisbulah berbasis di Lebanon yang mendukung Iran.
03:04Negosiasi tersebut terjadi setelah lebih dari sebulan perang antara Israel dan Lebanon yang mendukung Iran.
03:18Kami akan membahasnya bersama dengan praktisi hubungan internasional dari Sinergy Polisis, Mbak Dina Praptor Harja dan juga ada warga negara
03:25Indonesia di Lebanon, ada Mas Irvan Avendi.
03:28Selamat pagi, Assalamualaikum Mbak Dina dan juga Mas Irvan.
03:32Selamat pagi Mbak Disti.
03:34Ya, saya ke Mas Irvan dulu. Mas Irvan, Anda berada di kota Beirut, Lebanon. Bagaimana kemudian saat ini situasi dan
03:42juga kondisi setelah Amerika Serikat mengumumkan gencatan senjata antara Israel dan juga Lebanon? Sudah kondusifkah di sana?
03:51Ya, yang pertama untuk kondisi di kota Beirut sendiri ya memang dari sejak awal perang ya itu naik turun.
03:58Tapi secara umum untuk kehidupan sehari-hari di kota Beirut itu cukup relatif aman dan apa kondusif seperti biasa.
04:05Cuma misalnya ketika ada serangan, itu kota tiba-tiba menjadi ramai, menjadi banyak orang yang berkumpul.
04:13Dan setelah adanya ceasefire yang kemarin diumumkan oleh Trump, kondisi di Lebanon ya cukup lebih apa tenang lagi.
04:22Karena kemarin kota Beirut yang ramai setiap harinya yang dipenuhi oleh orang-orang yang mengungsi dari perang ini.
04:29Mereka kembali ke desanya atau ke kota Beirut Selatan seperti itu.
04:35Jadi untuk sekarang cukup relatif aman dan sangat tenang.
04:38Oke, jadi memang setelah Amerika Serikat mengumumkan adanya genjatan senjata antara Israel dan juga Lebanon,
04:45situasinya sudah mulai kondusif, warga yang semula mengungsi di kota Beirut sudah mulai kembali ke desa-desa mereka khususnya di
04:53Lebanon Selatan ya.
04:54Tapi bagaimana dengan pengamanan militer di sana? Apakah masih terus ada pengamanan yang diperketat atau seperti apa selama 10 hari
05:02ini?
05:02Atau beberapa hari belakangan ini menurut Anda Mas Irfan dari sepenglihatan Anda?
05:08Jadi kalau untuk di kota Beirut sendiri kan kemarin itu untuk akses kalau kita ingin masuk ke daerah yang di
05:16kota Beirut Selatan yang kemarin diserang itu terus.
05:19Nah kemarin ketika dari awal ekskalasi sampai sebelum adanya ceasefire itu tidak sembarang orang bisa masuk ke sana.
05:26Semua jalanan ditutup, dijaga oleh militer Lebanon agar orang-orang tidak masuk ke sana dan bisa menjadi korban.
05:33Tapi semenjak adanya ceasefire, jalanan yang kemarin itu ditutup itu sudah dibuka kembali.
05:39Jadi orang-orang yang kemarin sempat mengungsi di kota Beirut, mereka bisa kembali ke tempat mereka seperti itu.
05:47Untuk penjagaan seperti itu.
05:49Oke, oke. Saya ke Mbak Dina.
05:51Mbak Dina, kalau kita melihat Amerika Serikat mengumumkan adanya gencatan senjata antara Israel dan juga Lebanon.
05:57Tentu ini menjadi kabar yang ditunggu-tunggu oleh warga Lebanon khususnya begitu ya.
06:03Nah bagaimana Anda melihat ini dari perspektif ini walaupun Israel sudah mengatakan sampai saat ini belum menarik pasukan mereka di
06:10sana?
06:12Beberapa jam yang lalu Iran membuka Selat Hormuz.
06:16Jadi selama gencatan senjata ini berlangsung antara Lebanon dengan Israel,
06:22maka Iran membuka Selat Hormuz dan gratis pula keluar masuk dari Selat Hormuz.
06:27Jadi yang menarik di sini adalah Iran itu minim bicara dan membiarkan Amerika Serikat dengan berbagai narasinya
06:35yang masih saja terutama para pendukung Trump ya, seperti Menteri Luar Negeri, kemudian Menteri Perang,
06:42kemudian Menteri Bahkan Menteri Keuangan, itu ikut bunyi bahwa mereka masih akan terus melancarkan gencatan gerakan yang lebih masif lah
06:52terhadap Iran
06:53kalau Iran tidak tunduk. Tetapi kalau kita lihat dari perkembangan sebenarnya,
06:59menurut saya Iran itu memberi ruang kepada Amerika Serikat untuk punya narasi
07:03dan selama itu terjadi, Iran masih akan tetap menjalankan apa yang menjadi proses komunikasi di antara Amerika Serikat, Iran, dan
07:13Israel.
07:15Jadi menurut saya sebenarnya ada titik terang di sini, walaupun memang masih rentan,
07:18apalagi kalau saya lihat perusahaan yang terjadi di Libanon Selatan.
07:23Dan benar tadi satu poin memang masih tanda tanya besar, karena dari pihak Israel sendiri,
07:30poinnya itu adalah mereka mau wilayah utara itu lebih aman.
07:36Mereka dari segi konstituen di Israel, mereka melihat kegagalan pemerintahnya sendiri ya,
07:42menggunakan tentara, ternyata masih tetap saja gagal tidak bisa melucuti senjata Hezbollah.
07:49Jadi politik dalam negeri di Israel itu melihat bahwa Netanyahu sebenarnya gagal.
07:55Walaupun bilang forever war, sejak bulan Oktober ada kasus Hamas itu,
08:01ternyata sampai sekarang nggak berhasil.
08:03Walaupun uang sudah dikeluarkan demikian banyak, ternyata nggak berhasil.
08:07Jadi kita bisa melihat dari dua sisi itu, sementara dari pihak Libanon,
08:11saya kira masih akan tetap berkeras dengan posisinya, nggak boleh turun,
08:16Israel harus keluar dari wilayah Libanon.
08:19Karena wilayah yang diminta oleh Netanyahu tadi barusan kita lihat,
08:22itu makin luas ya, makin sampai ke perbatasan Suriah.
08:26Dan itu kalau diperhatikan kemarin gedung-gedung yang hancur,
08:30itu ratusan ya, banyak sekali.
08:32Dan itu posisinya, betul Mas Irfan, hanya sekitar 6 jam dari Beirut ya.
08:37Posisi Taipei misalnya yang mengalami kerusakan paling besar.
08:40Jadi ini menurut saya wilayah kedaulatan Libanon menjadi satu taruhannya.
08:46Dan meskipun Amerika bilang nggak ada hubungannya antara kasus negosiasi Libanon dengan Israel,
08:54dengan Amerika versus Iran, sebenarnya ada.
08:58Oke, jadi Anda melihat ini ceasefire yang diumumkan oleh Amerika Serikat
09:07antara Israel dan juga Libanon, walaupun memang dalam tanda kutip ya,
09:11belum sepenuhnya dipatuhi oleh Israel, tapi kemudian ada titik terang.
09:16Ini terbukti dengan dibukanya Selat Hormuz ya, yang tadi Anda sebutkan.
09:22Nah, bagaimana dengan perkembangan yang Anda lihat begitu ya,
09:27apalagi kalau negosiasi putaran kedua, deadline-nya ini akan terjadi pada pekan depan
09:33untuk Amerika Serikat dan juga Iran,
09:35lalu dengan kondisi Israel dan juga Libanon yang sampai saat ini masih,
09:41Israel masih bersikeras, belum bisa menarik pasukan mereka secara penuh,
09:47walaupun sudah ada pengumuman gencatan senjata.
09:50Mbak Dina.
09:51Satu hal yang mungkin harus masih diterima oleh penduduk di Libanon adalah
09:55mereka akan melihat kehadiran pasukan Israel sampai proses negosiasi itu jalan.
10:01Kelihatannya selama mereka tidak melakukan gempuran di sana,
10:06itu sudah satu titik awal negosiasi lah, komunikasi yang terjadi.
10:10Sementara dari pihak Iran, saya kira dia akan terus push untuk
10:14menjadikan Selat Hormuz itu sebagai leverage ya,
10:18daya ungkit untuk negosiasi dengan Amerika Serikat.
10:22Kalau diperhatikan, satu lagi poin sebenarnya untuk Iran yang menjadi kekuatan negosiasinya adalah
10:28bahwa penduduk di Libanon itu komposisinya kan bukan hanya Muslim,
10:34Syiah dan juga orang-orang Palestina yang kabur ke Libanon ya, bagian Selatan.
10:39Tapi juga ada umat Kristen di sana.
10:42Dan sudah mulai ada perbincangan juga bahwa dengan mereka menggempur dan menyingkirkan
10:47orang-orang di Libanon Selatan, ada konsekuensi juga pada kelompok Kristen.
10:53Nah ini menurut saya ada satu hal yang kita nggak sering dengar,
10:58tapi karena Trump itu juga pendukungnya banyak yang Kristen di Amerika sana,
11:03ini jadi satu poin bahwa hal itu harus diingat-ingat.
11:08Satu lagi, Iran juga masih pegang ya negara-negara teluk.
11:12Selama, kalau teluk itu di, sorry, hormus itu ditutup,
11:17maka negara-negara teluk juga tidak bisa mengeluarkan produk ekspor, impornya,
11:22dan harga minyak buruk.
11:23Jadi kalau saya lihat tadi, berarti kan paling nggak ada 4 titik ungkit dari pihak Iran ya,
11:31terhadap Amerika Serikat.
11:32Jadi kita, saya rasa titik cerahnya adalah kita nggak perlu terlalu memperhatikan lagi
11:38statement dari pihak Trump, karena kalau kita andaikan ini orang sedang drama gitu ya,
11:45kita nonton pertunjukan drama, maka Amerika Serikat ini dalam posisi yang ingin menunjukkan
11:51dia tetap kuat dan hebat, padahal dia tahu lawannya lebih cerdik ternyata.
11:55Jadi narasi yang dia bangun, itu harus tetap bahwa dia siap perang,
12:01dia gempur dan seterusnya, padahal di balik layar dia sebenarnya sedang berpikir keras juga
12:06bagaimana caranya supaya tetap ada exit.
12:09Oke, oke, statement yang terus disuarakan atau narasi-narasi yang terus disuarakan oleh
12:13Presiden Donald Trump khususnya ini adalah menjadi upaya atau strategi Amerika Serikat
12:18untuk bisa tetap keeping face begitu ya, di tengah apa yang terjadi saat ini.
12:23Nah, kalau Anda melihat Mbak Dina, dalam pengalaman konflik serupa,
12:28apakah gencatan senjata jangka pendek semacam ini cukup efektif atau tidak?
12:37Satu, Israel memang tidak punya rekod yang panjang ya untuk menahan diri gitu.
12:44Kepercayaan kepada Israel ini yang menurut saya betul-betul lemah saat ini
12:49dan kalau saya pertadi malam sebenarnya sebelum diumumkan ada Selat Hormuz dibuka,
12:56suasana di Libanon saya baca masih tegang ya, orang masih mengantisipasi
13:01jangan sampai ketika mereka pulang ternyata masih ada gangguan.
13:04Dan kalau dilihat dari kerusakan di depan kantor Unifil,
13:10Unifil itu punya kantor langsung berseberangan dengan wilayah yang digempur sampai rata ya,
13:15rata dengan tanah.
13:16Di situ menunjukkan betapa Israel itu punya satu determination, satu kegigihan bahwa
13:24pokoknya Israel itu harus bisa melucuti Hezbollah.
13:29Nah ini poin yang menurut saya sangat tricky ya, sangat sulit karena Libanon sendiri itu lemah tentaranya
13:38dan Hezbollah yang selama ini menjadi atau mengambil alihlah posisi untuk menjaga wilayah kedaulatan Libanon.
13:45Dan posisi politik Hezbollah di dalam Libanon itu bukan kecil gitu loh.
13:52Kemarin malah saya sempat tanya pada orang yang pernah tinggal di Libanon,
13:57seorang diplomat yang menceritakan bahwa di Libanon Selatan itu jasa-jasa untuk sekolah, makan,
14:06itu bisa gratis walaupun tidak mewah ya, tapi Hezbollah menyediakan untuk masyarakat tempat.
14:11Tempat, yang rata-rata itu pekerjaannya pedagang atau petani gitu.
14:16Jadi bisa dibayangkan ada simbiosis mutualisme juga antara masyarakat di sana dengan pihak Hezbollah.
14:25Itu saling menjaga begitu.
14:26Jadi memang harus ada titik temu dan saya pernah sampaikan juga di media bahwa
14:31Hezbollah itu bukan nggak pernah duduk bersama dalam meja negosiasi.
14:34Mereka pernah negosiasi dengan Israel dan berhasil menyetujui sepakat wilayah Mediterania,
14:42laut Mediterania, itu dibagi dua penanganan gasnya,
14:48karena dia ada bisnis gas di sana ya, gas alang.
14:51Jadi sebenarnya bisa.
14:53Jadi menurut saya ini menyangkut cara memfasilitasi dan convincing.
14:58Dan Iran di sini yang menarik adalah mengambil peran di sana juga demi menjaga situasi di Libanon.
15:06Oke, walaupun kita lihat Trump sudah mengumumkan adanya genjatan senjata antara Israel dan juga Libanon,
15:12tapi kemudian ini tentu menjadi angin segar.
15:16Kemudian tadi Anda sebutkan juga Selat Hormuz sudah dibuka,
15:20kapal-kapal tanker sudah bisa melintas di sana.
15:23Nah, kita harapkan juga kapal milik Indonesia, kapal Pertamina juga bisa melintasi sana.
15:29Tapi kemudian untuk putaran kedua,
15:31bagaimana Anda melihat peluang adanya kesepakatan
15:36jika Israel masih bersih keras,
15:40tidak menarik pasukan untuk kembali menyerang Libanon
15:45ketika memang Trump sudah mengatakan genjatan senjata 10 hari?
15:50Jaminannya ada pada Amerika Serikat,
15:53dialah yang harus memberikan semacam kompromi begitu ya kepada pihak Israel,
15:59memberikan assurance termasuk juga kepada konstituen Netanyahu yang
16:03sama dengan konstituen di Amerika Serikat,
16:07inginnya itu pakai cara militer saja,
16:09supaya once and for all sekali itu sudah beres gitu,
16:12urusan persenjataan ini.
16:14Satu yang tidak dipahami oleh pihak Amerika Serikat
16:19dan saya rasa pihak Pakistan atau siapapun yang menegosiasi saat ini
16:23membantu memfasilitasi,
16:25itu bisa menceritakan bahwa soal berkelindahnya sosial ya,
16:30aspek sosial dalam masyarakat di tempat di mana mereka berada.
16:35Israel sebenarnya mungkin bisa merasakan itu,
16:37tapi bagaimana dia kemudian punya ruang menyuarakan ke masyarakat
16:42di dalam negeri Israel itu loh.
16:44Karena saya kira harus kembali pelibatan otoritas lokal juga di Israel
16:51untuk bisa duduk bersama, itu mungkin salah satu solusi
16:54supaya mereka sama-sama punya trust gitu ya,
16:57bisa menyaksikan bahwa dari pihak Netanyahu itu sudah berusaha
17:00dan pihak Libanon rata-rata orang ini kan overlap juga,
17:04mereka juga tahu lah situasi di lapangan itu seperti apa
17:07dan bahwa peredaran senjata di Timur Tengah itu tidak
17:10kemudian bisa langsung di-stop gitu ya,
17:13bahkan dengan ceasefire yang cuma 10 hari ini gitu.
17:16Jadi, saya pelibatan otoritas lokal itu bisa jadi satu poin penguat
17:21ceasefire yang lebih panjang dan proses negosiasi
17:24sampai keluar hasilnya penyepakatan lah,
17:28apa yang terjadi di perbatasan antara Libanon dengan Israel.
17:31Oke, saya mau ke Mas Irfan.
17:33Mas Irfan, memang sudah ada pengumuman gencatan senjata selama 10 hari begitu ya,
17:40tapi bagaimana suasana kebatinan dari masyarakat Libanon sendiri
17:44akan kekhawatiran, akan pecahnya kembali konflik dalam waktu dekat
17:49walaupun memang ceasefire ini selama 10 hari termasuk juga soal
17:53bagaimana pemerintah setempat juga bisa menjamin warga mereka
17:58dalam hal keselamatan, keamanan, termasuk juga soal pasokan logistik
18:04di dalam negeri bagi warga mereka.
18:07Yang pertama, jadi ceasefire yang dibuat oleh Trump ini
18:12ialah sebenarnya adalah suatu apa usaha,
18:17kalau yang mereka yang pro dengan apa Hezbollah,
18:20mereka mengatakan bahwa ceasefire ini adalah bentuk perang yang lain,
18:24adalah bentuk apa usaha yang lain untuk menghancurkan apa Hezbollah.
18:28Karena ceasefire ini adalah tanda,
18:32adalah tanda bahwa pasukan Zionis itu tidak bisa mengalahkan
18:38pasukan apa Hezbollah yang sudah mereka lawan selama mungkin
18:41ber, selama mungkin sudah dari awal apa eskalasi ini.
18:45Jadi ceasefire ini bisa dikatakan bahwa dia adalah bentuk lain
18:50untuk menghancurkan apa Hezbollah.
18:52Karena di tahun sebelumnya, jadi di tahun 2025,
18:57itu pejabat Lebanon sudah diancam oleh pasukan Zionis
19:01untuk melucuti senjata Hezbollah sampai akhir tahun 2025.
19:06Tapi sampai akhir tahun 2025,
19:10pejabat yang ada di Lebanon ini, militernya tidak bisa melucuti,
19:13tidak bisa mengambil senjata Hezbollah, semuanya.
19:16Karena itulah yang menjadikan apa alasan kenapa Zionis masih menyerang terus sampai sekarang.
19:23Nah, kemudian setelah mereka menyerang terus sampai ini sekarang,
19:28mereka tetap tidak bisa juga menghancurkan apa Hezbollah.
19:31Karena itu mereka melakukan lagi yang namanya ceasefire
19:35untuk menuntut pejabat-pejabat di Lebanon,
19:38militer di ini Lebanon,
19:39supaya bisa menghancurkan apa Hezbollah dari dalam.
19:42Jadi, orang-orang yang di Lebanon melihat bahwa yang namanya ceasefire ini ya
19:47bukan seperti ceasefire yang kita tidak saling menembak,
19:51atau tidak saling menyerang.
19:53Setelah adanya ceasefire ya,
19:55pasukan Zionisnya masih menyerang,
19:57masih menyerang,
19:58bahwa malam ini mereka juga masih terus menyerang.
20:01Oke, jadi dengan kata lain Anda mau mengatakan
20:03sebenarnya gencatan senjata yang diumumkan oleh Trump ini
20:06adalah semacam hanya strategi atau kamuflas sesemata?
20:11Betul, seperti itu.
20:13Bagaimana Mbak Dina menyikapi ini?
20:17Saya ambil kasus misalnya di Filipina Selatan.
20:23Memang kita kembali ke governance ya,
20:25tata kelola pemerintahan di wilayah tertentu.
20:28Yang berkembang di Lebanon Selatan itu
20:30bukan hanya karena Lebanon sebagai pemerintahan itu
20:34sulit ya, mengatur begitu banyak kelompok,
20:39dia itu kan sektanya banyak ya,
20:41sektariannya kuat di sana ya,
20:43antar kelompok-kelompok etnis,
20:45juga kelompok agama.
20:46Bukan hanya faktor itu,
20:48tapi tata kelola pemerintahnya di sana memang lemah.
20:51Itu sebelum ada kejadian Israel semakin gencar
20:56membombardir mereka sekalipun,
20:58dan belum ada kasus gasa sekalipun,
21:01pentara di Lebanon itu termasuk yang paling lemah
21:05di negara-negara Timur Tengah,
21:06dibandingkan Mesir, dibandingkan Israel,
21:08apalagi dan juga Arab Saudi, negara-negara Arab.
21:11Jadi pada saat perang Arab pun,
21:13antara Arab dengan Israel,
21:15dari pihak Lebanon itu berkontribusinya minim saja
21:18untuk para.
21:20Kemudian yang kedua dari segi anggaran,
21:22penggunaan anggaran negara,
21:24dan juga pengelolaan anggaran negara
21:27untuk masyarakat di wilayah negaranya,
21:30terutama wilayah selatan.
21:31Tadi yang saya ceritakan wilayahnya itu relatif,
21:35mungkin lebih tertinggal dibandingkan kota-kota besar lain di Lebanon.
21:39Jadi kita kembali juga ke poin bahwa
21:43mustahil sebenarnya kita membayangkan
21:45ada transisi yang bisa melucuti senjata
21:49dari pihak yang selama ini
21:52mendapatkan income itu dan bisa survive.
21:55Bahkan berkembang di wilayah Lebanon selatan,
21:59tanpa melakukan perubahan pada tata kelola di Lebanon.
22:03Kemarin kita juga sudah dengar berita bahwa
22:05Lebanon akhirnya pinjam uang ya,
22:07minta pinjam uang dari IMF gitu kan,
22:1017 triliun karena untuk
22:11macam-macam hal pengelolaan di sana gitu.
22:14Dan dari pihak Lebanon sendiri juga sudah
22:16mengeluarkan statement bahwa
22:18mereka itu ingin mengambil alih
22:20memang apa yang menjadi pengaruh dari Hezbollah,
22:23tetapi juga harus ada confidence dari masyarakat.
22:26Pemerintah daerah di Lebanon pun juga harus percaya ya,
22:29bahwa bisa dilakukan itu.
22:31Kalau di Filipin itu sampai hari ini,
22:32Filipin Selatan,
22:33kita bisa lihat ada dualisme otorita.
22:37Pemerintah Filipin dari pusat itu ya
22:39cuma sebatas sampai di kota besarnya aja,
22:41tapi di daerah, di hutan-hutan tetap berkuasa,
22:44kelompok-kelompok yang sampai sekarang
22:45ada Abu Sayyaf dan lain-lain kan.
22:48Jadi kalau kita sudah bicara soal
22:50tata kelola di wilayah yang konfliknya berkepanjangan,
22:54dan pemerintahnya pun juga
22:56tidak mampu yang melola pendanaan dengan optimal,
23:00menurut saya memang
23:01trust dari masyarakat pada pemerintah itu
23:03satu PR tersendiri sih.
23:05Jadi kita nggak bisa campurkan juga
23:08antara proses negosiasi yang lagi jalan,
23:10yang menurut saya
23:11itu perlu diapresiasi,
23:13ada advancement, ada kemajuan.
23:15Karena dari pihak Israel sendiri,
23:17selama ini nggak,
23:18apa ya namanya,
23:20belum pernah lagi duduk bareng
23:23dan mau menurut sedikit aja sama Amerika Serikat.
23:25Menurut saya ini udah satu tanda,
23:27mungkin karena saya juga praktisi diplomasi ya,
23:29jadi tanda sedikit pun itu menurut saya
23:31satu ruang untuk kemudian
23:34pihak yang memediasi
23:35untuk melanjutkan dengan
23:37membangun trust yang lebih.
23:39Memang nggak bisa cepat,
23:40tapi masyarakat itu
23:41menurut saya
23:42kalau di edukasi dan dilibatkan,
23:45itu juga bisa
23:46ambil bagian dalam proses yang lebih positif.
23:48Oke, sejauh ini kalau dari Mas Irwan sendiri,
23:51kalau masyarakat Libanon sendiri seperti apa?
23:53Begitu ya, termasuk juga soal respon mereka,
23:56termasuk juga soal
23:57apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah,
24:00soal kejelasan,
24:02soal ini kejatan senjata,
24:03dan segala macamnya,
24:05termasuk juga soal tadi saya katakan
24:06pasokan logistik.
24:07Itu yang kemudian kita tanyakan.
24:09Bagaimana pemerintahan Libanon sendiri?
24:13Jadi, kalau untuk
24:16ini masyarakat sendiri
24:17di Apa Libanon
24:18dengan adanya
24:19ceasefire ini,
24:21ya, kita harus melihat
24:22dari ini masyarakat yang mana dulu,
24:24kan masyarakat Apa Libanon ini
24:25ada 18 sekte,
24:27ya kan, nanti kita lihat
24:28ada dibagi-bagi lagi.
24:29Tapi, kalau untuk mayoritas,
24:32melihatnya,
24:32misalnya,
24:33untuk apa logistik
24:35untuk masyarakat
24:36yang misalnya dia hidup
24:37di daerah Lebanon
24:38yang lebih ke utara,
24:39ya itu semuanya,
24:40Alhamdulillah masih aman.
24:41Cuman, kalau untuk
24:42yang teman-teman
24:43yang lebih ke selatan
24:45yang memang
24:46apa hidupnya,
24:47apa, mengandalkan
24:48ekonomi di bagian selatan, ya,
24:50tentu ini adalah
24:51sangat, sesuatu
24:52yang sangat sulit
24:53seperti itu.
24:54Jadi, untuk apa harapannya,
24:56mungkin teman-teman
24:57yang mereka
24:59masih pro
25:01dengan
25:01dengan ini,
25:02perang ini,
25:03dengan pasukan-pasukan
25:04apa, ya,
25:05mereka melihatnya bahwa
25:06dengan adanya
25:07ceasefire ini,
25:09ya, mereka
25:10nggak punya
25:11pilihan lain.
25:12Mereka cuman
25:13punya dua pilihan
25:14di apa, di
25:15apa konflik ini,
25:16yaitu apa.
25:16Yang pertama,
25:17mereka bisa
25:19mengusir
25:19pasukan Zionis
25:20seperti yang mereka
25:21lakukan di tahun
25:222006,
25:23atau mereka memang
25:24harus perang
25:24sampai titik darah
25:25penghabisan.
25:26Karena,
25:27kalau mereka
25:28masyarakat yang
25:29pro dengan pasukan
25:30apa,
25:30Yisbullah ini,
25:31yang mereka dengan,
25:32saya juga ingin
25:33menyampaikan bahwa
25:35masyarakat yang
25:35pro dengan apa,
25:36Yisbullah,
25:37dia belum tentu
25:37syiah.
25:38saya mendapat
25:39cerita dari
25:41apa,
25:42teman-teman saya
25:42yang,
25:43apa,
25:43dari Indi Lebanon,
25:44mereka mengatakan bahwa
25:45dulu ketika mereka
25:46kecil,
25:47ya,
25:48mereka suka
25:48mengumpulkan
25:50donasi
25:50atau apa,
25:51kayak gitu,
25:52untuk mendukung
25:52teman-teman yang
25:53mereka melawan
25:54apa,
25:54pasukan
25:55apa,
25:56apa,
25:56dan mereka yang
25:56mendukung ini,
25:57mereka tidak selalu
25:58mereka orang syiah
25:59atau orang apa,
26:00tidak ada yang
26:00Kristen,
26:01ada yang orang ini,
26:02semua apa-apa,
26:02semuanya ada.
26:03nah,
26:04jadi kalau untuk
26:05mereka yang memang
26:06pro dengan
26:07apa,
26:08Yisbullah,
26:08ya,
26:08mereka tidak punya
26:10pilihan lain selain
26:11mengusir pasukan
26:12Zionis dari tanah
26:13apa Lebanon,
26:14atau mereka memang
26:15berjuang sampai
26:16titik darah penghabisan,
26:17jadi tidak ada
26:18yang namanya
26:19negosiasi,
26:21kita bisa melakukan
26:22perdamaian
26:23atau ngobrol
26:23dengan pasukan
26:24Zionis seperti itu.
26:25tapi kalau untuk
26:27apa logistik,
26:28semuanya ini di
26:29apa Lebanon
26:30masih secara umum
26:31masih aman.
26:31Oke,
26:33terakhir saya ingin
26:34ke Mbak Dina,
26:35Mbak Dina,
26:35soal Lebanon
26:36dan juga Israel ini,
26:38upaya diplomasi
26:39semacam apa yang
26:40kemudian bisa
26:41dirintis dalam
26:42gencatan 10 hari ini
26:44ataukah kemudian
26:45diplomasi ini
26:45akan tetap
26:46berjalan di tempat
26:47termasuk juga
26:48soal
26:49Amerika Serikat
26:50dan juga
26:51Iran
26:51untuk negosiasi
26:53di babak kedua
26:54atau putaran kedua
26:55tahap kedua
26:56yang deadline
26:57yang akan terjadi
26:58pada pekan depan
26:59dari kacamata Anda.
27:01Menurut saya
27:02dari pihak
27:03saya sendiri ya
27:04kalau saya ada
27:05pribadi di sana
27:06dan saya membayangkan
27:07posisi saya mungkin
27:08serupa dengan
27:09negara yang
27:11saat ini
27:12sudah mengalami
27:13okupasi
27:13seperti Lebanon.
27:15Israel harus mundur.
27:16Israel nggak boleh
27:17punya
27:18wilayah
27:20baru
27:20di dalam
27:21Lebanon
27:21atas nama
27:23apapun lah.
27:24Atas nama
27:24dia kan bilang
27:25security.
27:25zone ya
27:26wilayah security
27:27atau buffer zone
27:28begitu.
27:29Itu harusnya
27:29nggak boleh ada.
27:30Jadi kalau
27:31poin itu
27:32tidak bisa
27:33dipatuhi oleh
27:35Israel
27:35sayang sekali
27:36dan Amerika Serikat
27:37juga nggak bisa
27:38mendesak
27:39Israel
27:40untuk
27:40mundur
27:41maka
27:42ada satu masalah
27:43yang sangat serius
27:44dengan kredibilitas
27:45Amerika Serikat
27:46dan poin itu
27:47harus disampaikan
27:48kepada publik.
27:49Itu satu hal yang
27:50menurut saya
27:52esensial
27:52supaya
27:53orang tahu
27:54bahwa Amerika Serikat
27:55itu sebenarnya
27:56pro terhadap
27:56penjajahan
27:58atau tidak.
27:58Kalau ya
27:59ada masalah besar
28:00negara-negara dunia
28:02terhadap
28:02Amerika Serikat
28:04itu harus
28:04clear.
28:04Menurut saya
28:05Iran pun harus
28:05berani
28:06menyampaikan
28:06hal itu.
28:07It's not about
28:08Hezbollah
28:08bukan soal
28:09Hezbollah-nya
28:10atau yang lain-lain
28:10tapi bahwa
28:11itu bukan
28:11wilayahnya
28:12Israel.
28:13Kemudian
28:13poin yang kedua
28:14adalah
28:14negara-negara
28:16teluk
28:16saya kira
28:17saat ini
28:18kan juga
28:18sudah mulai
28:18dilibatkan
28:19untuk komunikasi
28:21untuk punya
28:22taruhan juga
28:23dalam proses
28:24perdamaian
28:25yang berlangsung
28:26baik itu
28:26Iran-Amerika
28:28ataupun Israel
28:29dengan Lebanon.
28:30Supaya gambarnya
28:31itu lebih utuh
28:32komunikasi
28:33di antara pihak-pihak
28:34ini sebenarnya
28:35harus ada
28:36mediator yang
28:37di luar dari
28:38pemain di
28:39Timur Tengah.
28:40Menurut Anda
28:41siapa?
28:42Ada Rusia
28:43ada China
28:44dua negara besar
28:45yang selama ini
28:46punya
28:46kemampuan juga
28:48untuk memantau
28:49posisi global
28:50jadi bukan karena
28:51faktor lain dan lain
28:53tapi karena
28:53PBB itu sekarang
28:54dilemahkan
28:55dua negara itu
28:57Rusia-China
28:58dan juga yang sudah
28:58menunjukkan
29:01sikap
29:01seperti
29:02Spanyol
29:03kemudian
29:04Perancis
29:05itu bisa
29:06dilibatkan
29:07dalam proses
29:07karena mereka
29:08sudah mulai
29:08membuka komunikasi
29:09dengan puluhan negara lain
29:11bisa membaca
29:12apa sih sebenarnya
29:13yang menjadi
29:14jaminan
29:15untuk semua pihak
29:16yang merasa
29:17perlu dapat dukungan
29:18di dalam negeri
29:19politik luar negeri itu
29:20pada dasarnya
29:20perpanjangan tangan
29:21dari politik di dalam negeri
29:23jadi
29:23para politisi
29:24yang negosiasi ini
29:25juga perlu
29:26assurance
29:27perlu jaminan
29:28bahwa mereka
29:29tidak akan
29:29dipermalukan juga
29:30ketika mereka pulang
29:31dari meja perundingan
29:32di dalam negeri
29:33oke
29:34jadi perlu ada
29:36pemain lagi
29:37tambahan
29:38untuk bisa
29:38menjadi mediator
29:40di meja perundingan
29:40selain pemain-pemain
29:42inti
29:42di negara-negara
29:44yang sudah
29:44terlibat saat ini
29:45terima kasih
29:46praktisi hubungan
29:47internasional
29:47sinergi polisis
29:48Mbak Dina
29:49Prapto Raharja
29:50telah bergabung
29:51bersama kami
29:51dan juga ada
29:52warga negara Indonesia
29:53di Libanon
29:54Mas Irvan
29:55Afendi
29:55terima kasih
29:56Mbak Dina
29:57dan juga Mas Irvan
29:58sehat selalu
29:59Assalamualaikum
30:00selamat pagi
30:03saudara informasi
30:04penting dan juga
30:05menarik lainnya
30:06masih akan kami hadirkan
30:08usai
Komentar

Dianjurkan