Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kementerian Pertahanan (Kemhan) merespons isu militer Amerika Serikat diberikan akses secara bebas untuk melintasi langit Indonesia.

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait mengatakan dokumen yang beredar merupakan rancangan awal yang masih dalam tahap pembahasan internal.

"Belum dapat dijadikan dasar kebijakan resmi Pemerintah Republik Indonesia," ujar Rico dalam keterangan video dikutip Kamis, (16/4).

Hingga saat ini, Rico memastikan otoritas, kontrol, dan pengawasan atas wilayah udara dalam negeri sepenuhnya berada di Indonesia.

#kemhan #kementerianpertahanan #militer #amerikaserikat #suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Terkait letter of intent, overflight clearance,
00:05Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan usulan dari pihak Amerika Serikat
00:11yang selanjutnya menjadi bahan pertimbangan internal pemerintah Indonesia.
00:17Usulan tersebut ditinjau secara cermat berdasarkan kepentingan nasional,
00:22prinsip politik luar negeri Indonesia, serta kedaulatan negara.
00:26Dalam proses pembahasannya, Indonesia telah melakukan sejumlah penyesuaian penting
00:33serta menegaskan bahwa dokumen tersebut tidak bersifat mengikat atau non-binding
00:37dan tidak otomatis berlaku, serta masih memerlukan pembahasan lebih lanjut
00:43melalui mekanisme teknis dan prosedur nasional yang berlaku.
00:48Kemahana RI menegaskan bahwa setiap kemungkinan kerjasama,
00:53termasuk yang masih berupa usulan dan dalam pembahasan,
00:56akan selalu ditempatkan dalam kerangka menjaga kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia,
01:03kepentingan nasional, serta kepatuhan pada hukum nasional dan hukum internasional yang berlaku.
01:10Oleh karena itu, setiap langkah ke depan akan dilakukan secara hati-hati,
01:16terukur, dan melibatkan mekanisme resmi pemerintah
01:19sesuai kewenangan masing-masing instansi terkait.
01:24Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memandang bahwa
01:27hubungan pertahanan dengan Amerika Serikat merupakan bagian
01:31dari diplomasi pertahanan yang terus dikembangkan secara seimbang dan konstruktif.
01:36Terima kasih telah menonton!
01:37Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan