00:00KPK temukan dokumen sakti, nama pengusaha rokok besar mulai terkuat.
00:06Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menemukan sebuah dokumen penting yang disebut sebagai dokumen sakti
00:13dalam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direkturat Jenderal P.H. Cukai.
00:19Dokumen tersebut ditemukan dari tangan salah satu tersangka,
00:23yang di pejabat Intelijen P.H. Cukai bernama Orlando Hamonangan saat proses penggeledahan berlangsung.
00:30Isi dokumen ini menjadi sorotan karena memuat catatan yang berisi sejumlah nama pengusaha rokok besar
00:36yang diduga berkaitan dengan praktik suap dalam pengurusan Cukai.
00:41KPK mengungkap temuan ini menjadi pintu masuk untuk menelusuri aliran dana
00:46serta memperluas penyidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat, baik dari kalangan pejabat maupun swasta.
00:52Sejumlah pengusaha pun telah dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi
00:56guna mengonfirmasi keterkaitan mereka dengan isi dokumen tersebut.
01:01Namun hingga saat ini mereka masih berstatus sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.
01:08Kasus ini diduga berkaitan dengan praktik pengaturan kewajiban Cukai rokok
01:12dan pengurusan impor barang yang berpotensi merugikan negara.
01:17KPK menegaskan akan terus mendalami temuan ini termasuk kemungkinan adanya tersangka baru.
01:23Bahkan bagi pihak yang tidak kooperatif, KPK tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pemanggilan paksa.
Komentar