Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/14/090101/kpk-temukan-dokumen-sakti-dari-tangan-tersangka-nama-nama-besar-pengusaha-rokok-masuk-radar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dokumen penting yang disebut sebagai “dokumen sakti” dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dokumen ini memuat sejumlah nama pengusaha rokok besar yang kini mulai masuk dalam radar penyidikan.

Temuan tersebut berasal dari catatan milik tersangka pejabat Bea Cukai dan kini menjadi kunci bagi KPK untuk menelusuri aliran dana serta dugaan keterlibatan pihak swasta dalam praktik pengaturan cukai rokok. Sejumlah pengusaha telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

KPK menegaskan penyidikan masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru. Lalu, sejauh mana keterlibatan para pengusaha ini? Simak informasi lengkapnya dalam video berikut.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00KPK temukan dokumen sakti, nama pengusaha rokok besar mulai terkuat.
00:06Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menemukan sebuah dokumen penting yang disebut sebagai dokumen sakti
00:13dalam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direkturat Jenderal P.H. Cukai.
00:19Dokumen tersebut ditemukan dari tangan salah satu tersangka,
00:23yang di pejabat Intelijen P.H. Cukai bernama Orlando Hamonangan saat proses penggeledahan berlangsung.
00:30Isi dokumen ini menjadi sorotan karena memuat catatan yang berisi sejumlah nama pengusaha rokok besar
00:36yang diduga berkaitan dengan praktik suap dalam pengurusan Cukai.
00:41KPK mengungkap temuan ini menjadi pintu masuk untuk menelusuri aliran dana
00:46serta memperluas penyidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat, baik dari kalangan pejabat maupun swasta.
00:52Sejumlah pengusaha pun telah dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi
00:56guna mengonfirmasi keterkaitan mereka dengan isi dokumen tersebut.
01:01Namun hingga saat ini mereka masih berstatus sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.
01:08Kasus ini diduga berkaitan dengan praktik pengaturan kewajiban Cukai rokok
01:12dan pengurusan impor barang yang berpotensi merugikan negara.
01:17KPK menegaskan akan terus mendalami temuan ini termasuk kemungkinan adanya tersangka baru.
01:23Bahkan bagi pihak yang tidak kooperatif, KPK tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pemanggilan paksa.
Komentar

Dianjurkan