00:00Nadiem Makarim akui tak paham birokrasi usai terseret kasus korupsi.
00:05Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim
00:10akhirnya angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret namanya.
00:15Pernyataan tersebut disampaikan Nadiem saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
00:20pada Selasa 14 April 2026 setelah dirinya menjalani masa penahanan selama sekitar 7 bulan.
00:28Dalam kesempatan itu, Nadiem mengakui bahwa selama menjabat sebagai menteri
00:32ia kurang memahami budaya birokrasi dan etika komunikasi politik di Indonesia.
00:38Ia menyebut gaya kepemimpinannya yang cenderung membawa banyak profesional dari luar pemerintahan
00:43justru memicu gesekan di internal birokrasi.
00:47Sebagai pemimpin muda di pemerintahan, dan saya ingin mengakui bahwa saya masuk
00:53mungkin tidak selalu menghormati budaya birokrasi.
00:58Saya bawa banyak sekali orang dari luar masuk ke dalam profesional muda
01:03yang mungkin menciptakan gesekan-gesekan.
01:06Tak hanya itu, Nadiem juga mengakui dirinya kurang menjalin komunikasi
01:10dengan tokoh-tokoh politik maupun masyarakat,
01:13sehingga dinilai kurang menghormati tata kerama dalam sistem pemerintahan.
01:18Meski terseret dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook,
01:23Nadiem menegaskan bahwa ia tetap meyakini tuduhan terhadap dirinya
01:27tidak terbukti dan percaya proses hukum akan berjalan dengan adil.
01:32Dalam momen tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik
01:35atas sikap dan ucapannya yang selama menjabat mungkin menyinggung berbagai pihak.
01:41Kasus ini sendiri berkaitan dengan dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan
01:46yang tengah disidangkan dan masih terus bergulir di pengadilan.
Komentar