00:00Kita ke informasi lain, sodara seorang remaja 18 tahun tewas diduga karena tertembak anggota Polsek Panakukang.
00:07Insiden terjadi saat korban tengah bermain tembak-tembakan berpeluru jeli di jalan Todopuli, Makassar.
00:18Sungguh naas, nasib remaja 18 tahun, Betran Eka Prasetyo.
00:24Ia tewas diduga karena ditembak anggota Polsek Panakukang.
00:30Korban tewas saat bermain perang-perangan dengan senapan berpeluru jeli di jalan Todopuli kecamatan Panakukang, Makassar pada minggu 1 Maret.
00:41Permainan itu lantas hendak dibubarkan polisi.
00:45Ibtu N yang keluar dari mobil membubarkan kerumunan dengan tembakan peringatan ke atas dan menangkap korban.
00:53Pihak keluarga mendapat informasi korban meninggal di rumah sakit dengan luka tembak di bagian belakang.
01:00Keluarga binta, polisi mengusut tuntas karena selain luka tembak, korban juga mengalami luka lebam di bagian pipi.
01:06Saya lihat anakku itu, bengkaknya itu bengkak-bengkak, bengkak semua anakku.
01:12Terus itu di belakangnya itu, kepalanya itu darah, darah.
01:16Jadi saya bilang, kenapa anakku bisa begini?
01:19Saya bilang, terus kecil anakku umur 18 tahun.
01:23Kenapa harus pakai pistol di piting?
01:25Hanya itu anakku sudah tidak berdaya.
01:27Saya bilang begitu.
01:29Ini kan bukan itu, anakku bukan teroris, bukan rampok.
01:34Kenapa sampai sebegitu-begitunya anakku dibikin?
01:36Baru ternyata yang saya lihat, itu kan saya tidak berani, Pak, buka itu videonya anakku.
01:41Yang saya dengar-dengar orang, anakku katanya diseret-seret.
01:44Katanya diseret, dipukul.
01:46Kapolres Tabes Makassar menyebut anggota Polri,
01:49yang diduga menembak korban telah diperiksa propam dan ditetapkan sebagai tersangka.
01:56Dari penelusuran diketahui, pistol tak sengaja meletus
02:00saat Ibtuen berusaha mengendalikan korban yang meronta saat ditangkap.
02:06Setelah dilakukan tembakan peringatan,
02:09yang lain melarikan diri,
02:11hanya satu yang tertangkap si veteran tadi,
02:14kemudian veteran berusaha untuk melarikan diri,
02:17berusaha meronta, dan ketika meronta,
02:20pistol yang masih dipegang oleh Ibtuen itu meletus dengan tidak sengaja,
02:24terkena bagian tubuh belakang.
02:26Dalam tahap penyidikan di tindak pidana umumnya,
02:29sudah kami naikkan sidik perkaranya,
02:32dan yang bersangkutan Ibtuen sudah ditetapkan sebagai tersangka.
02:36Sementara Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsim,
02:40menyatakan ikut memantau soal ada tidaknya pelanggaran prosedur
02:43dalam kasus tewasi remaja,
02:45yang diduga tak sengaja tertembak senjata polisi.
02:48Ini belum bisa menilai apakah ini ada pelanggaran SOP atau tidak,
02:57sementara fakta-fakta yang akan kita mitakan klarifikasi
03:01dan sekaligus dilakukan pendalaman itu yang akan menentukan
03:05sebenarnya ada peristiwa apa sampai diduga,
03:10ada diduga penembakan ataupun disengaja ataupun tidak.
03:17Itu yang kedua tentu penting fakta dari hasil visum
03:22ataupun adanya otopsi nantinya,
03:25apa yang sebenarnya fakta di dalam tubuh almarhum,
03:32apakah memang ada bekas luka senjata api,
03:37tapi sejauh yang kita dapatkan sementara
03:40dari penjelasan dari pihak Polres Tabes tidak sengaja,
03:45apakah memang benar tidak sengaja.
03:48Jenazah korban, veteran Eka Prasetyo,
03:51sudah dimakamkan keluarga.
03:53Rama Pratama, Kompas TV Makassar, Sulawesi Selatan.
04:00Dan untuk membahas kasus tewasi remaja di Makassar,
04:04akibat tak sengaja terteremba polisi bersama kami sudah bergabung
04:07Kapolres Tabes Makassar, Kombes Area Perdana.
04:11Selamat malam Pak Kapolres.
04:15Pak, ini kan IP2N sudah ditetapkan menjadi tersangka,
04:19tapi kami ingin kilas balik.
04:21Seperti apa sebenarnya kronologi saat itu hingga remaja usia 18 tahun
04:25bernama veteran ini tewas tertembak?
04:30Sebelum saya menjelaskan,
04:32tentu pertama saya berbicara cerita
04:34pada pemerintahnya veteran,
04:38karena ini begini,
04:40kami beri ke polisi yang akan berusaha
04:43sebaik-baiknya untuk doang musuh.
04:47Terkait dengan kronologi,
04:49ini memang pada hari itu
04:51pemerintah ini sedang disenungkan
04:55ke-13 aproding.
04:58Ini di hari itu.
05:00Di polisi ini kemudian
05:02menyebabkan berita di HT,
05:05bahwa ada anak-anak yang berkunjung,
05:09melakukan perangkapan dengan
05:12selapan omega,
05:14dan dikulang juga dilaporkan
05:16merasakan masyarakat segera.
05:17Sehingga itu M yang
05:20pada saat itu
05:23kembali ke rumah,
05:25lalu mendapatkan kini,
05:27di luar jalur gitu ya,
05:28dan menuju ke tempat yang dimaksud
05:30untuk menghentikan
05:33tindakan dari
05:34sekolah-sekolah.
05:35remaja kesempat yang sedang
05:37bermain
05:38istri-istri.
05:40Nah, ketika di TKP,
05:43memang terlihat ada
05:45tindakan-tindakan dari maja
05:46kesempatan
05:47mengganggu
05:49kecetipan masyarakat,
05:50ada
05:51syarikat yang lewat juga,
05:53juga yang terganggu
05:54di kipasnya,
05:55sehingga
05:56ketika itu
05:57yang tiba,
05:58selalu
05:59langsung
06:01menangkap
06:02ya,
06:02menangkap
06:03yang pencangkitan,
06:04yang perlu alamah
06:05terang,
06:06dan tindakan
06:06tindakan-tindakan
06:07untuk membuarkan
06:08kerumunan masa
06:09yang ada di situ.
06:12Tapi sebenarnya
06:14seperti apa
06:14SOP dalam
06:15penggunaan senjata api,
06:16terutama untuk
06:17membubarkan kerumunan
06:18yang diduga
06:18mengaguh
06:19kenyamanan masyarakat?
06:22Ya,
06:23kalau untuk
06:23penggunaan senjata
06:24sebenarnya
06:24digunakan ketika
06:25dalam keadaan
06:26terpaksa ya,
06:28untuk membela
06:29dalam masyarakat
06:30lainnya,
06:31mungkin akan
06:33bergantung
06:33pada penggunaan
06:34belinya
06:35atau teman-teman lain.
06:36Ada juga,
06:37aslinya
06:38ada peluru kosong,
06:39gitu ya,
06:39harus
06:40sudah simpan
06:40di setiap
06:41yang digunakan
06:42untuk membubarkan
06:44untuk memberikan
06:45peringatan
06:45baginda memang
06:46sudah
06:46target
06:48salah satu
06:48persenganan.
06:49Ini prosedurnya
06:50begitu ya.
06:51Tapi ini memang
06:51kelalaian dari
06:52anggota kami
06:53ya,
06:55tindakan
06:56lalu
06:57tindakan
06:57peringatan
06:57dan ketika
06:58melakukan penangkapan
06:59terhadap
07:00almarhum
07:01itu
07:02istri yang
07:03sedang dipegang
07:04itu
07:04terlalu
07:05jarinya
07:06masih
07:06tersangkut
07:07di lapuk
07:07dan ketika
07:08merota itu
07:09tertekan
07:09memang
07:10tidak ada
07:12ringgiatan
07:12untuk
07:13konten
07:13tetapi
07:14itulah
07:15kelalaian yang
07:15dilakukan oleh
07:16Amatak.
07:17Baik.
07:17Ada kelalaian
07:18di sini,
07:19selain telah
07:19diproses secara hukum,
07:21kapan
07:21IP2N ini
07:22akan menjalani
07:22sidang etiknya
07:23juga, Pak?
07:25jadi
07:26ini memang
07:27kami fokus
07:28pada
07:28penanganan
07:29kasus
07:29hukumnya
07:29dulu
07:30karena
07:30sidang etik
07:31itu
07:32nanti
07:32akan
07:33memilu
07:33proses hukum
07:34yang berlangsung
07:35saat ini
07:37kami
07:37sedang
07:38menjaga
07:39tindakan
07:40kepada
07:40yang
07:41bersama-sama
07:41sudah
07:41naik sidik
07:42dan sudah
07:43penumpah-penumpah
07:43bersama-sama
07:44saksi-saksi
07:44juga sudah
07:45berbeksa
07:46dan
07:47barang bukti
07:47kami menunggu
07:49hasil
07:49otopsi juga
07:50untuk
07:51melakukan
07:51tindakan
07:52yang berikutnya.
07:54Baik,
07:54singkat saja
07:55Pak
07:56Arya
07:57ini jadi
07:57langkah
07:58untuk mencegah
07:58agar kejadian
07:59serupa
07:59tidak berulang
08:00seperti apa?
08:03Ya,
08:03jadi kami
08:04tetap melakukan
08:06patroli
08:06kepada
08:08padamanya
08:09masyarakat yang ada
08:10di sekitar Makassar
08:11itu tidak melakukan
08:12tindakan-tindakan
08:13perang-perangan
08:14dengan
08:14senjata Omega ini
08:16karena memang
08:16selain menggabu
08:17tetap-tindakan masyarakat
08:19itu juga
08:20menggabu
08:21masyarakat
08:22yang apa namanya
08:23lewat ya
08:24di sekitar situ
08:24karena
08:25ini akan
08:26bersinggungkan
08:27itu-tidak
08:28kadang-kadang
08:28hanya karena
08:29kena
08:30seluruhnya
08:31lalu menjadi
08:31taurang
08:32dan akan
08:33membuka
08:34bahkan
08:35kemarin juga
08:35sudah ada
08:36yang terkena
08:37mata dan
08:37luka
08:38ini
08:39kami
08:40menembuh kepada
08:41semua ini
08:41juga
08:42tidak
08:42tidakkan
08:43atau
08:44negatif
08:45dan kami
08:46minta kepada
08:46seluruh masyarakat
08:47juga
08:47untuk memantul
08:48kasus yang
08:49sedang
08:49kami tangani
08:50ini
08:50silahkan
08:51kami terbuka
08:54dan tidak
08:54menutupi
08:55ataupun
08:55silahkan
08:55di
08:56lirut
08:56baik
08:57patroli rutin
08:58akan dilakukan
08:58sementara itu
08:59terkait kasus ini
09:00masyarakat diajak
09:01untuk mengawal bersama
09:02agar keadilan
09:02tetap diutamakan
09:04terima kasih
09:04sudah berbagi informasi
09:06bersama kami
09:06di kompas malam
09:07kapol restabes makasar
09:08kombes area perdana
09:09terima kasih pak
09:10salam sehat selalu
09:11selamat menikmati
Komentar