Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi I DPR RI fraksi Partai Golkar Nurul Arifin menegaskan pemerintah konsisten berdiri tegak di atas kemanusiaan dan kemerdekaan.

Pakar Geopolitik Timur Tengah UNPAD, Dina Sulaeman mengatakan perdamaian tidak akan sustainable tanpa keadilan. Perdamaian di Palestina hanya bisa dicapai kalau warganya dibantu merdeka.

Menurutnya, Indonesia perlu mencari cara untuk betul-betul memikirkan bantuan yang berdampak untuk kemerdekaan Palestina. Ia juga meminta pemerintah mendengarkan saran-saran yang disampaikan.

Tenaga Ahli Utama KSP, Ulta Levenia Nababan menyebut Presiden Prabowo menjalankan amanat konstitusi perjuangkan kemerdekaan Palestina. Ia meminta agar tidak menggeneralisasi seakan-akan pemerintah tidak mendengarkan masukan dari berbagai pihak.

Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud menyampaikan para kiai, tokoh bangsa Indonesia sekecil apapun mengupayakan perdamaian, baik dalam negeri maupun internasional.



Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/KveGkaloT80



#US #israel #indonesia



Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/654701/singgung-board-of-peace-dan-palestina-pengamat-desak-presiden-prabowo-dengarkan-masukan-satu-meja
Transkrip
00:00Masih di Satu Menjadah Forum, Pak Kiai, apa yang kira-kira harus disampaikan, mendorong,
00:07karena prinsipnya kita semua mendukung Indonesia berperan aktif dalam pernama Indonesia.
00:11Selain kita memikirkan negara lain, yang terpenting juga, yang wajib juga memikirkan negara kita sendiri.
00:20Kira-kira kondisinya kayak apa situasinya dalam percaturan dunia ini.
00:26Intinya para Kiai dan tokoh-tokoh dan bangsa Indonesia, ya kalau berdoa kan doanya
00:34Allahumma antasalam, wamingka salam wa ilaika yaudu salam, fahayina robba nabi salam, wa adkhilna janatadaro salam.
00:51Semua yang ngomong di sini atau di publik atau MUI adalah tujuannya salam.
00:57Damai, damai, damai.
00:59Sekecil apapun, ayo kita berusaha untuk damai dan utamakan negara kita sendiri juga damai.
01:07Oke, Mbak Dina, sehingga saja saran, kita sepakat semua loh untuk damai, tapi kan cuma caranya berbeda.
01:13Iya, perdamaian intinya tidak akan berkelanjutan, tidak akan sustainable tanpa keadilan.
01:19Dan perdamaian di Palestina hanya bisa dicapai kalau orang-orang Palestina dibantu untuk merdeka.
01:26Dan kita perlu mencari cara untuk betul-betul bantuan yang berdampak untuk kemerdekaan Palestina.
01:33Jadi, opsinya kita betul-betul harus dipertimbangkan dan please pemerintah mendengarkan banyak saran-saran dari yang sudah disampaikan.
01:41Oke, Mbak Nurul.
01:43Saya kira pemerintah konsisten ya, dia berdiri tegak di atas prinsip kemanusiaan dan kemerdekaan begitu.
01:50Jadi, walaupun bagaimana situasinya seperti apa sekarang ini, saya percaya betul bahwa pemerintahan Bapak Prabowo ini akan membawa konstitusi kita
02:00sebagai landasan berpikirnya dan mengambil keputusan begitu.
02:03Bahwa kemanusiaan dan kemerdekaan juga keadilan itu menjadi landasan berpikir orang Indonesia sesuai dengan konstitusi.
02:10Saya kira itu menjadi penting dan ini tidak akan dilupakan ketika kita berjuang di forum internasional dengan konstitusi apapun begitu.
02:19Oke, bagaimana Uta?
02:21Saya setuju dengan Mbak Nurul tadi, Pak Prabowo menjalankan amanat konstitusi kita untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina, itu bagian dari Astagita,
02:32tapi konstitusi kita melaksanakan perdamaian dunia.
02:36Dan untuk permasalahan Gaza, Israel, Iran, Amerika, jangan oversimplifying masalah ini pertama, dan kedua jangan menggeneralisir.
02:47Tadi seperti dikatakan bahwa seakan-akan pemerintah tidak mendengarkan akademisi, gitu.
02:53Akademisi yang mana nih? Semuanya? Bagaimana? Semuanya atau bagaimana?
02:56Semalam Pak Prabowo itu bertemu dengan semua pihak, termasuk mantan presiden, wakil presiden, juga membahas tentang isu ini.
03:07Dan mendengarkan semua masukan ini.
03:08Artinya Pak Prabowo itu mendengar semua masukan, hal ini ya permasalahan di global ini masih sangat dinamis, kita tidak bisa
03:16melakukan judgment hanya karena tekanan, tapi karena hal yang strategis.
03:20Oke.
Komentar

Dianjurkan