Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kita bahas lebih dalam konflik Iran dan Amerika Serikat yang saling serang hingga ke negara kawasan Semenanjung Arab, serta kesiapan Presiden Prabowo sebagai fasilitator dialog kedua negara bersama Duta Besar Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat dan Dosen Hubungan Internasional Binus University, Tia Mariatul Qibtiyah.

Baca Juga Blak-Blakan! Jusuf Kalla Soal Situasi Perang AS-Iran hingga Kritik Langkah Prabowo Tawarkan Mediasi di https://www.kompas.tv/nasional/654709/blak-blakan-jusuf-kalla-soal-situasi-perang-as-iran-hingga-kritik-langkah-prabowo-tawarkan-mediasi

#iran #amerikaserikat #perang #prabowo

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654712/full-beda-dubes-dan-pakar-hi-soal-pernyataan-prabowo-yang-siap-jadi-mediator-as-iran
Transkrip
00:00Kita bahas lebih dalam konflik Iran dan Amerika Serikat yang saling serang hingga ke negara kawasan semenanjung Arab
00:07serta kesiapan Presiden Prabowo Subianto sebagai fasilitator dialog kedua negara
00:11bersama Duta Besar Indonesia untuk Iran, Rolian Syah Sumirat
00:15dan juga dosen hubungan internasional BINUS University, Tia Mariatul Kibtia.
00:21Selamat malam atau selamat sore waktu Teheran, Pak Roy.
00:26Selamat sore dari Iran.
00:28Iya, dan selamat malam juga untuk Mbak Tia.
00:33Selamat malam, Mas.
00:34Baik, saya ke Pak Roy dulu.
00:36Pak Roy, apakah serangan ke Teheran dan kota lainnya masih berlangsung saat ini?
00:40Kita juga ingin tahu kondisi terkini di sana bagaimana?
00:45Ya, memang tercatat sekitar mungkin tiga jam yang lalu ada rangkaian serangan lagi
00:53terutama yang ditujukan di Teheran.
00:56Yang kami rasakan langsung, karena KBRI ada di Teheran.
00:59Saya juga pantau di beberapa kota lain lewat jalur-jalur informal,
01:05tapi yang paling besar memang serangan di hari ini terjadi siang hari adalah di kota Teheran.
01:11Oke, ya tentu saja kami juga ingin tahu, Pak Roy, kondisi terkini warga negara Indonesia di Iran
01:17pasca serangan AS dan Israel ini dan balasan rudal Iran.
01:22Apakah ada evakuasi atau langkah perlindungan tambahan yang sedang dilakukan oleh KBRI di Teheran, Pak Roy?
01:29Begini, mungkin saya harus tekankan dulu bahwa engagement ya.
01:34Kami sebagai wakil pemerintah melalui KBRI ini dengan WNI itu tidak hanya terjadi selama dua hari
01:40sejak terjadinya serangan kemarin, tapi sudah berlangsung lama dan terus kami intensifkan.
01:46Memang saya menggunakan berbagai cara, berhubung juga ada masalah dengan akses komunikasi,
01:54jadi kami coba untuk memaksimalkan berbagai cara, platform komunikasi apapun,
01:58termasuk saya masih sempat menyelenggarakan town hall, virtual meeting tadi malam,
02:04sekitar jam 9 malam waktu setempat, untuk menjaring informasi dari para WNI mengenai status keamanan dan keselamatan mereka pada saat
02:13ini.
02:13Dan meskipun mungkin tidak semua hadir, tapi paling tinggal saya mendapatkan informasi dari program WNI yang ada di kota-kota
02:22dan itu mewakili besar jumlah keseluruhan WNI yang ada di sini.
02:29Dan Alhamdulillah saya menemukan bahwa mereka dalam keadaan tidak ada keperluan mendesak
02:41yang terkait dengan ancaman yang dirasakan secara langsung terhadap keamanan dan keselamatan mereka atau keluarganya.
02:47Iya, ini tentu menjadi prioritas dan betul kami juga sangat mengapresiasi di dalam negeri kerja-kerja KBRI Teheran
02:55yang pasti sudah maksimal dan tidak sehari dua hari karena sudah mengantisipasi sejak lama adanya potensi konflik ini ya Pak
03:02Roy.
03:03Lalu yang juga jadi bahasan malam hari ini yang pasti akan juga saya tanyakan
03:09pembahasan terkait Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan siap jadi fasilitator Amerika Serikat Iran dan Iran gitu.
03:17Sejauh ini bagaimana pembahasannya? Apakah juga Iran sudah merespon Pak Roy?
03:23Mungkin ini adalah polisi kebijakan yang menjadi polisi dari kantor pusat
03:30yang akan disampaikan terkait dengan kesediaan dari Bapak Presiden untuk hadir ke Teheran
03:45apabila diperlukan dan untuk memfasilitasi dialog untuk menciptakan atau membangun kembali
03:53situasi yang kondusif untuk perdamaian seperti yang disampaikan di Twitter atau ex-accountnya Kementerian Luar Negeri.
04:01Jadi saya masih stand by dan mungkin secara lengkapnya akan disampaikan secara langsung oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri.
04:09Oke, artinya sekarang masih menunggu respons begitu ya dari Iran Pak Roy ya.
04:14Tapi sejauh ini niat baik ini tentu saja akan tersampaikan langsung nanti ke pemerintah Iran
04:20melalui juga perwakilan pemerintah Indonesia yang ada di Iran.
04:24Saya ke Mbak Tia terlebih dahulu.
04:25Mbak Tia, sebenarnya kalau menurut perspektif Anda, akar penyebab eskalasi konflik ini
04:31pada serangan Juni 2025 hingga puncaknya Februari 2026, apakah ini murni soal program nuklir Iran
04:38atau ada faktor lain seperti misalnya perubahan politik di Amerika Serikat
04:42pasca Donald Trump berkuasa di Amerika Serikat?
04:46Dua-duanya Mas, saya pikir ini karena adanya deadlock ketika ada perundingan di Genewa Swiss ya.
04:53Itu kan pertama di Oman, kemudian tidak ketemu keduanya dalam perundingan tersebut,
04:59kemudian dilanjutkan di Genewa Swiss.
05:00Kita berharap ketika di Genewa itu ada titik temu, tidak deadlock seperti di Oman,
05:07tapi ternyata titik temu itu tidak ditemukan, terutama dalam masalah pengayaan uranium.
05:12Yang pertama, yang kedua adalah kemampuan Iran dalam membuat rudal balistik.
05:16Saya melihat ini ada seperti provokasi dari pihak Israel ketika deadlock itu ditemukan,
05:23sebetulnya Amerika dan Iran bisa berlanjut perundingan itu,
05:26tapi ternyata Israel memprovokasi dan khawatir ketika terutama dalam pembuatan rudal balistik itu ya,
05:34itu Iran satu-satunya ancaman di kawasan.
05:37Kalau tidak didahului menyerang oleh pihak Israel, maka Amerika terlihat lamban begitu ya,
05:42karena terus kan berunding begitu.
05:44Saya pikir kalau tidak ada provokasi, perundingan itu akan berlanjut dan akan ada titik temu,
05:48karena berbagai pihak sudah menyebutkan ke arah positif begitu ya.
05:51Tapi ketika serangan terjadi di Israel, keluar statement dari Donald Trump,
05:56akhirnya menjadi tension yang cukup panas di kawasan.
06:00Ya, ketika kemarin juga ya, beberapa waktu yang lalu kita ketahui ada gejolak di internal negara Iran,
06:06begitu ya, bagaimana aksi unjuk rasa besar-besaran yang terjadi di Iran,
06:09ini juga menjadi contoh bahwa adanya provokasi di dalam negeri, di Teheran sana, di Iran terutama ya.
06:15Dan kita dengar juga, ada aksi-aksi gerilnya dari agen Mossad sepertinya,
06:22kalau yang dikatakan oleh sejumlah pihak.
06:25Kita juga lihat bagaimana kesediaan, atau menurut kami kesediaan Presiden Prabowo Subianto
06:31yang ingin jadi fasilitator dialog.
06:32Ini juga sebenarnya langkah positif sebagai negara muslim terbesar di Asia, bahkan di dunia begitu ya.
06:40Ini bagaimana Anda melihat langkah ini di tengah konflik Amerika Serikat dan Iran, Mbak Tia?
06:46Ya, saya melihat agak berbeda dengan Pak Dubes, Pak Sumirat ini ya.
06:50Saya melihat bahwa langkah beliau dalam hal ini belum saatnya,
06:53karena posisi Iran juga sekarang dengan terbunuhnya Ayatollah Ali Hamanai,
06:57mereka juga membutuhkan untuk perubahan pemerintahan,
07:00apalagi ada statement dari Amerika Serikat akan membentuk pemerintahan Iran begitu ya,
07:05mengintervensi persoalan politik domestik Iran dan akan memberikan satu pemimpin ala Amerika.
07:11Ini nggak bisa, jelas ini menyalahi international law begitu ya.
07:14Dan Iran saat ini sedang sibuk untuk menentukan siapa pengganti Ayatollah Ali Hamanai.
07:19Dalam Iran ada sistem pilayat El-Fakih, yaitu kekuasaan tertinggi tetap di tangan mulah.
07:25Artinya tidak bisa Amerika mengintervensi kemudian membuat satu sistem baru ala Amerika.
07:31Nggak bisa, apalagi Zapa Hlepi juga berkomentar,
07:33tiba-tiba ingin masuk, nggak bisa.
07:35Jadi memang ini sudah ada empat kandidat saya melihat dan kita tidak tahu apakah putra dari Ayatollah Ali Hamanai
07:42atau dari Ali Reza yang akan menggantikan posisi Ayatollah.
07:47Jadi tetap sistemnya adalah pilayat El-Fakih.
07:49Jadi sistem politik tetap di tangan mulah, tidak akan tergantikan.
07:52Dan jadi mereka akan sibuk di situ dulu, sebaiknya Pak Presiden.
07:56Ya saya melihat, menyarankan, merekomendasikan untuk stay, untuk tidak memberikan komen dulu.
08:03Dan saya pikir itu akan lebih baik untuk persoalan politik domestik Iran.
08:06Baik. Pak Roy, tadi di awal sinyal agak tersendat, agak terputus-putus, mungkin sudah menjawab.
08:14Tapi saya akan tanyakan kembali, mungkin tadi sudah dijawab.
08:17Bisa dijelaskan kembali, apakah ini sebenarnya sudah ada respons dari pemerintah Iran secara khusus
08:22terhadap pernyataan Presiden Republik Indonesia yang ingin menjadi fasilitator ini Pak Roy?
08:28Begini, kami dalam hal ini KBR merupakan implementator ya.
08:33Dari kebijakan polisi yang diambil dari kantor pusat, jadi kami pun masih stand-by.
08:38Oke, masih stand-by.
08:39Mendapatkan arah lebih lanjut dari kantor pusat mengenai kebutuhan persen yang berikut ini.
08:45Ada neses utama yang boleh disampaikan secara resmi.
08:48Meskipun setahun saya, bahkan pas saat bersama,
08:51pada hari ini, kami sudah mempunyai sebuah telepon antara Bapak Menteri Luar Negeri Indonesia
08:56dengan Menteri Luar Negeri Iran.
08:57Sehingga masih berproses lebih lanjut.
08:59Oke, posisinya masih stand-by.
09:01Tapi tadi kata Mbak Tia, lebih baik hold dulu gitu ya.
09:04Jangan bertindak terlebih dahulu.
09:06Sehingga penyelesaian internal negara Iran juga bisa dikembangkan terlebih dahulu.
09:12Baru kita mengambil sikap.
09:13Nanti juga saya akan tanyakan soal itu responsnya untuk bersikap stand-by dulu.
09:17Sebenarnya masih sejalan ya dengan posisi saat ini masih stand-by.
09:21Jadi tidak memberikan pernyataan dulu.
09:23Tapi akan saya tanyakan juga bagaimana jika nanti ke depannya Indonesia punya posisi sentral juga
09:31untuk menengahi konflik yang terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.
09:36Dan yang terlebih tadi, ada Israel yang jadi bumbu konflik ini
09:39di tengah-tengah konflik Amerika Serikat dan Iran.
09:42Sesaat lagi kami akan bahas hal ini di Sampai Indonesia Malam.
09:46Iran membalas serangan Amerika Serikat dan Israel
09:49ke sejumlah basis militer AS di Timur Tengah.
09:53Sebelumnya, Sabtu lalu Iran menyerang kota Manama, Bahrain
09:56tempat markas komando kelima Amerika Serikat.
09:59Asap tebal membumbung di sekitar gedung hotel di Manama
10:02akibat serangan tersebut.
10:03Markas komando kelima AS di Bahrain
10:05berperan mengamankan jalur pelayaran di sekitar Timur Tengah yang kaya minyak.
10:10Iran juga melancarkan serangan balasan ke Uni Emirat Arab.
10:13Pertahanan Uni Emirat Arab sempat mencegat sejumlah rudal Iran
10:17di langit Abu Dhabi Sabtu lalu.
10:19Iran juga menembakkan sejumlah rudal ke Qatar.
10:22Beberapa di antaranya sempat ditahan oleh militer Qatar.
10:26Tapi Garda Revolusi Islam Iran mengklaim
10:28serangan rudal dan drone mereka menghantam pangkalan militer AS di Qatar.
10:32Iran menyatakan telah menembakkan rudal dan drone ke Israel
10:36serta 14 basis militer Amerika Serikat sebagai serangan balasan.
10:40Jiru wikera militer Iran Ibrahim Zulfakari menyebut
10:44respons Iran cepat dan cepat menembakkan korban di pasukan musuh.
10:48Jiru hai muselahe jemuhuri islami iran
10:51dar pasuk kudretmanedane
10:53be ayn tajawoz vahÅŸiyane
10:54bada serat amal
10:56ve dقت beseyar bala
10:58alawe ber meraakiz
10:59mهم حyati,
11:00aminiyati
11:01ve nizamie
11:02rejim sahiyonistiy
11:03dar srzemien hajishkhali
11:0514 paigahe muhem
11:07nizamie
11:07amerika
11:08dar manntagera
11:09ba hamilat
11:10barqasa
11:10yukud
11:11hedaf
11:11karar
11:12dade
11:12ve sada ha
11:13nifar
11:13az niruha
11:14yuk
11:14yuk
11:14tejawez
11:15amerika
11:15ve rejim
11:16ra
11:16behalakat
11:17resandan.
11:19Garda revolusi
11:20islam
11:20iran
11:21mengonfirmasi
11:21telah meluncurkan
11:22gelombang ketiga
11:23dan gelombang keempat
11:24operasi drone
11:25dan rudal
11:25yang lebih canggih
11:27terhadap Israel
11:28dan pangkalan AS
11:29di semenanjung Arab.
11:30Iran juga mengklaim
11:31telah melancarkan
11:32gelombang kelima serangan balasan
11:34menargetkan kapal perang AS
11:35yang mengangkut amunisi
11:36di pelabuhan Jebel Ali
11:38di Uni Emirat Arab.
11:42Ya, kita masih berdiskusi
11:44dengan duta besar
11:46berkuasa penuh
11:47Indonesia di Iran
11:49Pak Roy Sumirat
11:51dan juga
11:51Mbak Tia
11:52dari Binus University
11:53tadi Mbak Tia mengatakan
11:55Pak Roy
11:55bahwa sekarang
11:56sebaiknya
11:58meskipun tadi Pak Roy
11:59sudah menyatakan ya
11:59sekarang belum bersikap apa-apa
12:00juga belum menyampaikan
12:02apapun begitu
12:02ke pemerintah Iran
12:03namun
12:03jangan dulu
12:04menyampaikan sikap apapun
12:06di tengah konflik Iran
12:08dan Amerika Serikat.
12:09Ada tanggapan soal ini Pak Roy?
12:12Ya, mungkin nanti
12:14secara lengkapnya
12:15mengenai kebijakan
12:17pemerintah Indonesia
12:18terutama Lampolugri
12:19akan disampaikan oleh
12:20Juru Bicara
12:20Kementerian Luar Negeri
12:21tapi dalam hal ini
12:22mungkin saya bisa
12:22menekankan bahwa
12:23pada prinsipnya
12:24pemerintah Indonesia
12:26akan selalu
12:27menyediakan diri
12:28untuk melakukan apapun
12:30yang sekiranya
12:30dapat memberikan
12:31kontribusi positif
12:32terhadap
12:33situasi
12:34konflik
12:35dimanapun
12:35apalagi Indonesia
12:37menganggap bahwa
12:38mungkin pada saat ini
12:40Indonesia
12:41memiliki
12:42relatif memiliki
12:43keuntungan
12:44dalam bentuk
12:45hubungan baik
12:46terutama
12:47dalam hal ini
12:47Amerika dan Iran
12:48sehingga
12:49akan
12:50disayangkan
12:51apabila Indonesia
12:52tidak membuat
12:53diri kita ini
12:55available
12:55not make
12:56ourselves available
12:56ketika ada peluang
12:58untuk
13:00mencoba
13:01mempertemukan
13:01memfasilitasi
13:02perkara paket itu
13:03akan diterima
13:04apa tidak
13:04itu kan belakangan
13:04itu kan masalah
13:05kesediakan dari
13:07pihak-pihak yang terkait juga
13:09tapi again
13:09ini masalah policy
13:10di handle oleh
13:11kantor pusat dari
13:13kementerian luar negeri
13:13dari Jakarta
13:14ini akan ditindaklanjuti
13:15dari
13:16dalam negeri ya
13:18di Jakarta begitu
13:19nanti
13:20bagaimana kondisi
13:22yang terjadi
13:23saya juga tanyakan
13:24ingin tanyakan ke Pak Roy
13:25reaksi warga Iran
13:26setelah
13:27pemimpin
13:29Iran
13:30Ayatollah
13:30pemimpin tertinggi Iran
13:31Ayatollah Hamene
13:32tewas
13:33saya melihat
13:34di berita-berita begitu
13:35konon terpecah
13:37ada yang pro
13:38dengan
13:38apa namanya
13:40kematian
13:40Ayatollah
13:41ada juga yang kontra
13:42dengan
13:43kematian Ayatollah
13:44bagaimana
13:44reaksi warga Iran
13:46sejauh ini Pak Roy
13:52saya
13:54saya
13:56saya
13:56apa masih
13:58tersambung saya
13:59masih tersambung
13:59ya masih
14:00Pak Roy silahkan
14:05oke
14:07oh baik
14:08mohon maaf Pak Roy
14:09Pak Roy
14:10sepertinya ada gangguan komunikasi
14:12masih tersendat
14:14saya akan ke Mbak Tia dulu
14:15kita akan perbaiki koneksinya
14:17memang tadi Pak Roy sudah mengungkap ya
14:19di awal bahwa
14:20terdapat
14:21kesulitan jaringan komunikasi
14:23di sana
14:23di Teheran sana
14:25ketika ada gempuran
14:26yang cukup masif
14:27yang dilakukan oleh
14:28Amerika Serikat dan Israel
14:30Mbak Tia
14:31kalau
14:33melihat
14:33kondisi saat ini
14:35ini kan
14:36kondisi
14:37pemimpin tertinggi
14:38Ayatollah
14:38Al-Hamene
14:39sudah tewas
14:39Anda melihat
14:40reaksi
14:41Amerika Serikat
14:43dan juga Israel
14:44akan terus
14:44melancarkan
14:45gempuran yang
14:46tidak
14:47tidak apa
14:47tidak mengundurkan
14:48gempuran atau justru
14:49akan meredah
14:50gempurannya
14:50setelah kematian
14:51Ayatollah
14:51ini akan terus
14:53karena Iran
14:54dengan terbunuhnya
14:55pimpinan tertinggi
14:56di Iran
14:57jelas akan terus
14:58melangsungkan
14:59serangan terhadap
15:00Israel
15:01begitu ya
15:02jadi
15:02targetnya adalah
15:03pertama adalah
15:04military base
15:05Amerika Serikat
15:06di berbagai kawasan
15:08timur tengah
15:08cara bagaimana
15:10retaliation
15:10sepihak Iran
15:11kepada Amerika
15:12jadi tidak langsung
15:13ke Amerika itu
15:14tidak langsung
15:14ke area Amerika
15:15tapi ke Israel
15:17itu Iran
15:17akan langsung
15:18melancarkan serangan
15:20terutama di area
15:21Tel Aviv
15:21dan serangan
15:22Iran ini tentu
15:23akan dibalas pula
15:24oleh pihak Israel
15:25dan Amerika juga
15:26tentu akan membalas
15:27karena saya melihat
15:28ya di berbagai media
15:29itu beberapa
15:30military base
15:31Amerika Serikat
15:31di kawasan timur tengah
15:33sudah banyak yang hancur
15:34jadi artinya
15:36ini serangan
15:36akan terus berjalan
15:37begitu ya
15:38dan kita
15:39melihat bahwa
15:40ke depan
15:41memang
15:42saya melihatnya
15:43bahwa hanya
15:44Trump yang bisa
15:45menghentikan ini
15:45jika Amerika Serikat
15:47di bawah
15:47Trump Army Station
15:48cukup bisa menahan
15:50diri
15:50saya pikir
15:51ini akan selesai
15:52karena dulu juga
15:53pernah kan
15:53Iran menyerang
15:54Tel Aviv
15:55kemudian
15:55Trump memberikan
15:56statement
15:57supaya
15:57Iran men-stop
15:58Israel men-stop
16:00akhirnya mereka
16:00melakukan
16:01apa namanya
16:02seperti
16:03ceasefire
16:03begitu ya
16:04saya melihat
16:05bahwa kondisi
16:05sekarang pun
16:06demikian
16:06hanya Trump
16:07yang bisa
16:08menghentikan
16:08jika Trump itu
16:10men-stop
16:11serangan
16:11Iran terhadap
16:13Israel
16:13dan Israel juga
16:14diminta untuk
16:15men-stop dengan
16:15deal-deal tertentu
16:17saya pikir
16:17tensi ini
16:18akan menurun
16:18tapi jika Trump
16:19justru terus
16:20melancarkan serangan
16:21itu serangan
16:22serangan seperti ini
16:23akan terus
16:24naik
16:24Mas Radi
16:25baik
16:25Pak Roy
16:26sudah bisa terhubung
16:27kembali ya Pak Roy
16:29oke
16:30oke baik
16:30Pak Roy
16:31silahkan
16:32beriteruskan
16:32berita
16:34berita mengenai
16:35meninggalnya
16:36pemimpin tertinggi
16:36ayatulakam ini
16:37itu sebenarnya
16:38sudah mulai
16:39berseliweran
16:40di kalangan
16:42masyarakat
16:43Iran itu
16:44sejak
16:45tengah malam
16:46tapi
16:46memang
16:46tidak ada
16:47berita yang
16:48confirm
16:48dan dari situ
16:49memang
16:49saya tidak
16:50menyebutnya
16:50sebagai
16:51terpecah
16:52karena bagaimanapun
16:53saya pikir
16:55kita tidak pada
16:55tempatnya
16:56untuk
16:56menilai
16:57bagaimana
16:58masyarakat
16:58Iran sekarang
16:59saya hanya bisa
16:59menyampaikan
17:00bahwa memang
17:01ada beberapa
17:02reaksi yang
17:03berbeda
17:03dari beberapa
17:03kalangan
17:04mengenai
17:04pemberitaan tersebut
17:05dan yang
17:06pasti
17:06pasca jam 5
17:07pagi
17:08ketika
17:08pemerintah secara
17:09resmi
17:10menyampaikan
17:11informasi
17:12meninggalnya
17:12pemimpin tertinggi
17:14memang
17:14pemerintah secara
17:15resmi
17:16langsung
17:16menyampaikan
17:17akan ada
17:177 hari
17:18libur
17:18nasional
17:19diikuti
17:19dengan
17:1940 hari
17:20berkap
17:20nasional
17:21dan ada
17:23apa
17:25artikali
17:26ada
17:26yang saya saksikan
17:27sendiri itu
17:27banyak
17:28ada
17:28ribuan
17:29warga
17:29yang
17:30untuk
17:30yang
17:40terjadi
17:40sekarang
17:42kita masih
17:43pantau lagi
17:43mengenai
17:44what next
17:45karena saya yakin
17:45semua sedang menunggu
17:47pengumuman
17:48mengenai apa yang
17:49akan diambil
17:50oleh pemerintah
17:51Iran terkait
17:52dengan
17:52meninggalnya
17:54pemimpin tertinggi
17:54Mbak Tia
17:56implikasi
17:57kematian
17:58Ayatollah
17:58Hamenei ini
17:59apa saja
17:59terhadap
18:00stabilitas
18:00rezim Iran
18:01dan prospek
18:02negosiasi
18:02damai
18:03karena
18:03bagaimanapun
18:04keamanan kawasan
18:05juga kan harus
18:06tercapai
18:06ketika
18:07konflik ini
18:08berlangsung
18:08antara Amerika Serikat
18:09dan Iran
18:10dan juga
18:10sekarang
18:11dibumbui
18:11di CCP
18:12oleh Israel
18:12Mbak Tia
18:13Ya kalau
18:15pihak Iran
18:16segera
18:17merundingkan
18:17siapa penggantinya
18:18Ayatollah
18:19Ali Hamenei
18:19itu tidak akan
18:21lama
18:21sepertinya
18:21stabilitas
18:22domestik
18:23politik Iran
18:23akan segera
18:24membaik
18:24tapi jika
18:25sedikit lama
18:26waktunya ini
18:26diambil alih
18:27karena kan
18:27Presiden Trump
18:28sudah memberikan
18:29statement
18:29kalau misalnya
18:31mereka akan
18:31mengambil alih
18:32dan akan
18:32membuat
18:33pemimpin sendiri
18:34ala Amerika
18:35jadi ini memang
18:36harus gerak cepat
18:37bagaimana
18:38Ayatollah
18:38Ali Hamenei
18:39segera digantikan
18:40kemudian
18:40struktur-struktur lain
18:41karena memang
18:43yang terbunuh
18:43tidak hanya beliau
18:44begitu ya
18:44banyak dari
18:45pimpinan Iran
18:46itu juga harus
18:46segera digantikan
18:47sehingga
18:48establish dengan
18:49segera
18:50begitu
18:51dan mungkin
18:52ini harus
18:53dilanjutkan
18:54perundingan kembali
18:55masing-masing
18:56harus sedikit
18:57melonggarkan
18:58keinginan masing-masing
18:59begitu ya
18:59terutama dalam
19:00hal ini
19:01Amerika Serikat
19:02jangan terprovokasi
19:03karena memang
19:03Israel merasa
19:04Iran satu-satunya
19:05ancaman di kawasan
19:06kalau Amerika bisa
19:07sedikit
19:08longgar dan tidak
19:09menggubris
19:09keinginan Netanyahu
19:11saya pikir
19:11semuanya akan
19:12berjalan baik
19:13begitu
19:13antara Iran
19:14dengan
19:14deal nuklir
19:16begitu mas
19:17baik
19:17saya beranjak ke
19:19kabar penutupan
19:20Selat Hormuz
19:21oleh
19:22Garda Revolusi Iran
19:23Nevi-nya ya
19:24Nevi Garda Revolusi Iran
19:25yang kabarnya
19:26yang kabarnya sudah
19:26juga dilakukan
19:27betul begitu Pak Roy
19:28dan bagaimana
19:29dampaknya sebenarnya
19:30terhadap
19:31warga Iran sendiri
19:32yang saat ini juga
19:35mengandalkan
19:35pasokan-pasokan
19:36yang masuknya
19:37mayoritas sepertinya
19:38dari Selat Hormuz
19:39begitu
19:43begini mungkin
19:43untuk keadaan
19:44di kota-kota lain
19:45di luar kota Teheran
19:46juga mungkin
19:47saya memiliki
19:47keterbatasan informasi
19:48karena saya tidak memiliki
19:49akses langsung
19:50untuk melakukan verifikasi
19:51tapi yang pasti
19:52memang ada
19:53pengumuman resmi
19:53dari pihak pemerintah
19:55mengenai penutupan
19:56Selat Hormuz
19:56dan mereka akan
19:57mengambil langkah
19:58apapun
19:59untuk menjaga
20:01agar
20:02selat itu
20:03tetap ditutup
20:05sampai mereka
20:06mengenai
20:06kondusif untuk
20:08negaranya
20:08jadi kita berpegang
20:10pada itu saja
20:12mengenai dampak
20:14mungkin saya pikir
20:15saya tidak dalam
20:15posisi atau tidak
20:16punya luksuri
20:17untuk menyampaikan
20:19academic thinking
20:20jadi saya cuma bisa
20:21menyampaikan hal yang
20:22bersifat faktual
20:23saja dulu
20:25tapi kabar itu
20:26sudah didengar
20:27begitu ya oleh
20:29masyarakat di Iran
20:29bahwa Selat Hormuz
20:30saat ini memang
20:31sudah ditutup
20:31ada pengumuman resmi
20:32ada pengumuman resmi
20:33tapi kalau kondisi
20:35sehari-hari di sana
20:36masyarakat Iran
20:37sendiri yang Bapak
20:37ketahui
20:38setidaknya di Teheran
20:39bagaimana
20:39terlebih saat ini
20:40bulan Ramadhan
20:41sedang berbeda puasa
20:42begitu Pak
20:44sebenarnya
20:45sebelum terjadinya serangan
20:47pertama kali
20:48di Sabtu pagi
20:49itu relatif
20:51sebetulnya
20:51bisnis
20:52dan jangan lupa
20:53bahwa Sabtu dan Minggu
20:54di kami itu
20:55hari kerja ya
20:56di Iran itu
20:56hanya ketika mulai
20:58jam setengah 10 pagi
20:59hari Sabtu mulai
21:00terjadi serangan
21:00sempat terjadi
21:01kepanikan
21:02ada beberapa
21:03kemacetan
21:04di kota Teheran
21:05terutama
21:05karena orang-orang
21:06pulang kerja
21:07lebih awal
21:08untuk bergabung dengan
21:09keluarganya
21:09mencari aman di rumahnya
21:10masing-masing
21:11tapi sesudah itu
21:12relatif kota
21:13memang tenang
21:14dan kosong
21:16karena juga
21:16ada beberapa
21:17mungkin penduduk
21:18kota Teheran
21:18yang memutuskan
21:19untuk mengumusi
21:20keluar kota
21:21untuk sementara
21:21hari ini
21:22karena sudah
21:23dinyatakan
21:23sebagai
21:24hari
21:25Pak
21:31oke baik
21:34baik
21:35sepertinya
21:36komunikasi
21:37Pak Roy
21:38tersendat kembali
21:38kita akan perbaiki
21:39nanti
21:39sambungan
21:40komunikasinya
21:41saya ke Mbak Tia dulu
21:43Mbak Tia
21:44pertanyaan saya
21:45kurang lebih sama
21:45saat ini kan
21:46Ira sudah menutup
21:47Selat Hormuz
21:47dan Selat Hormuz
21:48ini jadi
21:51selat yang
21:52begitu
21:52potensial
21:54begitu
21:54krusial
21:55bagi
21:56perdagangan global
21:57terutama
21:57pasokan energi global
21:59Anda melihat
22:00dampak
22:00spesifik
22:01untuk Indonesia
22:02ke depannya
22:02bagaimana?
22:04sangat besar
22:05mas
22:05jadi sebetulnya
22:06di kawasan Timur Tengah
22:07itu ada yang disebut
22:08dengan
22:08Sikrod
22:09atau Jalus Sutra
22:10ada dua
22:10satu melalui Hormuz
22:11lagi melalui
22:12terusan Suez
22:13tapi yang paling signifikan
22:14itu melalui
22:15Hormuz
22:16jadi kalau Hormuz
22:17itu kepoleh Iran
22:18maka
22:18dampaknya luar biasa
22:20karena
22:20pasokan energi
22:21dari Timur Tengah
22:22ke arah Asia
22:23itu sekitar 80%
22:24dan ke arah Eropa
22:26itu sekitar 20%
22:27artinya
22:28memang sangat signifikan
22:29sekali
22:29jika Selat itu
22:30ditutup
22:30efeknya akan
22:31pada kenaikan
22:33harga minyak
22:34yang tentunya
22:34kalau ke Indonesia
22:35sendiri secara spesifik
22:36itu sampai ke
22:37inflasi
22:38itu yang kita
22:39khawatirkan
22:39dan khawatirnya
22:41Iran ini
22:41akan dalam jangka
22:43waktu panjang
22:44menutup Selat Hormuz
22:45untuk kepentingan
22:46nasional
22:47Iran
22:48atau nasional
22:48interesnya Iran
22:49begitu
22:49tapi sebenarnya
22:51begini mas
22:51Hormuz itu
22:52sebetulnya
22:52kerugiannya
22:53bukan hanya
22:53untuk Asia
22:54untuk South East Asia
22:55untuk Eropa
22:56tapi juga
22:57Iran sendiri
22:58kalau dalam waktu panjang
22:59menutup Selat Hormuz
23:00itu akan memberikan
23:01dampak ekonomi
23:02terhadap diri Iran
23:03sendiri
23:04oke
23:04ini yang harus juga
23:06diantisipasi
23:06begitu ya
23:07untuk Iran sendiri
23:07jangan sampai
23:08mereka juga
23:10pasokannya
23:10juga terbatas
23:11untuk masyarakatnya
23:12terakhir saya ke Pak Roy
23:14ada imbauan khusus
23:15Pak Roy
23:16dari KBRI
23:17di Teheran
23:17untuk masyarakat Indonesia
23:18yang ada di sana
23:19singkat saja Pak Roy
23:22yang pasti memang
23:23kami terus engage
23:24dengan semua WNI
23:24yang ada di Iran
23:25terakhir kali
23:26sekitar
23:27tadi malam
23:28jam 9 malam
23:28saya masih sempat
23:29melakukan virtual meeting
23:30dengan WNI
23:31yang ada di Iran
23:32sekitar 329 totalnya
23:34meskipun tadi malam
23:35tidak semua ikut
23:36tapi saya bisa
23:37mendapatkan sampel
23:38dari toko-toko masyarakat
23:39di berbagai kota
23:40sampai sekarang
23:40mereka menyatakan
23:41bahwa mereka
23:42tidak mendapatkan
23:43ancaman direct
23:44terhadap keamanan
23:45dan keselamatan dirinya
23:46dan semoga kita harapkan
23:47masih seperti itu
23:48kita akan tetap
23:49melakukan komunikasi
23:50untuk terus melakukan
23:51asesmen terbaik
23:53apa yang bisa kami lakukan
23:54terbaik
23:55untuk melindungi
23:56para WNI
23:57yang berada di
23:58wilayah Iran
23:59kami berterima kasih
24:01kami juga
24:02sangat mengapresiasi
24:03langkah-langkah yang sudah
24:04dilakukan oleh
24:05KBRI di Teheran
24:06dan warga negara Indonesia
24:09di sana
24:09juga tadi dikatakan oleh Pak Roy
24:11dalam keadaan aman
24:12sejauh ini
24:13juga bisa dijamin oleh
24:14KBRI
24:15dan tidak ada
24:16sesuatu yang mengancam
24:17dari
24:17adanya konflik
24:19antara Amerika Serikat
24:20dan Iran
24:21dan juga Israel
24:22sekali lagi terima kasih
24:23Pak Roliansah Sumirat
24:26Duta Besar
24:26Berkuasa Penuh Indonesia
24:27untuk Iran
24:28dan juga ada
24:29dosen hubungan internasional
24:30BINUS Universiti
24:31Tia Mariatul Obtia
24:32Kip Tia
24:33yang telah memberikan
24:34perspektifnya malam hari ini
24:35di Sapa Indonesia Malam
24:36terima kasih
24:37Bapak dan Ibu
24:37selamat malam
24:38sampai jumpa lagi
24:40selamat malam
24:41terima kasih
Komentar

Dianjurkan