00:00Lu pakai duit pajak, LPDP, artinya ya wajarlah itu.
00:07Saya harus mungkin menyampaikan permohonan maaf juga kepada para applicants untuk menjadi calon penerima biasiswa.
00:17Karena apa? Kami melakukan background checking terhadap Anda semuanya.
00:23Oleh lembaga-lembaga tentunya berkomentan, bukan kami.
00:29Demikian halnya, pada saat Anda, mungkin teman-teman matahari yang pernah ikut ya, tes substantifnya, Anda pasti diwawancari oleh satu
00:41psikolog dan dua dosen PhD minimal.
00:48Jadi psikolog pun harus master, minimal master.
00:52Dan Anda ditanyakan masalah tentu kemampuan akademis Anda.
00:58Ditanyakan mengenai komitmen untuk kembali berkontribusi kepada Indonesia, wawasan kebangsaan.
01:05Dan setelah itu ada namanya PK.
01:07Waktu Anda sebelum berangkat ada namanya persiapan keberangkatan.
01:10Kalau dulu dua minggu ya, mungkin Pak Bagus sekarang satu minggu itu.
01:15Dimana di situ Anda dilatih kembali terkait dengan culture change, karena Anda akan memasukkan ke budaya yang berbeda.
01:27Kemudian Anda diajarkan juga leadership dan yang proposi paling utama adalah wawasan kebangsaan.
01:34Mungkin waktu satu minggu itu akan kami koreksi kembali, kami bukan koreksi, akan kami kaji kembali apakah cukup.
01:43Tapi memang selalu ada trail off antara biaya sama manfaat.
01:48Tapi kalau dengan kasus yang seperti ini tadi, mungkin kami akan memperpanjang kali ya.
01:54Tapi akan kami kaji tenang-tenang dengan biaya komenten.
01:57Dan pada waktu melakukan penguatan wawasan kebangsaan, tentunya yang melakukan bukan kami, adalah lembaga yang kompeten di situ.
02:06Jadi artinya ada yang berlapis tadi, terkait dengan yang 36 saat ini sedang melakukan pendalaman.
02:13Tentunya tadi kita melihat secara proporsional, melihat konteksnya juga.
02:19Kalau konteksnya tadi, kalau dia misalnya sekarang lagi kerja ya, di misalnya laptop dunia gitu, laboratorium yang menghasilkan mungkin vaksin
02:28atau apa gitu.
02:30Kita minta izin ke kita, dan kita minta lagi komitmennya.
02:35Karena kalau dia keluar dari situ, belum tentu kita ada anak Indonesia yang bisa masuk ke situ loh.
02:41Jadi, sekali lagi konteksnya.
02:42Tapi kalau tidak ada komitmen ya, langsung kita sanksi pasti itu.
02:48Jadi, sekali lagi kami melepaskan dari urusan individu, urusan keluarga ya.
02:54Ini adalah kami menjaga amanah, maka kami biasanya black and white saja.
03:01Tapi sekali lagi ya, konteksnya terlalu kemuliaan.
03:03Karena kita paham tentang pentingnya kita mendapatkan akses di yang tadi loh, perkembangan teknologi, apalagi teknologi frontier yang belum banyak
03:15berkembang di Indonesia.
03:17Mungkin itu ya, Mbak Afi, Mbak Dimas, masalah.
03:22Kalau uang kembali kan sedang kita hitung, ya.
03:24Sedang kita hitung.
03:26Karena apa?
03:29Contoh yang bersangkutan kan, ya kita ada dananya, kita ada hitung-hitungannya.
03:33Kan itu kan mulai tahun 2015 ya?
03:3615-16 yang salah ya.
03:38Kemudian setelah itu dia lanjutkan SDG dari 2017 sampai 2021.
03:43Itu sedang kami hitung, ya.
03:47Nanti akan, pasti, ya.
03:50Nanti itu kan menjadi public domain nanti pasti kita umumkan.
03:53Dan tadi kami juga lagi, selagi memikirkan ini, teman-teman ini, awas juga teman-teman alumni itu.
03:58Kami selagi memikirkan juga, mempertimbangkan untuk menaruh teman-teman nama anak-anak yang tidak patuh itu,
04:06di dalam website-nya RPDP.
04:07Ini lagi kami pikirkan tuh.
04:11Aku nggak mau katakan nemeng dan semeng loh ya.
04:13Tapi, sekali lagi ini kan, lu pakai duit pajak.
04:17Iya kan?
04:18RPDP.
04:20Artinya, ya wajarlah itu.
04:23Wajarlah.
04:24Jadi, ini lagi kita pertimbangkan.
04:26Jadi, banyak sekali sedang kami lakukan saat ini.
04:29Ini sekali lagi memberikan momentum bagi kami untuk melakukan perbaikan.
04:33Dan sekali lagi terima kasih kepada semuanya yang sangat-sangat peduli terhadap
04:39pengembangan SDM Indonesia yang harus kita bersempat.
04:44Oke.
04:49Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
04:52Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih menjeraikan.
04:55Taksikat Kompas Pagi di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
05:00Terima kasih.
05:03Terima kasih.
Komentar