00:00Intro
00:06Masih di satu menjadi forum Prof. Sulis masih punya harapan harus dong
00:11Tapi apa kira-kira yang harus didengar oleh Polri dari sisi akademisi?
00:18Sebenarnya dari cerita-cerita muram itu ada best practices dari dalam tubuh kepolisian sendiri
00:24Yaitu bagaimana para polwan ini
00:26Menurut penelitiannya kemitraan
00:29Masyarakat itu lebih suka polwan
00:31Lebih suka polwan
00:32Karena punya keunikan sendiri di dalam menangani kasus-kasus
00:36Mereka tidak usah melakukan kekerasan terhadap penjahat
00:41Dengan nurani keibuannya para penjahatnya itu bisa sampai nangis mengaku gitu
00:46Lalu juga polwan itu punya kehususan misalnya di Bengkulu menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga
00:58Tidak usah harus diproses dulu
01:02Dibuatin perjanjian si istri kalau suaminya memukul dia langsung nunjuk-nunjuk ke perjanjian itu ditempel di pintunya gitu-gitu
01:10Jadi banyak sekali inisiatif dari para polwan
01:13Dan tetapi polwan itu mengalami bias-bias gender di dalam sejak dari rekrutmen
01:21Ada berapa ribu polisi dibutuhkan polwannya cuma sedikit dengan alasan kapasitas asramanya gitu ya
01:29Lalu polwan itu dari pelitian mahasiswa saya sendiri ditempatkan banyak di bagian-bagian administrasi
01:37Food and beverages dengan anggapan bahwa mereka tidak bisa melakukan tugas-tugas polisionil
01:43Padahal tidak ada buktinya bahwa mereka tidak bisa gitu
01:45Oke, oke Prof. Jadi saya ikut mendoakan semoga kelak akan ada kapoli perempuan gitu
01:52Prof. Muradi
01:55Masih ada jalan? Masih ada untuk bisa mengembalikan?
02:00Kita kalau kita range 1 sampai 10 ya
02:03Polisi kita itu tidak lebih buruk ya
02:06Banyak yang lebih buruk dari itu
02:08Oh ya?
02:08Ya kita range-nya ada 6-7 lah
02:106-7?
02:11Dari skala 1 sampai 10
02:13Masih bisa berlebih baik
02:15Nah banyak yang mungkin di bawah itu
02:18Ada 5, 4 dan sebagainya
02:19Artinya memang saya untuk konteks isu yang tema hari ini saya kira ada 2 hal mas
02:25Pertama pertimbangan betul misalnya soal dropping untuk Kapolres itu juga melibatkan Kapolda
02:31Artinya kalau bisa beliau merekomendasikan supaya ada bonding di situ
02:38Karena selama ini Kapolres dengan Kapolda, Kapolres itu bisa jari ke atas
02:43Karena yang ngedrop mereka jadi Kapolres itu bukan Kapolda
02:46Tapi ASDM dan sebagainya sebagainya
02:48Itu paling pertama
02:49Yang kedua tadi soal keteladanan
02:52Saya kira saya setuju
02:55Hanya memang kita melihat kasus dual itu 2 hal yang berbeda
02:58Dual itu memang karakter Bremob itu ya begitu
03:01Para militer
03:01Memang yang paling penting bagaimana kemudian mereka bisa
03:04Artinya Anda setuju kalau Bremob itu ditarik dari usaha-usaha ke masyarakat?
03:07Sudah begitu sebenarnya
03:09Kalau kita melihat karena kalaupun kita bisa manajemen keramaian ya
03:14Korot manajemen itu Bremob itu udah lapis yang keempat
03:16Jadi kan sekarang sudah ada beberapa penyelenggara sampai penyelenggara itu udah yang keempat
03:22Itu pun yang terjadi itu adalah dia ada di seharusnya kan di wilayah
03:25Iya dia kan ada di Satrian itu Pak
03:27Satrian itu ada komplek-komplek Bremob yang agak terpisah memang
03:30Karena dia ada banyak hal ya
03:32Artinya sebenarnya saya memahami betul
03:35Tapi tadi bahwa perlu ada penegasan sikap dari pimpinan saya kira penting
03:40Kenapa? Karena tadi karena konteks untuk menjaga memberikan stimulasi mereka lebih baik
03:46Itu saya kira tanggung jawab pimpinan
03:48Karena sampaikan tadi teman-teman komunas bahwa pimpinan dalam konteks polisi itu
03:54Itu menjadi subkultur
03:55Sesuatu yang membentuk karakteristik dan perilaku dan termasuk juga kinerja begitu
04:01Pak Yusuf, komplek masih semangat
04:07Yang tadi dibilang tidak powerful tapi kemudian publik berharap bahwa ada perbaikan juga salah satu jadi komplek
04:13Kami terus bekerja tentu membantu presiden dan kami juga selalu memberikan saran dan masukan
04:19Nah untuk saat ini yang paling penting keyakinan publik itu yang harus diberikan
04:27Nah ini jangka pendek semua pimpinan poli itu memberikan keyakinan itu
04:31Setidaknya seluruh polda, seluruh polres merespon setiap ada peristiwa seperti ini
04:39Kadang-kadang ini kan seolah-olah nggak nyambung gitu kan
04:41Yang disini terjadi seolah-olah disana cuek-cuek aja gitu
04:46Oleh karena itu seluruh polda, polres, kapolsek menunjukkan komitmen dan konsistensi jangka pendeknya
04:55Bahwa peristiwa yang ada di tual itu kami yakinkan tidak terjadi
05:00Dan tidak terulang lagi
05:02Tidak terulang lagi
05:03Pimpinan ini sangat penting karena anggota itu kalau kita tanya selalu arahan pimpinan
05:07Selalu arahan pimpinan
05:08Maka peran pimpinan untuk memastikan jangka pendek
05:12Kepercayaan masyarakat
05:14Pulih, keyakinan masyarakat bangkit kembali
05:16Yang kita harapkan masyarakat itu kami dari komponas
05:19Tidak membenci polisi
05:21Tapi merindukan polisi yang pengayom, pelindung dan pelayan
05:24Oke, terima kasih Pak Yusuf
05:26Pak Arianto
05:27Check and balances
05:29Pak Arianto
05:32Supaya publik masih punya harapan
05:34Supaya publik masih boleh mencintai polisi
05:39Saya ingin sampaikan ya
05:40Saya ini 14 tahun di lingkungan Kapolri Pak
05:44Sebagai sepah pahlawi maupun penasihat pahlawi
05:47Setiap Kapolri itu pasti begitu naik itu Pak
05:50Beliau pasti melihat
05:52Wah polisi dalam keadaan buruk maka saya akan perbaiki
05:54Semuanya gitu kan
05:56Semua semangatnya tinggi gitu Pak
05:57Nah sekarang kalau kebetulan Pak Asyikit ini
06:00Kebetulan ketiban sampur
06:02Karena apa? Ada peristiwa kemarin 28 Agustus itu
06:06Sehingga itu dianggap polisi terpuruk
06:08Dengan ada 9 poin tuntutan untuk perubahan itu
06:12Makanya itu kemarin
06:14Padahal Pak itu sudah mengatakan pakai presisi kan
06:16Presisi itu kan sesuatu yang ideal gitu ya
06:18Tapi kenyataannya kayak gitu
06:20Kemarin dengan ada 9 tuntutan itu
06:22Sudah bikin crash program
06:24Maksudnya untuk merbaiki yang 9 itu
06:26Pelayanan
06:27Sayangnya Pak getaran daripada perubahan ini
06:31Baru dari pusat
06:32Pak Kapolri kemarin mimpin di ikrar
06:34Mau jadi
06:35Ini ikrannya begini Pak
06:36Saya akan
06:37Kami akan menjadi
06:39Apa
06:39Abdi utama gitu
06:41Tapi kan ikrar itu hanya di pusat
06:43Di bawah
06:44Enggak tahu Pak
06:45Hanya jargon berhenti di pimpinan
06:46Terbukti dengan itu
06:47Makanya kalau saya sih menyarankannya
06:49Gebrakan itu harus sampai ke bawah
06:51Dan kemudian pengawasan
06:53Kalau sekarang ini untuk merubah yang ini
06:55Ini menurut saya sih
06:57Lebih mudah sebetulnya
06:58Karena yang di lapangan itu
07:00Yang harus diubah dengan cepat
07:01Cepat
07:02Disertai dengan keteladanan dari pimpinan
07:04Caranya banyak Pak
07:05Caranya nomor satu
07:06Keterladanan
07:07Singkat aja
07:07Pengawasan yang ketat
07:10Pertindakan yang betul-betul
07:12Memlindungi efek deteran
07:14Dan impunitas itu tidak ada
07:16Dan terakhir untuk menjamin masyarakat percaya
07:18Bahwa polisi itu mau baik
07:19Saya menyarankan
07:21Diterapkanlah
07:22Pakta integritas
07:23Di setiap kesatuan wilayah
07:24Bunyinya gini
07:25Saya diangkat jadi
07:27Pimpinan sini
07:28Kalau tiga bulan ini tidak lebih baik
07:32Terima kasih Pak Arianto
07:34Terima kasih Prof. Sulis
07:35Terima kasih Prof. Muladi
07:36Terima kasih Pak Yusuf
07:37Semoga polisi lebih baik lagi
07:39Tugas utama kepolisian adalah
07:41Menjaga ketertiban dan keamanan
07:43Serta penegakan hukum
07:44Reformasi berjilid-jilid
07:46Tidak ada artinya
07:47Jika ketegasan negara tak kunjung tersedia
07:50Kepolisian adalah alat negara
07:52Maka harus jauh dari tercelah
07:54Demikian satu meja The Forum malam ini
07:57Terima kasih dan sampai jumpa
08:08Terima kasih telah menonton
08:29Terima kasih telah menonton
08:30Terima kasih.
Komentar