Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SUKABUMI, KOMPAS.TV - NS, bocah yang diduga menjadi korban penganiayaan di Sukabumi meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Sebelum meninggal dunia, bocah malang ini sempat membuat pengakuan kepada kerabat yang menemaninya kalau ia dipaksa minum air panas oleh ibu tirinya.

Usai kejadian, ibu kandung korban, Lisnawati melaporkan ayah kandung korban dan ibu tiri ke polisi.

Lisnawati melaporkan ayah korban atas dugaan pembiaran anak. Lisnawati meminta keadilan untuk sang anak karena melihat banyak kejanggalan atas kematian korban.

Atas peristiwa ini Komisi Perlindungan Anak Indonesia terus mengumpulkan bukti terkait kasus meninggalnya NS di Sukabumi yang diduga dianiaya ibu tirinya.

Dari hasil penyelidikan sementara, KPAI menemukan sejumlah fakta, yaitu adanya pembiaran perlakuan kekerasan yang kerap dialami korban.

Saat ini polisi sudah menetapkan ibu tiri korban sebagai tersangka, namun polisi masih terus menyelidiki motif penganiayaan yang dilakukan ibu tiri kepada korban.

Baca Juga Ibu Tiri Penganiaya Anak Jadi Tersangka, Polisi: Kekerasan pada Korban Sejak 2023 | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/653027/ibu-tiri-penganiaya-anak-jadi-tersangka-polisi-kekerasan-pada-korban-sejak-2023-sapa-malam

#ibutiri #anaktewas #sukabumi

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/653030/bocah-tewas-dianiaya-di-sukabumi-ibu-kandung-laporkan-mantan-suami-dan-ibu-tiri-kompas-petang
Transkrip
00:00Selamat menikmati.
00:16Yang luka lece, luka lembab, ada luka yang sudah sedikit menering, kemudian ada luka yang terkesan melepuh seperti luka bakar.
00:28NS, bocah yang diduga menjadi korban penganiayaan di Sukabumi, meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
00:37Sebelum meninggal dunia, bocah malang ini sempat membuat pengakuan kepada kerabat yang menemaninya.
00:43Kalau ia dipaksa, minum air panas oleh ibu tirinya.
00:49Usai kejadian, ibu kandung korban Lisna Wati melaporkan ayah kandung korban dan ibu tiri ke polisi.
00:56Lisna Wati melaporkan ayah korban atas dugaan pembiaran anak.
01:00Lisna meminta keadilan untuk sang anak karena melihat banyak kejanggalan atas kematian korban.
01:08Terakhir komunikasi, 7-4 tahun yang lalu enggak ada komunikasi sama sekali.
01:14Enggak sama sekali, alasannya apa katanya, bu?
01:17Alasannya emang dibatas-batasi sama ayah.
01:20Kirinya kan sakit ya, benar enggak, bu? Sakit apa, darah, apa gitu.
01:23Likimia?
01:25Kata ibu tirinya, ma.
01:26Menurut saya ada kejanggalan.
01:29Melapor sebagai korban yang telah kehilangan anaknya.
01:33Jadi, patut diduga adanya kelalaian dan pembiaran di sini.
01:37Maka klien kami menguasakan kepada kami untuk melapor saudara AS.
01:44A.S.
01:45Saudara AS.
01:46Atas peristiwa ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia terus mengumpulkan bukti
01:51terkait kasus meninggalnya NS di Sukabumi yang diduga dianiaya ibu tirinya.
01:56Dari hasil penyelidikan sementara, KPAI menemukan sejumlah fakta,
02:02yaitu adanya pembiaran perlakuan kekerasan yang kerap dialami korban.
02:07Tapi karena pelakunya ibu, ini sekuat apa sih ibu ini?
02:13Sehingga anak tidak berani untuk melawan, untuk istilahnya membela diri.
02:19Nah, itulah yang menjadi kejanggalan di dalam kasus ini.
02:22Nah, yang kedua, di dalam keluarga itu kan ada ayah, kemudian ada kakak sambung ya.
02:30Ini kan seharusnya bisa melindungi anak ini.
02:36Atau kalau pun tidak bisa mencegah lah.
02:39Tapi ternyata kejadian berulang.
02:43Saat ini, polisi sudah menetapkan ibu tiri korban sebagai tersangka.
02:47Namun, polisi masih terus menyeldiki motif penganiayaan yang dilakukan ibu tiri kepada korban.
Komentar

Dianjurkan