JAKARTA, KOMPAS.TV Ketua BEM UGM, Tiyo Ardiyanto, mengungkapkan dirinya menjadi sasaran teror.
Tiyo mengaku mendapat teror usai menyuarakan isu anak bunuh diri di NTT hingga mengkritisi kebijakan pemerintah terkait program makan bergizi gratis.
"Saya mendapat pesan dari nomor tidak dikenal yang mengancam mau menculik. Apa yang saya suarakan di berbagai media mungkin ada yang tersinggung. Saya dan BEM UGM tidak akan takut apalagi gentar," ujar Ketua BEM UGM, Tiyo Ardiyanto, dikutip dari Kompas.com pada Jumat (13/2/2026).
Menanggapi hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyebut pihak Istana tak mengetahui asal teror yang diterima Ketua BEM UGM itu.
"Kalau teror kita tidak tahu siapa yang meneror, Tapi kalau berkenaan dengan apa yang disampaikan karena kebetulan kami juga lulusan dari UGM. Dulu juga pernah aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa. Menyampaikan kritik atau masukan itu selalu saya kami sampaikan bahwa itu sah-sah saja," ujar Mensesneg, Prasetyo Hadi pada Rabu, (18/2/2026).
Menyikapi teror yang dialami Tiyo, UGM mengatakan akan memberikan perlindungan.
Baca Juga Keracunan MBG di Muaro Jambi karena Kontaminasi Bakteri, Sanksi Pelanggaran Diputuskan oleh BGN di https://www.kompas.tv/regional/651765/keracunan-mbg-di-muaro-jambi-karena-kontaminasi-bakteri-sanksi-pelanggaran-diputuskan-oleh-bgn
#ugm #bemugm #istana #teror
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652730/ketua-bem-ugm-dapat-teror-buntut-kritik-pemerintah-istana-buka-suara
Komentar