00:03Intro
00:05Mendagri sekaligus ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera Tito Karnavian
00:12melaporkan 29 desa hilang akibat banjir bandang dan longsor yang melanda 3 provinsi di Sumatera pada November 2025 lalu.
00:20Pemerintah masih mengkaji relokasi bagi warga kampung yang terdampak.
00:26Tito menjelaskan sebanyak 21 desa hilang dan di 4 kabupaten kota di Provinsi Aceh
00:34sementara di Sumatera Utara total ada 8 desa hilang tersebar di 2 kabupaten.
00:40Tito bilang pemerintah masih mempertimbangkan opsi membangun kembali desa yang hilang tersebut
00:46atau dihilangkan dari sistem administrasi pemerintahan.
00:54Jadi ada desa yang hilang 29 karena terbawa longsor atau terkena banjir.
01:00Di Aceh paling banyak yaitu 21 desa gampung yang hilang.
01:05Di Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Gayo Luas.
01:10Sumatera Utara ada 8 desa yang hilang khususnya di Tapsel dan Tapoli Tengah.
01:16Nama-nama desa juga ada di sana.
01:18Dan di Sumatera Barat alhamdulillah tidak ada desa yang hilang.
01:21Ini juga perlu penyelesaian, relokasi, dan juga administrasi pemerintahan desa nantinya.
01:30Karena desa yang hilang itu nanti apa kita akan bangun kembali atau dihilangkan dalam administrasi pemerintahan.
01:39Saudara hampir 3 bulan pasca bencana banjir dan longsor di Sumatera.
01:43Masih banyak warga yang tinggal di tenda-tenda pengungsian.
01:48Banyak juga warga yang masih berjuang membersihkan rumah mereka dari sisa lumpur.
01:53DPR mendorong percepatan pemulihan dampak bencana Sumatera bisa selesai sebelum lebaran.
01:58Kita bahas bersama Wakil Ketua DPR RI yang telah bergabung malam hari ini, Saan Mustafa.
02:03Selamat malam, Kang Saan.
02:07Selamat malam.
02:08Baik.
02:09Meragui.
02:10Baik, Kang Saan.
02:11Tadi sudah rapat ya dengan Mendagri, sedangkan dengan Pak Tito.
02:14Dan Pak Tito menyebut, seperti berita yang tadi saya sampaikan juga,
02:19ada 29 desa yang hilang akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera yang lalu ini.
02:22Gimana menurut Kang Saan penanganan terhadap warga di desa yang hilang ini, sejauh ini, Kang Saan?
02:33Ya, tadi kita bahas seharap Satgas Percepatan dan Pasca Bencana dengan Satgas dari pemerintah.
02:56Ya, Kang Saan mohon maaf, suaranya terputus-putus.
03:00Ini kami coba untuk perbaiki sambungan komunikasi dengan Kang Saan.
03:06Terputus-putus dan cenderung hilang tadi.
03:08Dan seperti informasi yang disampaikan tadi bahwa hari ini sebenarnya DPR memang sudah,
03:15pimpinan DPR ya, sudah bertemu ataupun sudah menerima laporan dari Menteri Dalam Negeri
03:23yang juga secara khusus mengetuai Satgas Bencana di Sumatera,
03:30termasuk pemulihan bencana di Sumatera yang terjadi pada November tahun lalu.
03:37Dan sejauh ini disebutkan ada 29 desa yang hilang di Sumatera,
03:44mulai dari Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
03:47Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR ini juga mendorong pembangunan hunian sementara
03:53atau huntara untuk korban bencana Sumatera.
03:56Dapat selesai sebelum lembaran nanti.
03:59Dan hal ini menjadi salah satu kesepakatan antara DPR
04:02dengan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Sumatera Pemerintah.
04:10Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR ini juga mendorong Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Sumatera Pemerintah
04:24untuk melanjutkan validasi data rumah rusak yang belum selesai.
04:29Sembilan, Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR ini juga mendorong Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Sumatera
04:43Pemerintah
04:43untuk menargetkan penyelesaian pembangunan hunian sementara, huntara, dan hunian tetap, huntap, di wilayah bencana sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.
05:00Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera Tito Karnavian mengungkap ada bantuan dari Diaspora Aceh
05:09untuk korban bencana Sumatera berupa bahan pangan hingga pakaian baru.
05:13Namun bantuan bernilai miliaran rupiah itu masih tertahan izin dari pihak Beacukai.
05:21Ada minyak goreng 3.000 liter senilai 1 miliar, gula pasir sekitar 50 juta rupiah, air mineral 672 juta rupiah,
05:35halaman 66-nya.
05:36Makanan siap saji ada 5.000 dos, ini 1 miliar.
05:41Yang banyak adalah pakaian baru.
05:44Pakaian baru 3.000 karung 126 miliar.
05:49Al-Quran seginilai 1 miliar.
05:53Ada kloset toilet 4,8 miliar.
05:57Nah ini yang mereka mohon bisa dikirimkan ke pelabuhan di Lok Semawe dari Port Klang.
06:05Barangnya sekarang sudah ada di Port Klang.
06:07Namun kami sudah mengurangi surat kepada Dijian Beacukai, Kementerian Keuangan.
06:14Intinya adalah untuk minyak goreng dan gula pasir ini kita perlu ada surat dari Kementerian Tenis yaitu Menteri Pertanian.
06:26Dari Beacukai mempertanyakan mengenai masalah pakaian baru.
06:31Pakaian baru ini nilainya cukup tinggi.
06:343.000 karung bukan pakaian bekas.
06:37Tapi 166 miliar nanti bisa dicek sama-sama dengan biacukai di Pelabuhan Mekrung, Kekeh, di Lokota Lok Semawe.
06:48Jadi kami mohon dengan segala hormat dari pembinaan IPR untuk menjaga hubungan baik di keluarga.
06:55Ya berdasarkan data terkini hari ini ada pengungsi yang tersisa sebanyak 12.994 jiwa.
07:04Ini di antaranya 12.144 jiwa ada di Provinsi Aceh dan 850 lainnya ada di Provinsi Sumatera Utara.
07:16Sementara untuk Sumatera Barat kabarnya sudah mendekati nol.
07:20Meskipun masih ada warga yang masih mondar-mandir ya dari pengungsian ke rumahnya untuk sekedar membersihkan sisa-sisa ataupun puing
07:30-puing harta benda mereka yang masih bisa diselamatkan dan juga lumpur, material lumpur yang masih berada di rumah mereka dibersihkan
07:39juga.
07:42Ya kita akan sampai kembali Wakil Ketua DPR, Soan Mustafa yang akan juga menjelaskan bahasan yang dibicarakan dengan Mendagri tadi
07:51siang.
07:52Selamat malam, Kang Saan. Sudah bisa mendengar suara saya ya?
07:56Selamat malam.
07:56Oke.
07:58Baik, baik, baik.
07:59Ya bisa dilanjutkan kembali tadi penjelasannya, Kang Saan, bahwa hasil yang sudah didapatkan dari pembicaraan dengan Pak Tito tadi siang
08:07bagaimana?
08:07Ya pertama terkait dengan menghadapi ya bulan Ramadan dan nanti hari raya Idul Fitri, kita tadi sudah sepakat bahwa mereka
08:20yang masih ada di tenda pengungsian yang jumlahnya hampir 12 ribuan lebih ya, terutama di Aceh, itu bisa masuk di
08:31hun yang sementara atau huntara itu sebelum hari raya Idul Fitri.
08:36Jadi mereka sudah bisa masuk ke huntara itu yang kita sepakati secara bersama-sama dan tadi dari Satgas Pemulihan dan
08:51Rekonstruksi Pasca Bencana juga mereka menyanggupi untuk melakukan itu.
08:57Ini yang pertama yang memang menjadi fokus perhatian kita semua.
09:04Dan juga terkait dengan soal bantuan-bantuan yang terkait dengan kehidupan mereka secara langsung.
09:12Jadi itu juga kita meminta untuk segera diselesaikan.
09:19Ya terutama jelang Ramadan ini ya Kang ya?
09:20Ya jelang Ramadan ini kita minta diselesaikan semua dan kementerian sosial tadi ada menteri sosial dan juga dari menteri keuangan,
09:33Satgas sendiri, BNPB, mereka sudah juga.
09:42Ya kembali mengalami kendala komunikasi kami dengan Wakil Ketua DPR RI Saan Mustafa.
09:48Namun tadi dijelaskan oleh Pak Saan, Pak Saan tadi sudah menjelaskan bahwa saat ini huntara terus dikebut dan ditargetkan atau
10:00DPR juga meminta pemerintah bisa menyelesaikan hunian sementara ini untuk para pengungsi.
10:06Jadi itu selambatnya pada lebaran sehingga mereka semua yang berada di Sumatera terutama yang merayakan lebaran gitu ya, yang merayakan
10:16hari raya Idul Fitri ini dapat bisa berkumpul dengan keluarga mereka meskipun di huntara namun huntara ini jauh lebih layak
10:26dibandingkan dengan kondisi di pengungsian yang mereka alami selama ini.
10:30Terutama sekarang juga menghadapi bulan Ramadan tentu saja akan kesulitan untuk beribadah maupun juga untuk berbuka puasa ataupun juga untuk
10:42sahur.
10:43Ini yang harus pertama kali dipercepat gitu ya pemberian bantuannya terutama untuk kebutuhan-kebutuhan mereka di pengungsian untuk beribadah dan
10:53juga berbuka puasa dan melaksanakan sahur.
10:56Kita akan jadah sejenak saudara, kami akan kembali untuk membicarakan hal ini dengan Wakil Ketua DPR Saan Mustafa di Sapa
11:04Indonesia Matam Susat lagi.
11:05Tetap lapis semuanya.
11:13Kita lanjutkan perbincangan dengan Wakil Ketua DPR RI Saan Mustafa.
11:17Tadi Kang Saan sudah mengatakan bahwa kalau untuk huntara ini DPR sudah clear begitu ya, huntara ini harus lebaran selesai
11:24pembangunannya dan semua pengungsi dapat mengungsi atau menempati huntara.
11:30Tapi yang jadi tekanan juga tadi soal kebutuhan hidup para pengungsi yang kini ditinggal di pengungsian di masa Ramadan ini.
11:38Apa yang bisa ditekankan kepada pemerintah?
11:41Kang Saan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup para pengungsi pada bulan Ramadan ini?
11:45Ya, tadi juga sudah disepakati antara DPR dan pemerintah ya terkait dengan soal kebutuhan sehari-hari mereka yang terdampak terutama
11:57yang ada di pengungsian maupun yang di huntara maupun yang ada di punian tetap.
12:06Kebutuhan mereka sehari-hari seperti logistik ya, baik untuk kebutuhan primer mereka dari mulai kebutuhan sembako, peralatan rumah tangga dan
12:20sebagainya dan juga lauk pauk ya dalam bentuk dana tunai.
12:25Tadi juga sudah kita sepakati untuk segera disalurkan.
12:29Bahkan sekarang sudah ada yang juga sudah disalurkan kepada mereka yang terdampak dan mereka yang berhak untuk mendapatkannya.
12:40Jadi itu juga sudah kita bahas dan sudah kita sepakati dan sudah berproses dan terus berproses ya terkait dengan soal
12:49penyaluran bantuan langsungnya kepada masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
12:56Jadi itu pun sekali lagi, itu pun sudah kita putuskan secara bersama-sama dan ini sudah berjalan.
13:03Oke.
13:06Termasuk
13:07Ya silahkan Kak.
13:10Ya termasuk yang lain-lain termasuk misalnya terkait dengan soal TKD ya.
13:15transfer ke daerah di tiga provinsi dan seluruh kabupaten kota yang terdampak itu juga untuk tidak ada pemotongan dan itu
13:29disalurkan secara utuh.
13:32Jadi ada sekitar 10 triliun lebih itu juga akan disalurkan paling lambat tanggal 28 Februari ini.
13:39Nah jadi itu sudah sehingga daerah juga sudah bisa melakukan berbagai upaya pemulihan dan pembangunan terhadap daerah yang terkena dampak
13:50bencana.
13:51Ya.
13:52Kuntara ini kan targetnya 16.688 unit ya.
13:56Di Aceh targetnya 14.967 di Sumatera Utara 993 dan sumber 728.
14:02Nah dari perbincangan dengan pemerintah singkat saja Kang ini optimisme pemerintah untuk menyelesaikan ini pada saat lebaran karena memang kebutuhannya
14:11lebaran harus benar-benar sudah rampung untara ini.
14:13Bagaimana optimisme pemerintah yang Anda tangkap?
14:16Pasan.
14:16Kita tahu dari hasil rapat tadi ya pemerintah optimis itu bisa diselesaikan sebelum hari raya Idul Fitri.
14:25Oke.
14:26Karena memang masih menyisakan sekitar 12 ribuan ya.
14:2912 ribuan apa masyarakat yang masih mengungsi ya ada di pengungsian.
14:35Jadi ini sudah menjadi komitmen bersama untuk diselesaikan sesegera mungkin.
14:42Oke.
14:42Baik.
14:43Terima kasih Kang Saan waktunya sudah berbincang bersama kami dan memberikan informasi tadi sudah rapat bersama 8 menteri ya di
14:50DPR untuk mengkoordinasikan juga penyelesaian masalah-masalah pasca bencana yang ada di Sumatera termasuk huntara yang paling krusial dan juga
14:58pemenuhan kebutuhan hidup bagi masyarakat di Sumatera di bulan Ramadan.
15:02Terima kasih Wakil Ketua DPR RI San Mustafa telah berbagi informasi yang disampai Indonesia Malam.
15:07Sampai jumpa lagi Kang.
Komentar