00:01Saudara, hari ini umat katolik di seluruh dunia melaksanakan Misa Rabu-Abu yang menandai mulainya masa Prapaskah.
00:08Di Gereja Katedral Jakarta, umat katolik mengikuti 4 sesi Misa Rabu, yaitu pada pukul 6 pagi, pukul 12, pukul 16
00:17.30, dan pukul 19.00 nanti malam.
00:22Dalam Misa Rabu-Abu, umat menerima Abu didahi sebagai simbol pertobatan.
00:27Masa Prapaskah berlangsung selama 40 hari yang diisi dengan berpantang dan berpuasa, hidup sederhana, bersedekah, serta memperbanyak doa.
00:37Tahun ini Kuskupan Agung Jakarta meminta umat untuk melakukan pertobatan ekologis mengingat bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di
00:45Indonesia.
00:46Aksi pertobatan ekologis bisa dilakukan dengan mengurangi penggunaan plastik hingga tidak menyisakan makanan.
00:53Masa Prapaskah akan berakhir pada perayaan Paskah 5 April 2026 yang juga menjadi salah satu hari raya umat Kristiani dan
01:02hari libur nasional.
01:05Jadi Rabu-Abu ini umat bisa langsung walk in, datang merayakan Ekaristi Rabu-Abu, mengawali masa Prapaskah, masa pantang dan
01:14puasa.
01:14Jadi silakan datang umat untuk merayakan Ekaristi, khususnya mereka yang bekerja di seputaran Jakarta Pusat.
01:21Bahwa kita memasuki masa Prapaskah, masa pantang dan puasa, momen di mana kita diajak untuk memperbarui diri, mendekatkan diri pada
01:31Tuhan, melalui mati raga, olah batin, olah fisik.
01:36Dan akhirnya apa yang tidak kita konsumsi, apa yang tidak kita gunakan, kita berikan kepada orang lain.
01:42Jadi ada aksi solidaritas juga.
01:45Secara khusus di Kurskupan Agung Jakarta, tempat di mana katedral ini berada di dalam lingkup wilayah kerejawi Kurskupan Agung Jakarta,
01:54sebagaimana diungkapkan oleh Bapak Kurskup Ignatius Kardinal Soehario, yang mau kita fokuskan pada tahun ini adalah pertobatan ekologis.
02:03Maka mudah-mudahan di masa Prapaskah ini kita semakin mendekatkan diri pada Tuhan, melalui rasa hormat kepada Ibu Bumi dan
02:12kepada alam ciptaan.
02:14Terkait dengan berlangsungnya Misa Rabu Abu di Katedral Jakarta, kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV di Putu Trisnanda dan
02:21Juru Kamera Septa Yoga.
02:22Selamat siang Putu, bagaimana berlangsungnya Misa Rabu Abu yang hari ini berlangsung pukul 12 siang?
02:32Ya selamat siang Bela dan juga Saudara, hari ini Misa kedua, ya ini pada pukul 12.00 waktu Indonesia bagian
02:39Barat sedang berlangsung,
02:40di mana Misa siang hari ini dipimpin oleh Romo Hani Rudi Hartoko, yang tadi memulai Misa tepat pada pukul 12
02:48.00 waktu Indonesia bagian Barat,
02:50dan juga diikuti oleh ratusan umat katolik di Gereja Katedral Jakarta.
02:57Di mana kalau kita lihat suasananya tadi begitu hikmat, kemudian juga seluruh kursi-kursi yang ada di dalam area Gereja
03:04Katedral ini sudah terisi secara penuh.
03:07Memang berbeda dengan perayaan Natal ataupun juga nanti di hari Raya Pasca,
03:12begitu ya pada April 2026 tidak ada registrasi yang harus dilakukan terlebih dahulu,
03:17jadi umat bisa langsung datang ke Gereja Katedral Jakarta dan ketika misalnya ada kursi yang kosong,
03:23ini bisa mengikuti jalannya Misa, di mana pada Misa kali ini ini digelar 4 kali,
03:28Bela dan juga Saudara yaitu pada pukul 6 pagi, kemudian sekarang yang sedang berlangsung pada pukul 12.00 waktu Indonesia
03:35bagian Barat,
03:36dan masih ada dua Misa lagi yang bisa diikuti di Gereja Katedral Jakarta,
03:40yaitu pada pukul 16.30 waktu Indonesia bagian Barat dan pada pukul 19.00 waktu Indonesia bagian Barat.
03:48Ini digelar secara offline dan juga online untuk Misa pada sore hari,
03:52jadi untuk umat katolik yang berada di Jakarta khususnya yang berada di sekitar Jakarta Pusat,
03:58ini dipersilahkan untuk melaksanakan Misa di Gereja Katedral Jakarta.
04:02Tadi juga yang disampaikan begitu ya, Bela dan juga Saudara,
04:07bahwa ini merupakan momentum yang cukup penting bagi umat katolik begitu,
04:12karena dengan dilaksanakannya Rabu-Abu, ini menjadi titik mula,
04:17ataupun juga titik awal pelaksanaan masa Prapaskah,
04:22di mana umat katolik ini akan menjalani puasa dan juga pantang selama 40 hari ke depan,
04:28sampai nanti penghujungnya adalah perayaan Paskah pada April 2026,
04:33di mana banyak hal yang dilakukan, bukan hanya menahan diri, mendekatkan diri kepada Tuhan,
04:39kemudian juga memulai pertobatan, tapi juga melakukan hal-hal yang kemudian berdampak pada sekitar.
04:44Ini juga pesan yang tadi disampaikan begitu ya, oleh Keuskupan Agung Jakarta,
04:48bahwa lewat masa pertobatan selama 40 hari ini,
04:52ini menjadi momentum bagi umat katolik untuk juga berdampak.
04:56Jadi yang biasanya makan tiga kali, kenyang harapannya dengan adanya puasa dan juga pantang,
05:03makanan yang tidak kemudian dimakan, ini bisa diberikan kepada masyarakat yang ada di sekitar umat katolik ini.
05:10Jadi aksi solidaritas ini juga dilakukan oleh umat-umat katolik,
05:13yang merayakan masa Prapaskah sampai dengan 40 hari ke depan.
05:18Nanti setelah Misa, di pertengahan Misa, di dalam bagian Ekaristi,
05:23Bela dan juga Saudara, umat katolik ini akan memulai rabu-abu sebagai tanda dari Prapaskah ini selama 40 hari ke
05:31depan,
05:32dengan menerima adanya abu yang didapatkan dari pembakaran daun palma,
05:37yang sudah dilakukan sebelumnya pada Minggu Palma,
05:40di bagian dahi.
05:41Ini adalah pertanda bagi umat katolik untuk kemudian memulai masa pertobatan selama 40 hari ke depan.
05:48Baik, terima kasih atas laporan Anda, Jurnalus Kompas TV, Niputu Trisnanda, dan juga Septa Yoga,
05:53langsung dari Gereja Katedral Jakarta, selamat bertugas kembali.
Komentar