Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dampak kesepakatan tarif, pemerintah tengah menyiapkan kesepakatan di sektor energi dan pertambangan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan rencana impor energi senilai 15 miliar dolar Amerika Serikat menjadi salah satu agenda utama yang akan dibahas dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat.

Impor tersebut mencakup pasokan minyak mentah atau crude, LPG, serta produk jadi BBM. Menurut Bahlil, jika negosiasi mencapai kesepakatan, maka realisasi impor energi akan dimulai pada tahun ini.

Selain sektor energi, kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat juga akan membahas kerja sama strategis di sektor pertambangan guna mendukung ketahanan energi nasional.

Baca Juga Prabowo Tiba di AS, Agenda Hadiri KTT Board of Peace dan Temui Donald Trump | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/651350/prabowo-tiba-di-as-agenda-hadiri-ktt-board-of-peace-dan-temui-donald-trump-kompas-pagi

#prabowo #bahlil #imporenergi #tarifdagang

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651373/prabowo-ke-amerika-serikat-bahlil-bahas-kesepakatan-energi-dan-pertambangan-sapa-pagi
Transkrip
00:00Sedangkan menyaksikan Kompas Bisnis bersama saya Putri Oktaviyadi.
00:04Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di pangkalan militer Andrew Washington DC, Amerika Serikat pada selasa pagi waktu setempat.
00:12Presiden Prabowo dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:17dan menghadiri pertemuan perdana Dewan Keamanan atau Board of Peace.
00:30Pesawat Garuda Merah Putih yang mengangkut rombongan Presiden mendarat di pangkalan militer Andrew pada pukul 12 siang.
00:39Setibanya di Washington, Presiden Prabowo yang didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya serta Menteri ESDM Pahlila Hadalia
00:47disambut langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dan sejumlah pejabat militer setempat.
00:54Agenda utama kunjungan ini adalah KTT Board of Peace dan Penanda Tanganan Perjanjian Tarif Resiprokal.
01:02Lautan ini menjadi sangat penting mengingat kedua negara merupakan mitra strategis
01:06yang memiliki pengaruh signifikan dalam stabilitas kawasan dan ekonomi dunia.
01:23Dampak kesepakatan tarif pemerintah tengah menyiapkan kesepakatan dagang sektor energi Amerika Serikat
01:29di sektor energi dan pertambangan.
01:37Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlila Hadalia bilang
01:42rencana impor energi senilai 15 miliar dolar Amerika Serikat ini
01:47menjadi salah satu agenda utama yang akan dibahas dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat.
01:54Impor mencakup pasokan minyak mentah atau crude LPG serta produk jadi BBM.
02:01Kata Bahlil, jika negosiasi mencapai kesepakatan, maka realisasi impor energi akan dimulai pada tahun ini.
02:08Selain sektor energi, kunjungan Presiden ke Amerika Serikat juga akan membahas kerjasama strategis
02:15di sektor pertambangan guna mendukung ketahanan energi nasional.
02:26Pembeli BBM sebesar 15 bilion USD.
02:27Ya, total salah satu yang kita, tadi juga dibahas itu, salah satu yang menjadi komitmen,
02:34pembicaraan kita untuk trade dengan pihak Amerika itu adalah
02:38kita akan membeli BBM sebesar 15 bilion USD.
02:42Itu dari LPG, kemudian dari crude-nya, kemudian dari BBM-nya, Mia Jardin-nya.
02:48Dan itu masuk dalam pembicaraan itu.
02:50Insya Allah kalau Bapak Presiden akan berangkat ke Amerika,
02:53itu menjadi salah satu bagian yang akan menjadi pembahasan,
02:56termasuk beberapa hal lain yang terkait dengan kerjasama bilateral antara Amerika dan Indonesia,
03:03khususnya di sektor pertama.
03:07Kalau sudah deal, tahun ini juga.
03:09Ya, kita equal treatment aja.
03:11Katakanlah kalau pihak Amerika ingin melakukan investasi di Indonesia
03:15dengan kritikal mineral ataupun termasuk dengan nikel, kita terbuka aja.
03:21Kan negara kita kan negara bebas aktif.
03:23Karena itu kita harus memberikan equal treatment kepada semua negara termasuk Amerika.
03:27Dan kalau mereka insya Allah berbinat,
03:30kita juga harus memberikan juga yang sama dengan yang lain.
Komentar

Dianjurkan