00:00Sedangkan menyaksikan Kompas Bisnis bersama saya Putri Oktaviyadi.
00:04Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di pangkalan militer Andrew Washington DC, Amerika Serikat pada selasa pagi waktu setempat.
00:12Presiden Prabowo dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:17dan menghadiri pertemuan perdana Dewan Keamanan atau Board of Peace.
00:30Pesawat Garuda Merah Putih yang mengangkut rombongan Presiden mendarat di pangkalan militer Andrew pada pukul 12 siang.
00:39Setibanya di Washington, Presiden Prabowo yang didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya serta Menteri ESDM Pahlila Hadalia
00:47disambut langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dan sejumlah pejabat militer setempat.
00:54Agenda utama kunjungan ini adalah KTT Board of Peace dan Penanda Tanganan Perjanjian Tarif Resiprokal.
01:02Lautan ini menjadi sangat penting mengingat kedua negara merupakan mitra strategis
01:06yang memiliki pengaruh signifikan dalam stabilitas kawasan dan ekonomi dunia.
01:23Dampak kesepakatan tarif pemerintah tengah menyiapkan kesepakatan dagang sektor energi Amerika Serikat
01:29di sektor energi dan pertambangan.
01:37Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlila Hadalia bilang
01:42rencana impor energi senilai 15 miliar dolar Amerika Serikat ini
01:47menjadi salah satu agenda utama yang akan dibahas dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat.
01:54Impor mencakup pasokan minyak mentah atau crude LPG serta produk jadi BBM.
02:01Kata Bahlil, jika negosiasi mencapai kesepakatan, maka realisasi impor energi akan dimulai pada tahun ini.
02:08Selain sektor energi, kunjungan Presiden ke Amerika Serikat juga akan membahas kerjasama strategis
02:15di sektor pertambangan guna mendukung ketahanan energi nasional.
02:26Pembeli BBM sebesar 15 bilion USD.
02:27Ya, total salah satu yang kita, tadi juga dibahas itu, salah satu yang menjadi komitmen,
02:34pembicaraan kita untuk trade dengan pihak Amerika itu adalah
02:38kita akan membeli BBM sebesar 15 bilion USD.
02:42Itu dari LPG, kemudian dari crude-nya, kemudian dari BBM-nya, Mia Jardin-nya.
02:48Dan itu masuk dalam pembicaraan itu.
02:50Insya Allah kalau Bapak Presiden akan berangkat ke Amerika,
02:53itu menjadi salah satu bagian yang akan menjadi pembahasan,
02:56termasuk beberapa hal lain yang terkait dengan kerjasama bilateral antara Amerika dan Indonesia,
03:03khususnya di sektor pertama.
03:07Kalau sudah deal, tahun ini juga.
03:09Ya, kita equal treatment aja.
03:11Katakanlah kalau pihak Amerika ingin melakukan investasi di Indonesia
03:15dengan kritikal mineral ataupun termasuk dengan nikel, kita terbuka aja.
03:21Kan negara kita kan negara bebas aktif.
03:23Karena itu kita harus memberikan equal treatment kepada semua negara termasuk Amerika.
03:27Dan kalau mereka insya Allah berbinat,
03:30kita juga harus memberikan juga yang sama dengan yang lain.
Komentar