00:00Terpisah dari induk, anak gajah Sumatra terjerat di Teso Tenggara.
00:04Seekor anak gajah Sumatra atau Elpas Maximus Sumatranus.
00:09Di kantong Teso Tenggara, Kabupaten Pelawan dilaporkan mengalami luka jerat
00:13dan tertinggal dari kelompoknya.
00:16Informasi ini diterima Balai Besar KSDR Yau melalui layanan call center pada Senin, 1 Desember 2025 lalu.
00:23Kepala Balai Besar KSDR Yau, Supertono, langsung menurunkan tim Rescue Wildlife Unit atau RU.
00:29Yang terdiri dari dokter hewan dan mahot untuk melakukan pencarian dan penanganan di lokasi sekitar areal.
00:36Konsesi salah satu perizinan berusaha pemanfaatan hutan atau PBPH di Provinsi Riau.
00:42Anak gajah Tina tersebut diperkirakan berumur 2 tahun dengan berat sekitar 400 kg dan tinggi 178 cm.
00:51Setelah dilakukan pembiusan, tim menemukan jerat tali milon pada kaki kanan depan.
00:55Tim kemudian memberikan peranganan medis berupa terapi cairan untuk mencegah dehidrasi, vitamin, antibiotik, antiradang, serta perawatan luka.
01:06Proses pengobatan dilakukan selama 3 jam sebelum akhirnya anak gajah dilepasliarkan kembali.
01:11Ke lokasi awal dengan harapan dapat bergabung lagi dengan kelompoknya, yang berjumlah sekitar 30 individu.
01:18Monitoring intensif menggunakan drone dan pemantauan lapangan dilakukan selama beberapa hari.
01:23Hasilnya anak gajah tersebut telah berhasil kembali bergabung dengan rombongan induknya.
01:28Meski tim tetap berhati-hati karena keberadaan kelompok gajah liar berada hanya sekitar 1 km dari lokasi penanganan.
01:36Kepala BPK Sdariau Sopartono menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim WRU,
01:43serta pihak-pihak yang membantu proses penyelamatan.
01:45Sekali lagi, sekali lagi, sekali lagi.
01:48Kelangka lagi.
Komentar