Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PATI, KOMPAS.TV - Demo aksi tuntut mundur Bupati Pati, Sudewo memanas, warga tampak melempari polisi.

Polisi juga tampak menembakkan gas air mata.

Warga melakukan aksi demo untuk menuntut mundur Bupati Pati buntut Pajak PBB 250 Persen di depan Kantor Bupati pada Rabu (13/8/2025).

#breakingnews #pati #demo #sudewo #bupatipati

Produser: Theo Reza

Baca Juga Rusuh! Detik-Detik Polisi Tembak Gas Air Mata Bubarkan Demo Warga Pati Tuntut Bupati Sudewo Mundur di https://www.kompas.tv/regional/611194/rusuh-detik-detik-polisi-tembak-gas-air-mata-bubarkan-demo-warga-pati-tuntut-bupati-sudewo-mundur



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/611197/demo-memanas-warga-tuntut-mundur-bupati-pati-kejar-dan-lempari-polisi
Transkrip
00:00Ada beberapa titik lokasi yang jadi tempat aksi unjuk rasa masyarakat pati.
00:09Tadi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kaciasin Maimun, menyebut mendukung aksi demo ini,
00:19namun tetap berhati-hati tanpa adanya anarkisme.
00:23Dan juga meminta tuntutan warga tidak berkembang.
00:43Saudara, kita akan sahabat terlebih dahulu ada Gesi di Pati, Jawa Tengah.
00:49Kita akan melihat situasi terkini dari Pati, Gesi.
00:55Bisa dengar suara saya, Gesi?
01:00Gesi, silakan bagaimana kondisi terbaru dari Pati, Jawa Tengah?
01:07Ya, Lintas dan juga Saudara, bisa Anda saksikan saat ini di layar kaca Anda, Saudara,
01:16bahwa kericuhan terjadi di kawasan alun-alun Kabupaten Pati,
01:21di mana saat ini masyarakat semakin hitru.
01:24Kalau ini, Pak, masyarakat ini banyak sekali membawa air yang sudah di wadah di Jawa Tengah,
01:29pasti kemudian dilempari ke arah gedung Bupati Kabupaten Pati.
01:35Kemudian juga tadi bisa Anda saksikan ada juga sayur-mayur yang bukuk begitu ya,
01:41yang dilempar menuju ke gedung pendopok Kabupaten Pati.
01:46Nah, Saudara, ini bisa Anda saksikan sendiri,
01:48masyarakat ini mulai menjauh dari irbang utama atau tempat masa menyumurakan aslinya tadi,
01:55karena memang sudah dikeluarkan gas air mata,
01:57yang mana gas air mata ini menimbulkan masyarakat berlari ke sana kemari
02:03dan juga menimbulkan mereka ini meninggalkan kerumunan begitu.
02:09Kondisi saat ini, Lintas dan juga Saudara,
02:13keadaan di awal-awal ini sudah chaos begitu ya,
02:17banyak yang berjauh dan juga terlihat personil kepolisian ini
02:22sudah memasuki alun-awal ini dan juga sudah keluar.
02:27Gesi, bisa tahan sejenak.
02:29Saudara, kami sengaja tidak menampilkan secara utuh visual terkini dari Pati Jawa Tengah
02:35karena terdapat unsur kekerasan di sana.
02:40Gesi, tetap berhati-hati. Silahkan dengan laporan Anda.
02:45Lintang dan juga Saudara, bisa Anda saksikan.
02:48Mohon maaf kalau saya gambarkan begitu ya,
02:50karena memang saat ini kondisi sangat scale sekali.
02:53Saya gambarkan sekarang kepada Anda,
02:55saat ini beberapa personil kepolisian ini sudah dikirim untuk menuju keluar,
02:59untuk menemui masa begitu ya,
03:01untuk menjaga seribuhan masa yang memang sudah korang-korangnya begitu.
03:07Saat ini juga masa membawa banyak sekali,
03:09seperti air yang diwadahi,
03:14pasti kemudian ada sayur-mayur,
03:16kemudian ada tiang bendera yang juga dilemparkan begitu saja.
03:20sekali benda-benda yang dilemparkan kepada orang personal kepolisian
03:24yang berjalan menuju atau berklik gitu ya,
03:30titik menuju pendopo kabupaten.
03:34Segara bisa Anda dengar mungkin ya,
03:36di sini sangat siap sekali,
03:37banyak warga yang guber dari kerumunan
03:40karena adanya gas air mata yang memang dikeluarkan tadi.
03:44lintang.
03:45Ya sih, tadi ada bungkusan air dan benda-benda yang dilemparkan ke petugas keamanan.
03:50Bisa Anda ceritakan kembali ini masa dari mana menuju ke mana untuk kelemparan ini?
03:58Lintang dan juga saudara,
04:00tadinya ini kan memang masa berkerumun
04:02namun tersebut di gerbang usama pendopo kabupaten Pati.
04:08Di situ berkumpul dari pagi dan juga siang ini tadi,
04:12masa yang berdatangan ini semakin banyak dari berbagai daerah,
04:15baik itu dari dalam kabupaten Pati sendiri maupun dari luar kabupaten Pati.
04:19Nah, akibat kondisi yang semakin memanas,
04:23tadi orafi yang juga tentunya semakin memanas,
04:25terus kemudian warga juga yang tentunya lelah begitu ya,
04:29karena masa timbulah kericuhan.
04:33Kericuhan ini terjadi,
04:34dimulai dengan para masa ini yang melempari barang-barang ke arah gedung pendopo.
04:41Begitu ya, berharap ada pemerintah atau perwakilan dari Dukati ini yang hadir
04:46atau turun atau yang masa dilamakan,
04:48namun nyatanya tidak ada.
04:49Sehingga terjadilah kericuhan.
04:51Saat terjadi kericuhan tersebut,
04:53lalu intang dan juga saudara,
04:56profonel pengamanan ini dikeluarkan.
04:58Ada beberapa tembak,
05:00karena juga Anda bisa dengar saudara,
05:03gas air mata ini kembali dikeluarkan lagi,
05:06dan di sini sangat amat keas,
05:10begitu masyarakat berlarian ke sana kemari.
05:12Kami juga tidak bisa menggabar dengan maksimal,
05:15dan tentunya di sini sulit sekali untuk bernafas dan membuka mata lintang.
05:22Baik, Gesi harap tetap berhati-hati dalam melakukan laporan bersama juru kamera,
05:26mengingat situasi semakin ricu.
05:29Gesi, bisa Anda sampaikan dari pandangan Anda tadi,
05:33ada berapa korban yang memasuki atau yang dibawa ambulans?
05:37Ya, lintang terkait korban atau mungkin masalah begitu ya,
05:46yang dibawa atau diatakan oleh personil ini,
05:48kami tidak bisa memasihkan,
05:49karena memang ada saat pertama gas air mata tadi ditembakkan,
05:54masyarakat ini langsung keluar atau kebubar dari gerokolan,
05:58dan juga kami juga tidak bisa melihat dengan baik,
06:01begitu ya, karena sangat merisik sekali,
06:04dan akses menuju ke arah pendopo ini juga sulit, lintang.
06:08Baik, Gesi berarti tempat Anda melaporkan saat ini ada di pendopo Kabupaten Pati,
06:13begitu betul ya, Gesi?
06:17Ya, lintang.
06:18Jadi, untuk kami sendiri saat ini berlindung,
06:20begitu di salah satu masjid di kawasan alun-alun,
06:24yang memang ini tempatnya berdekatan, bersampingan dengan pendopo.
06:28Saat ini masyarakat juga sudah banyak sekali yang meninggalkan kawasan alun-alun,
06:33mereka memang untuk melindungi diri,
06:36karena memang sangat sulit untuk bernafas, lintang di sini,
06:39dan juga gas air mata ini sangat pedih sekali.
06:42Dan, saudara, jika Anda bisa mendengar,
06:45kembali ditembakkan gas air mata,
06:47karena memang masih banyak masa ini yang berada di sana, lintang.
06:54Gesi, membawakan laporan ini,
06:57Anda sudah berada di posisi yang aman, ya.
06:59Pastikan Anda tetap berhati-hati dan di tempat yang aman, Gesi.
07:08Apakah ada pergerakan aksi masa ini,
07:13atau masa ini bergerak ke mana, Gesi?
07:15Ya, lintang, kami saat ini sudah mundur dari dekan pendopo,
07:25begitu ya, jadi yang bisa lihat dari jarak yang cukup jauh,
07:28masyarakat saat ini berlarian menuju arah luar alun-alun.
07:33Jadi, tadi kan kami semua ini,
07:35masa semua ini berkumpul di tengah-tenang alun-alun,
07:38begitu ya, dan juga akses ke luar alun-alun,
07:41atau mungkin suara alun-alun itu kan ditutup menggunakan dekan-dekan,
07:44sehingga hanya penjagaan air yang dapat masuk.
07:46Begitu, saat ini, para masa ini, warga atau masyarakat ini,
07:51semuanya bergerombol keluar dari kawasan alun-alun ini,
07:55mereka berlarian untuk melindungi diri,
07:58karena memang saat ini juga masih terasa kegas,
08:02dan juga sepak begitu ya,
08:04baru saja ditembakkan dari air mata.
08:07Baik, Gesi, ini masa berlarian keluar alun-alun,
08:12tapi dalam pengamatan Anda,
08:13tadi masih baik-baik saja, masih kondusif,
08:15begitu apa yang memicu masa,
08:18sehingga terjadi kericuhan ini,
08:20apa yang membuat mereka kemudian melakukan pelemparan-pelemparan tadi?
08:24Gimana dengan kejadian ini?
08:27Yang menyebut, utama tentunya adanya kericuhan dari masyarakat lintang,
08:33karena memang semakin siap, ini kondisi masyarakat.
08:37Apa perlu ada kerusuhan?
08:43Asudewo, turun dengan cara hormat malah enak pak,
08:49daripada nanti masa makin banyak pak.
08:52Ya, nama aku, Doni pak,
08:55aktivis 2010 yang pernah melengsarkan Sri Mulyani pak.
09:00Saya aktivis 2010 pak,
09:04pernah menyuruh SB untuk memecat Sri Mulyani.
09:09Kalau Pak Sudewo, kalau Anda gentle, mundur!
09:14Mundur secara satunya pak.
09:17Ya, Gesi, masih bersama saya?
09:22Ya, Lintang.
09:23Ya, Gesi, bisa kembali Anda ceritakan tadi,
09:25apa sebenarnya yang memicu masyarakat atau masa ini melakukan kericuhan?
09:30Karena tadi kalau kita memantau,
09:32aksi masih dilakukan dengan kondusif,
09:35lalu terjadi pelemparan dan masa berlarian keluar alun-alun.
09:39Apa yang memicu terjadinya kericuhan ini?
09:43Ya, kita bisa Anda dengar,
09:46Saudara kembali disembahkan gas air mata,
09:49begitu ya, untuk kesesian kalinya.
09:51Bahkan saat ini masyarakat ini sudah mulai penting begitu,
09:54sudah meninggalkan alun-alun,
09:56namun nampaknya gas air mata ini masih tetap ditembakkan saat ini.
10:02Kericuhan ini awal mulanya terjadi karena semakin siang,
10:05kondisi ini semakin memanas,
10:06baik itu dari suasananya sendiri,
10:09ataupun dari cuasanya ini juga semakin memanas.
10:11Tadi pagi masih kondusif begitu ya,
10:14masyarakat masih datang dan juga menyumarakan pendapat mereka.
10:18Kemudian semakin jenis ini nampaknya semakin chaos,
10:22karena banyaknya masyarakat juga bertambah hadir,
10:25kemudian telah mendiri mereka akan orapi-orapi,
10:29dan juga pendapat-pendapat yang tidak mendapatkan kemerilaan
10:34dari segala pemerintah,
10:35karena di tunggu-tunggu ini tidak ada perwakilan
10:37dari tempat-tempat ini yang keluar,
10:39jadi ada perwakilan dari bupati ini yang keluar,
10:43sehingga masa ini geram begitu.
10:46Lalu masa ini melempari ada sandal,
10:50kemudian ada air yang dibungkus dengan plastik ke arah pendopo,
10:56sehingga hal tersebut melimpulkan kericuhan.
10:59Kericuhan terjadi tentunya personel pengamanan ini diperlukan
11:04untuk kemudian keluar dan juga mengamankan masa.
11:08Nah, personel pengamanan ini akan keluar,
11:12karena kenyataan masa ini juga semakin ricuh,
11:14banyak sekali yang tiang-tiang bendera,
11:17yang kemudian gilet pari,
11:19sehingga personel pengamanan ini juga langsung mengeluarkan tembakan,
11:24dan juga gas air mata,
11:25sehingga saat ini juga alun-alun cukup kerti,
11:28begitu masyarakat besar dari gerombolannya tadi.
11:31Ya, berarti kericuhan dipicu oleh masyarakat yang semakin geram begitu,
11:38karena tidak ada perwakilan salah satu pemerintah daerah
11:42atau dari bupati sudah sendiri untuk turun ke lapangan,
11:45menemui masa begitu ya.
11:47Lantas bagaimana pengamanannya,
11:50Gessy, bisa diceritakan bagaimana aparat hukum di lapangan?
11:54Sudah sangat maksimal disiapkan.
11:57Sehingga pada saat tadi terjadi kericuhan,
11:59selain banyaknya personel pengamanan,
12:02kita kemudian melukar dari kawasan pendopuk kabupaten,
12:06juga ada dari beberapa titik menuju ke arah alun-alun.
Komentar

Dianjurkan