Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 menit yang lalu


KOMPAS.TV - Juru bicara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Husain Abdullah, menjelaskan bahwa isu yang mencuat ke publik, salah satunya polemik ijazah Jokowi, menjadi perhatian serius bagi JK.

Di sisi lain, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi menyoroti pentingnya menjaga ruang publik dari narasi yang tidak jelas sumbernya.

"Tidak elok kalau pemimpin-pemimpin yang punya hubungan baik diadu-adu seperti itu," ujar Budi Arie dalam program ROSI, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga Jusuf Kalla Terseret Kasus Ijazah, Jubir: Pak JK Sangat Menghormati Pak Jokowi | ROSI di https://www.kompas.tv/talkshow/664920/jusuf-kalla-terseret-kasus-ijazah-jubir-pak-jk-sangat-menghormati-pak-jokowi-rosi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/664923/jubir-ungkap-alasan-jk-klarifikasi-soal-isu-ijazah-jokowi-jaga-kepercayaan-publik-rosi
Transkrip
00:01Saya masih bersama jurubicara wakil presiden ke-10 dan ke-12 Yusuf Kala, Husein Abdullah dan Ketua Umum Projo Budiari.
00:09Tadi Pak JK bilang itu penghinaan dan merugikan.
00:11Saat back to juga konferensi pers, ada tiga isu yang dibahas.
00:17Salah satunya ijasa, jadi ada soal ijasa, soal cerama di UGM, soal tudingan kredit puluhan triliun.
00:23Apakah soal ijasa ini yang paling mengganggu Pak JK?
00:27Saya kira hampir sama semua ya.
00:29Jadi tadi kan Pak JK mengatakan, saya terhina saya.
00:33Maksudnya itu dia kok seolah-olah menikam dari belakang Pak Jokowi yang selama ini beliau hubungannya sangat baik.
00:41Terus ada yang posting, itu yang kontennya beliau jadi bohir di situ.
00:49Memberi dana 5M, wah itu saya tidak ini, katanya masa saya gituin Pak Jokowi, kan tidak mungkin saya.
00:56Jadi itu tidak nyaman dia sebagai orang bugis, tidak ada karakter-karakter begitu Pak JK.
01:02Makanya untuk meng-clearkan ini, itu dia melaporkan sekalian, biar dibuktikan.
01:08Karena kalau sekedar membantah saja mungkin tidak cukup buat dia, apalagi ini kan levelnya presiden ini Pak Jokowi,
01:15dia wapresnya, hubungannya sangat baik.
01:18Jadi saya ingin ilustrasi sedikit gambarkan bahwa ketika Pak JK mendampingi Pak Jokowi itu,
01:25itu prinsip yang dipegang Pak JK itu bagaimana menurunkan tonnya satu dan langkahnya dikurangin satu langkah,
01:34biar Pak Jokowi di depan dan beliau mendampingi dengan baik di belakang.
01:38Dan begitu beliau respeknya dan berusaha untuk selalu kompak dengan Pak Jokowi.
01:43Jadi seperti itulah, jadi ketika muncul isu Pak JK mendanai masalah ijasa ini,
01:51terusik beliau, itu sangat terganggu itu.
01:53Malu betul dia.
01:54Jadi sehingga merasa penting atau perlu untuk meng-clearkan masalah ini,
01:59supaya tidak mengganggu hubungannya.
02:00Dan juga ini yang jadi bergulir juga setelah itu adalah bagaimana menjelaskan konteks Pak JK bilang ya tunjukkan saja ijazahnya
02:10Pak Jokowi.
02:10Ya jadi gini, ini kan sudah dua tahun katanya dan beliau yakin Pak Jokowi itu ijazahnya asli.
02:19Ya udahlah, supaya selesai cepat, karena ini sudah ongkos sosialnya besar, yaudah tunjukin aja biar selesai.
02:26Itu aja sebenarnya, tidak maksa juga istilahnya terserah Pak Jokowi bagaimana mengambil kesimpulan atau punya pikiran sendiri kan masing-masing
02:37berbeda.
02:37Tetapi Pak JK kan biasa memberi saran, mungkin udah biasa kan, bagi kolega ya tunjukin aja Pak biar selesai, kira
02:44-kira gitu lah.
02:46Nah habis itu muncul banyak masalah juga ya, utang tadi diungkit-ungkit.
02:50Dan sebenarnya utang ini kan perusahaan ya, sehat, berkembang.
02:55Jadi kalau grup itu udah 75 tahun Pak, udah masuk generasi keempat.
03:00Dan secara kontribusi secara nasionalnya, itu sangat support ke negara atau pemerintah.
03:10Lapangan pekerjaan bisa ribuan, mungkin 20 ribuan, saya tidak tahu, tapi sekitar itu.
03:15Jadi besar, kemudian apa namanya, proyek-proyek yang dikembangkan itu asetnya nilainya tinggi.
03:23Hampir 70T, jadi kalau utangnya 30 atau mungkin di bawah, itu kan sehat semua, tidak pernah terlambat.
03:30Tidak ada itu sejarah kalau grup itu kredit macet, tidak ada.
03:34Yang ada, tiap tahun perusahaan ini mendapatkan penghargaan sebagai pembayar pajak teladan.
03:41Dan kalkulasi Pak JK dengan running perusahaannya sekarang ini, itu memberi income bunga kurang lebih 3T setahun ke bank-bank
03:53Himbara, bank-bank pemerintah.
03:54BNI, Mandiri, BRI terutama.
03:57Nah, dan ini juga kenapa bank-bank pemerintah, seolah-olah Pak JK sudah dibantu pemerintah, sebenarnya tidak saling menguntungkan ini,
04:06urusan ini.
04:07Jadi lebih banyak aspek nasionalismenya, sehingga Pak JK memilih bank-bank pemerintah.
04:12Dia tidak menggunakan bank swasta, tapi uangnya lari ke pemerintah lagi setelah diberi pinjaman untuk mengembangkan usaha,
04:20itu keuntungannya diraup oleh pemerintah juga atau bank-bank pemerintah.
04:25Jadi kita tumbuh bersama dari sisi itu.
04:28Kemudian, yang dikembangkan itu kan listrik, pembangkit listrik tenaga air lebih dominan.
04:35Sekarang kalau tidak salah ingat antara 1.500 sampai 1.600 megawatt, itu di Sulawesi, di Kerinci sana,
04:43itu sangat, apa namanya, mem-backup kegiatan ekonomi di sana.
04:47Anda bisa bayangkan sekarang kan Pak Jokowi dari masa pertama, periode 1-2 itu aktif menyuarakan soal hilirisasi industri.
05:00Nah kalau tidak ada listrik, bagaimana caranya? Harus ada listrik.
05:03Tapi Pak Jokowi kecewa betul soal...
05:05Iya, dengan mengungkapkan utang segala macam ini kan, ini kok bisa sampai di situ?
05:11Dan di pelintir seolah-olah beliau mengambil uang negara atau merugikan negara,
05:15tidak seperti itu justru sebaliknya.
05:18Kalau grup ini menguntungkan negara sebenarnya dari banyak sisi.
05:21Apa yang dilakukan Pak Jokowi setelah kecewa begitu?
05:23Ya, memberikan jawaban klarifikasi yang kira-kira supaya dapat diterima secara akal sehat.
05:29Bahwa ini tuh mampatnya bukan buat keuntungan pribadi, tidak.
05:34Ini untuk pengembangan usaha dan di situ skritnya sehat, tidak ada masalah di situ.
05:39Berhenti di klarifikasi cukup Pak Uceng?
05:41Ya sebenarnya cukup kali ya.
05:43Atau bank sendiri mau memberikan penjelasan, ya silahkan aja, lebih bagus.
05:47Apa Pak Jokowi menuntut pihak bank untuk menjelaskan ini?
05:49Saya lihat beliau, dia sudah cukup mungkin memberikan penjelasan.
05:53Dan saya baca juga respon masyarakat, ya berubah kan, lebih paham.
06:01Dan jangan lupa listrik yang dikembangkan kala grup itu sangat mendukung program ekspor Indonesia,
06:09terutama untuk pasar Eropa.
06:11Karena di sana kan mensyaratkan yang produk turunan yang berasal dari industri yang disuplai listrik dari batu bara,
06:21itu bermasalah kalau di sana mungkin tidak terlalu mendapat tempat di pasar Eropa.
06:28Dengan ini green energy, dan ini diperlukan.
06:31Nah, kalau begitu.
06:33Boleh nggak saya ngomongin?
06:33Ya silahkan.
06:34Pak JK waktu saya main komen, sempat ngomong.
06:37Sempat bicara soal green energy di hydropower di Oso untuk data center.
06:45Ya.
06:46Karena memang data center juga semua industri ini kan diarahin ke green.
06:50Iya Pak.
06:51Cuman waktu itu saya bilang sama Pak JK,
06:54Pak harus ada syaratnya untuk data center, harus punya sejarah 100 tahun nggak gempa.
07:00Kalau ngomong data center itu punya rekod 100 tahun,
07:03daerah itu nggak pernah terjadi gempa.
07:06Sehingga syarat itu harus dipenuhin.
07:08Kalau soal tren ke depan, itu semuanya nanti arahnya ke energi bersih.
07:13Iya.
07:13Ke green energy, gitu loh.
07:15Oke.
07:15Tadi Pak JK bilang bahwa ini sudah cukup untuk klarifikasi.
07:18Tapi Pak Ucing juga kan bilang bahwa dari tiga yang disampaikan itu,
07:22salah satunya adalah ijasa yang membuat Pak JK terusik.
07:25Anda sebagai pendukung Pak Jokowi melihat,
07:27sebenarnya kenapa sih isu ijasa ini menjadi mengganggu antara pendukung Pak Jokowi dan...
07:32Gini, gini.
07:34Kurang lebih satu setengah tahun yang lalu saya ketemu Pak Jokowi waktu lagi awal-awal ribut soal ijasa.
07:41Saya tanya, Pak ini ijasa gimana?
07:44Pak Jokowi dengan entengnya bilang sama saya,
07:46kalau nggak ada ijasa saya kan nggak diomongin.
07:49Di situlah saya tahu Pak Jokowi.
07:51Jadi tujuannya...
07:52Lalu saya yakin Pak Jokowi, ijasanya asli.
07:55Gini loh, dari awal saya udah bilang...
07:57Oleh karena itu kalau Pak JK bilang bahwa tunjukin aja ijasanya, nggak apa-apa?
08:01Itu saran, nggak ada masalah.
08:03Jadi begini loh, dari awal saya udah bilang,
08:04yang namanya ijasa palsu itu cuma tiga yang bisa gugat.
08:07Satu teman angkatan, dua kakak kelas, tiga adik kelas.
08:11Orang saya aja nggak pernah liat ijasa saya, saya pelototin, nggak.
08:14Gitu loh.
08:15Dari awal saya tak yakin.
08:17Makanya saya nggak pernah mau...
08:18Ini kan media mencari-mencari soal ijasa, begini-begini.
08:21Dari awal saya udah yakin.
08:22Pak Jokowi, ijasa aja asli, kuliah.
08:26Ini kan digoreng begini, pasif photoshop.
08:28Jadi kalau Pak Jokowi bilang, kalau ijasa nggak diomongin...
08:31Enggak, dalam pengertian dia berseloroh ke saya begitu.
08:35Ini saya buka aja, berseloroh begitu.
08:37Makanya dari awal saya udah sempat bicara dengan beberapa teman juga,
08:40teman-teman media.
08:41Begitu loh.
08:43Dan Anda melihat bahwa isu ijasa ini sebenarnya apa yang harus diluluskan?
08:47Enggak, maksud saya ya udahlah.
08:49Tapi sampai ada...
08:50Ketika Pak Jokowi ditanya,
08:52Dilihatin aja Pak, saya juga sempat bicara, bukan nggak bicara.
08:55Nggak pengadil dihatiin aja Pak, ini bikin lucu.
08:58Udah biar aja nanti di pengadilan.
09:00Tapi munculnya ijasa,
09:01Menyeret nama Pak JK dengan adanya video-video yang menyebut fitnah tadi
09:07soal tudingan 5 miliar Pak JK di balik itu...
09:10Justru itu, itu saya nggak tahu itu...
09:15Variable-nya dari mana.
09:17Tiba-tiba ada bumbu peledak nih,
09:21ini biayai Pak JK untuk menggarap soal ijasa Pak Jokowi.
09:25Walaupun Pak Jokowi juga sempat curiga ini,
09:27ijasa ini kok panjang apa tenaganya ya.
09:30Gitu loh.
09:31Nah tapi buruk saya...
09:33Sampai Pak JK dituding untuk mendanali...
09:34Saya nggak tahu juga yang nuding.
09:37Tapi dalam pengertian begini,
09:39ya nggak mungkin wakilnya...
09:44Nggak yakin pasangannya...
10:15Eh kalau Pak Jokowi ya saja...
10:16Tapi kalau laporan ke Rismon Sianipar,
10:20ya meskipun mereka sudah membantah bahwa itu videonya AI,
10:23buatan AI.
10:24Oh dia udah bantah juga yang tuduhan itu.
10:26Tidak menyebut nama Pak JK.
10:28Nah ini laporannya tetap jalan atau nggak Pak Jokowi?
10:30Bantahannya itu Rismon kalau tidak salah,
10:34dia mengatakan bahwa itu AI.
10:35Dia tidak membantah isinya.
10:37Membantah bahwa ada...
10:38AI.
10:39Ada bantuan, ada dukungan dana 5 miliar.
10:42Kalau kata kuasa hukum Rismon Sianipar bilang bahwa tidak pernah.
10:46Itu olahan AI semua, Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK.
10:49Satu.
10:50Kedua, ini kan meskipun AI, pasti ada yang bikin, ada yang posting.
10:58Ini siapa ini? Motivasinya apa dia?
11:01Nah itu kan tetap aja kurang menyenangkan dan menyeret-nyeret.
11:05Orang dengan muda, apalagi antara Pak JK dengan Pak Jokowi,
11:10bahwa itu kalau tidak elok juga dibiarkan ntar terjadi diadu-adu
11:16pemimpin-pemimpin kita yang sebenarnya punya hubungan bagus
11:19dengan mudahnya dipermainkan seperti itu di era sosial media seperti ini.
11:23Oleh karena itu ya pembelajaran saya kira penting juga.
11:27Pak JK memberikan pembelajaran melaporkan secara hukum
11:31supaya jelas, clear dan tidak terjadi lagi saya kira.
11:35Jadi laporan hukumnya tetap jalan?
11:36Jalan aja, iya.
11:38Dan apa yang dibaca oleh Pak Uceng, juga Pak Budi Ari,
11:43apa ada motif politik di balik ini semua?
11:47Sejadah kami kembali tetap di Rosy.
11:50Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan