Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Fakta baru kembali terungkap dalam sidang kasus dugaan pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan. Mantan pejabat Irvian Bobby Mahendro membeberkan bagaimana awal mula Immanuel Ebenezer atau Noel meminta motor mewah Ducati senilai Rp600 juta.

Dalam persidangan yang digelar pada 20 April 2026, Bobby menjelaskan bahwa permintaan tersebut bermula dari obrolan santai soal hobi motor. Namun, percakapan itu berujung pada pembelian motor mewah yang kini menjadi bagian dari dugaan gratifikasi dalam kasus ini.
Simak kronologi lengkapnya, mulai dari awal percakapan, proses pembelian motor, hingga kaitannya dengan kasus yang sedang disidangkan. Bagaimana fakta ini memengaruhi jalannya persidangan?



Link terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/20/181909/irvian-bobby-ungkap-awal-mula-noel-minta-ducati-rp600-juta-motor-yang-cocok-buat-saya-apa


#Irvianbobby #DucatiScrambler #ImmanuelEbenezer

Creative/Video Editor: Zahwa/Yansen
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Awal mula Noel minta dukati 600 juta fakta baru sidang kasus Chemnaker.
00:06Kasus dugaan pemerasan di Kementerian Ketenaga Kerjaan kembali mengungkap fakta baru.
00:12Mantan koordinator bidang kelembagaan dan personel K3 Irvian Bobby Mahendro
00:18membeberkan awal mula permintaan motor mewah oleh mantan Wakil Menteri Ketenaga Kerjaan Immanuel Ebenezer.
00:26Peristiwa ini terungkap dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta yang berlangsung pada Senin 20 April 2026.
00:34Dalam kesaksiannya, Bobby menjelaskan bahwa kejadian bermula pada Desember 2024 saat Noel secara santai menanyakan soal hobi motor kepadanya.
00:44Saat itu Noel bertanya jenis motor apa yang cocok untuk dirinya.
00:48Bobby kemudian menyarankan motor Ducati Scrambler bahkan sempat menunjukkan gambar tersebut melalui ponselnya.
00:55Noel disebut merespon positif dan tertarik dengan rekomendasi tersebut.
01:00Beberapa waktu setelah percakapan itu, Noel kembali menanyakan perkembangan pembelian motor.
01:06Bobby yang mengaku terkejut dengan permintaan itu akhirnya memesan motor tersebut dengan harga sekitar 600 juta rupiah.
01:14Motor itu kemudian dibeli di kawasan Jakarta Selatan dan dikirim ke rumah Noel di Depok pada awal 2025.
01:20Dalam kasus ini, Noel didakwa menerima gratifikasi hingga miliaran rupiah termasuk satu unit motor yang diduga berkaitan dengan praktik pemerasan
01:30dalam pengurusan sertifikasi K3 di Chemnacet.
Komentar

Dianjurkan