Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Angkatan Laut Iran mencegat dua kapal karena melakukan pelanggaran di Selat Hormuz. Kapal-kapal yang disita kemudian dipindahkan ke perairan teritorial Republik Islam Iran.

Garda Revolusi Iran menyatakan kapal tersebut teridentifikasi sebagai MSC Francesca yang diklaim terafiliasi dengan Israel, serta kapal Epaminondes.

Video yang dirilis Angkatan Laut Iran memperlihatkan pasukan bersenjata dengan penutup wajah dan mengenakan seragam memasuki kapal.

Dalam keterangan televisi pemerintah Iran, penangkapan kapal disebut sebagai respons atas tindakan Amerika Serikat yang sebelumnya menyita dua kapal Iran saat pembicaraan gencatan senjata akan berlangsung di Islamabad.

Untuk melindungi kebebasan navigasi di Selat Hormuz, Inggris dan Prancis akan mengadakan pertemuan dengan perencana militer dari sedikitnya 30 negara, yang dimulai pada Rabu (22/04/2026).

Dalam pertemuan ini akan dibahas strategi pembukaan kembali Selat Hormuz dan penyusunan rencana terperinci guna melindungi kebebasan navigasi.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyatakan bahwa Prancis dan negara-negara Eropa akan berupaya mengembalikan perdamaian di Timur Tengah dengan fokus pada pemulihan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Baca Juga AS Blokade Hormuz dan Ajukan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu, Iran Siap Perang! di https://www.kompas.tv/internasional/664949/as-blokade-hormuz-dan-ajukan-gencatan-senjata-tanpa-batas-waktu-iran-siap-perang

#iran #as #inggris #prancis

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664950/langkah-besar-inggris-dan-prancis-siapkan-strategi-kebebasan-navigasi-selat-hormuz
Transkrip
00:02Angkatan Laut Iran mencegat dua kapal karena melakukan pelanggaran di Slat Hormuz.
00:07Kapal-kapal yang disita kemudian dipindahkan ke perairan teritorial Republik Islam Iran.
00:12Garda Revolusi Iran mengatakan kapal-kapal tersebut teridentifikasi sebagai MSI Francesca
00:18yang diklaim terafiliasi dengan Israel dan Epaminodes.
00:21Video yang dirilis Angkatan Laut Iran memperlihatkan pasukan bersenjata dengan perutup wajah
00:26dan mengenakan seragam memasuki kapal.
00:28Dalam keterangan yang dibaca kan penyar televisi pemerintah Iran,
00:31penakapan kapal merupakan respon setelah Amerika Serikat sebelumnya menyita dua kapal Iran
00:36saat memicara genjatan senjata akan berlangsung di Islam abad.
00:39Angkatan Laut Iran menegaskan setiap tindakan yang mengganggu penerapan peraturan di Slat Hormuz
00:43akan menghadapi tindakan tegask dan sesuai hukum.
00:48Nieruye dariai sepah as-tuaqif 2 kishni mutakalif dar tanggai Hormuz khaberdan.
00:53Nieruye dariai sepah pasaran darastai kontrol hushmand tanggai Hormuz,
01:27perangnya itikat baik Amerika dalam negosiasi,
01:30dan blokade yang lakukan Amerika di Slat Hormuz menghambat negosiasi.
01:33Dalam pernyataan yang ditulis dalam media sosial pribadinya,
01:36Presiden Iran, Masoud P. Zeskian, mengatakan,
01:39Republik Islam Iran menyambut baik dialog dan kesepakatan dan terus melakukannya.
01:43Pelanggaran komitmen, blokade, dan ancaman merupakan hambatan utama bagi perundingannya sesungguhnya.
01:49Dunia melihat retorika yang tak ada habisnya dan kontradiksi antara klaim dan tindakan.
01:55Sebelumnya, militer Amerika Serikat menahan kapal tanker M.T. Tiffany di perairan Semudera Hindia.
02:01Pentagon atau Departemen Perang Amerika menyatakan,
02:03intervensi ke kapal M.T. Tiffany didasarkan dugaan kapal tersebut melakukan aktivitas ilegal terkait Iran.
02:11Guna melindungi kebebasan navigasi di Slat Hormuz, Inggris dan Perancis akan mengadakan pertemuan dengan para perencana militer
02:18dari sedikitnya 40 negara yang dimulai pada Rabu 22 April 2026.
02:23Dalam pertemuan ini, mereka akan membahas strategi misi pembukaan kembali Slat Hormuz
02:28dan menyusun rencana terperinci untuk melindungi kebebasan navigasi di perairan itu.
02:32Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Perancis dan negara-negara Eropa akan berupaya
02:37untuk mengembalikan perdamaian di Timur Tengah dengan fokus pada pemulihan kebebasan navigasi di Slat Hormuz.
02:47...
03:13dan memperoleh membuat kembali kembali kembali di Hormuz, diplomatik, militer, tapi juga teknik dan finansial
03:21untuk memperoleh reprisi trafik seberapa penting bagi komersi internasional,
03:26sebuah ekonomi, sebuah gas dan petron.
03:30Tanda-tanda perdamaian Amerika Serikat dan Iran belum nampak.
03:34Alih-alih duduk di meja perundingan, melanjutkan negosiasi yang sempat buntu,
03:37kini kedua negara itu justru saling kunci di Selat Hormuz yang merupakan salah satu urat naik didistribusi minyak dunia.
Komentar

Dianjurkan