Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA TIMUR, KOMPAS.TV - Harga tepung tapioka atau tepung kanji melonjak tajam di sejumlah daerah. Dalam dua pekan terakhir, harganya naik hampir dua kali lipat, dari sekitar Rp10 ribu menjadi Rp18 ribu per kilogram.

Kenaikan ini berdampak pada para pelaku usaha makanan berbahan dasar tepung tapioka. Di Jember, Jawa Timur, perajin kue basah mengaku dilema karena menaikkan harga jual atau mengurangi ukuran produk berisiko membuat konsumen beralih.

Kondisi serupa dialami pedagang jajanan di Surabaya. Penjual cilok terpaksa memperkecil ukuran dagangan agar tetap bisa berjualan tanpa mengalami kerugian besar.

Tak hanya tepung tapioka, harga tepung beras dan tepung terigu juga dilaporkan naik. Pedagang gorengan memilih tidak menaikkan harga jual karena khawatir kehilangan pembeli. Sebagai gantinya, mereka mengurangi ukuran gorengan untuk menekan biaya produksi.

#jawatimur #tepung #kenaikanharga #tapioka

Baca Juga Intip Inovasi BRIN Atasi Karhutla Kalimantan, dari Teknologi Dumakron hingga Pakai Tepung Singkong di https://www.kompas.tv/nasional/699482/intip-inovasi-brin-atasi-karhutla-kalimantan-dari-teknologi-dumakron-hingga-pakai-tepung-singkong

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/700142/harga-tepung-tapioka-naik-hampir-100-persen-pedagang-kecil-tertekan-kompas-siang
Transkrip
00:00Harga tepung tapioca atau tepung kanji di sejumlah daerah melonjak tajam.
00:06Di pasar tradisional Jember, Jawa Timur kenaikan harga hingga dua kali lipat.
00:15Dampak kenaikan tepung menjadi pukulan telak.
00:19Perajin kue basah tradisional seperti sentra produksi kue yang mengaku dilematis
00:24jika menaikan harga jual dan mengurangi ukuran akan ditinggal konsumen.
00:29Mereka terpaksa tetap berproduksi meski keuntungan tipis yang tidak sesuai biaya produksi.
00:39Memang sangat terasa MS terutama untuk tapioca sehingga kita memang tidak ingin mengurangi kualitas dari kue kita
00:48atau produk-produk kita sehingga mau gak mau memang kita harus mengurangi keuntungan
00:53biar tetap pelanggan kita tetap order gitu ya.
00:57Jadi kita juga gak kehilangan pelanggan juga seperti itu.
01:02Artinya tidak mengurangi ukuran dan takaran?
01:05Tidak, kita tidak mengurangi ukuran dan takaran.
01:07Tetap dengan standar kita, produk kita tetap seperti itu.
01:11Tapi memang margin kita juga agak tipis ya akhirnya ya.
01:16Kenaikan harga tepung tapioca memberatkan penjual jajanan yang berbahan dasar utama tepung tapioca.
01:23Penjual terpaksa memilih mengurangi atau memperkecil ukuran jajanan agar tidak merugi.
01:32Dalam dua pekan terakhir, harga tepung tapioca terus mengalami kenaikan drastis.
01:38Sebelumnya harga tepung tapioca hanya sekitar 10 ribu rupiah, kini mencapai 18 ribu rupiah per kilogram.
01:47Kenaikan harga tepung yang hampir 100 persen ini semakin memberatkan penjual jajanan makanan yang berbahan dasar tepung tapioca.
01:55Salah satunya penjual cilok keliling di kota Surabaya.
01:59Untuk menyasati kenaikan harga tepung tapioca, penjual terpaksa memperkecil ukuran cilok agar penjualan tidak turun dan rumput.
02:19Penaikan paling tiap hari sekarang sampai 18 ribu rupiah, kanji.
02:261 ribu rupiah?
02:261 ribu rupiah, 18 ribu rupiah.
02:28Sudah terjajit berapa hari?
02:31Ada 2 minggu ke belakang, 2 mingguan.
02:34Tapi nggak, maksudnya naiknya itu 500-500 kayak gitu.
02:40Terus gimana penyiasati supaya nggak rugi nih ciloknya?
02:43Paling agak dikecilin, bentuk ciloknya agak kecilin.
02:47Iya, agak dikecilin.
02:50Kenaikan harga tepung tapioca berdampak pada penjualan gorengan di Surabaya, Jawa Timur.
02:56Selain tepung tapioca, sejumlah bahan baku tepung lainnya juga naik seperti tepung beras dan tepung terigu.
03:03Penjual memilih tidak menaikan harga gorengan karena takut penjualan menurun.
03:08Penjual terpaksa memperkecil ukuran gorengan guna menekan biaya produksi.
03:19Informasi dampak kenaikan harga tepung khususnya bagi penjual makanan
03:24akan disampaikan jurnalis Kompas TV Alfian Rahman dan juru kamera Miss Bahul Munir di Surabaya, Jawa Timur.
03:31Alfian, bagaimana imbas kenaikan harga tepung bagi penjual makanan
03:35yang terpaksa memperkecil ukuran jajanan yang dijualnya?
03:42Selamat siang Renata dan juga saudara.
03:44Ini tidak hanya terjadi di Surabaya namun juga di berbagai macam wilayah di Jawa Timur.
03:49Ini kenaikan harga tepung terutama ini tepung kanji dan juga tepung tapioca begitu
03:54yang menjadi bahan baku utama pembuatan kue tradisional dan juga gorengan
03:58termasuk aneka gorengan yang ada di Surabaya.
04:00Ini berdampak pada UMKM dan juga penjual yang ada di Surabaya.
04:04Salah satunya di tempat saya mengabarkan, tempat saya melakukan saat ini
04:07Renata dan juga saudara di daerah Simo, Surabaya.
04:10Ini di belakang saya ini banyak sekali UMKM pelaku usaha kecil menengah
04:15yang menggunakan bahan baku tepung tapioca mengeluhkan akan naiknya harga tepung tapioca ini
04:22yang terjadi tidak hanya beberapa pekan terakhir bahkan beberapa bulan terakhir.
04:26Untuk mengetahui lebih lanjut dampaknya seperti apa bagi para pelaku UMKM,
04:30saya akan mengajak Anda saudara untuk berbincang dengan salah satu pelaku UMKM
04:35dan tepatnya di daerah Sumo ini merupakan penjual gorengan.
04:38Permisi Bapak, mohon bergabung bersama ke Pak Sipi sebentar dengan Bapak siapa?
04:42Arifin, Mas Arifin.
04:43Ya, Pak Arifin.
04:44Pak Arifin, naiknya harga tepung tapioca, ada dampak yang signifikan nggak Pak
04:49untuk penjualan di tempat Bapak sendiri?
04:50Ya, lumayan, berdampak juga.
04:53Dari segi penjualan juga ngaruh.
04:58Pak Arifin, kalau beli tepung tapioca di pasar itu sekarang sekilo dapat berapa Pak harganya?
05:03Harganya Rp19.000 per kilo sekarang.
05:05Sejak kapan itu?
05:06Sudah dua minggu yang lalu.
05:08Sudah dua minggu yang lalu.
05:10Pak, untuk menyiasati biar tidak rugi atau tetap untung menjual gorengan ya Pak ya?
05:16Ini gimana Pak caranya Pak? Mungkin bisa dijelaskan.
05:19Paling dari segi bentuknya kita kurangin dikit gitu.
05:23Biar jalan lah.
05:25Kalau buat maju mungkin ya perasanya lama kalau maju.
05:30Karena bahan-bahan naik sih.
05:32Susah kalau buat maju.
05:33Yang penting sekarang ini untuk bertahan aja udah bersyukur gitu.
05:38Kalau harga Pak?
05:40Kalau harga Rp1.000.
05:41Gak berani dinaikin Pak?
05:42Gak berani.
05:43Kenapa?
05:44Ya karena kalau kita naikin nih, boro-boro orang pada minat.
05:47Meskipun kita gedein bentuknya, tetap panjang.
05:51Mahal.
05:53Kalau dari segi omses sendiri Pak, ada penurunan gak sih karena dampak tepung yang naik ini?
05:58Penurunan pasti.
05:59Berapa persen kalau boleh tahu?
06:01Ya kalau itu Pak, ya kadang yang dari pendapatan normal, segisaran di atas 700 gitu.
06:11Kalau untuk sekarang-sekarang di bawahnya, paling bawah Pak.
06:14Berapa Pak?
06:15Kira-kira paling bawah pernah dapat berapa Pak kalau boleh tahu?
06:17Paling bawah ya pernah dapat 500.
06:21Cukup berdampak ya Pak ya.
06:23Pak kalau boleh tahu, harapan Bapak sebagai pelaku MKM Pak untuk biar harga kembali normal, harapan Bapak pada pemerintah mungkin
06:31seperti apa Pak?
06:32Ya harapan saya mah ya mudah-mudahan dari segi harga juga segera turun dan mudah-mudahan gak lama naik banget
06:42lagi.
06:44Terima kasih banyak Pak Rifin. Silahkan untuk melanjutkan aktivitasnya kembali.
06:48Tidak hanya penjual gorengan tentunya yang terdampak, namun kami juga menyuruhai beberapa pasar tradisional yang menjual beberapa aneka tepung.
06:57Begitu Pak itu tepung beras, tepung terigu, tepung kanji, dan tepung tapioca.
07:01Tapioca ini juga berdampak pada konsumen rumah tangga yang akhirnya menyiasati penggunaan tepung dengan alternatif bahan baku lain.
07:08Seperti itu Renata.
07:10Baik, kenaikan harga tepung, khususnya tepung tapioca ini berdampak tidak hanya pada konsumen,
07:16tapi juga tadi sempat disampaikan oleh penjual yang kemudian harus menyiasati jualan mereka dengan memperkecil gorengan yang kemudian dijual.
07:24Terima kasih banyak laporan lengkapnya Alfian Rahman dan Miss Bahul Munir dari Surabaya, Jawa Timur.

Dianjurkan