00:01Saudara keluarga jadi tempat bersandar dan berbagi kasih sayang, tapi nyatanya tempat berlindung itu bisa jadi bara yang membawa petaka.
00:12Seorang perempuan dan anak balitanya tewas dengan tragis, pelakunya bukanlah orang asing, tapi justru dari wajah yang sangat dikenal.
00:22Orang terdekatnya yakni pasangannya. Dini Hardianti dan anaknya dibunuh secara sadis oleh suaminya Dwi Bagus Martono yang telah menjalin pernikahan
00:34siri selama tiga tahun.
00:36Lantas apa yang membuat pelaku tega membunuh dua orang tercintanya?
00:48Keluarga mengingat percakapan terakhir dengan korban pada 20 September 2026 lalu.
00:55Saat itu korban dan anaknya berada di Madiun, Jawa Timur untuk menemui suami sirinya untuk merayakan ulang tahun sang anak.
01:04Tapi sejak saat itu tak ada lagi kabar pada keluarga.
01:08Merasa ada yang aneh, pada 5 Oktober 2026 keluarga melapor ke Polres Madiun Kota.
01:16Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan.
01:255 Oktober itu kami menerima laporan hilang, orang hilang.
01:30Laporan orang hilang, baik dari laporan tersebut dari saudari Hansa, yaitu selaku adik dari korban, dan juga Bapak Dwi Bagus
01:43Martono.
01:43Selaku suami sendiri dari korban atas laporan tersebut, agar Tim Opsional Polres Madiun Kota melaksanakan penyelidikan.
02:06Berawal dari laporan orang hilang, polisi menemukan rekaman CCTV di salah satu hotel tempat kedua korban dan pelaku menginap.
02:15CCTV hotel itu merekam momen ketika kedua korban masuk ke dalam hotel bersama dengan pelaku.
02:22Rekaman lainnya, terduga pelaku juga terlihat keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong.
02:28Namun, setelah itu, keberadaan Dini dan sang anak tak lagi terlihat.
02:34Polisi akhirnya kembali memeriksa pelaku, namun keterangan pelaku yang berubah-ubah membuat penyelidik mencurigai pelaku.
02:58Tapi, kejahatan selalu meninggalkan jejak.
03:02Keberadaan Dwi Bagus Martono akhirnya diketahui polisi.
03:06Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya berada di Jombang, Jawa Timur.
03:11Pelaku pun akhirnya mengakui bahwa dirinya lah yang membunuh istri siri dan anaknya.
03:37Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya berada di Jombang, Jombang Kota.
03:49Motif pembunuhan sadis ini akhirnya terungkap.
03:53Dari hasil penyidikan polisi motif dari tersangka nekat membunuh korban
03:58dilatar belakangnya oleh perselisihan pribadi sebelum kejadian tanggal 20 September 2026 lalu.
04:05Kedua korban, ibu, dan anak ini dibunuh di dua lokasi yang berbeda
04:10yakni di hotel dan di mobil tersangka.
04:14Polisi menjerat tersangka dengan pasal pembunuhan berencana.
04:23Terkait dengan motif berdasarkan hasil pemeriksaan sementara
04:26perselisihan tersebut juga tidak terbelakangi perselisihan dalam hubungan pribadi
04:32antara tersangka dengan korban berisi misal CH.
04:39Kemudian kami tegaskan bahwa penyidik juga masih terus mendalami motif
04:45secara keseluruhan rangkaian perselisihan tersebut berdasarkan alam bukti yang kami beroleh.
04:51Terhadap tersangka penyidik menerapkan pasal yang utama yaitu pembunuhan berencana.
05:02Demi mengelabui jejak kejahatannya, pelaku sempat ikut melaporkan kehilangan istri dan anaknya
05:08ke Polres Madiun Kota.
05:10Langkah ini dilakukan pelaku untuk menghilangkan kecurigaan keluarga korban terhadap dirinya.
05:15Karena saat terakhir kali berkomunikasi, keluarga sempat mendengar korban dan pelaku sedang bertengkar.
05:22Ini sempat ikut melaporkan dua korban ini hilang Daniel?
05:27Ya, jadi pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor ya.
05:36Mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan.
05:44Pola TKP dilakukan polisi di sejumlah lokasi, yakni di rumah pelaku, di rumah orang tua pelaku,
05:51serta di jembatan Sungai Bengawan.
05:54Pelaku diduga membuang abu jenazah kedua korban ini di jembatan itu.
05:59Polisi menyebut pelaku berusaha menghilangkan jejak pembunuhan.
06:11Dalam periksa psikologis, memang dia mempunyai kelebihan dari ikan IQ di atas alih mata,
06:21kemudian juga dia juga memiliki kemintaran jenis kini.
06:26Kemudian terkait dengan waktu yang dibutuhkan, yaitu berapa dua hari.
06:31Ya, dua hari mulai dari dia melakukan perjuang pembunuhan sampai dia mengamankan seluruh perbuatan yang dia lakukan.
06:40Itu butuh waktu sampai dua hari.
06:42Memang motivasinya dia adalah menghilangkan jejak dari perjuang yang sedang.
06:52Air mata kesedihan tak bisa dibendung keluarga korban.
06:56Mereka tak menyangka ternyata kabar duka yang datang soal dini dan anaknya.
07:03Keluarga terpukul, terlebih pelaku merupakan suami siri korban.
07:08Keluarga meminta agar pelaku dijatuhi hukuman berat.
07:17Saya, coba fungakan saya, itu matinya.
07:22Sudah, sadis.
07:24Apa? Sadis banget.
07:26Makanya, memangnya disuruh bergakut.
07:29Hukum, hukum.
07:31Hukumatlah ibaratnya.
07:32Sosoknya seperti yang gua.
07:34Kayaknya, orangnya biasa aja.
07:36yang kayak ramal
07:37baiklah di barangnya
07:39jadi gak nyangkanya dari situ
07:47sadisnya tindakan pelaku tergambar
07:49dari barang bukti yang ditunjukkan polisi
07:52pelaku mengakui
07:53kesalahannya pada korban
07:55serta meminta maaf kepada keluarga korban
08:11saya minta maaf kepada keluarganya pak
08:14minta maaf kepada keluarga
08:17kenapa mas?
08:18saya merasa misalah
08:20dan menyesal pak
08:23menyesal
08:25minta maaf kepada keluarga dan ikut arti
08:31alasannya apa mas?
08:43saudara kasus pembunuhan sadis ini
08:45menggegerkan banyak pihak
08:47salah satunya adalah tetangga pelaku
08:49warga tak menyangka
08:51selama ini pelaku dikenal sebagai pribadi yang baik
08:54dan tak pernah terlibat kriminal
08:56selain itu pelaku juga baru menyelesaikan ibadah haji
09:03kalau rata-rata lingkungan sih ya
09:06short ya pasti mendengarnya
09:07karena basicnya dia gak pernah terlibat kriminal
09:10orang yang baik
09:12kemarin habis haji juga
09:13jadi ya rata-rata umum masih
09:18mendengar seperti itu
09:19kayak gak percaya
09:23tragedi ini menjadi pengingat pahit
09:25bahwa kekerasan tidak pernah menjadi jalan keluar
09:29ketika amarah berubah menjadi tindakan brutal
09:32nyawa tak berdosa bisa jadi taruhannya
09:35jangan sampai keluarga yang selalu jadi tempat bersandar
09:39dan berbagi kasih sayang
09:41berubah membawa petaka
09:43selamat menikmati