Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MADIUN, KOMPAS.TV Salah satu warga di tempat kejadian perkara pembunuhan ibu dan anak di Madiun mengungkap meski sudah menahun menempati rumah, sosok terduga pelaku Dwi Bagus jarang terlihat dan bersosialisasi dengan warga.

Hal ini disampaikan Sunarsih saat ditemui di kediamannya di Madiun pada Selasa (27/10/2026).

Namun menurut Sunarsih istri siri dari Dwi Bagus masih sering bersosialisasi dengan warga terutama saat ada kegiatan.

Sejumlah warga masih mendatangi rumah terduga pelaku pembunuhan. Warga mengaku penasaran dan ingin melihat lokasi kasus pembunuhan.

Warga mengungkapkan kegeraman dan meminta pelaku bisa dihukum setimpal.

Video Editor: Frashiva Rizaldi

#pembunuhan #ibuanak #madiun

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/698363/kesaksian-tetangga-soal-pembunuhan-istri-siri-anak-di-madiun
Transkrip
00:00selamat menikmati
00:51selamat menikmati
01:00mereka berdua terutama Pak Tono ini gimana?
01:02kalau Pak Tono itu
01:04nggak pernah ya
01:05nggak pernah bergaul sama lingkungan
01:08kerjanya kan
01:10katanya denger-denger pelayaran
01:12tapi kurang tahu
01:13jarang di rumah mas pokoknya
01:15kalau Bu Martanya itu buru statusnya
01:18tapi ya
01:19jarang bergaul loh
01:21tapi baik Bu Marta itu kalau
01:23ada peringatan 17an
01:25apa-apa itu dia
01:26bagus nyumbang banyak hadiah ke anak-anak
01:29bagus kalau Bu Martanya
01:31berarti aktivitasnya
01:33kesehariannya
01:34Bu Marta dan Pak Tono itu di rumah itu ya?
01:37iya di situ
01:38kalau terakhir Ibu lihat Bu Marta
01:41atau Pak Tono itu kapan?
01:42kalau Bu Marta tahu hari Sabtu pagi
01:45kalau Pak Tono
01:47nggak pernah melihat
01:49kalau komunikasi dengan Bu Marta
01:51sering?
01:52sering ya
01:53ikut arisan kok
01:54jadi kalau bayar arisan ke saya
01:57informasinya
01:57tahun kemarin sempat naik haji juga Bu ya?
02:00iya iya
02:01iya naik haji dua-duanya
02:02jadi yang naik haji siapa Bu?
02:03gimana?
02:03yang naik haji siapa?
02:04dua-duanya
02:05Bapak Ibu
02:05iya
02:06Pak Tono dengan Bu Marta juga?
02:08iya
02:10iya
02:11kalau Bu Marta sendiri itu
02:13buka bimbel itu
02:13kita taik baru
02:15bimbelnya udah lama?
02:17lama, udah lama
02:18sampai sekarang masih jalan?
02:20masih terakhir hari Jumat
02:22kalau nggak salah
02:23bukanya
02:24sudah murid-murid?
02:25iya
02:25hari Jumat
02:26kalau informasinya Bu Marta sekarang gimana Bu?
02:30kurang tahu
02:31ada informasi dipanggil di polda?
02:34aduh
02:35mungkin
02:35tapi saya nggak dengar
02:37kalau dipanggil ke poldanya
02:38kalau Bu Marta itu tidurnya juga di rumah sirupu?
02:40iya
02:41di sini kelihatannya
02:43yang di giling itu Pak
02:44dari TikTok
02:46tapi ke siniPan
02:47maaf
02:47iya
02:49eh lah
02:49ga gawat
02:50akan
02:50lihat
02:51tapi
02:52saya
02:52tidak
02:56kalau
02:59saya
03:00saya
03:00saya
03:01menelai
03:02saya
03:04saya
03:04saya
03:05saya
03:06£3
03:07saya
03:13saya
03:16Sini saya tadi niatnya cuma mau sepedaan sambil cari kopi di Madiun
03:21Lihat-lihat berita di TikTok itu ada pembunuhan di Madiun
03:26Terus saya baca kok ternyata kasusnya itu mengerikan
03:29Makanya saya penasaran datang ke TKP-nya
03:32Yang katanya TKP-nya ada di desa Winongo ini
03:35Dengan kejadian ini gimana? Miris?
03:38Dengan kejadian ini miris sekali pak
03:41Soalnya cara bunuhnya itu kekejam sekali pak
03:47Terhadapannya semoga pelaku mendapatkan hukuman yang setimbal
03:53Saya sampai tahu tuh geram saat itu ada anak kecilnya pak
03:58Soalnya terlalu kejam baru kali ini saya sebesar setua ini
04:04Duduk di Madiun ada berita sekejam ini baru kali ini saya tahu
04:08Sebabnya apa saya geramnya itu ada anak kecilnya yang nggak tahu apa-apa
04:12Disiksa dibunuh sampai seperti itu
04:15Saya juga walaupun saya bukan keluarganya
04:19Saya tuh nggak terima pak
04:20Sampai sekarang saya dendamnya bukan main
04:23Ya harapan saya tuh hukumannya setimbal mungkin
04:27Jangan dihukum di penjara saja
04:30Soalnya satu ibunya
04:32Yang kedua anak kecil nggak tahu apa-apa pak
04:36Soalnya anak kecil itu tahunya apa pak
04:39Seumur 4 tahun sampai dibunuh
04:41Saya pun sampai sekarang saya nggak terima
04:44Masih pun keluarga pak?
04:46Iya walaupun bukan keluarga saya tuh juga nggak terima
04:49Harus dihukum seberat mungkin
04:50Jangan dihukum
04:53Hukuman di penjara
05:01Cara baru nonton di Smart TV
05:03Nonton live streaming
05:05Dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
05:07Langsung dari Smart TV kamu
05:09Cara installnya
05:11Buka Google Play Store di Smart TV kamu
05:14Cari Kompas TV melalui pencarian
05:17Pilih aplikasi lalu install
05:19Selesai
05:20Kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
05:24Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga
05:30Pilih aplikasi lalu install

Dianjurkan