Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA TIMUR, KOMPAS.TV Polisi mengungkap kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Dini dan anak laki-lakinya yang berusia 4 tahun di Madiun, Jawa Timur. Pelaku, Dwi Bagus Martono, merupakan suami siri korban yang telah menikah selama tiga tahun.

Kasus ini bermula dari laporan orang hilang pada 5 Oktober 2026. Penyelidikan mengarah kepada pelaku setelah polisi menemukan rekaman CCTV hotel tempat korban dan pelaku menginap pada 1920 September 2026 serta hasil uji forensik dari barang bukti di rumah pelaku.

Polisi mengungkap, pembunuhan dipicu masalah pribadi dan cekcok antara pelaku dan korban. Pelaku juga membunuh anak korban karena takut anak tersebut menjadi saksi. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Gudo, Jombang, sebelum ditangkap pada 25 Oktober 2026.

Kasus pembunuhan ini akan kita bahas bersama Dirreskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Roy Hutton Marulamrata Sihombing.

#pembunuhan #madiun #jawatimur #kasuskriminal #kompastv #mutilasi

Baca Juga Suami Siri Bunuh Istri dan Anak di Madiun, Motif Diduga Perselisihan Pribadi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/698342/suami-siri-bunuh-istri-dan-anak-di-madiun-motif-diduga-perselisihan-pribadi-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698347/full-dirreskrimum-polda-jawa-timur-ceritakan-kronologi-lengkap-pembunuhan-ibu-dan-anak-di-madiun
Transkrip
00:00Bergeser ke sorotan lain, sederah polisi mengungkap pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur,
00:05mengeksekusi korban dalam dua hari.
00:07Setelah membunuh korban, pelaku sempat bersembunyi di Jombang, Jawa Timur.
00:19Polisi mengungkap motif pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur adalah masalah pribadi.
00:26Laku pesal terhadap korban dan akhirnya melakukan pembunuhan.
00:29Polisi juga mengatakan pelaku ikut membunuh anak korban karena takut menjadi saksi kasus pembunuhan ini.
00:36Polisi menjelaskan pelaku menghabisi korban dan anaknya dalam waktu dua hari.
00:41Setelah itu pelaku melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Jombang, Jawa Timur.
00:53Jadi mau bu, sosoknya kita dulu.
01:22Polisi mengungkap pembunuhan keji di Madiun, Jawa Timur.
01:25Yang menewaskan Dini dan anak laki-lakinya yang berusia 4 tahun.
01:29Korban dibunuh suaminya, Dwi Bagus Martono, yang telah menjalin pernikahan siri selama 3 tahun.
01:35Berawal dari laporan orang hilang, polisi menemukan fakta pelaku membunuh dan memutilasi korban
01:41usai menemukan dua bukti kuat, yakni rekaman CCTV hotel tempat pelaku dan korban menginap,
01:46serta hasil uji forensik yang mengarah kepada korban dari olah TKP di rumah pelaku.
01:51Sementara motif dipicu cekcok antar pelaku dan korban.
01:56Motif yang dimunculkan pada waktu pekerjaan diakibatkan alihnya perselisihan.
02:02Perselisihan yang terjadi sesaat pada saat tersangka dengan korban bertemu di hotel,
02:10disitu terjadi pencekcokan dan akibat dari pencekcokan itu timbul emosi dari si tersangka
02:18sehingga mengakibatkan korban harus dihabisi pada saat itu.
02:23Mengapa sampai dia menghabisi anaknya berdasarkan hasil penakuan dari tersangka kepada kami
02:30pendidik bahwa ada kekhawatiran dari tersangka yang bersangkutan si anak ini akan menjadi saksi.
02:40Polisi menangkap pelaku di Jombang, Jawa Timur.
02:43Sadisnya tindakan pelaku tergambar dari barang bukti yang dipamerkan polisi saat konferensi pers.
02:50Pelaku mengakui kesalahannya pada korban serta meminta maaf pada keluarga korban.
02:55Saya mau minta maaf pada keluarganya, Pak.
03:25Keluarga terpukul atas peristiwa ini.
03:27Terlebih, pelaku merupakan suami siri korban.
03:31Keluarga meminta pelaku dicatuhi hukuman berat.
03:57Jadi nggak nyangkanya dari situ.
04:00Kasus bermula dari laporan orang hilang di Polres Madiun Kota 5 Oktober 2026.
04:06Dini dan anaknya tidak diketahui keberadaannya sejak 20 September 2026.
04:11Pelaku sempat diperiksa karena dicurigai, namun dilepaskan karena penyidik belum cukup bukti.
04:17Kecurigaan menguat setelah keterangannya dinilai tidak konsisten.
04:21Polisi melacak keberadaan terakhir korban pada 19 hingga 20 September 2026 di sebuah hotel di Kota Madiun.
04:28Dari CCTV hotel, polisi menemukan pelaku dan kedua korban sempat menginap di hotel.
04:33Polisi menduga korban dibunuh di hotel dan dibawa ke rumah pelaku.
04:37Penyidik mendatangi rumah tersangka dan menemukan bukti lain yang mengarah pada jasad korban.
04:41Bukti dikonfirmasi dari hasil uji di Laboratorium Forensi.
04:4625 Oktober 2026, polisi menangkap pelaku di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
04:51Pelaku ditangkap di sebuah rumah di wilayah Gudo, Jombang.
04:55Polisi masih mendalami lebih lanjut soal motif pembunuhan sadis pelaku terhadap istri-istri dan anaknya.
05:01Pelaku juga dicerat pasal pembunuhan berencana.
05:05Tim Liputan, Kompas TV
05:11Untuk mengetahui perkembangan kasus pembunuhan berencana di kasus suami bunuh istri dan anak di Madiun.
05:16Kami sudah bersama di Reskri Mumpolda, Jawa Timur.
05:19Kombes Roy Huton Marulam Ratasi Hombing.
05:22Pak Roy, selamat petang.
05:27Selamat petang, Mbak Sindi.
05:29Pak Roy, pelaku kan sempat ikut ke Polres juga untuk melaporkan istrinya yang hilang.
05:34Kemudian sempat diperiksa juga.
05:35Nah, apa yang menjadi temuan dasar yang menguatkan dugaan polisi kalau ternyata pelakunya adalah sang suami, Pak?
05:47Yang dapat saya jelaskan, Mbak, pada tanggal 5 Oktober 2026,
05:53yang melaporkan hilangnya korban adalah keluarga korban yang dari Bogor.
06:01Kakaknya, adiknya, beserta ibunya.
06:03Dia melaporkan bahwa telah terjadi lost contact, begitu kehilangan komunikasi dengan korban.
06:11Dan pada saat itu didampingi juga oleh suami sirinya.
06:17Dan suami sirinya juga dimintain keterangan pada saat itu.
06:20Memang betul ada beberapa kecerigaan pada saat memberikan keterangan,
06:26namun penyidik belum bisa menemukan bukti yang jelas terkait dengan keterlibatannya pada saat itu.
06:34Ada beberapa indikasi yang sepertinya penyidik agak sedikit mencurigai, yaitu keterangannya yang berubah-rubah.
06:44Namun, karena belum banyak fakta pendukung, sehingga yang bersangkutan pada waktu itu selesai pemeriksaan,
06:52dipersilakan pulang untuk penyidik mencari bukti lain, mengarah kepada siapa pelaku sebenarnya.
06:58Pak Roy, ini kan diduga pembunuhan berawal dari cekcok, tapi pemicunya apa, Pak?
07:09Ini masalah pribadi ya, Pak. Artinya masalah pribadi si suami dengan istri sirinya, demikian juga.
07:19Ya, masalah pribadi lah, Pak, yang bisa dapat saya jelaskan.
07:23Mungkin ada kecemburuan dari istri sirinya, karena yang bersangkutan juga kan sudah memiliki istri yang sah.
07:29Oke, kalau begitu, kalau untuk motif memang murni karena cekcok itu saja, atau ada motif lain, Pak, sebenarnya yang mendasari
07:37pembunuhan ini?
07:42Sampai hari ini, hasil penyidikan kita memang peristiwa itu terjadinya sangat cepat,
07:47dan didasari oleh percekcokan yang timbul pada saat di TKP,
07:53di mana ada ketersinggungan pelaku atas perbincangan yang dibuat oleh mereka pada saat di hotel,
08:03sehingga ada emosi yang mengakibatkan pelaku mengambil tindakan untuk menghabisi korban.
08:10Tapi sampai pelaku juga bisa melakukan upaya penyembuhan jejak yang begitu keji, Pak.
08:15Itu bagaimana? Apa yang terjadi saat itu?
08:21Ya, pelaku ini kan juga kita sudah lakukan pemeriksaan secara psikologis.
08:28Memang pelaku ini memiliki tingkat intelektual yang tinggi,
08:34dan kami mungkin menganalisa sementara bahwa yang bersangkutan ini punya niat untuk menyembunyikan
08:41atau menghilangkan segala bentuk perbuatan yang sudah dia lakukan,
08:46sehingga dia ini berupaya untuk bagaimana biar perbuatannya ini tidak terdeteksi.
08:56Gitu, Pak.
08:56Oke.
08:58Untuk pasal pembunuhan berencana itu bisa disangkakan artinya apa?
09:02Karena itu masuknya terpenuhi syaratnya karena ada upaya penyembunyian jejaknya,
09:07atau memang sudah ada perencanaan juga, Pak, untuk menyakiti korban sampai anaknya juga?
09:15Memang betul, Pak.
09:17Yang bersangkutan kita kenakan beberapa pasal berlapis,
09:20baik pasal pembunuhan sendiri pokoknya, dan juga pasal pembunuhan berencana.
09:25Perencanaannya ini timbul sesaat setelah dia melakukan pembunuhan.
09:30Dimana dia membakar korban, kemudian berupaya untuk menghilangkan barang bukti,
09:38dan jejak-jejak lain yang dilakukan untuk biar apa yang dilakukan ini tidak bisa diungkap oleh petugas
09:45atau tidak diketahui oleh orang lain.
09:47Oke, baik. Pak Roy, terima kasih sudah berbagi bersama kami di Kompas Petang.
09:51Selalu, Pak Roy.

Dianjurkan