Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menemui Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan soal program bedah rumah, penyaluran rumah subsidi, serta pengembangan industri genteng tanah liat.

Di hadapan Prabowo, Maruarar menyampaikan program bedah rumah mengalami peningkatan signifikan dari 45.000 unit menjadi 400.000 unit pada 2026.

"Ini bagian program yang dibuat oleh negara, Presiden Prabowo itu, tahun lalu itu kita ada 45.000 bedah rumah. Tahun ini ditingkatkan luar biasa menjadi 400.000 rumah," ungkap Maruarar usai bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/10/2026).

Baca Juga Dipanggil Prabowo! Maruarar Sirait Siapkan 2,4 Juta Genteng UMKM untuk Program Gentengisasi di https://www.kompas.tv/video/698153/dipanggil-prabowo-maruarar-sirait-siapkan-2-4-juta-genteng-umkm-untuk-program-gentengisasi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/698300/maruarar-lapor-ke-prabowo-program-bedah-rumah-naik-dari-45-000-jadi-400-000-unit
Transkrip
00:00Kami juga sudah diminta menyiapkan untuk program ke depan,
00:05bagaimana program ASRI, Bapak Presiden itu sangat sekali ingin Indonesia itu nyaman, indah,
00:12memberikan UMKM, sehat, untuk program yang nanti pada waktunya saya akan sampaikan,
00:19untuk program tahun depan.
00:21Nah, kemudian juga kami diskusikan bagaimana investasi dari informasi dari Pak Rosan,
00:31Menteri Investasi sampai hari ini sudah ada 4.000 triliun ya, rupiah yang masuk,
00:37dan sekitar 5,5 tenaga kerja yang menyerap.
00:42Lalu juga cukup banyak event seperti FIFA ASEAN, sepak bola yang sudah, motor GP di Lombok yang juga berhasil,
00:51kemudian juga konser yang berada di Jakarta, bertaraf dunia, internasional,
00:58merada Ken West, dan juga selanjutnya ada Guns N' Roses, Westlife, BTS itu juga sangat penting untuk iklim investasi.
01:09Dan itu sudah sampaikan bahwa artinya posisi keamanan TNI Polri sangat membantu untuk event-event yang seperti itu,
01:20dan juga termasuk event-event di daerah.
01:23Jadi kami juga dalam kaitannya kementerian kami,
01:27event-event di daerah bersama UMKM,
01:30baik rumah subsidi dengan skala masif,
01:33yaitu Rp71.000 di bulan Desember,
01:36dan bulan depan, bulan November, tanggal 8,
01:39keaman sebanyak 600 truk,
01:42itu 600 truk,
01:43kalau satu truk itu kira-kira panjangnya 5 meter,
01:46kalau dikali 600,
01:48berarti kalau satu baris itu sekitar 3 kilometer,
01:51itu pun kalau tidak ada jaraknya.
01:53Kalau itu dibagi dua,
01:54satu lain ada dua baris,
01:56sekitar minimal 1,5 kilometer.
01:58Dan ini bisa dicek,
02:00sangat membahagiakan UMKM, UMKM,
02:02sehingga roda ekonomi bergerak di daerah-daerah,
02:07seperti di Majelengka,
02:09nanti kemudian juga di Malang,
02:10dan di berbagai tempat di Indonesia.
02:13Jadi itu yang saya sampaikan kepada teman-teman.
02:15Silahkan mungkin ada yang mau ditanyakan.
02:28Ini bagian program yang dibuat oleh negara,
02:34Presiden Prabowo itu,
02:36tahun lalu itu kita ada 45 ribu bedah rumah.
02:40Tahun ini ditingkatkan luar biasa menjadi 400 ribu rumah.
02:45Nah, jadi itu tadi adalah suplai untuk yang ada di Jawa Barat.
02:49Kalau nanti yang di Jawa Tengah itu,
02:52titiknya yang sedang dipersiapkan adalah di Kebumen.
02:56Pak Gubernur juga sedang mempersiapkan, Pak Lutfi.
02:59Kemudian kalau di Jawa Timur itu titiknya,
03:03UMKM Genteng adanya di Tenggalek.
03:05Jadi kita juga nanti akan masuk ke tempat yang lain,
03:08seperti bata, kayu, dan sebagainya.
03:11Jadi kita ingin memperdayakan UMKM-UMKM lokal.
03:15Jadi kalau bisa produk Jawa Barat bisa dipakai di Jawa Barat.
03:20Produk Jawa Tengah bisa dipakai di Jawa Tengah.
03:22Sesudah genteng kita juga akan ke tempat yang lain.
03:25Pembiayanya didukung oleh Bank Rakyat Indonesia, BRI.
03:28Kemudian juga kalau di Jawa Barat, Bank Jabar juga support.
03:32Nah, kemudian untuk SNI-nya tadi Departemen Perindustrian juga men-support.
03:36Jadi kita juga, kualitas dari UMKM ini ternyata bisa gitu.
03:40UMKM kita ini kalau dibina benar, dikasih kesempatan, bisa kok.
03:45Ya, buktinya 7 bulan lalu itu di Majalengka tidak ada yang satupun bersertifikat SNI.
03:50Sekarang sudah ada 34 yang bisa.
03:52Tapi mereka perlu waktu dan dibimbing.
03:55Dan dikasih, dan kerjanya jadi bagus.
03:56Tahun ini 2,4 juta, saya rasa tahun depan itu bisa mendapatkan order paling enggak sekitar 4-5 juta.
04:04Jadi juga ada pekerjaan yang pasti.
04:07Sehingga ekonomi bisa bergerak di daerah.
04:10Saya rasa itu ya.

Dianjurkan