00:00Tiga minggu terdampak kabut asap, 1860 masyarakat Rohul terpapar ISPA.
00:05Polusi udara yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan, Karhutlah, telah menyebabkan 1860 masyarakat di Rokan Hulu, Rohul, terpapar infeksi saluran
00:15pernafasan akut, ISPA.
00:17Jumlah ini berdasarkan hitungan diskes Rohul sejak 25 Agustus hingga 14 September 2026.
00:23Kepala Dinas Kesehatan, Kadinkes, Rohul Dr. Bambang Triwono mengatakan, dari jumlah pasien ISPA tersebut, 931 kasus diantaranya adalah balita dan
00:33remaja.
00:34Hampir satu dari dua penderita ISPA di Rohul adalah anak-anak.
00:38Yakni 354 balita, 349 59 tahun dan 228 remaja usia Oktober 18 tahun, ujarnya selasa 15 September 2026.
00:49Ia menjelaskan, pasien terbanyak berasal dari kecamatan Kabun, yakni 284 kasus.
00:56Kemudian, dari kecamatan Tandun 141 kasus, kecamatan Ujung Batu 124 kasus, kecamatan Rambah 104 kasus.
01:05Selanjutnya dari kecamatan Pagaran Tapah 66 kasus, kecamatan Bonai Darussalam 48 kasus dan kecamatan Rambah Hilir 243 kasus.
01:14Kasus lainnya tersebar di sejumlah kecamatan di Rohul.
01:18Menurutnya, ISPA memang bisa disebabkan hal lain selain kabut asap karhutlah.
01:22Namun, kondisi udara yang kurang baik akibat asap dapat memicu peningkatan kasus.
01:28Tidak ada asap pun masyarakat bisa terkena ISPA.
01:31Hanya karena ada asap, kasusnya sedikit meningkat, jelasnya.
01:36Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti instruksi kesehatan selama kabut asap karhutlah terjadi.
01:42Seperti mengurangi kegiatan di luar ruangan dan menggunakan masker.
Komentar