00:00KPK buka peluang periksa ajudan Menhut hingga Kapolres Kuansing.
00:03Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK,
00:06membuka peluang untuk memeriksa ajudan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
00:10hingga Kepala Kepolisian Resor Kuantan Singini, Kapolres Kuansing,
00:14Ajun Komisaris Besar Polisi Hidayat Perdana.
00:17Juru bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan lembaga antirasuah berpeluang
00:20memeriksa keduanya dalam penyidikan kasus dugaan suap
00:22yang menjerat Bupati Kuansing nonaktif Suhardiman Ambi,
00:25terutama terkait pengembalian amplop yang diduga berisi $14.000 Singapura
00:29oleh Raja Juli.
00:30Tentunya penyidik membutuhkan keterangan untuk melakukan pendalaman berkaitan
00:33dengan proses pengembalian yang dilakukan oleh Pak Menteri
00:35kepada pihak-pihak di pemerintah Kabupaten Kuansing ya,
00:38terutama soal jumlah pengembalian yang ada gap,
00:40ada selisih dari jumlah yang diberikan,
00:42kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu.
00:46Lebih lanjut, dia menjelaskan penyidik KPK untuk sementara menduga
00:49terdapat selisih dari isi amplop yang sebelumnya diberikan Suhardiman
00:51untuk Raja Juli, dan dengan yang dikembalikan Menteri
00:54kepada Kepala Daerah Nonaktif tersebut.
00:56Menurut dia, isi amplop dari Suhardiman berjumlah $14.000 Singapura.
01:01Sementara isi amplop yang dikembalikan Raja Juli
01:03melalui ajudannya berkisar $12.000 Singapura.
01:07Selisih $2.000 Singapura itu tentu penyidik akan telusuri
01:09dan dalami kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui
01:12mengapa ada selisih antara pemberian dan pengembalian tersebut,
01:15termasuk tentunya jika memang pengembalian yang dilakukan oleh Pak Menteri itu
01:18difasilitasi atau ada pihak-pihak yang kemudian mengetahui
01:20dan membantu proses serta mekanisme pengembalian itu, katanya.
01:23Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan, OTT,
01:28di Kabupaten Kuantan Sinyinyi, Kuansing, dan Jakarta pada 29 Juni 2026.
01:34Pada 1 Juli 2026, KPK menetapkan Suhardiman,
01:38Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain,
01:40dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Kensaltant Ardiles
01:42sebagai tersangka dugaan swap terkait jual-beli jabatan
01:45di lingkungan pemerintah Kabupaten Kuantan Sinyinyi selama 2021-2026.
01:49Selain dugaan swap, KPK juga menduga Suhardiman menerima gratifikasi
01:54terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.
01:57Usai namanya terseret dalam perkara itu,
01:59Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pada 3 Juli 2026 menjelaskan
02:02bahwa saat menerima audiensi Suhardiman pada 2 Juni 2026,
02:06kepala daerah tersebut meninggalkan sebuah amplop yang tertutup MEP.
02:10Menurut Raja Juli, dirinya baru menyadari keberadaan amplop itu
02:13setelah Suhardiman meninggalkan ruangan.
02:15Dia kemudian memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan amplop tersebut
02:19tanpa mengetahui isi di dalamnya.
02:21Raja Juli mengatakan pengembalian amplop dilakukan pada 12 Juni 2026
02:25setelah sebelumnya sempat tertunda karena kendala jadwal.
02:29Amplop itu dikembalikan kepada Suhardiman melalui ajudannya di Kabupaten Kuansing.
02:33Pada 3 Juli 2026,
02:35Raja Juli juga melaporkan penolakan gratifikasi tersebut kepada KPK.
02:40Sementara pada 17 Juli 2026,
02:43KPK mengumumkan menolak laporan Raja Juli
02:45karena sedang mengusut pemberian tersebut.
Komentar