Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Dinas Kesehatan (Diskes) provinsi Riau mencatat terjadi peningkatan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), selama kurun waktu bulan Agustus dan September. Selama dua bulan tersebut, penderita ISPA di Riau tercatat sebanyak 10.783 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli mengatakan, terjadinya peningkatan kasus penderita ISPA di Riau tersebut diduga akibat kabut asap yang melanda Riau karena Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“Total penderita ISPA di Riau selama periode Agustus hingga awal September tercatat sebanyak 10.783 kasus,” katanya.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #Kabutasapdiriau #ISPA

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:01Kasus infeksi saluran pernafasan akut mengalami peningkatan selama rentang waktu Agustus-September 2026,
00:06di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan polusi kabut asap.
00:11Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau,
00:14selama dua bulan tersebut setidaknya sudah lebih dari 10.000 kasus ISPA terjadi di Riau.
00:19Total penderita ISPA sudah berkisar 10.783 orang, ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli.
00:26Dari total kasus tersebut, 1.937 kasus merupakan penderita balita usia 0-5 tahun.
00:33Kemudian anak-anak usia sekolah 5-9 mencapai 1.844 jiwa,
00:38terdiri dari 989 anak laki-laki dan 855 anak perempuan.
00:43Sementara itu, meskipun ada lonjakan pasien,
00:47Zulkifli mengatakan fasilitas kesehatan yang ada masih memiliki kapasitas untuk merawat para pasien.
00:51Tim medis darurat, emergency medical team,
00:55di setiap puskesmas telah diaktifkan penuh untuk mengantisipasi gejolak lonjakan pasien secara mendadak, jelasnya.
01:02Dinkes juga menggelar posko darurat dengan peralatan rumah oksigen dan tempat tidur medis bagi pasien kritis.
01:07Dinkes juga berupaya membagikan masker gratis kepada masyarakat
01:10dengan melibatkan akademisi perguruan tinggi serta organisasi profesi kesehatan.
01:15Pemerintah daerah juga menyalurkan makanan tambahan bagi ibu hamil serta balita terdampak,
01:20sembari menyiagakan oksigen konsentrator di puskesmas.
01:23Kita minta tenaga kesehatan di puskesmas untuk selalu memantau kasus yang diakibatkan oleh asap seperti ispa,
01:29iritasi mata, pneumonia, iritasi kulit dan asma kedinkes di wilayah masing-masing, pungkasnya.
Komentar

Dianjurkan