Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KAYONG UTARA, KOMPAS.TV - Tim gabungan BKSDA Kalimantan Barat, YIARI, Yayasan Palung, LPHD dan masyarakat menyelamatkan tiga orangutan terdampak karhutla di Kabupaten Kayong Utara. Satu di antaranya mengalami luka bakar.

Tiga orangutan tersebut terdiri dari induk dan anak yang ditemukan di Desa Penjalaan, serta seekor jantan dewasa di Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir.

Induk orangutan yang diberi nama Mama Penja, ditemukan dalam kondisi kurus, lemas, dehidrasi, serta mengalami luka bakar pada kedua kakinya.

Sementara orangutan jantan bernama Kumbang, ditemukan dengan gangguan pernapasan, sejumlah luka pada tubuh, serta bekas jerat dan dugaan luka akibat proyektil.

Ketiga orangutan kemudian dievakuasi ke pusat penyelamatan dan rehabilitasi YIARI di Ketapang, untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan intensif.

Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, menyebut hingga saat ini sudah delapan belas orangutan diselamatkan akibat karhutla.

Warga terpaksa menggunakan air seadanya untuk memadamkan kebakaran lahan gambut di Jalan Mahir Mahar, Lingkar Luar, Palangkaraya.

Kencangnya angin membuat api dengan cepat menyebar dan membakar lahan kering di sekitar lokasi kebakaran.

Bahkan api terus menjalar hingga ruas jalan penghubung lintas luar kota, membuat kepulan asap tebal membuat jarak pandang terbatas.

Warga berupaya membantu petugas pemadam, dengan sumber air terbatas.

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan oleh heli Chinook bantuan pemerintah Jepang segera dilakukan.

Jika jarak pandang aman, helikopter Chinook akan melakukan pemadaman di wilayah Kubu Raya dan Ketapang.

Heli Chinook mampu membawa 5 ton air untuk menyiram karhutla.

Baca Juga 3 Orangutan Dievakuasi di Tengah Kabut Asap Imbas Karhutla di Kalbar | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/691096/3-orangutan-dievakuasi-di-tengah-kabut-asap-imbas-karhutla-di-kalbar-berita-utama

#orangutan #kebakaran #karhutla

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691102/3-orangutan-terdampak-karhutla-di-kayong-utara-diselamatkan-1-alami-luka-bakar-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara tim gabungan BKSDA Kalimantan Barat, YARI, Yayasan Palung, LPHD, dan Masyarakat
00:07menyelamatkan tiga orangutan terdampak karhutlah di Kabupaten Kayang Utara.
00:11Satu diantaranya mengalami luka bakar.
00:16Tiga orangutan itu terdiri dari induk dan anak yang ditemukan di desa Penjalaan
00:23serta seekor jantan dewasa di desa Padubanjar, kecamatan Simpanghilir.
00:28Induk orangutan yang diberi nama Mama Penja ini ditemukan dalam kondisi kurus, lemas, dehidrasi,
00:37bahkan mengalami luka bakar pada kedua kakinya.
00:40Sementara orangutan jantan bernama Kumbang ditemukan dengan gangguan pernafasan,
00:45jumlah luka pada tubuh, serta bekas jerat, dan dugaan luka akibat proyektil.
00:51Ketiga orangutan ini kemudian dievakuasi ke pusat penyelamatan dan rehabilitasi YARI di Ketapang
00:57untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan intensif.
01:01Kepala BKSDA Kalimantan Barat Murlan Dameriya Pani
01:05menyebut hingga saat ini sudah 18 orangutan diselamatkan akibat karhutlah.
01:16Orangutan yang kami rescue barusan setelah kami periksa mengalami dehidrasi,
01:21kemudian ada beberapa luka bakar di kakinya, kulitnya terkelupas.
01:25Untuk kondisi anaknya sih untungnya sehat ya.
01:28Dan ini merupakan orangutan yang kita bersama rescue ke 16 dan 17.
01:36Mudah-mudahan ini bisa terus beradaptasi ya.
01:43Dan mudah-mudahan bisa segera kami rilis juga ke habitat yang alaminya yang aman
01:50dan tidak ada karhutlah lagi.
01:56Sementara itu warga terpaksa menggunakan air seadanya
01:59untuk memadamkan kebakaran lahan gambut di Jalan Mahirmahara,
02:04lingkar luar Palangkaraya.
02:06Kencangnya angin membuat api dengan cepat menyebar
02:09dan membakar lahan kering di sekitar lokasi kebakaran.
02:12Bahkan api terus menjalar hingga ruas jalan penghubung lintas luar kota
02:16membuat kepulan asap tebal membuat jarak pandang terbatas.
02:20Warga berupaya membantu petugas pemadam dengan sumber air terbatas.
02:30Tadi langsung membesar atau seperti apa, Mas?
02:33Lahan lah, merambetnya.
02:35Nggak langsung besar nggak?
02:37Ada sempat datang pemadam atau gimana, Mas?
02:39Sempat datang mungkin kehabisan air mungkin.
02:41Ya, manual lah.
02:42Manual ya pemadaman manual ya?
02:44Supaya nggak merambet, Mas, ya?
02:48Pemadaman kebakaran hutan oleh lahan,
02:51maksud kami pemadaman kebakaran hutan dan lahan oleh heli Chinook,
02:54bantuan pemerintah Jepang, segera dilakukan.
02:57Jika jarak pandang aman,
02:59helikopter Chinook akan melakukan pemadaman di wilayah Kuburaya dan Ketapang.
03:04Heli Chinook mampu membawa 5 ton air untuk menyiram karkutlah.
03:18Dalam pelaksanaan pemadaman kebakaran ini,
03:21melalui udara karena menggunakan helikopter,
03:23jarak pandang yang buruk akibat asap itu menjadi salah satu masalah utamanya.
03:28Kena skala kebakaran di Kalimantan Barat itu cukup besar,
03:31melalui koordinasi dengan Kementerian Pertahanan Indonesia,
03:34kami putuskan bahwa kami akan melaksanakan kegiatannya di wilayah ini.
Komentar

Dianjurkan