Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berasal dari partai politik berbeda, namun bisa tetap saling menghormati.

Hal itu disampaikan Prabowo saat peresmian proyek LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Prabowo awalnya menyebut Jabodetabek sebagai kota metropolitan terbesar di dunia.

"Kita menyaksikan langkah penting dalam rencana pembangunan bangsa, transformasi bangsa bahwa Jakarta Raya, Jabodetabek, sebetulnya sekarang sudah menjadi metropolitan terbesar di dunia (dengan) 42 juta manusia," kata Prabowo.

Video editor: Aqshal

#prabowo #pramono #lrtjakarta

Baca Juga [FULL] Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai, hingga Puji Pramono di https://www.kompas.tv/nasional/691049/full-presiden-prabowo-resmikan-lrt-jakarta-rute-kelapa-gading-manggarai-hingga-puji-pramono




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/advertorial/691070/prabowo-saya-dan-pramono-berbeda-partai-tapi-bisa-saling-menghormati
Transkrip
00:00Kita datang dari partai yang berbeda, kita bersaing dalam pemilihan umum, tapi kita bisa bekerjasama.
00:17Bahwa Jakarta Raya, Jabodetabek sebetulnya sekarang sudah menjadi mungkin metropolitan terbesar di dunia, 42 juta Malaysia.
00:41Bahwa kita bisa mengelola suatu agglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini, 42 juta.
01:04Mungkin lebih besar dari banyak negara di dunia.
01:10Kita bisa mengelola dengan aman, dalam suasana demokratis, tapi tertib contoh yang paling baik daripada bernegara secara Indonesia.
01:33Saya Presiden Republik Indonesia, memimpin pemerintah pusat, Saudara Pramanu Anung Gubernur DKI, memimpin pemerintah daerah Jakarta.
01:50Kita datang dari partai yang berbeda, kita bersaing dalam pemilihan umum, tapi kita bisa bekerjasama.
02:09Kita bisa saling menghormati, karena kita sadar di dalam hati sanubari kita, bahwa kita dipilih oleh rakyat.
02:26Kita disini, saya disini sebagai Presiden, Saudara Pramanu Anung sebagai Gubernur, Saudara Ranukano sebagai Gubernur, kita pelayan rakyat.
02:39Kita petugasnya rakyat, pikiran kita, tenaga kita, upaya kita, semuanya untuk rakyat Indonesia.
02:50Dan kalau kita tidak kuat dan kita tidak sanggup, ya kita harus kesatria, kita harus pinggir.
03:09Terima kasih.
03:33Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan