00:00Untuk membahas regulasi apa yang terabaikan dalam insiden kapal Virgo Transport 8 dan rencana penyelaman untuk membantu proses evakuasi,
00:09kita akan membahasnya dengan sejumlah, dengan narasumber, Ruth Hanna Simmatupang, investigator KNKT periode seri 1999 sampai 2008.
00:18Selamat malam, Mbak Ruth.
00:20Selamat malam, Mbak.
00:21Ya, Mbak Ruth yang kita tahu, kita mulai dulu dari peristiwa tersebut ya, kapal disebut miring lalu terbalik dalam waktu
00:28yang cukup cepat.
00:29Nah, dari pola kecelakaan yang seperti ini, apa yang paling pertama harus dicurigai oleh investigator?
00:38Ya, tentu adalah stabilitas kapal ya.
00:42Itu yang pertama pertanyaan timbul dari setiap investigator biasanya.
00:49Kenapa begitu cepat terbalik?
00:51Kemudian, apakah memang benar ada gelombang yang bertubi-tubi menghantam lambung kapal?
01:00Nah, ini juga bisa membuat kehilangan stabilitas si kapal itu.
01:05Dan, ada kemungkinan bahwa si kapal itu memang dari pertamanya sudah mengalami kelemahan dalam stabilitas kapal itu sendiri.
01:16Nah, itu kemungkinan-kemungkinan ya, tapi itu harus diperiksa dan diuji kembali oleh tim dari KNKT.
01:24Jadi, ini hanya asumsi saja dan berdasarkan pengalaman yang terdahulu.
01:31Ya, kalau asumsi soal stabilitas seperti yang tadi Mbak Ruth sebutkan.
01:35Tapi kan disampaikan bahwa ini tidak overkapasitas.
01:38Lalu, kemudian apakah berarti si SPB itu hanya menggambarkan kondisi ketika kapal dilepas dari pelabuhan?
01:47Sebenarnya, ya itu hanya menyatakan bahwa kapal ini laik laut dan tidak kelebihan muatan.
01:54Tetapi, kalau sudah dihantam ombak ya, gelombang yang bertubi-tubi dan dia kehilangan stabilitas dan kemungkinan besar juga,
02:03ada penempatan barang-barang yang tidak tepat atau kurang benar dan itu barangnya juga bergeser,
02:12itu juga membuat stabilitas kapal berkurang.
02:15Ditambah, kemungkinan besar dengan adanya ombak, air masuk ke geladak ya.
02:20Jadi, saya nggak tahu apakah di dalam kapal ini rem door-nya ada di mana.
02:27Kemudian, apakah watertight door-nya itu juga berfungsi dengan baik.
02:32Ini banyak hal yang kita harus periksa sebenarnya untuk kecelakaan kapal yang terbalik.
02:38Dan yang tadi Mbak bilang, ini ada terlalu cepat.
02:42Jadi, kemungkinan besar adalah air yang masuk, barang yang bergeser,
02:49dan kemungkinan juga kapal itu sendiri memang sudah lemah stabilitas kapalnya.
02:55Yang di mana artinya, investigator harus mencari tahu sejak kapan awak kapal tahu bahwa kapal dalam kondisi berbahaya.
03:08Oke, ya sebenarnya dengan, ini kita nggak duga ya, tapi biasanya kan dari radar mereka,
03:16di setiap kapal itu ada radar untuk cuaca, dan ada radar yang menunjukkan bahwa akan ada gelombang besar.
03:23Seharusnya mereka juga sudah alert dengan kondisi tersebut.
03:28Jadi, banyak alat yang membantu mereka.
03:31Kalau memang sudah alert, tapi penyintas, ada beberapa keterangan yang mengatakan bahwa mereka tidak tahu apa-apa,
03:37tidak disampaikan, tidak diumumkan apapun untuk menyelamatkan diri.
03:42Ya, itu berarti ada kemungkinan besar alarm tidak dibunyikan atau tidak berbunyi.
03:48Kemudian ada instruksi yang tidak didengar oleh para penumpang.
03:55Sehingga, ya mungkin juga karena ABK-nya juga tidak alert tadi,
04:00sehingga dia tidak dengan sigap memberikan aba-aba kepada para penumpang untuk menyelamatkan diri
04:06atau memberikan titik kumpul untuk evakuasi segera.
04:10Nah, itu kemungkinannya.
04:13Kembali ke yang tadi Mbak Ruth sampaikan bahwa ada kemungkinan-kemungkinan.
04:17Salah satu yang sekarang di-highlight begitu adalah soal cuaca.
04:21Tapi pertanyaannya, bagaimana bisa, apakah mungkin hanya masalah cuaca sehingga membuat kapal roro terbalik?
04:29Iya, sebenarnya ini kan faktor eksternal.
04:32Dan kapal-kapal diciptakan atau dibangun sudah sesuai dengan peruntukannya.
04:39Jadi, kalau dia lewat di jalur-jalur yang gelombang tinggi,
04:43maka konstruksi dan struktur lambung serta si kapal itu disesuaikan dengan hal tersebut.
04:50Jadi, memang kapal-kapal yang digunakan pada jalur-jalur yang ekstrim kondisinya
04:55akan berbeda dengan kapal-kapal yang digunakan untuk jalur-jalur yang kondisinya lebih aman.
05:04Maaf, jadi maksud Mbak Roro, barusan ada kemungkinan tidak mengikuti prosedur atau peruntukan kapal?
05:13Karena kan sebenarnya kapal ini sudah puluhan tahun usianya.
05:16Baru berapa bulan di Indonesia atau jadi kecelakaan?
05:20Sebenarnya adalah peruntukan, tapi kemungkinan besar karena ini kapal saya dengar
05:26dan ada datanya telah dimodifikasi untuk menjadi pengangkutan orang dan barang.
05:34Dan ini berupa feri Roro.
05:38Kemungkinan besar karena ada modifikasi ini, mungkin saja ada penambahan dek
05:44dan ini merubah struktur kapal.
05:47Nah, apakah hal ini sudah diperhitungkan juga, perubahan-perubahan itu diperhitungkan juga
05:53untuk menghadapi kondisi ekstrim yang seperti mereka lalui kemarin?
06:00Oke, baik. Tapi begini, Anda kan merupakan pernah menjadi investigator begitu ya.
06:04Jadi, kira-kira kalau misalnya Anda menangani ini dalam 8 hari,
06:08apa yang harus segera dicari tahu supaya kita tahu penyebab pasti hingga tenggelamnya kapal
06:12yang sebenarnya sudah puluhan tahun beroperasi di Jepang?
06:18Ya, setiap kapal ada logbooknya,
06:21dan pasti ada catatan-catatan perubahan, perbaikan, kekurangan, kelemahan
06:27dalam setiap fungsi di dalam kapal.
06:31Nah, itu bisa kita jadikan dasar pertama kali.
06:35Jadi, logbook dari si kapal.
06:37Kemudian tentu harus diuji kembali dengan kesaksian-kesaksian,
06:43baik dari pengguna maupun ABK dan juga Nahoda.
06:47Bagaimana mereka memanuver, kemampuan mereka melakukan manuver ketika kondisi yang sudah berbahaya.
06:55Nah, itu biasanya kita lihat.
06:57Dan tentunya verifikasi mengenai teknis di kapal itu yang menjadi utama.
07:03Karena menyangkut stabilitas tadi.
07:07Baik, terima kasih Mbak Ruh telah menyemperkan waktunya di Sapa Indonesia Malam.
07:11Kita berharap yang terbaik agar profesi investigasi dapat segera selesai.
07:15Selamat malam.
07:16Selamat malam, terima kasih.
Komentar