Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) buka suara terkait penanganan dua pasien kasus keracunan MBG di Karo, Sumatera Utara, pada Rabu (16/9/2026).

"Soal hilang ingatan, pada saat ini ananda ingatannya sangat baik, memori jangka pendek dan jangka panjangnya," ungkap Spesialis Nefrologi Anak, Heny Andriani.

"Dan juga pemeriksaan elektroensefalografi juga tidak menunjukkan apa pun," lanjutnya.

Baca Juga Keterangan Dokter RSCM Soal Kondisi Anak di Karo yang Disebut Hilang Ingatan karena MBG di https://www.kompas.tv/nasional/691042/keterangan-dokter-rscm-soal-kondisi-anak-di-karo-yang-disebut-hilang-ingatan-karena-mbg

#mbg #keracunanmbg #breakingnews #rscm #karo #sumaterautara

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691053/full-update-rscm-ungkap-temuan-di-2-pasien-kasus-keracunan-mbg-karo-dugaan-hilang-ingatan
Transkrip
00:00Renan Sukmawan, Dr. Spesialis Dantung dan Pemuludara, Direktur Medis dan Keperawatan RSCM.
00:08Bersama kami, saya ingin perkenalkan tim yang hadir pada saya hari ini.
00:14Pertama adalah Kepala Departemen Kesehatan Perempuan dan Anak RSCM,
00:23Dr. Fatima Safira Alatas, PhD, Spesialis Anak Konsultan.
00:32Kemudian di sebelahnya, Kepala Departemen Psikiatrik RSCM,
00:40Dr. Kristian Asisten, Spesialis Kedokteran Jiwa.
00:46Kemudian di samping saya, ini mungkin terkait nanti kita bicarakan para ahli-ahli pakar yang menanani pasienta,
00:53dari dua departemen, tadi Departemen Kesehatan Perempuan dan Anak dan Departemen Psikiatrik.
01:01Timnya di sini, yang di sebelah kanan saya, Profesor Dr. Dr. Setio Andriastuti,
01:10Spesialis Anak Konsultan Neurologi Anak, jadi penyakit sarap ya,
01:15Neurologi Anak, kemudian yang di sampingnya lagi Profesor Dr. Dr. Chin Wiguna,
01:27Spesialis Kedokteran Jiwa, konsultan anak dan remaja ya, Profesor.
01:32Kemudian sampingnya lagi, dokter anak lagi ya, dia dokter-dokter Hennie Andriani,
01:44Spesialis Anak Konsultan Neurologi Anak, jadi penyakit ginjal pada anak.
01:50Sementara di ujungnya, satu lagi dari Departemen Psikiatri,
01:57Dr. Kosuma Minah Nyanti, Spesialis Kedokteran Jiwa,
02:05jadi kita punya dua departemen yang terkait, yaitu Departemen Ilmu Kesehatan Perempuan dan Anak,
02:15dan Departemen Psikiatri.
02:17Baik, pada siang hari ini, pada biar-biar stop lah kira ya,
02:22kita mengabarkan tentang adanya dua orang,
02:31saudara kita, anak kita, gitu ya,
02:34pasien yang dirujuk dari Sumatera Utara.
02:41datang hari Sabtu yang lalu, tanggal 12 September 2026 di RSM.
02:51Saya kira Bapak-Ibu, teman-teman, sudah mengikuti beritanya di media.
02:56Jadi, kedua pasien datang ke RSM,
03:03RSM masuk, tidak dalam kondisi memerlukan perawatan intensif.
03:10Jadi, perawatannya ruang rawat biasa, kira-kira gitu ya,
03:13pasien dapat berkomunikasi, dan kemudian berkontak baik.
03:18Kemudian, kami rawat selama sampai hari ini ya,
03:21ini sudah hari, aku ya, hari 4 harilah, ya kira-kira ya.
03:26dirawat oleh tim ini, jadi masing-masing DPJP kita menyebutkan di sini,
03:32dokter penanggung jawab pasien,
03:35ada dokter spesialis anak, ya konsul proglu besar,
03:39anak profesor, dan kemudian profesor di bidang psikiatri,
03:42masing-masing menangani proses tersebut, ya, sebagai DPJP-nya.
03:47Kedua, adik kita ini sudah kita rawat,
03:50dan Alhamdulillah, saya ingin menyampaikan bahwa hari ini kondisi sudah,
03:56saya rasanya sudah baik, dan jauh lebih baik,
03:59dan insya Allah segera kami rencanakan rawat jalan, ya,
04:04supaya adik-adik kita, anak-anak kita ini cepat ke sekolah kembali.
04:08Karena saya rasa sudah,
04:13apa namanya, waktu sekolah,
04:15dan saya kira ini tugas kita di RSM ini untuk menangani sebaik-baiknya
04:20perawatan dan segala hal yang diperlukan,
04:22sampai nanti persiapan untuk rawat jalan.
04:27Itu gambaran besar yang saya sampaikan,
04:29nanti detailnya,
04:30yang kedua pasien akan disampaikan oleh para DPJP-nya.
04:37Maaf, mungkin kami tidak menyebutkan langsung nama pasiennya,
04:41mohon dipahami,
04:42jangan lupa bahwa ini remaja, adik-adik kita, anak-anak kita,
04:46supaya juga tidak menimbulkan namanya,
04:49berita-berita atau apa-apa terhadap personal,
04:51tapi lebih untuk memberi informasi kepada publik, ya,
04:55karena memang kasus ini atau adanya bujukan ke RSM ini
04:59sudah banyak menanyakan, gitu ya.
05:01Jadi mungkin dapat disampaikan ke publik,
05:03apa yang situasinya dan kondisi terakhirnya.
05:06Saya kira ini tugas tanggung jawab kami sebagai institusi publik
05:10untuk menyampaikan tersebut kepada masyarakat melalui Bapak Ibu dan teman-teman.
05:15Baik, untuk kasus pertama,
05:17saya persilahkan Prof. Handri untuk menyampaikan.
05:20Silahkan, bisa.
05:24Terima kasih, Dr. Renan.
05:26Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
05:30Selamat sore, salam sejahtera untuk kita semua.
05:33Jadi, saya Prof. Handri.
05:35Jadi, saya bicara sebagai seorang konsultan,
05:38sebagai seorang profesional,
05:40di mana saya diberi kepercayaan untuk
05:43memeriksa Ananda pertama, ya,
05:46salah satu adik kita.
05:47Jadi, saya melakukan wawancara, ya,
05:51dengan anak maupun dengan keluarga,
05:54disertai dengan data-data dari perawatan sebelumnya.
06:00Kemudian, saya juga melakukan pemeriksaan fisik dan juga neurologi,
06:04ditambah juga dengan pemeriksaan penunjang,
06:07yaitu elektroencefalografi.
06:09Jadi, pemeriksaan elektroencefalografi itu adalah
06:12suatu pemeriksaan yang menilai fungsi otak seorang manusia, gitu ya.
06:17Nah, pada saat ini,
06:19dari hasil wawancara, pemeriksaan,
06:23dan juga pemeriksaan elektroencefalografi,
06:25Insya Allah, saya bisa pastikan bahwa
06:28tidak ada gangguan fungsi otak pada Ananda, ya, pertama, ya.
06:33Jadi, Insya Allah, kedepannya Ananda bisa bersekolah kembali,
06:38bisa beraktifitas kembali, ya,
06:40bisa ceria kembali, ya.
06:43Jadi, saat ini kita fokus untuk
06:47tata laksana Ananda pertama ini untuk kedepannya.
06:51Mungkin dari saya itu saja.
06:52Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:55Baik, silahkan Prof.
06:57Cin dari sisi psikiatri.
07:03Ya, terima kasih, Dr. Renan.
07:05Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:07Salam sejahtera buat kita semua.
07:09Saya, Cin Wiguna.
07:11Saya, Profesor di bidang psikiatri,
07:13terutama konsultan psikiatri anak dan remaja.
07:15Saya juga sudah melakukan pemeriksaan pada Ananda yang pertama ini,
07:20bersama dengan Prof. Handri,
07:21terkait dengan status mentalnya dan juga fungsi kognitif dari anak ini secara klinis sebenarnya.
07:27Kalau kami lihat dari segi status mentalnya,
07:30kondisi saat ini Ananda yang pertama ini cukup baik, cukup stabil.
07:34Suasana emosinya cukup stabil.
07:37Memang kadang-kadang sesekali masih ada kegelisahan,
07:39tapi kami saksit terus mendampingi yang bersangkutan.
07:42Kami berharap bahwa tentunya kondisinya ini bisa semakin hari,
07:47bisa semakin stabil, dan tentunya kita akan dampingi terus sebenarnya.
07:51Lalu kadang-kadang kalau masih ada kegelisahan,
07:54kita juga terus mendampingi yang bersangkutan agar bisa,
07:58tentunya dia berfungsi lagi lebih baik di kemudian hari.
08:01Saya rasa itu yang kami rencanakan bersama
08:04dan juga dipanggil. Terima kasih.
08:06Baik, ini kira-kira gambaran besarnya untuk kasus yang pertama ya.
08:10Di dua masalah, neuro dan psikiatrinya,
08:14sudah nani dan dalam kerapi,
08:17kemudian mudah-mudahan segera bisa.
08:19Awas jalan dan dilanjutkan pengobatannya di sana dengan obat-obat.
08:23Barangkali ini diperlukan ya.
08:24Silahkan untuk kasus itu, dokter.
08:34Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
08:38Selamat siang.
08:47Selamat siang, perkenalkan saya Henny Adriani Puspita Sari.
08:51Saya adalah konsultan nefrologi anak atau ginjal anak.
08:55Saya menangani ananda kedua.
08:58Saya bisa berdasarkan evaluasi menyeluruh yang kami sudah kerjakan,
09:04yaitu tadi sama wawancara, pemeriksaan fisis,
09:07kemudian juga pemeriksaan laboratorium,
09:10serta pemeriksaan ultrasonografi yang kami sudah kerjakan.
09:14Kami mendapati bahwa kondisi ananda dua ini memang kondisi ginjalnya sudah dalam fase pemulihan.
09:23Kita sudah melakukan evaluasi bertala juga dan fungsi ginjalnya sudah normal.
09:30Saat ini ananda juga sudah bisa mandiri ya,
09:34bisa berdiri jalan mengerjakan aktivitas mandiri.
09:37dan kami sedang mempersiapkan ananda untuk mendapatkan pemantauan lanjutan
09:43berkoordinasi dengan tim di area sempat.
09:52Baik, terima kasih.
09:54Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
09:56Selamat siang.
09:57Saya Kusuma dari Divisi Psikiatri Anak dan Remaja
10:01yang ikut dalam tim untuk merawat ananda yang terutama yang kedua ini.
10:07Jadi untuk yang mungkin bisa saya jelaskan bahwa
10:10kondisinya dalam keadaan cukup stabil
10:13setelah dilakukan pemeriksaan secara klinis
10:15untuk kondisi psikiatriknya juga cukup baik.
10:20Jadi secara dari tahap sesuai dengan tahap perkembangan remaja seusianya.
10:25Dan saat ini juga telah diberikan dukungan yang sesuai
10:30dan yang kita bisa bantu untuk pemulihan
10:35supaya bisa nantinya lebih optimal.
10:37Diharapkannya nanti setelah rawat jalan pun
10:39akan tetap direncanakan bersama pasien dan keluarga juga
10:43agar dapat menelanjutkan untuk dia sekolah
10:47dan kegiatan sehariannya dengan optimal
10:49sehingga dia tetap bisa menjalani perkembangannya dengan baik.
10:52Begini, dan bisa saya terima kasih.
10:53Terima kasih.
10:55Baik, beri para departemen,
10:59ada yang disampaikan?
11:01Enggak, nanti kalau ada tanggung jawab ya.
11:03Nanti barangkali ada yang ingin diklarifikasi oleh Bapak Ibu, teman-teman.
11:08Tapi silakan.
11:09Saya kira itu awalnya.
11:11Maik, kembali.
11:13Maik, kembali.
11:15Itu bisa terbenar suaranya.
11:19Terima kasih, selamat siang Bapak Ibu.
11:21Perkenalkan saya Renata dari Kompas TV.
11:23Yang bertanya, mungkin pertanyaan pertama
11:25masing-masing bisa dijelaskan dari dokter yang menangani.
11:28Untuk biar, misalnya apakah bisa dibahikan kepada kami
11:31juga sebenarnya spesifiknya ini?
11:33Keduaan Anda, menderita penyakit apa?
11:35Meskipun sudah dalam pemulihan,
11:37mungkin juga supaya jadi editasi juga
11:38untuk kedepannya seperti apa.
11:40Lalu kemudian, tadi kan sumpah disebutkan juga,
11:43sebentar lagi akan dilanjutkan rawat jalannya
11:46untuk bagaimana caranya untuk memastikan
11:50pelayanan yang di arah SCM itu
11:52bisa juga didapatkan anak-anak-anak ini
11:55nanti saat kembali ke daerah setempat.
11:56Apa yang kira-kira bisa disarankan oleh dokter di sini
12:00untuk kemudian nanti infrastruktur di sana bisa diperbaiki.
12:03Mungkin begitu dulu.
12:04Terima kasih, kemarin.
12:16Diagnosisnya adalah
12:17tadinya kan kecurigaan adanya suatu
12:21gangguan fungsi otak ya.
12:23Apa lain?
12:25Kecurigaan ya.
12:31Kalau ditanya diagnosis,
12:34diagnosis dari neurologi anak adalah
12:37paroxysmal non-eclipiform event.
12:42Jadi,
12:45bahasa awalnya adalah suatu serangan tiba-tiba
12:50yang bukan merupakan suatu kejang sebetulnya ya.
12:53Dan juga bukan problem organ dari otak itu sendiri.
12:58Jadi, dari saya artinya tidak ada diagnosis sebetulnya.
13:06Terima kasih, Dr. Renan.
13:08Kalau dari aspek psikiatrinya,
13:10awalnya diduga kemungkinan ketika dikirim ke kami
13:13kemungkinan adanya suatu gangguan atau kondisi psikotik
13:16di mana kondisi anak itu dikatakan
13:18tidak bisa membedakan antara realita dan kartasinya dia.
13:23Namun, ketika kami telusuri di sini,
13:26kelihatannya kondisi itu kurang mendukung.
13:28Sehingga yang pasti mendukung adalah
13:30adanya beberapa serangan panik dalam waktu satu bulan ini.
13:33Sehingga kita memikirkan apakah ini merupakan
13:35suatu gangguan panik sebenarnya.
13:37Sehingga ketika dia mengalami tekanan yang besar,
13:41lalu kepanikan itu muncul.
13:42Lalu diduga sebagai sesuatu yang seperti psikotik.
13:46Itu yang masih kami tentunya perlu pendalaman.
13:48Karena untuk aspek psikiatrik atau status mental
13:51tentunya tidak secepat itu bisa kita telusuri secara mendalam.
13:56Karena kan kita juga baru berkenalan dengan anak ini sebenarnya.
13:59Kita juga punya teman-teman sebenarnya
14:01tentunya di tempat asalnya mereka.
14:04Tadi pertanyaannya Anda mungkin kalau nanti mereka kembali
14:06pastinya akan bisa dilanjutkan dengan teman-teman kami.
14:09Tentunya dengan support dari kita yang ada di sini juga.
14:12Terima kasih.
14:18Terima kasih.
14:18Untuk Ananda kedua, diagnosis yang kami terima saat masuk adalah
14:22penurunan fungsi ginjal akut.
14:24Pada evaluasi kami, kami juga mendapatkan diagnosis yang sama.
14:28Jadi kami meneruskan terapi yang sama dari teman-teman sebelumnya.
14:33Kondisi ini akan kami pantau.
14:35Saya juga kita sama ya mungkin ada sejawat yang di daerahnya Ananda
14:42yang bisa melanjutkan evaluasinya.
14:44Karena evaluasinya bukan evaluasi yang terlalu rumit gitu ya.
14:51Hanya memang perlu dilakukan secara berkala.
14:53Kami akan menuliskan apa-apa saja yang akan kami pantau
14:56dan akan kami pantau bersama dengan tim di lokal.
15:02Baik, kalau untuk diagnosis psikiatri untuk Ananda yang kedua,
15:08memang ini setelah pemeriksaan tidak memenuhi sebuah kriteria diagnosis
15:14untuk gangguan tertentu.
15:15Namun demikian dengan melihat bahwa ini saat ini remaja
15:20yang mungkin juga kita masih perlu pantau untuk perkembangannya juga
15:23dan sembari meneruskan pemantauan yang tadi disampaikan oleh Dr. Hennie.
15:29Artinya mungkin dalam saat rencanakan tawar jalan
15:32akan secara tertulis juga ada.
15:38Dan seperti tadi Prof. Jinn juga sampaikan,
15:41kami juga ada beberapa sejawat yang memang ada di tempat asal mereka.
15:44Nanti mungkin akan direncanakan kembali,
15:47mau kontrolnya kemana,
15:48dan kita akan komunikasikan secara jelas.
15:53Gitu-gitu apa yang ada di sini dan rencananya seperti apa.
15:56Kira-kira seperti itu.
16:03Ya, terima kasih. Saya Safira Latas.
16:10Jadi, itunya adalah anak-anak yang datang ini
16:14sudah kami tangani dengan ahlinya masing-masing.
16:18Tentunya yang paling penting adalah komunikasi
16:21dengan teman-teman sejawat kami nanti di sana
16:24untuk pemantauan agar mereka bisa kembali bersekolah dengan baik
16:30tanpa ada rasa cemas lagi terhadap media mungkin ya.
16:37Dan juga dari apapun yang bertanya kepada mereka
16:43supaya sekolahnya berjalan lancar.
16:46Terima kasih.
16:49Terima kasih Dr. Renan.
16:50Saya Kristiana Siste dari Departemen Psikiatri.
16:54Memang fokus kami adalah pada kedua anak-anak ini,
16:58namun juga tata laksana yang kami lakukan tentu bersifat komprehensif dan holistik,
17:03sehingga pendampingan juga kami lakukan pada pihak keluarga.
17:07Karena ini merupakan suatu tata laksana yang komprehensif
17:11sehingga mendukung pemulihan dari kedua anak-anak juga.
17:15Demikian, Dr. Renan.
17:17Jadi mungkin bottom line-nya,
17:19kira-kira kita ingin mengajak semua teman-teman, pihak ya,
17:23untuk memberi kesempatan anak-anak,
17:25adik-adik kita ini untuk tenang kembali ya,
17:28tidak di, apa ya, di, ini,
17:31di minta wancara atau apa media dan sebagainya,
17:33selingkuhnya, supaya bisa kembali.
17:35Jadi karena kalau nanti ada, apa namanya, terlalu banyak.
17:39Ini lagi nanti, hal ini,
17:41apalagi ada masalah psikiatri awalnya dulu,
17:43sekarang sudah tertangani,
17:45sekarang supaya bisa aktif lagi,
17:47dan ini perlu dukungan semua gitu ya,
17:50apa namanya, lingkungan dan sebagainya sangat penting.
17:52Dan kami untuk menyampaikan ini pun harus,
17:55sudah minta izin gitu ya,
17:56sebagai disclaimer bahwa kami sudah minta izin kepada,
18:01orang tua, kedua pasien,
18:02bahwa tidak untuk membuka masalah pada pasien,
18:05tetapi sebagai edukasi,
18:07karena tentu ini banyak sekali yang bertanya ya,
18:09kepada kami di RSM,
18:12tentang pasien ini,
18:13tetapi lebih pada edukasi publik juga,
18:15bahwa ayo sama-sama kita menjaga situasi kondusif,
18:20untuk adik-adik kita ini kembali bersekolah dengan baik,
18:23karena kalau kita dengar tadi ya,
18:25praktis masalah organik,
18:27sudah, semua sudah kembali ke normal,
18:29jadi memang juga tidak ada yang serius,
18:31katakan lebih itu saat ini,
18:33sehingga hal-hal yang terkait dengan pengobatan miskin hati,
18:36dan sebagainya juga bisa ditampak berobat jalan.
18:38Tapi sejauh memang tim kami sudah komunikasi dengan dokter-dokter,
18:42di sejauh-jauh kami di mana,
18:45di tempatnya ya, di Sumatera Utara,
18:47dan saya kira kebunan kami sangat baik,
18:49dan saling memberikan informasi,
18:52dan mudah-mudahan dengan nanti bisa membantu ketika awal jalan.
18:56Gitu ya, kira-kira gitu.
19:18Pemuliannya sekarang sudah sampai berapa persen untuk sampai ke awal jalan.
19:39Saya akan menjawab mengenai tadi ya,
19:42hilang ingatan.
19:43Yang jelas pada saat saya periksa saat ini,
19:46Ananda ingatannya sangat baik,
19:48ya, memori jangka pendek maupun jangka panjangnya,
19:51dan juga pemeriksaan elektroencefalografi juga tidak menunjukkan gangguan apapun.
19:57Itu yang bisa saya katakan.
20:01Dari aspek psikiatif,
20:03Mama kita juga menelusuri secara klinis sih sebenarnya ya.
20:06Saya setuju dengan Prof. Pandri bahwa
20:07dalam penelusuran klinis,
20:09Ananda yang pertama ini bisa menceritakan kejadian-kejadiannya dengan baik sih.
20:14Walaupun ada kejadian yang dia lupa,
20:16tetapi secara keseluruhan pastinya bisa menggambarkan
20:19apa yang dia rasakan, apa yang terjadi sebenarnya ketika dia merasakan tidak nyaman dan gelisah dan sebagainya,
20:26baik yang sekarang maupun yang beberapa minggu yang lalu.
20:29Jadi saya bisa menyimpulkan saat ini ya tentunya,
20:32bahwa dia cukup sih memiliki fungsi kognitif,
20:35atau tentunya memiliki orientasi,
20:37dia tahu dia di mana, dia tanggal berapa, hari apa, siapa,
20:40dia semuanya tahu. Jadi saya tidak melihat adanya disorientasi,
20:44atau ada masalah pada memori kerjanya.
20:47Jadi secara keseluruhan tampaknya saat ini masih cukup baik sih dapat dikatakan seperti itu.
20:53Terima kasih.
21:13Terima kasih.
21:25Semua kondisinya sangat baik, fungsi ginjalnya juga sudah baik.
21:30Kami estimasi akan memulangkan Ananda dalam akhir peran ini.
21:37Kemudian untuk evaluasi sebelumnya,
21:41kami memang tidak mendapatkan adanya riwayat penyakit ginjal maupun faktor risikonya pada Ananda.
21:48Terima kasih.
21:52Mungkin menambahkan kalau misalnya tadi sudah direncanakan untuk dalam beberapa hari ini untuk rawat jalan,
21:58jadi dari psikiatri kami mendukung untuk juga bisa mempersiapkan pasien dan keluarganya juga
22:04untuk bisa kembali ke kegiatan aktifas sehari-harinya di tempat pasang.
22:13Saya kira barangkali itu yang penting Bapak Ibu teman-teman situasinya
22:20adik-adik kita ini sudah lebih baik.
22:22Makan, mandi, gimana itu gampangnya ya.
22:24Udah sendiri.
22:25Kita beri tempat di ruang perawatan.
22:55Bapak Ibu teman-teman semakasih atas kehadirannya.
22:59Akhirnya kita berharap bahwa adik-adik kita ini dan keluarga juga kemudian bisa kembali ke hidupan normal gitu ya.
23:11Jadi tidak menjadi pusat perhatian.
23:14Karena itu menjadi dengan usia remaja,
23:19kita paham baik, dengan usia remaja seperti ini,
23:21dan ini menjadi pusat perhatian juga bisa menjadi hal yang tidak nyaman dari segi psikiatris misalnya.
23:30Dan ini kita jaga, kita hindari supaya kembali ke sekolah ini.
23:35Ini masa sekolah sudah cepat bertemu dengan teman-temannya dan kemudian tidak tertinggal ajarannya.
23:40Dan yang pasti tidak ada pandemannya,
23:45nanti tidak ada indikasi rawat-rawat inap lagi.
23:49Sekali lagi terima kasih Bapak Ibu teman-teman kerjasamanya dengan RCM
23:53dan kita selalu siap memberi informasi untuk publik,
23:56semoga semua dalam keadaan sehat.
23:58Selamat sore, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
24:01Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan