Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Belasan anak memanfaatkan lahan persawahan untuk belajar cara menanam bibit padi. Tak hanya belajar, anak-anak usia 3 hingga 6 tahun ini juga asyik bermain lumpur di area persawahan.

Melalui Komunitas Ide Ketjil, area persawahan tak hanya dijadikan sebagai lumbung pangan, tetapi juga menjadi ruang belajar alam dan bermain bagi anak-anak usia tiga hingga enam tahun.

Sebelum turun ke lokasi, anak-anak lebih dulu diajak mendengarkan dongeng tentang petani cilik dan sawah. Setelah itu, barulah mereka diajar cara menanam benih padi secara tradisional.

Tak tanggung-tanggung, tanpa alas kaki, anak-anak ini langsung diajak turun ke sawah. Mereka memijak tanah berlumpur, berlari, hingga sengaja menjatuhkan diri.

Tak hanya bermain, anak-anak juga diajar mengenal benih padi yang menjadi cikal bakal nasi, sekaligus praktik cara menanamnya.

Keceriaan pun sangat terasa, meski tubuh mereka berlumuran lumpur. Seusai menanam, anak-anak bersama pembimbing membersihkan diri di aliran air area persawahan.

Salah satu orang tua peserta bilang, ia senang anaknya bisa belajar menanam padi. Lewat kegiatan ini, anak-anak juga diajak untuk lebih menghargai makanan yang mereka konsumsi.

Kegiatan belajar dan bermain di sawah ini merupakan hasil kolaborasi dengan Komunitas Petani Pemuda Desa Porame. Selain menjadi wadah edukasi siklus pertanian, aksi ini juga turut melestarikan cara bertani tradisional di Desa Porame.

Baca Juga Lowongan Kerja Pamapersada Fresh Graduate Development Program 2026 Masih Dibuka, Ini Kualifikasinya di https://www.kompas.tv/ekonomi/691019/lowongan-kerja-pamapersada-fresh-graduate-development-program-2026-masih-dibuka-ini-kualifikasinya

#padi #bertani #edukasi #edukasianak

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691027/komunitas-di-sigi-manfaatkan-persawahan-jadi-area-edukasi-menanam-padi-bagi-anak-anak
Transkrip
00:07Intro
00:10Saudara kini kita tiba di segmen cerita Nusantara
00:13Beragam cerita menarik dan inspiratif telah disiapkan kawan-kawan kami dari Biro Kompas TV di daerah
00:19Kali ini giriran kawan-kawan kami dari Biro Kompas TV di Palu, Sulawesi Tengah
00:24Sudah bersiap jurnalis Kompas TV Nana Rahman dan juru kamera Bahrudin Perisa
00:29Selamat siang, Nana ada cerita menarik apa dari Palu hari ini?
00:35Selamat siang, Renata dan Saudara dari Palu, Sulawesi Tengah
00:40Hari ini kami memilih dua surutan informasi untuk segmen cerita Nusantara
00:44Dan langsung saja kita ke informasi yang pertama
00:48Saudara belasan anak memanfaatkan lahan persawahan untuk belajar cara menanam bibit padi
00:54Dan tak hanya belajar, anak-anak usia 3 hingga 6 tahun ini
00:59Juga masih bermain umur di area persawahan
01:07Melalui komunitas ide kecil, area persawahan tak hanya dijadikan sebagai lumbung pangan
01:13Tetapi juga menjadi ruang belajar alam dan bermain bagi anak-anak usia 3 hingga 6 tahun
01:20Sebelum turun ke lokasi, anak-anak lebih dulu diajak mendengarkan dongeng tentang petani cilik dan sawah
01:27Setelah itu, barulah mereka diajar cara menanam benih padi secara tradisional
01:33Tak tanggung-tanggung, tanpa les kaki, anak-anak ini langsung diajak turun ke sawah
01:38Mereka memijak tanah berlumpur, berlari hingga sengaja menjatuhkan diri
01:43Tak hanya bermain, anak-anak juga diajar mengenal benih padi yang menjadi cikal bakal nasi sekaligus praktik cara menanamnya
01:53Keceriaan pun sangat terasa, meski tubuh mereka berlumuran lumpur
01:57Seusai menanam, anak-anak bersama pembimbing membersihkan diri di aliran air area persawahan
02:04Salah satu orang tua peserta bilang, ia senang anaknya bisa belajar menanam padi
02:09Lewat kegiatan ini, anak-anak juga diajak untuk lebih menghargai makanan yang mereka konsumsi
02:14Ini kegiatan yang sangat seru dan menyenangkan
02:18Dan tentunya untuk kami bisa dilihat bahwa yang namanya sawah itu sudah sangat jarang
02:24Terutama di kota-kota besar
02:25Jadi di sini kita mulai belajar, pertama belajar bersyukur
02:30Kita masih dapat melihat alam yang indah ini
02:33Kemudian mengajarkan anak-anak bagaimana petani, prosesnya petani
02:38Menanam padi yang akan menjadi beras dan dimasak oleh keluarganya nanti
02:44Dan dinikmati bersama keluarga di rumah
02:46Supaya bagaimana anak-anak itu mengenal padi yang ditanam ini menghasilkan beras
02:53Sehingga nantinya besok-besok mereka bisa paham dan bisa tahu
02:59Bahwa yang dihasilkan hari ini bisa menjadi beras
03:04Sehingga pengenalan untuk anak-anak itu harus di edukasi
03:12Agar supaya mereka memahami dari padi menjadi beras itu
03:18Kegiatan belajar dan bermain di sawah ini merupakan hasil kolaborasi
03:22Dengan komunitas petani pemuda Desa Purame
03:25Selain menjadi wadah edukasi siklus pertanian
03:28Aksi ini juga turut melestarikan cara bertani tradisional di Desa Purame
03:34Aldrim Talara, Kompos TV, Sigi, Sulawesi Tengah
Komentar

Dianjurkan