00:00Pemerintah Kabupaten Pati menerapkan kejadian luar biasa atas kasus dugaan keracunan makan bergizi gratis di Kecamatan Gembong.
00:08Badan Gizi Nasional menerapkan sanksi suspend untuk SPPG yang melakukan pelanggaran berat termasuk SPPG Gembong I.
00:27Ratusan siswa dan guru di Pati Jawa Tengah diduga mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis.
00:3348 siswa kini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
00:38Secara umum, kondisinya mulai membaik dan menunggu proses pemulihan.
00:43Imbas dugaan keracunan masal MBG, Pemkap Pati menetapkan status kejadian luar biasa atau KLB.
00:50Keputusan diambil dengan pertimbangan keselamatan dan percepatan penanganan.
00:55PLT Bupati Pati, Risma Ardicandra menyebut akan mengevaluasi seluruh SPPG di Pati guna memastikan operasionalnya sesuai SOP.
01:04Kami memang mengutamakan masalah pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya hal-hal seperti ini menyangkut dengan nyawa.
01:14Makanya kemarin juga saya putuskan untuk kondisinya adalah KLB, karena kami utamakan masalah penyelamatan dulu.
01:22Makanya kami handle secara langsung dan kami juga sudah berkondensi dengan Pak Wakil BGN bahwa minggu depan kami akan sisir
01:30semua dapur-dapur yang ada di Kabupaten Pati.
01:34Badan Gizi Nasional akan mensuspen permanen SPPG yang kedapatan melakukan pelanggaran berat.
01:40Termasuk SPPG Gembong 1 yang diduga memberikan menu MBG dan mengakibatkan ratusan siswa dan guru keracunan.
01:49SPPG ya seperti yang saya sampaikan yang lalu, yang jelas di-suspen.
01:54Mungkin kalau dapurnya jelek akan permanen ini.
01:57Jadi itu sudah komitmen kita di BGN, apabila ada dapur yang sampai menyiapkan MBG-nya kemudian secara tidak baik,
02:11dalam hal ini adalah ada keracunan, langsung kami suspen permanen.
02:16Ulangi, suspen berat ya, kalau menjelek dapurnya suspen permanen.
02:21Data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati hingga Kamisore tercatat ada 269 korban mengalami gejala keracunan.
02:2959 diantaranya masih mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit,
02:33sementara 159 lainnya menjalani rawat jalan.
02:38Tim Liputan Kompas TV
Komentar