00:03Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menjelaskan fenomena dentuman yang terdengar di Jawa Barat pada Jumat lalu.
00:11Kementerian ESD mengonfirmasi fenomena itu terkait erupsi anak Rakatau.
00:26Badan Geologi Kementerian ESD mengungkap waktu dentuman hingga getaran yang terasa di sejumlah wilayah Jawa Barat sesuai dengan momentum erupsi
00:35anak Rakatau pada 6 atau pada 4 dan 5 September lalu.
00:39Kementerian ESD memastikan berdasarkan laporan sinyal stasiun pemantauan di Jawa Barat, dentuman dan getaran itu terasa sampai jauh karena merambat
00:48melalui atmosfer.
01:02Bahwa fenomena tersebut berasal dari gelombang akustik korupsi gunung api anak Rakatau.
01:08Gelombang akustik berfrekuensi rendah dapat merambat jauh dalam kondisi atmosfer tertentu dan dirasakan sebagai dentuman maupun dengaran.
01:17Dan fenomena ini serupa pernah terjadi di beberapa gunung api yang erupsi.
01:23Contohnya ketika erupsi gunung gelut terdengar hingga Jawa Tengah dan gunung Lewatobi laki-laki terdengar hingga Mau Mere dan Pulau
01:29Alu.
01:32Dan PVMBG menyebut sejumlah alat pemantauan di gunung anak Rakatau mengalami kerusakan.
01:38Namun PVMBG memastikan pemantauan aktivitas vulkanik gunung anak Rakatau masih bisa dilakukan lewat sejumlah stasiun pengamatan yang masih beroperasi.
01:53Memang ada beberapa alat rusak tapi kami punya banyak stasiun pengamatan dan ini kami pastikan saling menunjang satu sama lainnya.
02:00Masih bisa kita lakukan pemantauan.
02:02Setelah reda kami akan memperbaiki alat-alat yang memang rusak.
02:06Karena sekarang masih cukup berbahaya untuk stasiun yang langsung berada di tubuh gunung anak Rakatau.
02:11Terima kasih.
02:11Terima kasih.
02:11Terima kasih.
Komentar