Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sukseskan Program Strategis Nasional, Kodam IV Diponegoro hadir menyediakan dan mendistribusikan air bersih bagi wilayah yang kekeringan. Selain itu juga membangun Jembatan Garuda dan Jembatan Gantung Merah Putih untuk memudahkan aktivitas masyarakat.

Salah satu bentuk nyata sukseskan Program Strategis Nasional, Kodam IV Diponegoro di musim kemarau ini, mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah di Jateng dan DIY yang mengalami kekeringan.

Selain itu, juga menghadirkan sumber air permanen melalui pembangunan sumur bor di berbagai wilayah yang mengalami kesulitan air.

Melalui Program Bakti TNI AD penyediaan air bersih, sejak tahun 2021 hingga 2026 telah dibangun 576 titik, terdiri dari 108 pompa hidran, 381 sumur bor, serta 87 titik pipanisasi dan gravitasi. Saat ini, pembangunan 50 titik sumur bor masih terus berprogres di berbagai wilayah jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Tak hanya itu, Kodam IV/Diponegoro juga membangun infrastruktur yang menjadi penghubung aktivitas masyarakat. Seperti pembangunan Jembatan Garuda dan Jembatan Gantung Merah Putih di berbagai wilayah.

Dalam proses pembangunannya, prajurit TNI bersama masyarakat bersama mengerjakan setiap tahapan dengan gotong royong.

Hingga saat ini, Kodam IV/Diponegoro telah membangun Jembatan Garuda sebanyak 311 titik, yang terdiri dari 156 jembatan perintis, 119 jembatan beton dan 36 jembatan Armco yang tersebar di berbagai wilayah.

#kodam #jembatan #airbersih

Baca Juga 2 Relawan Karhutla di Kalteng Meninggal, Nakes Dikerahkan Pantau Relawan | JURNAL NUSANTARA di https://www.kompas.tv/regional/689117/2-relawan-karhutla-di-kalteng-meninggal-nakes-dikerahkan-pantau-relawan-jurnal-nusantara



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689118/kodam-iv-diponegoro-bangun-jembatan-sarana-air-bersih-dukung-program-strategis-nasional
Transkrip
00:24Kodam 4 di Ponegoro
00:30Di Jawa Tengah dan daerah istimewa Yogyakarta yang mengalami kekeringan
00:35Selain itu juga menghadirkan sumber air permanen melalui pembangunan sumur bor di berbagai wilayah yang mengalami kesulitan air
00:43Melalui program bakti TNI Angkatan Darat Penyediaan Air Bersih
00:49Sejak tahun 2021 hingga 2026 telah dibangun 576 titik
00:54Terdiri dari 108 pompa hidran, 381 sumur bor, serta 87 titik pipanisasi dan gravitasi
01:03Saat ini pembangunan 50 titik sumur bor masih terus berproses di berbagai wilayah jajaran Kodam 4 di Ponegoro
01:12Tak hanya itu Kodam 4 di Ponegoro juga membangun infrastruktur yang menjadi penghubung aktivitas masyarakat
01:17Seperti pembangunan jembatan Garuda dan jembatan gantung merah putih di berbagai wilayah
01:23Dalam proses pembangunannya, prajurit TNI bersama masyarakat bersama-sama mengerjakan setiap tahapan dengan gotong royong
01:31Hingga saat ini Kodam 4 di Ponegoro telah membangun jembatan Garuda sebanyak 311 titik
01:37Yang terdiri dari 156 jembatan perintis, 119 jembatan beton dan 36 jembatan armko yang tersebar di berbagai wilayah
01:47Kami membuat jembatan ini berdasarkan permintaan dari masyarakat
01:52Jadi kami kan membangun jembatan di wilayah Jawa Tengah ini tidak melihat lokasinya di mana, tidak pilih kasih segala macam
02:00Mana yang benar-benar membutuhkan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan kita survei dan memang betul ya kita laksanakan
02:08Seluruh program tersebut dilaksanakan secara maraton sebagai bentuk komitmen TNI untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat
02:18Tim Liputan, Kompas TV
02:23Kodampat di Ponegoro terus menyukseskan program strategis nasional dengan menyeluruhkan air bersih dan membangun jembatan membantu warga di wilayah Jawa
02:31Tengah dan juga daerah istimewa Yogyakarta
02:34Untuk mengetahui pelaksanaannya, kita sudah terhubung dengan Pangdampat di Ponegoro, Bapak Majen Ahirudin
02:40Salam Nusantara, Pak Pangdam, boleh diupdate untuk saat ini bagaimana pembangunan untuk di wilayah Bapak?
02:50Salam Nusantara, Mbak Genis
02:52Perlu kami infokan, kami Kodampat di Ponegoro saat ini terus mengakselerasi pelaksanaan pembangunan, baik itu jembatan maupun sumur bor air
03:04Untuk jembatan saat ini yang sudah kami bangun sejumlah 311 jembatan, Pak
03:10Jadi terdiri dari jembatan perintis atau jembatan gantung itu jumlahnya 156
03:15Kemudian jembatan beton itu ada 119 titik dan jembatan ampoh itu ada 36 titik
03:22Di seluruh wilayah Kodampat yang meliputi Jawa Tengah dan Jogja
03:25Begitu juga dengan kegiatan penyediaan air bersih
03:29Jadi mulai dari tahun 2021 sampai dengan 2026
03:33Itu sejumlah 576 titik yang sudah kami upayakan dan kami buat
03:38Itu meliputi pompa hidram, kemudian dia sumur bor dan juga ada pipanisasi
03:44Yaitu menyalurkan air dari sungai untuk kepentingan irigasi maupun persawahan
03:50Jadi mobilitas warga melalui jembatan dan juga sanitasi begitu ya
03:55Untuk air begitu Pak air bersih
03:57Kalau sejauh ini apa yang menjadi program prioritas di Kodam 4 Pak?
04:03Yang menjadi program prioritas di Kodam 4 saat ini
04:06Terutama yang berkaitan dengan masyarakat adalah
04:10Pembangunan jembatan, kemudian penyediaan air bersih
04:15Kemudian juga pendampingan terhadap ketahanan pangan masyarakat
04:22Dalam hal apa nih Pak?
04:24Misalnya pembangunan salah satunya kan juga pembangunan jembatan
04:28Begitu ya untuk mobilitas warga?
04:32Jadi untuk jembatan
04:35Jembatan-jembatan yang kami bangun
04:37Ini jatah jembatan yang menghubungkan antara daerah-daerah
04:42Kampung satu dengan kampung yang lain yang memang belum ada aksesnya
04:46Ataupun aksesnya terputus karena bencana alam atau lain hal
04:51Kita bantu masyarakat-masyarakat yang memang memerlukan jembatan untuk akses
04:55Sehingga harapannya masyarakat itu bisa menggunakan jembatan itu
04:59Untuk meningkatkan perekonomiannya
05:01Kemudian juga untuk membantu anak-anak sekolah
05:05Supaya lebih dekat akses menuju sekolahnya
05:07Dan juga membantu masyarakat untuk meningkatkan atau menghemat waktu transportasinya
05:14Ketika di lapangan Pak
05:16Apa yang menjadi tantangan terbesar dalam pembangunan jembatan
05:20Ataupun juga penyaluran air bersih ini Pak?
05:24Yang menjadi tantangan terbesar untuk pembangunan jembatan
05:27Yang pertama adalah masalah kontur
05:30Masalah kondisi alam
05:32Jadi ada beberapa jembatan-jembatan yang berada di pelosok
05:37Mungkin di daerah pinggir gunung
05:38Ataupun di daerah pelosok-pelosok
05:40Sehingga memang akses untuk mencapai kesana itu sulit Pak
05:45Kemudian juga kami untuk menyuplai materialnya juga agak terbatas
05:50Karena memang sulit untuk mencapai daerah-daerah tersebut
05:53Karena memang kita berupaya untuk mencari daerah-daerah yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat
06:01Dan penerima manfaatnya juga banyak
06:03Sehingga memang betul-betul memang bisa mengatasi kesulitan masyarakat yang ada di sekitar
06:08Boleh dicelaskan Pak Pangdam
06:11Bagaimana sinergitas antara TNI, perangkat desa, pemerintah daerah
06:16Untuk bisa membangun jembatan dan pendistribusian air bersih ini?
06:22Terkait dengan koordinasi maupun kerjasama
06:27Jadi contoh misalnya jembatan itu usulan biasanya dari masyarakat
06:35Masyarakat menyampaikan kepada pemerintah desa
06:38Kemudian pemerintah desa nanti akan berkoordinasi dengan TNI yang ada di pedesan tersebut
06:43Babi Insatupun Pramil
06:45Kemudian akan dilaporkan secara berjenjang kesatuan atas
06:48Kemudian kita akan melaksanakan survei kesana
06:51Apakah memang betul-betul penerima manfaatnya memang sangat banyak
06:56Dan memang sangat diperlukan
06:57Karena dengan jumlah jembatan yang terbatas ini
07:01Kita harapkan yang kita buat ini benar-benar bermanfaat buat masyarakat
07:05Begitu juga dengan pembangunan sumber air
07:12Penggalian sumber bor
07:13Kita memang nyari benar-benar di mana daerah-daerah yang betul-betul
07:16Ketutukan dan mengalami kekeringan
07:18Kita tahu sendiri saat ini kan sedang musim kering
07:21Musimnya sedang El Mino-nya berkepanjangan
07:24Kita cari benar-benar yang benar dibutuhkan oleh masyarakat
07:28Dalam pembangunannya kita selalu melibatkan masyarakat
07:32Jadi TNI bersama-sama dengan masyarakat membangun jembatan tersebut
07:36Jadi itu artinya TNI dalam hal ini Kodam 4 sudah memetakan ya Pak
07:41Daerah-daerah yang kekeringan, potensi-potensi sumber air
07:45Dan bagaimana juga Kodam 4 bisa memastikan
07:49Warga bisa mengelola dan juga merawat sumber air ini Pak?
07:55Baik Pak Jani, Mbak Glemi
07:57Jadi setelah jembatan ataupun sumur bor itu
08:01Jadi selesai dibuat
08:04Ini pihak TNI nanti akan membentuk kelompok-kelompok masyarakat
08:11Ataupun petugas-petugas yang memelihara sarana perasana tersebut
08:14Jadi kami melibatkan masyarakat
08:16Masyarakat itulah nantinya akan menjaga sumber-sumber air tersebut, jembatan tersebut
08:21Kita juga tidak ingin karena salah penggunaan
08:24Akhirnya jembatan itu mengalami kerusakan
08:27Nah akhirnya masyarakat itulah yang ikut menjaga
08:29Yang ikut memelihara sehingga bisa dipakai dengan waktu yang panjang
08:34Begitu juga dengan sumber airnya
08:36Dengan sumber air yang kita buat itu
08:38Harapannya petugas-petugas yang kita bentuk di desa itu
08:42Bisa membagi secara merata untuk kepentingan masyarakat yang ada di desa tersebut
08:46Demikian, Mbak Glemi
08:47Ya, Bapak terakhir bagaimana harapan Bapak untuk program ini
08:51Jembatan Garuda dan juga Bakti TNI AD untuk menunggal air
08:54Agar bisa dirasakan manfaatnya khususnya untuk Jawa Tengah dan juga Yogyakarta?
09:01Harapan kami, harapan dari pihak TNI
09:04Bahwa kegiatan ini merupakan program yang sangat baik
09:08Yang diinisiasi oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto
09:11Ini bisa berkelanjutan terus
09:13Karena masih banyak sasaran-sasaran yang harus kita capai
09:16Masih banyak titik-titik daerah-daerah yang masih membutuhkan
09:20Baik itu jembatan, sarana-prasaran air bersih dan yang lain-lainnya
09:25Harapannya ke depan bahwa kesulitan-kesulitan masyarakat
09:29Yang ada di daerah itu bisa kita atasi
09:31Dengan melaksanakan program pembangunan jembatan
09:35Maupun program pengadaan air bersih
09:37Demikian, Pak Glemi
09:39Baik, semoga TNI bisa hadir bersama rakyat
09:41Menjadi membantu dan juga masyarakat bisa terasa manfaatnya
09:46Terima kasih, Bapak Panggampat di Ponegoro
09:50Bapak Majen Ahirudin telah bergabung di Jurnal Lusantara Sehat Selalu
Komentar

Dianjurkan