00:00Intro
00:06Terima kasih dan masih bersama kami dalam Sapa Indonesia Pagi
00:09Saudara Kebakaran Hutan dan Lahan di lereng kawasan wisata Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, kian meluas.
00:16Akibatnya, jalur pendakian kini ditutup total bagi wisatawan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
00:31Kebakaran hutan dan lahan di lereng kawasan wisata Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, kian meluas.
00:37Akibatnya, jalur pendakian ditutup total bagi wisatawan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
00:43Petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran serta total luasan lahan yang hangus terbakar.
00:54Kalau masalah selanjutnya penutupan, yang pasti iya.
00:57Karena setelah kita sudah berusaha menformasikan semua ke agen travel dan sebagainya bahwasannya SA tentang penutupan itu sudah dikeluarkan.
01:05Pak, ini sampai kapan di akhirnya?
01:08Tidak bisa diprediksi.
01:09Karena yang terdata di SA itu dengan batas waktu yang tidak bisa ditentukan.
01:13Tapi harapan yang disampaikan oleh Ibu Kasih tadi, kalau api ini cepat padam, mungkin ya mudah-mudahan ini satu minggu
01:21atau dua minggu.
01:23Sementara itu, Saudara TNI Angkatan Udara dan BNPB mengerahkan sejumlah helikopter memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan di wilayah
01:31terisolir di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
01:40Dari pantauan udara, asap pekat menutupi sejumlah titik api di kawasan terisolir di kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
01:48Penyebaran titik api meluas karena pemadaman sulit dijangkau jalur darat.
01:56Dan helikopter karakal TNI Angkatan Udara ini melakukan waterbombing dengan menjatuhkan ribuan liter air menggunakan pasokan embung dan penampungan buatan
02:05tepat di titik api.
02:08Titik api ini berada di kawasan vital Ring 1 Bandara.
02:12Metode waterbombing diharapkan bisa memadamkan api untuk mencegah ancaman asap terhadap keselamatan penerbangan.
02:26Hari ini ada lima pesawat mereka, dua pesawat sebagai patroli dan stand-by OMC, dan tiga heli waterbombing.
02:35Sehingga Satgas ini terlibat melakukan operasi tanggulangan dari Satgas Udara sejak awal bencana ini dilakukan di pertengahan atau di awal
02:44dari Agustus.
02:45Kemudian heli TNI juga bergabung sudah hampir dua minggu ini untuk memperkuat kemampuan penanganan karutlah di daerah Kalimantan Selatan.
02:58Dua relawan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan tengah gugur setelah berjuang memadamkan api.
03:10Inilah Ahmadin alias Itam Madin yang merupakan anggota relawan Damkar Humasingah Ita di Mendawai sempat dirawat di rumah sakit sebelum
03:20meninggal.
03:21Sementara Ahmad Rejani yang merupakan ketua tim serbu api Kelurahan Palangka meninggal pada 27 Agustus lalu.
03:30BNPB saudara menyampaikan duka cita dan akan melakukan evaluasi mulai dari proses rekrutmen relawan hingga mengkaji sistem shifting.
03:48Menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya para pekerja relawan yang ada di lapangan.
03:57Kedepan nanti bahwa kita itu nanti akan memikirkan adanya tenaga kesehatan yang ada di ujung tombak di lapangan.
04:09Dan sehingga melihat mereka itu akan mendapatkan informasi yang lebih awal sehingga melakukan tindakan yang benar-benar mereka butuhkan.
04:21Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan tak hanya jadi persoalan di dalam negeri saudara.
04:29Asap bahkan terbawa angin hingga ke negara tetangga Malaysia dan juga Filipina.
04:38Kuala Lumpur, Malaysia diselimuti asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
04:43Ikon kota Twin Towers yang biasa menjulang jelas kini tampak samar dari kejauhan.
04:51Bahkan Malaysia menetapkan status darurat di Sarawak wilayah yang berbatasan dengan Kalimantan.
04:55Indeks polusi udara di wilayah ini berada di angka 500 atau masuk kategori berbahaya.
05:02Kondisi ini memicu keresahan masyarakat Malaysia yang protes dampak karhutlah di depan KBRI di Kuala Lumpur pada Jumat pagi.
05:12Tak berhenti di Malaysia, kabut asap juga menyelimuti wilayah Metro Manila, Filipina.
05:18Polusi udara meningkat, sementara pihak berwenang memperingatkan kondisi berkabut dapat bertahan dalam beberapa hari ke depan.
05:27Pemerintah Indonesia terus fokus memadamkan api karhutlah agar tidak semakin berdampak luas termasuk ke negara tetangga.
05:55Namun ketika asap mulai menyeberangi batas negara, persoalan bukan lagi sekadar kebakaran hutan.
06:02Dampaknya juga menyentuh hubungan Indonesia dengan negara tetangga.
06:31Cila Nikola dan Juru Kamera Deni Hermawan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
06:36Kita ke Hernawan Mustika dulu di Bondowoso, Jawa Timur.
06:39Hernawan, jadi hingga pagi hari ini sudah berapa luasan kawasan wisata Ijen yang hangus terbakar?
06:50Ya, selamat pagi dan juga saudara.
06:54Bisa kami laporkan bahwa untuk kondisi titik api yang sempat meluas pada Sabtu Dinihari tadi,
07:01saat ini di Sabtu pagi sudah beransur padam dan mengalami penurunan luasan.
07:09Titik api yang sebelumnya berada di dekat jalur bergantian saat ini sudah berpantau padam.
07:17Namun pihak yang berwenang dalam arti di sini BKSDA maupun Badan Penanggulan dan Pencana Daerah Bondowoso
07:25masih belum bisa memastikan di belah luasan kobaran atau dampak dari kebakaran karhutlah di lereng Gunung Ijen.
07:36Karena memang dari pantauan kami di Sabtu ini, titik api cenderung ke arah lereng timur Gunung Ijen,
07:46yakni dimasuk kawasan Banyuwangi.
07:48Namun tidak menunggu kemungkinan jika angin terjadi kencang, bisa juga merambah kembali ke arah barat.
07:57Sementara itu di jalur pendakian terpantau aman dan titik api terpantau masih ada tapi jauh dari jalur pendakian Adistin.
08:10Kawasan wisata ini, jadi kami ingin konfirmasi kembali apakah ditutup sementara hingga batas waktu yang ditentukan
08:17termasuk juga soal jalur pendakian bagaimana?
08:20Singkat saja.
08:21Ya, sesuai surat edaran yang dikeluarkan BKSDA bahwa hingga saat ini jalur pendakian masih ditutup oleh tim yang berwenang
08:31bagi wisatawan maupun warga yang hendak menambang Ijen.
08:36Jadi pengawasannya selain di pintu masuk kawasan wisata Gunung Ijen,
08:42juga di sejumlah jalur-jalur kecil yang memang banyak di kawasan lering Ijen ini.
08:51Tetapi jalur tersebut masih terpantau oleh petugas maupun warga yang membantu dalam pengamanan lering Ijen ini, Adistin.
09:02Oke, dari kebakaran lahan di kawasan wisata Ijen kita bergeser ke Karhutla yang berada di Pontianak, Kalimantan Barat.
09:09Sudah ada jurnalis Kompas TV, Dion Setiawan Ferryadi dan juga juru kamera Muhammad Nasruddin di sana.
09:14Dion, bagaimana di pagi hari ini situasi kebakaran hutan dan juga lahan di Kalimantan Barat?
09:21Ada berapa titik panas yang masih tercatat di sana dan upaya apa yang sudah dilakukan secara optimal dalam penanganan Karhutla
09:30hingga hari ini?
09:35Sampai kan bahwa kondisi kebakaran hutan dan upaya masih terjadi di beberapa titik di Provinsi Kalimantan Barat.
09:43Namun untuk di kota kontenak sendiri, sejak kemarin sudah mulai terjadi hujan ringan hingga sedang.
09:51Kondisi ini belum terlalu berpengaruh terhadap kondisi kualitas udara di kota kontenak dan sekitarnya.
09:59Berdasarkan data dari Ispunet milik Kementerian Lingkungan Hidup bahwa kualitas udara masih berkategori berbahaya.
10:10Namun dibandingkan dua hari terakhir, memang indeks standar pencemaran udara para metakritisnya menurun dari angka 700.
10:20Menjadi sekarang untuk pagi tadi hanya 312 saja.
10:25Namun demikian mengenai titik panas, Walhi sempat merilis data terbaru terhitung bulan Agustus ini Walhi menyebut titik panas tertinggi terjadi
10:38di 6.000 titik di Kalimantan Barat tersebar di 14 kabupaten kota.
10:44Nah, terhitung dari Januari hingga Agustus sudah terjadi 2.000 minggu titik panas di Kalimantan itu sendiri.
10:54Oke, dari Kalimantan Barat kita bergeser untuk melihat bagaimana pantauan terkini Karhutlah di Kalimantan Selatan di Banjarmasin.
11:03Kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV Prisila Nikola dan juga juru kamera Denny Hermawan.
11:09Prisila, TNI dan juga BPBD ini mengerahkan sejumlah helikopter di lahan yang terisolasi.
11:15Upaya apa lagi yang sebenarnya dilakukan untuk mengurangi titik api di sana?
11:21Prisila.
11:24Ya, di sini siang ini, maksud kami pagi ini saudara kabut asap pada Sabtu pagi ini terpantau masih cukup tebal
11:33menyelimbuti hingga kesekitaran jalan Kebun Karet, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru.
11:39Dan selain Kota Banjarbaru juga di jalan Gubernur Syarkawi, tepatnya ini di Kabupaten Banjar yang berada di perbatasan Kota Banjarbaru.
11:48Ini juga terpantau tertutup kabut asap pekat hingga membuat jarak pandang pengendara ini menjadi sangat terbatas.
11:56Dan juga cukup membahayakan keselamatan lalu lintas serta juga aktivitas ekonomi di sekitaran jalan Gubernur Syarkawi ini saudara.
12:04Selain itu juga aktivitas ekonomi pun juga terpantau menurun asibat adanya dampak kabut asap ini sehingga para penjual ini pun
12:12merasa pembeli yang membeli di warung mereka ini lebih sepi dibandingkan sebelum kabut asap ini.
12:18Karena pemberlakuan juga sejumlah penyesuaian aktivitas baik dari kantor dan juga sekolah yang terdampak kabut asap.
12:26Sementara itu proses dari penanganan kabut asap ini juga terus dilakukan.
12:31Salah satunya dengan operasi udara yaitu dengan melakukan waterbombing di mana ada satgas udara yang mengerahkan total ada 8 armada
12:41udara di bawah kendali Klanut Ciamsudinor.
12:44Di mana salah satunya ini merupakan elektor karakal TNI AU yang melakukan waterbombing di pusat api dengan mengambil air dari
12:54embung buatan yang sudah tersedia.
12:56Di mana juga selain itu beberapa inovasi dari pemadaman karhutlah dari jalur darat ini ialah seperti cairan surfaktan yang dinilai
13:09ini merupakan cairan yang ramah lingkungan dan bisa untuk memutus suplai oksigen ke dalam tanah gambut.
13:17Dan juga selain itu dapat meredam suhu dan juga menekan asap pekat yang berasal dari dalam tanah gambut.
13:23Selain itu juga sebelumnya juga ada inovasi berupa cairan yang bercampur dengan foam atau busa yang telah disiapkan dan sudah
13:33dicoba sebanyak 5.000 liter air foam yang mampu untuk menembus pori-pori dasar tanah untuk memadamkan darah api di
13:42bawah tanah.
13:42Dan sebelumnya juga sudah sempat dicoba juga formula cairan yang bercampur dengan tepung.
13:49Dan metode untuk penggunaan cairan ini juga selain disemprotkan di permukaan juga dengan menggunakan metode suntik gambut.
13:56Di mana dengan menusukan nozzle dari selang air yang ditusukan ke dalam tanah gambut ini saudara sedalam kurang lebih 2
14:06meter.
14:06Agar cairan ini dapat langsung menuju tepat di bawah tanah gambut yang masih terbakar.
14:15Terima kasih.
14:45Terima kasih rekan-rekan selamat bertugas kembali dan tetap jaga kesehatan.
14:51Saudara informasi lainnya kita akan hadirkan di tengah hangatnya informasi soal 8 WNI yang bergabung jadi tentara Rusia.
15:03Muncul rekaman video yang memperlihatkan seorang warga negara Indonesia berseragam militer Rusia ditangkap oleh pasukan militer Ukraina.
15:14Informasi lengkapnya hadir sesaat lagi.
15:24Terima kasih.
Komentar