00:21Sampai jumpa di video selanjutnya
00:59Sampai jumpa di video selanjutnya
01:00Dinas Kesehatan Kota Bengkulu langsung berkoordinasi dengan SPPG terkait
01:05untuk menarik seluruh menu MBG dan mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium
01:17Anak-anak sudah makan, saya kembali ke kantor
01:20Saya cek yang pembagian omreng buat guru
01:23Buat guru setelah saya cek, memang bau bu?
01:25Nah bau, saya laporan ke bukepsek, ke grup
01:29Nah dari bukepsek langsung koisnos bilang itu tidak usah dimakan kembali ke anak-anak
01:37Jadi diberhentikan, kami sampaikan ternyata anak-anak ada yang sudah makan bu
01:42Kasus sedugaan keracunan MBG juga terjadi di dua sekolah di Kabupaten Tanatoraja, Sulawesi Selatan
01:49Siswa mengalami lemas, mual hingga muntah-muntah usai menyantap makan bergizi gratis
01:55Total ada 152 siswa dan 20 guru yang diduga mengalami keracunan dan masih dirawat di rumah sakit
02:04Kapol Restanatoraja turun langsung untuk memantau bagaimana kondisi siswa dan telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi
02:15Harap dari adik-adik ini segera sembuh ya kita sama-sama makan
02:20Dan rentetan kasus keracunan menu makan bergizi gratis terjadi di sejumlah daerah
02:41DPR meminta Badan Gizi Nasional untuk merombak sistem penyediaan makan bergizi gratis
02:53Kasus keracunan menu makan bergizi gratis kembali terjadi di sejumlah daerah di Indonesia
02:58Di Sidoarjo-Jawa Timur korban dugaan keracunan usai menyantap menu MBG mencapai 748 orang
03:05Dari total 748 orang sebaik 735 pasien sudah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan
03:13Sementara 13 pasien masih harus rawat inap
03:16Sebagian besar pasien adalah santri pondok pesantren Manbangul Hikam Tanggulangin Sidoarjo
03:22Kasus ini menimbulkan trauma bagi santri dan orang tua santri
03:27Ya kasian juga dari santrinya juga pelajarnya juga kasian nanti dipotong
03:35Mending ya disetup dulu
03:37Ada trauma gak dari orang tua?
03:40Ya trauma sih ada
03:41Kalau kayak gini sih mending dari pondoknya langsung sih dapat makan dari pondoknya langsung
03:48Yang masak pondoknya langsung
03:51Rentetan kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah terjadi di tengah upaya Badan Gizi Nasional memperbaiki tata kelola program makan
03:59bergizi gratis
04:00Wakil Kepala BGN Majen TNI Trenggono menegaskan pengecekan rutin terhadap 27.485 dapur SPPG se-Indonesia telah dilakukan melalui zoom
04:10terpusat
04:11Sehingga kasus keracunan terjadi dimungkinkan karena kelalaian dan ketidakpatuhan terhadap SOP
04:18Kita dapurnya 27.485 dapurnya
04:23Semua kita cek ya dengan zoom melalui zoom di pusat
04:31Sehingga setiap yang tidak ataupun setiap yang terjadi keracunan itu adalah mayoritas kita cek adalah karena kelalaian atau ketidakpatuhan SOP
04:42Selama itu mematuhkan SOP insya Allah tidak akan terjadi keracunan
04:47Menyoroti maraknya kasus keracunan menu MBG
04:50Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI Charles Honoris meminta Badan Gizi Nasional merombak sistem penyediaan makan bergizi gratis
04:58Charles mendorong BGN beralih dari dapur tersentralisasi ke dapur berbasis sekolah untuk mendekati siko keracunan makanan
05:06Semua provinsi di Republik ini pernah mengalami kasus keracunan dalam 2 tahun terakhir
05:12Setengah dari kawasan dan kota yang ada di Indonesia juga sudah pernah mengalami kasus keracunan akibat program makan bergizi gratis
05:19Seada perubahan ya secara fundamental kita tidak akan berhenti melihat kasus-kasus keracunan terus terjadi
05:26Jadi kalau tadi dokter Gamal mengatakan saya berharap BGN tidak takut melakukan perubahan secara radikal
05:34Saya katakan BGN harus melakukan perubahan secara radikal
05:40Seperti apa?
05:43Berlalu dari sistem dapur tersentralisasi ke school based kitchen
05:49Dapur berbasis sekolah
05:50Selain di Sidoarjo kasus keracunan juga terjadi di Rembak, Jombang, Nganjuk, hingga Agam
05:57Pemenang sistem dan pengetatan pengawasan harus dilakukan badan gizi nasional
06:01Agar kasus keracunan usai menyentap menu makan bergizi gratis tidak kembali terjadi
06:07Tim Liputan Kompas TV
06:15Informasi terkini dari kasus keracunan MBG di Sidoarjo, Jawa Timur
06:19Kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV
06:21Sudah ada Mahendra Triginanjar di RSUD Notopuro, Sidoarjo
06:26Selamat pagi Mahendra
06:27Mahendra, jadi berapa lagi siswa yang masih dirawat di RSUD Notopuro hingga pagi ini
06:35Dan bagaimana kondisi mereka? Apakah sudah ada perbaikan?
06:40Ya, Adisti dan juga Saudara, bahwa berdasarkan data terakhir dari Dinas Kesehatan Sidoarjo
06:47Hingga Jumat sore kemarin
06:49Dimana ada total 748 santri dan juga siswa ini menjadi korban dari keracunan yang diduga berasal dari makan bergizi gratis
07:02Dari 748 siswa ataupun santri yang menjadi korban ini
07:08Sebanyak 735 ini telah diizinkan pulang ataupun rawat jalan setelah kondisinya membaik dari keracunan
07:19Sementara hingga Jumat sore kemarin masih ada 13 siswa ataupun korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit
07:30Baik di rumah sakit di Surabaya maupun juga di Sidoarjo
07:35Sementara itu di tempat saya melaporkan saat ini di rumah sakit umum daerah Notopuro Sidoarjo
07:41Ini kemarin masih ada 8 siswa ataupun korban yang dirawat di rumah sakit milik Pemkap Sidoarjo ini
07:49Namun kemarin sore ada 5 korban yang telah diizinkan pulang hingga pagi ini
07:56Masih ada 3 yang masih dirawat di rumah sakit RSUD Notopuro
08:01Dan memang untuk 3 korban yang masih dirawat di rumah sakit Notopuro ini kondisinya terus membaik
08:07Setelah sebelumnya sempat mengalami pusing, mual dan juga jari
08:12Direncanakan memang untuk 3 korban yang masih ada di rumah sakit Notopuro sendiri ini
08:17Akan dipulangkan hari ini jika melihat kondisinya terus membaik
08:23Di RSUD Notopuro sendiri hingga Jumat pagi ini masih ada 3 siswa yang diduga mengalami keracunan yang masih dirawat
08:32Dan kita tentu saja berharap kondisinya akan membaik di hari ini untuk bisa diizinkan pulang
08:37Nah tadi di paket sebelumnya orang tua siswa mengatakan anaknya banyak juga yang trauma
08:43Karena memang mengalami mual, pusing dan juga muntah
08:47Terkait dengan wakil kepala BGN juga mengatakan ada dugaan kelalaian standar operasional prosedur atau SOP di sana
08:55Nah terkait dengan hal ini bagaimana bentuk pertanggung jawaban dari BGN dan juga apakah ada laporan ke polisi terkait hal
09:06ini?
09:06Ya justi bahwa memang benar hari Jumat kemarin dimana wakil kepala BGN ini mendatangi pondok pesantren Manbaul Hidam
09:18Dimana dalam pertemuan dengan pengurus PONPES pihak dari BGN ini menyampaikan permintaan maaf
09:25Terkait insidian ataupun kejadian keracunan masal yang mengibatkan peratusan santri ini menjadi korban
09:32Sementara dalam pertemuan itu pihak pengurus PONPES juga menyampaikan adanya penolakan jika nantinya ada lagi program MBG
09:43Dimana pihak pondok pesantren ini juga mengusulkan agar pengelolaan MBG bisa dikelola sendiri oleh pondok pesantren
09:52Sementara itu dari kejadian ini BGN juga telah memberikan suspend terhadap dapur SBBG kali tengah
10:02Yaitu suspend selama 30 hari ke depan tidak boleh beroperasi ragi
10:07Selain itu juga kepala dari SBBGnya sendiri telah dicopot sebagai bentuk pertanggung jawaban
10:14Dan atas kejadian keracunan yang mengibatkan ratusan siswa ini menjadi korban
10:20Sementara pihak BGN hingga saat ini masih melakukan evaluasi dan juga investigasi
10:26Ada tidaknya faktor kesengajaan yang dilakukan oleh pihak SBBG
10:30Seperti yang disampaikan kepala BGN beberapa hari lalu
10:33Bahwa jika ditemukan faktor kesengajaan dalam kejadian ini
10:37Tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan ke langkah hukum
10:42Dimana pihak kepolisian bisa masuk untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan ini sendiri
10:49Oke terakhir, bagaimana dengan hasil uji sampel makanan?
10:55Kapan kemudian bisa keluar hasilnya kita bisa mendapatkan?
10:59Ya setelah terjadi keracunan masal di Sidoarjuan sendiri
11:05Jadi pihak Dinas Kesehatan Sidoarjo
11:07Telah mengirimkan sampel ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Surabaya
11:14Dimana ada tiga sampel yang dikirim ke Balai Laboratorium
11:19Dimana tiga sampel tersebut diantaranya adalah
11:22Menu MBG yang pada saat itu diduga menjadi penyebab keracunan
11:26Dan juga spesimen dari muntahan korban
11:31Kemudian juga ada sayur mentah yang digirim
11:34Langsung ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Surabaya
11:39Memang untuk hasilnya dari pihak Laboratorium
11:43Mengutarakan bahwa untuk pemeriksaan mikrobiologi ini
11:47Membutuhkan waktu setidaknya tujuh hari
11:50Sehingga memang untuk hasil pastinya
11:53Akan diketahui pada hari Senin esok
11:56Dimana hasil ini akan diserahkan ke Dinas Kesehatan Sidoarjo
12:01Dan juga Dinas Kesehatan Jawa Timur
12:03Sebagai langkah untuk menjadi awal menelusuri
12:07Penyebab pasti dari keracunan yang
12:10Menghebatkan ratusan korban di Kabupaten Sidoarjo
12:14Oke baik terima kasih informasinya Jurnalis Kompas TV
12:18Mahendra Triginanjar melaporkan langsung dari
12:21RSUD Notopuro Sidoarjo Jawa Timur
12:27Saudara dugaan keracunan masal yang diduga
12:31Dipicu oleh menu makanan dari program
12:34Makan Bergisi Gratis terus berulang
12:37Dalam beberapa hari terakhir
12:38Ribuan siswa di berbagai daerah jadi korban
12:41Lalu bagaimana pemerintah menyikapi hal ini
12:45Dan apa saja yang perlu dievaluasi dari program MBG
12:49Kami akan bahas dalam segmen Bialog
12:51Di Sampai Indonesia Pagi
12:52Usai Jedak bersama Breman Hatinaya
13:06Dan sekedar air pegunungan
Komentar