Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Sebanyak tiga siswa masih menjalani perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo setelah mengalami dugaan keracunan yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di RSUD Notopuro Sidoarjo, sebelumnya terdapat delapan korban yang dirawat.

Namun, lima di antaranya telah diperbolehkan pulang pada Jumat sore sehingga hingga Sabtu pagi tersisa tiga siswa yang masih menjalani perawatan.

"Sementara itu di tempat saya melaporkan saat ini di Rumah Sakit Umum Daerah Notopuro Sidoarjo ini kemarin masih ada 8 siswa ataupun korban yang dirawat di rumah sakit milik Pemkap Sidoarjo ini. Namun kemarin sore ada lima korban yang telah diizinkan pulang hingga pagi ini masih ada tiga yang masih dirawat di Rumah Sakit RSUD Notopuro," kata Jurnalis KompasTV, Mahendra Tri Ginanjar di lokasi, Sabtu (5/9/2026).

Sebelumnya insiden keracunan massal tersebut juga mendapat perhatian dari Badan Gizi Nasional atau BGN.

Sebelumnya berdasarkan data terakhir Dinas Kesehatan Sidoarjo hingga Jumat sore, total 748 santri dan siswa menjadi korban dalam insiden tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 735 orang telah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan karena kondisinya membaik.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689129/insiden-keracunan-mbg-tiga-siswa-masih-dirawat-di-rsud-notopuro-sidoarjo
Transkrip
00:21Sampai jumpa di video selanjutnya
00:59Sampai jumpa di video selanjutnya
01:00Dinas Kesehatan Kota Bengkulu langsung berkoordinasi dengan SPPG terkait
01:05untuk menarik seluruh menu MBG dan mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium
01:17Anak-anak sudah makan, saya kembali ke kantor
01:20Saya cek yang pembagian omreng buat guru
01:23Buat guru setelah saya cek, memang bau bu?
01:25Nah bau, saya laporan ke bukepsek, ke grup
01:29Nah dari bukepsek langsung koisnos bilang itu tidak usah dimakan kembali ke anak-anak
01:37Jadi diberhentikan, kami sampaikan ternyata anak-anak ada yang sudah makan bu
01:42Kasus sedugaan keracunan MBG juga terjadi di dua sekolah di Kabupaten Tanatoraja, Sulawesi Selatan
01:49Siswa mengalami lemas, mual hingga muntah-muntah usai menyantap makan bergizi gratis
01:55Total ada 152 siswa dan 20 guru yang diduga mengalami keracunan dan masih dirawat di rumah sakit
02:04Kapol Restanatoraja turun langsung untuk memantau bagaimana kondisi siswa dan telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi
02:15Harap dari adik-adik ini segera sembuh ya kita sama-sama makan
02:20Dan rentetan kasus keracunan menu makan bergizi gratis terjadi di sejumlah daerah
02:41DPR meminta Badan Gizi Nasional untuk merombak sistem penyediaan makan bergizi gratis
02:53Kasus keracunan menu makan bergizi gratis kembali terjadi di sejumlah daerah di Indonesia
02:58Di Sidoarjo-Jawa Timur korban dugaan keracunan usai menyantap menu MBG mencapai 748 orang
03:05Dari total 748 orang sebaik 735 pasien sudah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan
03:13Sementara 13 pasien masih harus rawat inap
03:16Sebagian besar pasien adalah santri pondok pesantren Manbangul Hikam Tanggulangin Sidoarjo
03:22Kasus ini menimbulkan trauma bagi santri dan orang tua santri
03:27Ya kasian juga dari santrinya juga pelajarnya juga kasian nanti dipotong
03:35Mending ya disetup dulu
03:37Ada trauma gak dari orang tua?
03:40Ya trauma sih ada
03:41Kalau kayak gini sih mending dari pondoknya langsung sih dapat makan dari pondoknya langsung
03:48Yang masak pondoknya langsung
03:51Rentetan kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah terjadi di tengah upaya Badan Gizi Nasional memperbaiki tata kelola program makan
03:59bergizi gratis
04:00Wakil Kepala BGN Majen TNI Trenggono menegaskan pengecekan rutin terhadap 27.485 dapur SPPG se-Indonesia telah dilakukan melalui zoom
04:10terpusat
04:11Sehingga kasus keracunan terjadi dimungkinkan karena kelalaian dan ketidakpatuhan terhadap SOP
04:18Kita dapurnya 27.485 dapurnya
04:23Semua kita cek ya dengan zoom melalui zoom di pusat
04:31Sehingga setiap yang tidak ataupun setiap yang terjadi keracunan itu adalah mayoritas kita cek adalah karena kelalaian atau ketidakpatuhan SOP
04:42Selama itu mematuhkan SOP insya Allah tidak akan terjadi keracunan
04:47Menyoroti maraknya kasus keracunan menu MBG
04:50Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI Charles Honoris meminta Badan Gizi Nasional merombak sistem penyediaan makan bergizi gratis
04:58Charles mendorong BGN beralih dari dapur tersentralisasi ke dapur berbasis sekolah untuk mendekati siko keracunan makanan
05:06Semua provinsi di Republik ini pernah mengalami kasus keracunan dalam 2 tahun terakhir
05:12Setengah dari kawasan dan kota yang ada di Indonesia juga sudah pernah mengalami kasus keracunan akibat program makan bergizi gratis
05:19Seada perubahan ya secara fundamental kita tidak akan berhenti melihat kasus-kasus keracunan terus terjadi
05:26Jadi kalau tadi dokter Gamal mengatakan saya berharap BGN tidak takut melakukan perubahan secara radikal
05:34Saya katakan BGN harus melakukan perubahan secara radikal
05:40Seperti apa?
05:43Berlalu dari sistem dapur tersentralisasi ke school based kitchen
05:49Dapur berbasis sekolah
05:50Selain di Sidoarjo kasus keracunan juga terjadi di Rembak, Jombang, Nganjuk, hingga Agam
05:57Pemenang sistem dan pengetatan pengawasan harus dilakukan badan gizi nasional
06:01Agar kasus keracunan usai menyentap menu makan bergizi gratis tidak kembali terjadi
06:07Tim Liputan Kompas TV
06:15Informasi terkini dari kasus keracunan MBG di Sidoarjo, Jawa Timur
06:19Kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV
06:21Sudah ada Mahendra Triginanjar di RSUD Notopuro, Sidoarjo
06:26Selamat pagi Mahendra
06:27Mahendra, jadi berapa lagi siswa yang masih dirawat di RSUD Notopuro hingga pagi ini
06:35Dan bagaimana kondisi mereka? Apakah sudah ada perbaikan?
06:40Ya, Adisti dan juga Saudara, bahwa berdasarkan data terakhir dari Dinas Kesehatan Sidoarjo
06:47Hingga Jumat sore kemarin
06:49Dimana ada total 748 santri dan juga siswa ini menjadi korban dari keracunan yang diduga berasal dari makan bergizi gratis
07:02Dari 748 siswa ataupun santri yang menjadi korban ini
07:08Sebanyak 735 ini telah diizinkan pulang ataupun rawat jalan setelah kondisinya membaik dari keracunan
07:19Sementara hingga Jumat sore kemarin masih ada 13 siswa ataupun korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit
07:30Baik di rumah sakit di Surabaya maupun juga di Sidoarjo
07:35Sementara itu di tempat saya melaporkan saat ini di rumah sakit umum daerah Notopuro Sidoarjo
07:41Ini kemarin masih ada 8 siswa ataupun korban yang dirawat di rumah sakit milik Pemkap Sidoarjo ini
07:49Namun kemarin sore ada 5 korban yang telah diizinkan pulang hingga pagi ini
07:56Masih ada 3 yang masih dirawat di rumah sakit RSUD Notopuro
08:01Dan memang untuk 3 korban yang masih dirawat di rumah sakit Notopuro ini kondisinya terus membaik
08:07Setelah sebelumnya sempat mengalami pusing, mual dan juga jari
08:12Direncanakan memang untuk 3 korban yang masih ada di rumah sakit Notopuro sendiri ini
08:17Akan dipulangkan hari ini jika melihat kondisinya terus membaik
08:23Di RSUD Notopuro sendiri hingga Jumat pagi ini masih ada 3 siswa yang diduga mengalami keracunan yang masih dirawat
08:32Dan kita tentu saja berharap kondisinya akan membaik di hari ini untuk bisa diizinkan pulang
08:37Nah tadi di paket sebelumnya orang tua siswa mengatakan anaknya banyak juga yang trauma
08:43Karena memang mengalami mual, pusing dan juga muntah
08:47Terkait dengan wakil kepala BGN juga mengatakan ada dugaan kelalaian standar operasional prosedur atau SOP di sana
08:55Nah terkait dengan hal ini bagaimana bentuk pertanggung jawaban dari BGN dan juga apakah ada laporan ke polisi terkait hal
09:06ini?
09:06Ya justi bahwa memang benar hari Jumat kemarin dimana wakil kepala BGN ini mendatangi pondok pesantren Manbaul Hidam
09:18Dimana dalam pertemuan dengan pengurus PONPES pihak dari BGN ini menyampaikan permintaan maaf
09:25Terkait insidian ataupun kejadian keracunan masal yang mengibatkan peratusan santri ini menjadi korban
09:32Sementara dalam pertemuan itu pihak pengurus PONPES juga menyampaikan adanya penolakan jika nantinya ada lagi program MBG
09:43Dimana pihak pondok pesantren ini juga mengusulkan agar pengelolaan MBG bisa dikelola sendiri oleh pondok pesantren
09:52Sementara itu dari kejadian ini BGN juga telah memberikan suspend terhadap dapur SBBG kali tengah
10:02Yaitu suspend selama 30 hari ke depan tidak boleh beroperasi ragi
10:07Selain itu juga kepala dari SBBGnya sendiri telah dicopot sebagai bentuk pertanggung jawaban
10:14Dan atas kejadian keracunan yang mengibatkan ratusan siswa ini menjadi korban
10:20Sementara pihak BGN hingga saat ini masih melakukan evaluasi dan juga investigasi
10:26Ada tidaknya faktor kesengajaan yang dilakukan oleh pihak SBBG
10:30Seperti yang disampaikan kepala BGN beberapa hari lalu
10:33Bahwa jika ditemukan faktor kesengajaan dalam kejadian ini
10:37Tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan ke langkah hukum
10:42Dimana pihak kepolisian bisa masuk untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan ini sendiri
10:49Oke terakhir, bagaimana dengan hasil uji sampel makanan?
10:55Kapan kemudian bisa keluar hasilnya kita bisa mendapatkan?
10:59Ya setelah terjadi keracunan masal di Sidoarjuan sendiri
11:05Jadi pihak Dinas Kesehatan Sidoarjo
11:07Telah mengirimkan sampel ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Surabaya
11:14Dimana ada tiga sampel yang dikirim ke Balai Laboratorium
11:19Dimana tiga sampel tersebut diantaranya adalah
11:22Menu MBG yang pada saat itu diduga menjadi penyebab keracunan
11:26Dan juga spesimen dari muntahan korban
11:31Kemudian juga ada sayur mentah yang digirim
11:34Langsung ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Surabaya
11:39Memang untuk hasilnya dari pihak Laboratorium
11:43Mengutarakan bahwa untuk pemeriksaan mikrobiologi ini
11:47Membutuhkan waktu setidaknya tujuh hari
11:50Sehingga memang untuk hasil pastinya
11:53Akan diketahui pada hari Senin esok
11:56Dimana hasil ini akan diserahkan ke Dinas Kesehatan Sidoarjo
12:01Dan juga Dinas Kesehatan Jawa Timur
12:03Sebagai langkah untuk menjadi awal menelusuri
12:07Penyebab pasti dari keracunan yang
12:10Menghebatkan ratusan korban di Kabupaten Sidoarjo
12:14Oke baik terima kasih informasinya Jurnalis Kompas TV
12:18Mahendra Triginanjar melaporkan langsung dari
12:21RSUD Notopuro Sidoarjo Jawa Timur
12:27Saudara dugaan keracunan masal yang diduga
12:31Dipicu oleh menu makanan dari program
12:34Makan Bergisi Gratis terus berulang
12:37Dalam beberapa hari terakhir
12:38Ribuan siswa di berbagai daerah jadi korban
12:41Lalu bagaimana pemerintah menyikapi hal ini
12:45Dan apa saja yang perlu dievaluasi dari program MBG
12:49Kami akan bahas dalam segmen Bialog
12:51Di Sampai Indonesia Pagi
12:52Usai Jedak bersama Breman Hatinaya
13:06Dan sekedar air pegunungan
Komentar

Dianjurkan