Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Keracunan massal yang diduga dipicu oleh menu makanan dari Program Makan Bergizi Gratis terus berulang.

Tingginya frekuensi kasus keracunan makanan yang bersumber dari Program MBG menunjukkan bahwa penanganan yang dilakukan selama ini belum efektif.

Baru-baru ini, dalam kurun waktu 3 hari, dugaan keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis MBG, terjadi di beberapa daerah.

Ratusan pelajar SMP di Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dilarikan ke rumah sakit, usai menyantap makanan bergizi gratis atau MBG.

Seratus lima puluh dua pelajar dan 20 guru, diduga mengalami keracunan.

Para pelajar SMP mengalami lemas, mual, hingga muntah, dan mendapat penanganan medis di sejumlah rumah sakit. Direktur RSUD Lakipadada menyebut, pasien yang datang rata-rata dalam kondisi lemas.

Pemkab Tana Toraja, Sulawesi Selatan, akan mengevaluasi pelaksanaan Program MBG. Penyebab pasti keracunan, masih penyelidikan pihak terkait.

#mbg #bgn #keracunan

Baca Juga BMKG Ungkap Analisis Penyebab Dentuman Gemuruh di Bandung Raya 4-5 September 2026 di https://www.kompas.tv/regional/689136/bmkg-ungkap-analisis-penyebab-dentuman-gemuruh-di-bandung-raya-4-5-september-2026



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689138/152-pelajar-dan-20-guru-diduga-keracunan-usai-santap-menu-mbg-di-tana-toraja-kompas-siang
Transkrip
00:27KERACUNAN MASAL
00:30Dilarikan ke rumah sakit usai menyantap makanan bergizi gratis atau MBG.
00:36152 pelajar dan 20 guru diduga mengalami keracunan.
00:40Para pelajar SMP mengalami lemas, mual, hingga muntah dan mendapat penanganan medis di sejumlah rumah sakit.
00:49Direktur RSUD Laki Padada menyebut pasien yang datang rata-rata dalam kondisi lemas.
00:54Pemkap Tanatoraja Sulawesi Selatan akan mengevaluasi pelaksanaan program MBG.
01:01Penyebab pasti keracunan masih diselidiki pihak terkait.
01:04Kita sekarang ini fokus bagaimana supaya anak-anak kita yang diduga ya, yang juga korban, itu kita tangani dan sehat.
01:14Itu fokus kita sekarang.
01:16Karena kita sehat dan syukur saya lihat, saya sudah dari UGD, juga di tempat rawat hingga, sudah mulai ada perbaikan.
01:26Ratusan murid dan 25 guru SMA Negeri Satu Lasem, Rembang, Jawa Tengah, diduga keracunan makan bergizi gratis.
01:33Awalnya, siswa dan guru mengeluhkan diare dan mual usai menyantap makan bergizi gratis yang dibagikan di sekolah.
01:41Kepala SMA N Satu Lasem bilang, bijalah itu mulai terdeteksi secara masif pada kamis pagi saat siswa mulai masuk kelas.
01:49Sedikitnya 12 siswa dan 5 guru dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.
01:54Akibat kejadian ini, kegiatan belajar mengajar di SMA N Satu Lasem dihentikan lebih cepat.
02:01Coba di data semua kelas, masing-masing ada berapa anak yang diare.
02:06Ternyata saat itu di on the spot ya, itu ada yang 20 orang, 31 orang dalam satu kelas.
02:13Sampai 33 kelas itu terkumpul 725 anak.
02:18Kemudian guru juga, coba ngelis gurunya ada berapa, ada 25.
02:23Yang benar-benar diare, mual, mumpah, seperti itu.
02:29Sebelumnya, ratusan siswa dan santri jatuh sakit diduga usai menyantap makan bergizi gratis di Sidoarjo, Jawa Timur.
02:36Kepala Badan Gizi Nasional Sudar Yono menyebut, ada dugaan kelalaian yang dilakukan petugas SPPG.
02:43Tidak hanya sanksi pemberhentian, Sudar Yono meregaskan potensi sanksi pidana dalam kasus ini.
02:49Komrengmu kok kasih jam 10, tapi kemudian kok kasih jam 11 lebih dan dimakan di atas jam 12.
02:55Nah, jadi Anda ini berarti ini adalah kelalaian yang disengaja.
03:00Saya ulangi, ini kelalaian yang disengaja.
03:03Aturan sudah diberikan, cuklak suni sudah diberikan, cara sudah diberikan, tapi Anda lalai dalam melaksanakan.
03:10Ini namanya kelalaian yang disengaja.
03:12Bukan hanya dicopot, bukan hanya dipecat.
03:14Kalau diidentifikasi ada kelalaian dan ada unsur pidana, mohon maaf, kami tidak bisa bantu.
03:20Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, Ubaid Matraji menyebut,
03:25evaluasi yang dilakukan dari kasus kerajunan MBG yang pernah terjadi sebelumnya gagal.
03:32Terbukti, salah satunya masih ditemukan masalah pada kualiti kontrol hingga mengancam kesehatan siswa dan guru.
03:39Kalau kita amati mulai dari Januari sampai dengan September hari ini ya,
03:45itu memang di bulan Juni dan Juli, itu kan memang anak-anak libur sekolah ya.
03:51Begitu Juli pertengahan, Juli sudah mulai masuk dan ini Agustus, itu lonjakannya gila-gilaan.
03:56Ini juga terjadi di 2025.
03:57Artinya, evaluasi yang dilakukan oleh SPPG ya, kemudian dikoordinasi oleh BGN perbaikan-perbaikan itu ternyata di lapangan gagal ya,
04:11tidak menunjukkan dampak yang baik bagaimana kualiti kontrol makanan itu bisa terjamin,
04:16sehingga keselamatan anak-anak yang mengkonsumsi MBG ini sudah bisa dijamin.
04:22Keracunan masal yang diduga dipicu oleh menu makanan dari program makan bergizi gratis terus berulang.
04:28Muncul dorongan agar perkara itu diproses pidana untuk memberikan efek jerak,
04:33dan yang lebih penting, kesehatan siswa, guru, dan penerima manfaat program MBG terjamin.
Komentar

Dianjurkan