Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing dan Pakar Pertanyakan Komitmen Indonesia

Link terkait: https://www.suara.com/news/2026/09/04/090903/media-inggris-indonesia-dianggap-tidak-becus-tangani-kebakaran-hutan?page=2

Krisis pencemaran udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mendapat sorotan tajam media asing setelah dampaknya meluas ke negara-negara tetangga.

Ratusan sekolah di kawasan terdampak terpaksa menghentikan aktivitas tatap muka, sementara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina mulai mengambil langkah tegas. Negara tetangga bahkan sepakat membawa isu polusi asap ini ke perundingan tingkat ASEAN guna menuntut efektivitas penanganan krisis lingkungan.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menjatuhkan sanksi administratif kepada sejumlah korporasi pemilik izin lahan dan menegaskan peluang pemrosesan pidana tetap terbuka.

Selengkapnya dalam video di atas.

#KebakaranHutanKalimantan #KabutAsapASEAN #KrisisPolusiNegaraTetangga

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Krisis asap karhutlah meluas ke negara tetangga, media asing, dan pakar pertanyakan komitmen Indonesia.
00:07Krisis pencamaran udara akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan kini mendapat sorotan tajam dari media internasional.
00:15Laporan media asing seperti BBC menyoroti meluasnya dampak asap hingga mengganggu aktivitas masyarakat di Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina.
00:25Bahkan ratusan sekolah di kawasan terdampak dilaporkan terpaksa menghentikan pembelajaran tetap muka, akibat kualitas udara yang memburuk secara ekstrim.
00:35Kondisi ini memicu respon tegas dari negara-negara tetangga.
00:38Filipina menghimbau warganya, mengurangi aktivitas luar ruangan.
00:43Sementara Malaysia dan Brunei Darussalam sepakat membawa isu krusial ini ke meja perundingan resmi tingkat ASEAN.
00:50Menurut pakar hukum internasional, langkah diplomasi regional ini menjadi indikator kuat bahwa penanganan bencana alam di dalam negeri dinilai belum
01:00efektif oleh masyarakat internasional.
01:02Kementerian Kehutanan sendiri telah memberikan sanksi administratif kepada beberapa entitas pemilik perizinan usaha pemanfaatan hutan di Kalimantan yang lahannya terbakar.
01:13Namun, penegakan hukum yang konkret serta komitmen pemulihan kawasan dinilai menjadi kuci utama
01:19untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menekan resiko ancaman gugatan di tingkat global.
01:26Terima kasih telah menonton!
01:36Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan