- 9 jam yang lalu
- #bolaliarkompastv
- #demo
- #prabowo
- #rusuh
- #kematianbambang
JAKARTA, KOMPAS.TV - Siapa pelaku pembunuhan warga Pejompongan, Bambang Setiawan, dalam kerusuhan 27 Agustus lalu masih menjadi misteri.
Pascakerusuhan, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, pun dilaporkan Relawan Gerakan Cinta Prabowo ke polisi terkait pernyataannya soal percepatan pemilu.
Pernyataan Budi Arie dituding mengandung unsur makar dan penghasutan.
Sementara itu, kuasa hukum Budi Arie menegaskan pernyataan kliennya tidak bisa dikonstruksikan sebagai tindak pidana dan membantah bermuatan makar.
Berikut ulasannya bersama Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian; Guru Besar Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo; Analis Senior Drone Emprit, Rizal Nova; Ketua Harian Kompolnas, Arief Wicaksono; Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid; Ketua Umum All Cipayung Nusantara, David Pajung; Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti; dan Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan.
Saksikan #BolaLiarKompasTV episode "Warga Jadi Korban Rusuh 27 Agustus, Siapa Dalangi?", Jumat, 4 September 2026 pukul 20.30 WIB, KompasTV!
#demo #prabowo #rusuh #kematianbambang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689094/full-panas-adu-argumen-ray-rangkuti-david-pajung-siapa-dalang-rusuh-27-agustus-bola-liar
Pascakerusuhan, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, pun dilaporkan Relawan Gerakan Cinta Prabowo ke polisi terkait pernyataannya soal percepatan pemilu.
Pernyataan Budi Arie dituding mengandung unsur makar dan penghasutan.
Sementara itu, kuasa hukum Budi Arie menegaskan pernyataan kliennya tidak bisa dikonstruksikan sebagai tindak pidana dan membantah bermuatan makar.
Berikut ulasannya bersama Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian; Guru Besar Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo; Analis Senior Drone Emprit, Rizal Nova; Ketua Harian Kompolnas, Arief Wicaksono; Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid; Ketua Umum All Cipayung Nusantara, David Pajung; Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti; dan Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan.
Saksikan #BolaLiarKompasTV episode "Warga Jadi Korban Rusuh 27 Agustus, Siapa Dalangi?", Jumat, 4 September 2026 pukul 20.30 WIB, KompasTV!
#demo #prabowo #rusuh #kematianbambang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689094/full-panas-adu-argumen-ray-rangkuti-david-pajung-siapa-dalang-rusuh-27-agustus-bola-liar
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00:09Intro
00:00:10Saya ke depan gak berani, jadi saya siapapun yang lewat ini satu-satunya juga saya gak tau
00:00:16Dondana cepet ketangkap ya, ini ketangkap satu kan nanti kan bisa kebuka
00:00:21Lebih dari sepekan berlalu, siapa penganiaya Bambang Setiawan warga pejompongan Jakarta
00:00:27Yang meninggal dalam rusuk pasca demo 27 Agustus, masih tanda tanya
00:00:32Polisi tengah memburu dua terduga pelaku yang wajahnya telah dibuatkan sketsan
00:00:37Berdasarkan keterangan saksi, rekaman CCTV dan video amatir yang viral di media sosial
00:00:43Saat ini penyidik sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku
00:00:51Kami terus berkomitmen untuk mengusut aktor-aktor intelektual
00:00:59Maupun penggerak penyedia dana dalam kerusuhan yang ditimbulkan
00:01:09Aktivis masyarakat sipil, mendesak polisi bergerak cepat, mengungkap pembunuh Bambang Setiawan
00:01:15Aktivis menduga meninggalnya korban tak sekedar kriminal biasa, melainkan berdimensi politik
00:01:23Kita inginkan di sini polisi sangat terang, cepat gitu, cepat tanggap
00:01:28Karena ini menyangkut nyawa manusia
00:01:30Dan saya kira ini bukan soal kriminalitas biasa ya
00:01:34Tapi pengroyokan dan juga ada latar belakang politik di baliknya
00:01:42Demo di depan gedung DPR 27 Agustus siang awalnya berlangsung damai
00:01:47Malam harinya, usai unjuk rasa bubar, situasi berubah 180 derajat menjadi rusuh
00:01:54Di seputar pejompongan Palmerah dan Sleepy
00:01:57Demonstrasi damai di DPR yang belakangan ditunggangi berusuh
00:02:02Memicu bola liar kerana politik
00:02:04Ketua Umum Projo Budi Ari Setiadi dilaporkan ke polisi oleh Relawan Gerakan Cinta Prabowo
00:02:10Buntut pernyataannya soal percepatan pemilu
00:02:13Pelapor menuding pernyataan Budi Ari mengandung unsur makar dan penghasutan
00:02:18Bahwa ada mengandung unsur makar dan penghasutan
00:02:23Karena ingin mengganggu jalannya pemerintahan Prabowo Gibran hingga 2029 nanti
00:02:29Dan yang jelas pada pertemuan yang kita lihat videonya viral tersebut
00:02:33Itu kan dihadiri ya, dihadiri oleh tokoh-tokoh di sana
00:02:40Dan itu pun momentumnya dilakukan sebelum
00:02:46Terusuhan pada 27 Agustus 2026 kemarin
00:02:53Kuasa hukum membantah Budi Ari Setiadi Makar
00:02:56Menurutnya, pernyataan Budi Ari bukan tindak pidana
00:03:00Karena merupakan opini
00:03:03Pernyataan klien kami Budi Ari Setiadi sama sekali
00:03:06Bukan suatu peristiwa hukum yang dapat dikonstruksi sebagai tindak pidana
00:03:11Apalagi disebut sebagai tindak pidana makar
00:03:14Itu lebih tepat disebut sebagai opini
00:03:17Atau penilaian terhadap persepsi publik atau opini publik yang berkembang
00:03:23Selain menimbulkan satu korban jiwa
00:03:26Rusuh pasca demo 27 Agustus lalu
00:03:29Juga menyebabkan puluhan orang terluka
00:03:31Kerusakan pos polisi dan pembakaran sejumlah kendaraan
00:03:35Lebih dari 300 orang ditangkap
00:03:38Dengan puluhan diantaranya ditetapkan sebagai tersangka
00:03:41Publik masih menunggu penjelasan
00:03:44Siapa pembunuh Bambang Setiawan
00:03:46Kelompok mana saja yang berbuat rusuh
00:03:49Dan aktor intelektual yang menggerakkan
00:03:56Halo selamat malam saudara
00:03:58Bola liar kembali menggelinding ke hadapan anda
00:04:00Bambang Setiawan
00:04:02Pedagang cermin di pejombongan Jakarta
00:04:04Harus kehilangan nyawa secara tragis
00:04:06Bambang tak ikut rusuh, ikut demo pun tidak
00:04:09Tapi apas ya didatangi segerombolan orang yang diduga menarget secara acak
00:04:14Tragedi terjadi ketika Bambang Setiawan meregang nyawa di area yang seharusnya
00:04:19Lebih dijaga ketat oleh aparat
00:04:21Karena dekat termetar pengamanan DPR dan zona yang kerap dilintasi perusuh
00:04:27Kematian Bambang Setiawan mengulang tragedi Afan Kurniawan setahun silam
00:04:31Hanya selemparan batu lokasinya
00:04:34Penerik Ojol Afan Kurniawan gugur terlindas kendaraan aparat di jalan pejombongan raya
00:04:39Jika negara gagal menjaga keamanan, memberi perlindungan, lalu apa tanggung jawab selanjutnya?
00:04:47Negara wajib mengusut siapa pembunuh Bambang Setiawan
00:04:50Dan mengungkap dalam kerusuhan apapun latar politiknya
00:04:54Selengkapnya dalam Bola Liar bersama saya masih tertarikan
00:05:01Topik malam ini kita bahas dengan sejumlah narasumber saya menyapa
00:05:04Ariwi Caksono, Studio Tomo, Ketua Harian Kompulna, selamat malam, Ari
00:05:09Sorlin Pesciagian, Komisioner Komnasam, selamat malam, Bang Sorlin
00:05:14Syaganda Nenggolan, Ketua Dewan, Direktur Great Institute, selamat malam, Pak Syaganda
00:05:19David Pajung, Ketua Umum, Ol Cipayung, Nusantara, halo Bang David
00:05:24Zermawan Sustio Guru Besar Universitas Bayangkara, Prof Solis, selamat malam
00:05:29Hari Halim, Manager Media Amnesty International Indonesia, halo Mas Aril
00:05:33Di floor saya menyapa Rizal Nopam Zahid, Analis Senior Drone Empresa, selamat malam, Mas Sofa
00:05:40Dan ini langganan Bola Liar, Rai Rangkuti, Direktur Eksekutif Lengkar Madani, selamat malam, Bang
00:05:45Malam
00:05:46Saya langsung ke Abang dulu
00:05:49Di balik misteri kematian Bambang Setiawan, Bang
00:05:52Ini kriminal murni
00:05:54Atau sebenarnya merupakan operasi politik yang Anda baca
00:05:58Ya
00:05:59Kita belum bisa membuat kesimpulan ya
00:06:02Tapi kalau sekedar
00:06:03Bacaan
00:06:04Saya kira
00:06:06Polanya hampir sama sebetulnya
00:06:07Seperti yang terjadi pada Agustus 2025 yang lalu
00:06:10Saya kira
00:06:12Seperti copy paste lah ya
00:06:14Peristiwa 2025 itu dengan
00:06:172026 yang sekarang itu
00:06:192025 itu agak jarang juga sebetulnya dalam bayangan kita
00:06:24DPR itu bisa
00:06:26Dikepung oleh orang gitu
00:06:28Bahkan menimbulkan
00:06:31Kerusuhan kan
00:06:32Agak jarang isu yang berkenaan dengan DPR itu menjadi magnet bagi para
00:06:38Katakanlah ya masyarakat untuk melakukan protes gitu
00:06:41Apalagi pada saat itu isunya agak sangat kental dengan DPR
00:06:45Karena yang diprotes oleh publik itu kan
00:06:47Adalah soal gaya hidup
00:06:49Tunjangan fasilitas bagi anggota DPR saat itu kan
00:06:52Tapi tiba-tiba malamnya atau besok malamnya
00:06:56Saya tinggal saya itu terjadilah peristiwa
00:06:58Pelindasan ya
00:06:59Terhadap Bung Afan itu yang membuat
00:07:02Peristiwa ini menjalar kemana-mana
00:07:04Dan setelah itu
00:07:05Ada seribuan orang yang ditangkap
00:07:08Tapi hingga hari ini kita gak tahu juga
00:07:11Apa yang terjadi sebetulnya dengan peristiwa itu
00:07:14Lalu pola yang hampir sama
00:07:16Terjadi juga pada peristi Agustus 2020
00:07:19Memang lalu
00:07:20Kalau misalnya kita lihat kembali ya
00:07:23Awalnya itu kan demonstrasi yang dilakukan oleh kawan-kawan pati
00:07:27Yang menuntut dua isu yang sebetulnya
00:07:30Menurut saya sangat tidak politik kan
00:07:33Isunya apa?
00:07:35Isunya soal mendukung undang-undang perampasan aset
00:07:38Dan yang juga adalah menghukum mati koruptor kan
00:07:42Isu yang sama sekali tidak berhubungan dengan kekuasaan
00:07:46Jadi intinya menurut Anda
00:07:47Sampai dua tuntutan itu
00:07:50Yang disampaikan dari pati jauh-jauh ke Jakarta
00:07:52Ya maksud saya
00:07:53Tiba-tiba kan malamnya baru terjadi
00:07:56Peristiwa ini kan
00:07:57Jadi itu yang saya sebut
00:07:58Di 2025 isunya gak terlalu
00:08:01Sebetulnya memikat
00:08:03Mengundang banyak orang tapi rame
00:08:05Isu ini bisa mengundang banyak orang
00:08:07Tapi banyak orang juga yang
00:08:09Menurut saya belum baca juga
00:08:11Derap RUU-nya gitu
00:08:13Sampai sekarang
00:08:14Tapi bisa menimbulkan masa
00:08:16Bahkan setelah kawan-kawan dari pati
00:08:18Mengatakan kami
00:08:21Selesai pulang lah ibaratnya
00:08:22Tapi justru setelah itu yang rame
00:08:24Nah ini kan satu gejala pertamanya
00:08:27Kenapa justru setelah kawan-kawan pati
00:08:29Menyatakan pulang
00:08:30Baru peristiwa
00:08:32Katakanlah ramainya terjadi
00:08:33Dengan isu yang sudah gak jelas lagi
00:08:35Tuntutannya apa?
00:08:37Maunya apa?
00:08:38Sampai kemudian peristiwa yang terjadi
00:08:39Melamar itu gitu ya
00:08:41Nah yang kedua adalah
00:08:43Terjadilah
00:08:44Yang disebut dengan
00:08:45Apa namanya itu
00:08:48Terhadap Pak Bambang ini kan
00:08:50Ya Pak Bambang
00:08:50Nah yang menarik itu kan
00:08:51Banyak sekali video yang beredar sekarang
00:08:55Entah itu
00:08:56Ada orang dengan pasukan yang
00:08:58Pakai
00:08:59Apa namanya
00:09:02Ikat putih gitu ya
00:09:05Bertemu dengan polisi
00:09:06Atau papasan dengan polisi
00:09:08Yang disebut oleh polisi itu papasan
00:09:10Aneh juga bagi saya
00:09:12Polisi
00:09:12Brimob
00:09:13Papasan dengan
00:09:14Sekelompok orang yang
00:09:15Bawa bambu gitu ya
00:09:16Tapi
00:09:17Enggak dicegah
00:09:19Ya
00:09:20Enggak dicegah
00:09:21Padahal tujuan Brimob itu
00:09:22Berjalan karena
00:09:23Untuk mencegah
00:09:24Terjadinya
00:09:25Kerusuhan kata dia gitu
00:09:26Kok itu ada tanda-tanda
00:09:28Orang membawa bambu
00:09:29Kok gak dicegah oleh polisi?
00:09:31Itu menjadi
00:09:31Pertanyaan
00:09:32Tapi
00:09:33Saya kira
00:09:34Supaya gak terlalu panjang
00:09:36Saya mau mengatakan begini
00:09:38Teori dalang itu
00:09:39Sudah lama di
00:09:40Kemukakan oleh kita
00:09:41Bahkan itu
00:09:42Sejak dari
00:09:43Orde baru
00:09:44Selalu saja ada
00:09:45Peristiwa politik besar
00:09:46Selalu dikaitkan dengan
00:09:48Ada dalang di belakangnya
00:09:49Tapi hingga hari ini
00:09:51Saya kira
00:09:52Belum ada satu pun
00:09:53Peristiwa politik
00:09:54Yang
00:09:56Melibatkan
00:09:57Masa
00:09:58Yang betul-betul
00:09:59Diungkap dalangnya siapa
00:10:01Itu sampai sekarang
00:10:02Itu hanya jadi
00:10:04Cap
00:10:04Bagi
00:10:05Semua gerakan
00:10:06Untuk disebut
00:10:07Ada dalang di belakang
00:10:08Ada di belakang
00:10:09Tidak usah jauh-jauh
00:10:102025 pun
00:10:10Kita belum tahu dalangnya siapa
00:10:11Nanti kita bahas
00:10:12Lebih jauh soal itu ya Bang Re
00:10:13Tunggu satu lagi
00:10:14Apa?
00:10:15Singkat
00:10:15Yang saya mau katakan begini
00:10:17Kalau dilihat dari polanya ini
00:10:19Sekarang mestinya
00:10:20Kita udah mulai beralih
00:10:22Dari cara melihat dalang di luar
00:10:24Jangan-jangan sebetulnya
00:10:25Dalangnya ada di dalam
00:10:28Jangan-jangan dalangnya
00:10:29Sebetulnya ada dalam
00:10:30Prof. Sule
00:10:30Jadi melihatnya bahwa ini
00:10:32Murni
00:10:33Kriminal
00:10:34Atau sebenarnya
00:10:35Memang benar-benar
00:10:36Ada operasi politik
00:10:37Maksudnya
00:10:38Rai itu
00:10:38Di dalam
00:10:40Budiari
00:10:41Saya belum ke sana
00:10:42Mas Gini
00:10:43Akan-akan ke sana
00:10:45Saya tarik dulu
00:10:47Kalau sebelumnya kan selalu
00:10:48Disebut dalang itu di luar kan
00:10:50Karena selalu menyebut
00:10:52Teori dalang itu
00:10:52Mesti pejabat pemerintah
00:10:54Ada yang di belakangnya
00:10:55Jangan Budiari
00:10:56Lah muni
00:10:56Nah sekarang
00:10:57Kalau dari peristiwa Agustus
00:11:00Ke peristiwa
00:11:00Agustus
00:11:022026
00:11:02Nggak terungkap
00:11:04Dalangnya yang di luar
00:11:05Kan
00:11:05Sekarang harus kita ubah
00:11:07Cara berpikirnya
00:11:08Jangan-jangan
00:11:09Dalangnya ada di dalam
00:11:11Sebetulnya
00:11:12Ini kan kurat-kurat
00:11:13Dalam perahu nih
00:11:14Semua udah tahu kok
00:11:17Cuman nggak mau ngomong
00:11:18Atau tidak berani ngomong
00:11:20Raya aja
00:11:21Eh
00:11:22Iya raya aja
00:11:23Nggak berani ngomong
00:11:25Kalau saya kan
00:11:26Demi sopan santun
00:11:27Saya nggak ngomong
00:11:28Tapi semua udah tahu
00:11:29Jadi Anda memang melihat
00:11:31Sangat tegas bahwa
00:11:32Memang
00:11:33Di dalam
00:11:34Orang dalam
00:11:35Iya
00:11:35Orang dalam kan bukan
00:11:37Cuman satu orang
00:11:38Kenapa bisa begitu
00:11:39Nanti sana gitu
00:11:40Siapa yang berkepentingan
00:11:42Untuk situasi seperti itu
00:11:43Nah
00:11:44Siapa Prof
00:11:45Kalau
00:11:45Ya orang-orang itu tadi
00:11:47Jadi kita cari
00:11:49Misalnya ya
00:11:50Kalau dulu
00:11:51Dengan membuat kerusuhan
00:11:53Konten terbatas
00:11:55Jadi
00:11:56Contoh
00:11:58Malari
00:11:59Ya
00:11:59Itu
00:12:00Dibakar
00:12:02Senen
00:12:02Kemudian
00:12:03Kenapa
00:12:04Distopnya itu
00:12:06Tidak ke arah
00:12:08Menteng
00:12:09Tapi
00:12:10Yang ke arah
00:12:11Pasar Senen
00:12:12Itu dilepasin
00:12:13Sehingga
00:12:14Masyarakat terbatas
00:12:16Kenapa
00:12:17Kalau
00:12:18Yang dilepas itu
00:12:19Ke arah
00:12:20Menteng
00:12:20Itu menjadi
00:12:21Tidak terkontrol
00:12:22Jadi
00:12:23Desainnya itu
00:12:24Jelas kita bikin rusuh
00:12:26Kita batasi
00:12:27Supaya kerusuhannya
00:12:28Itu bisa dikendalikan
00:12:29Nah
00:12:30Yang menjadi persoalan adalah
00:12:32Kalau
00:12:32Tipe
00:12:33Crowd
00:12:33Kerumunan
00:12:35Berubah menjadi
00:12:36Riot
00:12:36Menjadi
00:12:37Brawl
00:12:38Apa
00:12:39Tawuran
00:12:40Dan menjadi
00:12:41Riot
00:12:41Menjadi kerusuhan
00:12:42Itu tidak mungkin
00:12:43Terkontrol
00:12:44Nah
00:12:45Ini
00:12:47Kasus yang ini
00:12:49Adalah
00:12:50Lihat
00:12:51Polanya sama-sama
00:12:52Sebelum-sebelumnya
00:12:53Itu mahasiswa demo
00:12:56Minus UI ya
00:12:57UI kan sudah
00:12:59Seperti ayam sayur
00:13:00Kalau bagi anak-anak
00:13:02Yang lain
00:13:02Karena apa
00:13:04Pakai
00:13:05Alegoris
00:13:06Demo
00:13:07Alegoris
00:13:08Itu seperti
00:13:09Karnaval
00:13:10Karnaval
00:13:1117-an
00:13:11Tidak punya
00:13:12Tekanan politik
00:13:13Nah
00:13:14Itu makanya
00:13:15Juga ditinggal
00:13:16Ini saya
00:13:18Membeberkan fakta loh ya
00:13:20Bukan ngompor
00:13:21Yang anak-anak
00:13:21Kalau kena kompor
00:13:22Ya salahnya sendiri
00:13:23Gitu kan
00:13:24Nah
00:13:25Jadi
00:13:27Ini ditinggalkan
00:13:28Anak-anak
00:13:30Mahasiswa
00:13:31Yang biasa
00:13:31Bertarung
00:13:32Mulai jam 10 pagi
00:13:34Itu paling lama
00:13:36Itu jam 4
00:13:36Sudah teler
00:13:37Sudah capek
00:13:38Artinya
00:13:39Selebihnya adalah
00:13:40Nah
00:13:40Selebihnya
00:13:41Pasti gelombang lain
00:13:43Jadi
00:13:43Polisi
00:13:45Itu
00:13:46Jangan jaga
00:13:47Mahasiswa
00:13:48Kalau alegoris
00:13:49Ya gepu-gepukan
00:13:50Itu biasa lah
00:13:51Gitu ya
00:13:52Sampai
00:13:52Jam 3
00:13:53Jam 4
00:13:54Yang harus diseriosi
00:13:56Dijaga itu
00:13:57Setelah jam 4
00:13:58Jam 5
00:13:58Apalagi
00:13:59Setelah tutup
00:14:00Jam 6
00:14:00Gak boleh demo lagi
00:14:01Nah
00:14:02Ini
00:14:03Kan gampang
00:14:05Ditelusuri
00:14:06Kenapa
00:14:06Ada instrumen-instrumen
00:14:08Untuk melihat
00:14:09Ini
00:14:11Perintahnya dari siapa
00:14:12HP-nya nomor berapa
00:14:14Namanya siapa
00:14:15Ada kok semua
00:14:16Masalahnya
00:14:18Ada keberanian untuk mengungkap
00:14:20Kita punya komponas
00:14:21Kita punya komnasam
00:14:23Ya
00:14:24Omonglah
00:14:25Jadi maksudnya komponas gak berani
00:14:26Polisi gak berani
00:14:28Komponas setengah
00:14:29Setengah berani
00:14:30Kalau komnasam gak berani
00:14:32Pak Arief
00:14:33Anda disampaikan oleh
00:14:35Prop Kiki barusan
00:14:36Mungkin jangan-jangan
00:14:37Tidak berani
00:14:37Untuk mengungkap
00:14:39Siapa dalang
00:14:40Ada apa
00:14:41Dibalik masalahnya
00:14:41Kenapa penjaganya
00:14:42Ketika demonya
00:14:43Tapi kemudian
00:14:44Kenapa tidak sebelumnya
00:14:45Atau segan sebenarnya
00:14:46Segan sama siapa Pak Arief
00:14:47Ya terima kasih Mbak
00:14:48Tarigan ya
00:14:49Jadi disini kan
00:14:50Sudah banyak
00:14:52Pakar
00:14:53Dan beberapa waktu yang lalu
00:14:54Sejak tanggal 28 Agustus
00:14:56Sudah dibahas
00:14:57Nah
00:14:57Karena disebut komponas
00:15:00Kami mencoba
00:15:01Melihat dari perspektif
00:15:02Kepolisian ya
00:15:03Oke
00:15:03Nah perspektif kepolisian ini
00:15:05Kalau kita bandingkan
00:15:07Tahun lalu
00:15:08Ini kami bicara
00:15:09Berdasarkan fakta
00:15:10Sudah ada
00:15:13Polisi melaksana tugas
00:15:15Sebagai pemelihara
00:15:16Keamanan ketetipan
00:15:17Dengan cukup baik
00:15:18Dari pagi
00:15:19Sampai sore
00:15:20Matahari terbenam tadi
00:15:21Oke
00:15:22Nah itu yang pertama
00:15:23Yang kedua
00:15:24Kalau tahun lalu
00:15:25Tidak ada
00:15:26Negosiator
00:15:27Sekarang berhasil
00:15:28Jadi
00:15:29Polwan
00:15:30Negosiator
00:15:31Bisa membawa
00:15:32Perwakilan
00:15:33Untuk ketemu
00:15:34Anggota Dewan
00:15:35Dan bahkan
00:15:35Anggota Dewan
00:15:36Ikut menumit di luar
00:15:37Bahkan
00:15:38Dengan humanis
00:15:39Dibagi-bagi
00:15:40Makanan
00:15:41Minuman
00:15:42Kepada si penemung
00:15:43Tuntas
00:15:44Mission accomplished
00:15:45Sampai
00:15:45Matahari terbenam
00:15:46Kalau tuntas
00:15:47Accomplished
00:15:48Buktinya
00:15:48Ada dua korban
00:15:49Pak Arief
00:15:49Kenapa
00:15:50Not finished yet
00:15:52Jadi
00:15:53Begitu sudah
00:15:54Matahari terbenam
00:15:55Berubah
00:15:56Menjadi anarko
00:15:57Nah inilah tugasnya
00:15:59Polisi sebagai
00:16:00Penegak hukum
00:16:01Oke
00:16:01Yang tadi sudah dikatakan
00:16:03Oleh Pak Dirkrim Um
00:16:05Bahwa sudah ditangkap
00:16:07322
00:16:08322
00:16:10Dibagi menjadi
00:16:116 klaster
00:16:12Klaster besar
00:16:13Kurang lebih
00:16:14160 dewasa
00:16:15162
00:16:16Anak-anak
00:16:17Diserahkan kepada
00:16:18PPO
00:16:18PPA
00:16:19Direktur
00:16:19Ibu Kombes Rita
00:16:21Yang
00:16:21160
00:16:22Oleh
00:16:23Pak
00:16:23Kombes Iman
00:16:24Imanuddin
00:16:25Nah dari situ
00:16:26Ketemu
00:16:2741
00:16:28Tersangka
00:16:29Awalnya
00:16:30Perusuhan
00:16:31Karena perusuhan
00:16:32Dengan demo
00:16:33Beda
00:16:3341 orang
00:16:35Kemudian
00:16:36Belakangan
00:16:37Ditangkap juga
00:16:37Yang rusak
00:16:38CCTV
00:16:39Ada 3 orang
00:16:39Belakangan lagi
00:16:41Yang update
00:16:41Ada 5 orang
00:16:42Anak yang berkonflik
00:16:44Dengan hukum
00:16:44Jadi total 49
00:16:45Nah
00:16:47Kemudian
00:16:47Klaster berikutnya
00:16:48Adalah
00:16:49Pendana
00:16:50Pendana
00:16:51Kemudian
00:16:52Seperti dikatakan
00:16:52Pak Prof Kiki tadi
00:16:53Polisi punya
00:16:55Semua
00:16:58Kemampuan
00:16:59Untuk bisa
00:17:00Termasuk menangkap
00:17:00Anarko
00:17:01Tapi buktinya setelah
00:17:02Anarkonya ditangkap
00:17:03Ini masih jatuh korban
00:17:04Begini
00:17:04Kembali
00:17:05Belum selesai
00:17:06Jadi
00:17:08Setelah
00:17:11Ditentukan
00:17:12Klaster
00:17:13Pengerak
00:17:14Pendana
00:17:14Ya kan
00:17:15Nah
00:17:16Sekarang baru
00:17:17Akan
00:17:18Menuju kepada
00:17:19Si pelaku tadi
00:17:20Pelaku kan sudah ada
00:17:22Kemajuan
00:17:23Ada
00:17:23Di identifikasi
00:17:25Sketcha wajah
00:17:27Ada 2 orang
00:17:28Ini sedang
00:17:29Sedang berjalan terus
00:17:30Hanya masalahnya
00:17:32Ada yang missing ini
00:17:33Apa?
00:17:34Itu kan
00:17:35Ruwet
00:17:36Jadinya banyak
00:17:36Demonya ini tentang apa?
00:17:39Undang-undang RU
00:17:40Perampasan aset kan?
00:17:42Ya
00:17:42Dan hukum koruptor
00:17:43Tapi
00:17:43Yang geruduk
00:17:45Anak-anak
00:17:46ABG-ABG itu
00:17:47Dan masa
00:17:48Liar
00:17:50Itu
00:17:51Yang diujat polisi
00:17:53Itu menunjukkan
00:17:55Tipe
00:17:55Kerumunannya itu
00:17:57Sudah berubah menjadi
00:17:58Rakyat
00:17:59Menjadi kerusuhan
00:18:00Dan
00:18:01Gak bisa kita lalu cepat
00:18:03Menunjuk itu
00:18:04Karena pelakunya banyak
00:18:05Oke
00:18:05Tapi kan sebenarnya
00:18:06Seperti pejombongan
00:18:07Pak Arief
00:18:08Itu kan sebenarnya titik panas
00:18:09Tahun lalu pun
00:18:09Panasnya di pejombongan
00:18:10Tapi
00:18:11Dimana pengamanannya?
00:18:13Nah begini
00:18:13Jadi
00:18:14Ini ada namanya
00:18:15Psikologi masa
00:18:17Masa itu
00:18:18Kalau masih
00:18:18Cuma 1-2
00:18:19Dia masih berpikir rasional
00:18:21Kemudian menjadi kerumunan
00:18:22Atau korodit
00:18:23Sudah mulai bergeser
00:18:25Apalagi
00:18:25Rakyat dan
00:18:26Chaos
00:18:27Nah
00:18:27Chaos itu
00:18:28Dia sudah akan berpikir
00:18:29Irrasional
00:18:30Jadi
00:18:31Seringkali mereka itu
00:18:32Akan bertindak
00:18:33Sesuai dengan
00:18:35Kemauannya sendiri
00:18:36Ada satu
00:18:36Kasih ababa
00:18:37Hajar
00:18:38Hajar
00:18:39Ya kan?
00:18:39Nah
00:18:40Ini yang harus
00:18:41Dipelajari tentang
00:18:42Psikologi masa
00:18:43Jadi kalau kemarin
00:18:44Ada yang menonton
00:18:46Menjadi korban
00:18:47Nah itu yang harus
00:18:48Diseridiki
00:18:50Dan sekarang berproses
00:18:51Jadi
00:18:51Menurut pendapat saya
00:18:53Ini
00:18:54Perlu
00:18:55Waktu
00:18:56Untuk
00:18:56Pak
00:18:57Pol Damir
00:18:58Jangan jauh-jauh dulu lah
00:18:59Pak Arief
00:19:00Saya mau tanya
00:19:01Dalang 2025 ini siapa?
00:19:04Yang
00:19:05Yang
00:19:05Tahun 2025
00:19:06Ah
00:19:072025?
00:19:09Iya
00:19:09Agustus
00:19:10Kan polanya hampir sama
00:19:11Sampai sekarang belum ditemukan itu dalangnya
00:19:13Oke
00:19:14Pertanyaannya apakah polisi
00:19:15Bisa mengungkap dalang yang sekarang?
00:19:17Namun 2025 aja belum ketemu
00:19:19Betul
00:19:20Nah
00:19:22Polisi kan
00:19:23Pak Derkrim Om
00:19:24Sama Pak
00:19:25Ibu Direktur PPA
00:19:26PPO ini kan tidak bisa bekerja sendiri
00:19:28Pak Rai Renguti
00:19:29Bang Rai Renguti
00:19:30Nah
00:19:30Mereka punya
00:19:32Backup
00:19:32Dari
00:19:33Intelligent
00:19:34Dan juga dari
00:19:35BIN
00:19:36Dan Intelligent-Intelligent yang
00:19:37Yang sama
00:19:38Nah itu mereka
00:19:39Seperti kemarin
00:19:40Kita lihat di
00:19:41Media
00:19:43Elektronik
00:19:44Kan Pak Kepala BIN kan juga
00:19:46Sudah mengatakan bahwa sudah diberikan
00:19:47Info kepada polisi
00:19:49Nah sekarang tinggal diolah
00:19:50Masalahnya
00:19:51Kita
00:19:52Maksudnya
00:19:53Kita tuh
00:19:54Polisi
00:19:55Itu tidak bisa berasumsi
00:19:56Dan beropini
00:19:57Tanpa ada bukti permulaan
00:19:59Bukti yang
00:19:59Sudah setahun sih mungkin itu pertanyaan
00:20:01Benar
00:20:01Kita belum tahu siapa dalangnya setahun
00:20:03Kita butuh waktu itu
00:20:04Itu harus
00:20:04Kalau cuma
00:20:06Sekedar noding
00:20:07Segala macam
00:20:07Tanpa dukungan
00:20:09Nanti
00:20:09Belundar buat
00:20:10Pak Polisi ini
00:20:12Mbak
00:20:12Jadi bukan karena segan sama
00:20:14Kelompok tertentu enggak ya
00:20:15Nah itu nanti
00:20:17Pakar-pakarnya masih belum
00:20:18Memberikan pendapat
00:20:19Oke
00:20:20Coba saya ke Mas Airi
00:20:21Mas Airi
00:20:21Ketika kita melihat ada dua korban
00:20:23Bambang dan juga korban luka
00:20:25Fatur
00:20:26Apakah Anda melihat
00:20:27Dia sengaja
00:20:28Ditargetkan secara acak
00:20:30Untuk menimbulkan kerusuhan
00:20:33Jadi kalau kita lihat memang itu
00:20:35Dalam video-video yang beredar di media sosial
00:20:38Kan dianiaya dan disiksa oleh orang-orang yang berseragam
00:20:42Biasa kan
00:20:42Dan itu juga
00:20:44Enggak di tempat orang demo loh
00:20:46Masuk ke sana
00:20:47Enggak di pinggir jalan
00:20:47Dia enggak ke demo
00:20:48Iya
00:20:48Masuk kampung coba
00:20:50Kita melihat lebih menyoroti pada
00:20:52Kegagalan polisi sebenarnya untuk melindungi warga
00:20:56Ketika terjadi demonstrasi
00:20:58Baik itu demonstrasi yang berawal pada
00:21:00Aksi damai
00:21:01Dan kemudian berujung pada kerusuhan
00:21:03Dan memang polisi berwenang untuk menggunakan kekuatan ketika membubarkan massa
00:21:07Yang sudah mengarah pada tindakan violent
00:21:11Penggunaan kekerasan
00:21:12Tapi ada prinsip proporsionalitas yang harus dijaga oleh polisi
00:21:15Dalam melakukan kontrol
00:21:19Membubarkan massa
00:21:20Dan juga harus memastikan adanya perlindungan terhadap warga
00:21:23Jadi apa yang mis yang Agustus ini?
00:21:25Tidak ada pelajar
00:21:26Terlihat polisi tidak mengambil pelajaran
00:21:29Pelajaran dari apa yang terjadi pada tahun lalu
00:21:31Itu kan tidak jauh terjadi dari lokasi
00:21:33Afan
00:21:34Di apa namanya?
00:21:36Agustus tahun lalu
00:21:38Dan ini berada di area yang sama
00:21:40Kenapa tidak ada
00:21:41Apa namanya?
00:21:42Pelajaran dari polisian untuk mengamankan warga yang ada di sana
00:21:46Untuk memastikan bahwa setiap ada aksi demonstrasi
00:21:48Tidak ada warga yang menjadi korban
00:21:51Nah satu yang kita lihat dari pengakuan Fatur Rahman
00:21:55Itu dia disiksa oleh sekelompok orang
00:21:57Yang hingga hari ini kita belum tahu identitasnya
00:22:00Itu untuk pengakuan
00:22:03Iya kan?
00:22:04Dipaksa mengaku sebagai provokator
00:22:07Siapa yang berkepentingan untuk mendapatkan pengakuan?
00:22:11Ini yang harus kita jawab bersama
00:22:13Ketika terjadi interagasi penyiksaan
00:22:15Itu melanggar hak warga negara untuk terbebas dari penyiksaan
00:22:22Itu suatu pelanggaran hamrat
00:22:24Apakah kasus Fatur Rahman juga ini sama dengan Pak Bambang?
00:22:28Oke nanti kita lanjutkan lagi soal ini
00:22:30Kita perdalam lagi
00:22:31Yang jelas sodara ada pola kejadian demo
00:22:33Damai ditunggangi perusuh malam harinya
00:22:35Lalu kemudian benar kerusuhan dirkaya sakah
00:22:38Apa motifnya?
00:22:39Nanti kita bahas tetap bersama kami di Pola Liar
00:22:52Pak Syah Ganda
00:22:53Pertanyaannya untuk Anda
00:22:54Menurut Anda sejauh ini penjelasan pihak kepolisian
00:22:57Sudah memadai atau belum dibalik misir kematian dari Bambang?
00:23:02Dan yang disebut-sebut sejauh ini juga masih anarko saja?
00:23:05Ya kalau ini kan permainan gelombang besar ya
00:23:13Keberhasilan Polda DKI kemarin kan menggembos ya
00:23:17Dengan membongkar rekening sumbangan-sumbangan itu
00:23:21Itu kan memang kalau kita lihat di publik kan cuma satu rekening kan
00:23:25Mandiri yang punya botok
00:23:26Tapi kan kita gak tahu berapa rekening lagi yang sebenarnya
00:23:29Polda sudah melacak itu
00:23:31Sehingga eskalasi yang saya perkirakan kemarin itu bisa ratusan ribu
00:23:36Ya lembaga saya perkirakan itu hancur di tengah jalan
00:23:39Jadi kalau kita lihat grafik-grafik big data nanti mungkin dari drone upgrade bisa ceritakan
00:23:43Itu kan di tanggal 21 sampai 25 Agustus itu
00:23:47Itu memang semua pihak-pihak yang berkontestasi untuk
00:23:52Game of Thrones kekuasaan ini
00:23:55Baik yang di luar
00:23:56Di luar koalisi partai maupun yang di dalam pemerintahan
00:24:00Kan mereka berlomba-lomba
00:24:02Ya kalau lihat agenda ke DPR
00:24:04Itu kan sebenarnya DPR itu Oktober isunya buruh
00:24:06Sebenarnya bisa numpahkan buruh banyak
00:24:08Kemudian September isu tani
00:24:10Nah kenapa yang dipilih Agustus isu perampasan aset misalnya seperti itu
00:24:15Ya kan karena kalau isu perampasan aset
00:24:17Semua bisa dompleng
00:24:19Ya kan kalau isu buruh Oktober
00:24:22Pengesahan rencana undang-undang
00:24:24Naker di bulan Oktober itu gak bisa ditunggangin
00:24:27Karena buruh itu lebih solid sekarang
00:24:29Nah kemudian isu apa
00:24:30Isu yang tani agraria
00:24:33Bandar Reformasi Agraria September
00:24:35Itu juga gak bisa ditunggangin
00:24:36Yang ini bisa ditunggangin
00:24:39Ya kan jadi ini sebenarnya
00:24:40Kalau aktor-aktor yang kita lihat di dalam
00:24:43Publik yang muncul
00:24:44Seperti misalkan kemarin ada kelompok
00:24:46Jokowi Budi Ari
00:24:48Ada kelompok apa namanya
00:24:50Setelah pulang Botox dan teman-teman pulang kemana
00:24:54Ini ketemu KDM
00:24:57Kemudian DPR sendiri yang berinisiasi untuk
00:25:02Brunding dan lain-lain
00:25:03Puan Maharani tidak muncul di situ
00:25:05Kemudian sebelum ini udah ada
00:25:08Permainan narasi-narasi
00:25:10Seperti peninggian gedung-gedung
00:25:12Mall-mall ya
00:25:14Mall-mall di Surabaya dimulai kemudian di Jakarta
00:25:17Ini memang untuk buat
00:25:18Suatu situasi besar yang perkiraan saya
00:25:20Kemarin tuh bisa aja
00:25:21Terjadi lebih buruk daripada
00:25:23Jadi dimakan korbannya seorang Bambang
00:25:26Menurut Anda juga ini berkaitan
00:25:28Dengan pertarungan politik
00:25:30Eh dia korban
00:25:32Dia korban
00:25:33Portret dari pertarungan politik
00:25:35Ya bukan potret
00:25:37Maksudnya gini dia korban
00:25:38Ya korban karena ada yang tadi orang-orang berkontestasi
00:25:41Bukan kemudian maksud saya dia itu dikorbankan untuk
00:25:45Kemudian mengeksalasi lagi
00:25:47Sebenarnya eksalasi itu sudah
00:25:49Gerakan polisi yang saya lihat kemantu
00:25:51Sudah bisa
00:25:51Menggembosi
00:25:53Sebelum tanggal 27
00:25:54Jadi memang setelah pati itu
00:25:56Tidak bisa ditunggangin
00:25:58Secara besar-besaran seperti Agustus tahun lalu
00:26:00Maka itu yang ada sisanya itu
00:26:03Kan kita lihat ada 4 gerakan kemarin kan
00:26:05Ada pati
00:26:06Ada depok
00:26:07Ya kan aliansi masyarakat depok bersatu itu
00:26:10Kemudian ada masyarakat Madura
00:26:12Kemudian ada satu lagi
00:26:13Apa namanya
00:26:14Geram itu
00:26:15Dari 4 kelompok ini kan
00:26:17Sebenarnya itu kalau misalkan
00:26:19Yang pati ini yang merasa dirinya murni
00:26:22Tapi yang 3 ini kan belum tentu murni
00:26:24Misalkan itu
00:26:24Dia bisa akan memancing gelombang lebih besar
00:26:27Ya kan
00:26:28Nah itu kan kalau kita lihat polisi mengerahkan 18 ribu pasukan
00:26:31Untuk pengamanan itu kan kira-kira kalau kita kali 5
00:26:34Itu kan artinya itu akan mencapai hampir puluhan ribu
00:26:38Bisa juga sampai 100 ribu misalnya gitu
00:26:40Belum tentara dan lain-lain ya
00:26:42Jadi menurut saya sih memang itu
00:26:44Ya pertama memang
00:26:45Kalau kita sedih ya karena selalu ada korban
00:26:49Nah itu memang saya gak yakin itu
00:26:51Bagian dari untuk ekskalasi berikutnya
00:26:54Tapi itu korban daripada
00:26:56Ujung dari cerita
00:26:58Yang sudah gagal digembusin polisi
00:27:00Aksi yang akan besar harusnya tanggal 27 Agustus
00:27:03Jadi kalau kita mau cari dalang
00:27:05Ya sebenarnya memang
00:27:07Belum tentu gampang buat polisi
00:27:09Untuk mencari dalang
00:27:10Karena bisa jadi ya
00:27:11Kalau di tahun lalu ya
00:27:13Kenapa polisi susah membongkar menurut saya
00:27:16Karena sistem transfer uang di tahun lalu itu
00:27:19Itu kan melalui media sosial
00:27:21Terutama TikTok kan
00:27:22Kalau kita lihat bagaimana orang-orang yang datang itu
00:27:25Pembayaran itu melalui TikTok-TikTok itu
00:27:28Jadi kalau dia datang ke DPR
00:27:29Kemudian ada gambar kiriman bunga atau apa
00:27:31Itu tanda diterima
00:27:32Transfer in
00:27:33Ya kan
00:27:34Kalau kemarin ini kan masih rekening apa segala gitu kan
00:27:37Nah
00:27:37Jadi memang agak sulit menurut saya
00:27:39Buat polisi untuk membongkar ini
00:27:41Ya kalau kita berspekulasi ya
00:27:43Aktor-aktor aja dipanggil
00:27:45Makanya seperti gerakan Cinta Prabowo
00:27:47Tadi melaporkan Budi Ari
00:27:48Ya itu kan sebenarnya untuk
00:27:49Mulai menggali aja
00:27:51Tapi kan tidak hanya harus Budi Ari kan
00:27:53Tapi beberapa pihak-pihak yang kelihatan muncul
00:27:55Misalkan gini
00:27:57Kabinet bayangan misalkan
00:27:59Menurut CGPT
00:28:00Kalau kita lacak misalkan
00:28:01Itu ada pertemuan tanggal 17 Agustus
00:28:04Di Pati
00:28:05Ya di Kendeng itu dengan teman-teman
00:28:08Masyarakat Pati
00:28:09Misalnya itu
00:28:09Kabinet bayangan yang di Cirebon
00:28:12Parlemen bayangan Cirebon
00:28:14Melakukan statement sebelum dan sesudah
00:28:17Gerakan daripada masyarakat Pati
00:28:20Ya
00:28:20Kemudian KDM melakukan satu
00:28:22Pertemuan di Bandung setelah acara
00:28:25Nah ini bisa menjadi
00:28:26Apa namanya
00:28:28Bagian daripada
00:28:29Diselidiki
00:28:31Nah memang kalau kita mau
00:28:33Membongkar
00:28:34Seperti kata mas Kiki tadi
00:28:35Bisa jadi memang harus ada tim
00:28:37Independen ya
00:28:38Karena memang kalau itu udah menyangkut
00:28:39Satu kontestasi
00:28:41Ya kecuali di jaman Pak Harto
00:28:42Malari tadi bisa dibongkar
00:28:44Kemudian 78
00:28:45Jaman beliau ini bisa dibongkar
00:28:47Ya di banyak
00:28:48Tempat-tempat ini memang gak bisa dibongkar
00:28:51Jadi kalau peristiwa pelaporan Budi Ari
00:28:54Termasuk dari sekuens yang Anda jelaskan kemarusan
00:28:56Termasuk gak?
00:28:58Kenapa?
00:28:59Pelaporan yang diberikan kepada Budi Ari
00:29:02Itu termasuk tidak dengan sekuens yang Anda sebutkan tadi
00:29:05Ada yang saling tunggang menunggangi
00:29:07Ada upaya kerusuhan
00:29:08Kalau yang saya lihat kelompoknya tadi kan
00:29:10Itu kan teman-teman yang memang
00:29:12Gerakan Cinta Prabowo
00:29:13Yang itu kan satu itu kan orang ini tuh
00:29:16Si apa namanya
00:29:16Si Iwan tadi
00:29:17Yang muncul di TV tadi
00:29:19Itu kan Iwan itu adalah
00:29:21Orang
00:29:22Ajudannya Pak Prabowo waktu aktif dulu kan
00:29:24Yang tadi itu yang melaporkan apa
00:29:26Jadi mereka tuh menurut saya sih
00:29:27Orang-orang yang mendorong agar
00:29:31Diinvestigasi
00:29:31Ya agar ini tidak berulang ya
00:29:33Saya ada komunikasi juga dengan mereka
00:29:35Saya tanya ngapain ya
00:29:36Supaya ada investigasi aja Bang
00:29:37Jadi saya pikir bukan bagian dari tunggang menunggangin
00:29:40Ya kalau kita lihat di dalam researchnya Tempo di tahun 2025 lalu
00:29:46Itu kan sebenarnya nama-nama udah banyak
00:29:48Dan siapa yang berkompetisi udah banyak
00:29:49Nah cuma kompetisi yang ditunjukkan Tempo pada tahun 2025
00:29:53Itu kan lebih sifatnya internal
00:29:55Di dalam kubu kekuasaan Presiden Prabowo
00:29:57Kalau sekarang saya yakin juga ada yang
00:29:59Di dalam tapi juga pengen menchallenge ya
00:30:03Misalkan kalau hadirnya Pak Jokowi dan Gibran
00:30:05Itu sah-sah aja
00:30:06Kalau misalkan Pak Jokowi dan Budi Arita
00:30:08Itu sah-sah aja
00:30:09Kemudian kalau kita lihat misalkan
00:30:11Apakah partai yang di luar kekuasaan
00:30:13Misalkan PDIP
00:30:14Misalkan
00:30:14Nggak muncul di permukaan
00:30:16Tapi bisa aja
00:30:17Kan puan yang kemudian dinarasikan di publik
00:30:21Yang mengundang
00:30:21Masyarakat pati kan
00:30:23Silahkan datang ke DPR
00:30:27Untuk
00:30:28Undang-undang perampasan aset abas
00:30:29Nah ini memang
00:30:30Toko-tokonya mungkin harus diselidiki
00:30:32Mungkin kalau Polda Metro Jaya
00:30:34Nggak sanggup ya
00:30:35Untuk undang-undang itu
00:30:35Mesti dilimpahkan
00:30:36Ke tim independen
00:30:37Atau kepada
00:30:39Badan-badan yang lebih tinggi gitu
00:30:40Oke
00:30:41Tim yang bang dependennya dipimpin
00:30:43Rai
00:30:43Rai Rangkuti
00:30:44Pelaporan terhadap Budi Ari
00:30:46Apakah Anda juga melihat
00:30:47Bahwa ini termasuk sekuensi
00:30:48Pertarungan politik
00:30:49Yang tadi jelaskan oleh Bang Syakanda
00:30:50Sebuah demo dan rusuh
00:30:52Saya cenderung sepakat
00:30:53Dengan Bang Syakanda tadi
00:30:54Bahwa sebenarnya ini
00:30:55Gerakan teman-teman
00:30:57Iwan di GCP itu
00:30:58Bagian dari mungkin
00:31:00Tangkapan sederhana aja
00:31:02Ya
00:31:02Artinya mereka mau menguji juga
00:31:04Bahwa apakah memang disitu Budi Ari
00:31:06Punya maksud
00:31:07Yang mereka
00:31:08Maksudkan ini atau enggak
00:31:09Tapi begini Mbak
00:31:10Saya tertarik yang gini sebenarnya
00:31:12Yang kita harus dudukkan dulu adalah
00:31:15Dua klaster demo hari itu ya
00:31:18Jadi teman-teman pati
00:31:20Tadi itu kan kita
00:31:21Saya bilang harus memberi apresiasi
00:31:22Kepada masyarakat pati ya
00:31:24Yang memang sudah menjalankan
00:31:26Sebuah proses demokrasi
00:31:28Yang bisa menjadi rujukan dan contoh
00:31:31Karena mereka memenuhi semua proses-proses
00:31:33Berasarkan undang-undang ya
00:31:35Mereka melapor
00:31:37Datang dengan tertib
00:31:38Pulang sebelum jam 18 ya
00:31:40Kemudian setelah aspirasi selesai diterima
00:31:43Ya mereka pulang tertib
00:31:45Nah problem yang kedua ini adalah
00:31:47Dekat-dekat maghrib
00:31:48Kelompok yang kedua ini
00:31:50Ini bagi kita ini
00:31:51Sebenarnya ini yang harus
00:31:52Teman-teman mahasiswa dan publik juga
00:31:54Harus sepakat
00:31:55Bahwa mereka itu bukan datang untuk demo
00:31:57Kelompok kedua ini
00:31:57Karena demo mau ketemu siapa
00:31:59Di malam hari sampai subuh kan
00:32:01Itu udah tanda tanya besar
00:32:02Jadi kalau memang judul ini
00:32:04Siapa dalang
00:32:05Pasti ada dalang
00:32:06Pasti
00:32:07Saya pastikan
00:32:08Karena klaster kedua ini
00:32:10Bukan tujuan demo
00:32:11Dan dari yang ditangkap tadi
00:32:13Seperti kata Pak Arief ini
00:32:14Ada kelompok-kelompok
00:32:15Anak-anak yang gak ngerti
00:32:16Apa-apa sebenarnya kan
00:32:17Ada belasan tahun
00:32:18Di bawah 17 ada ya
00:32:20Jadi ini semua indikasi-indikasi
00:32:22Bahwa ada penunggang di balik itu
00:32:24Nah
00:32:24Jadi
00:32:25Ini perlu kita-kita yang konsen
00:32:27Dan sepakat dengan proses demokrasi
00:32:29Yang harus berjalan baik
00:32:30On the track adalah
00:32:32Gerakan mahasiswa
00:32:34Gerakan rakyat itu
00:32:35Harus dimurnikan
00:32:36Dari kelompok-kelompok penunggang
00:32:38Sehingga dalam konteks kemarin ini
00:32:40Secara jujur kita harus memberikan
00:32:42Apresiasi kepada kepolisian
00:32:43Yang tunggang-langgang
00:32:45Jatuh bangun untuk
00:32:46Belajar dari kes
00:32:47Tahun lalu
00:32:492025 lalu
00:32:50Banyak korban ya
00:32:51Rumah-rumah anggota DPR
00:32:52Termasuk nyawa
00:32:53Apa-apa segala macam
00:32:54Banyak fasilitas publik
00:32:55Kalau memang sudah begitu maksimalnya
00:32:57Buktinya jatuh korban
00:32:58Dua orang
00:32:59Nah
00:32:59Soal korban
00:33:01Mungkin kalau
00:33:01Kalau yang korban
00:33:03Ya kita
00:33:03Kita ikut berduka kepada
00:33:05Pak Bambang Almarhum
00:33:06Yang kena korban kemarin kan
00:33:07Tapi pertanyaannya korban ini
00:33:08Dilakukan oleh siapa
00:33:09Bagi saya
00:33:10Kalau saya menganggap
00:33:11Ini bukan bagian dari skenario
00:33:13Tetapi memang
00:33:14Karena kelompok-kelompok
00:33:15Perusuh ini
00:33:16Ingin menciptakan
00:33:17Ya itu tadi
00:33:18Tujuannya adalah
00:33:19Merusuh
00:33:20Tujuannya merusuh
00:33:21Sehingga
00:33:22Di dalam politik itu kan
00:33:24Sering saya sampaikan
00:33:25Bahwa ada istilah
00:33:27Riding on the web
00:33:28Oke
00:33:28Selalu ada yang menunggang
00:33:29Di atas ombak
00:33:30Ada yang mengail
00:33:31Di atas kerudan
00:33:32Itu klaster kedua
00:33:33Ini adalah bagian dari
00:33:34Skenario-skenario itu
00:33:36Nanti saya lanjut lagi
00:33:36Ke Anda Bang David
00:33:37Lalu Mas Nova
00:33:38Mungkin bisa jelaskan
00:33:39Kepada kami
00:33:40Bagaimana dengan
00:33:41Sentimen publik
00:33:43Terkait dengan
00:33:44Demo dan kerusuhan
00:33:45Apalagi
00:33:47Menimbulkan
00:33:48Korban jiwa
00:33:49Terhadap Pak Bambang
00:33:49Mungkin Anda bisa jelaskan
00:33:50Bagaimana drone empreit
00:33:51Membacanya
00:33:52Akan ditampilkan
00:33:56Baik
00:34:00Berbicara tentang
00:34:01Demonstrasi
00:34:02Pada Agustus kemarin
00:34:04Sebenarnya banyak sekali
00:34:05Demonstrasi
00:34:05Mesin kami menangkap
00:34:07Ada lebih dari
00:34:07Tiga ratusan ribu
00:34:08Percakapan
00:34:09Tentang demonstrasi
00:34:11Dengan total
00:34:12Lebih dari
00:34:12Tujuh ratus juta
00:34:13Engagement
00:34:15Terkait demonstrasi
00:34:16Tapi kalau coba kita
00:34:17Padatkan
00:34:18Periodenya
00:34:20Dari 23 Agustus
00:34:22Kenapa 23 Agustus
00:34:23Karena percakapan
00:34:24Tentang demonstrasi
00:34:25Terutama tentang
00:34:25Ramai akan terjadi
00:34:27Kerusukan
00:34:27Itu mulai ramai
00:34:29Sejak tanggal 18
00:34:30Dan
00:34:30Puncak-puncak
00:34:31Ada narasi
00:34:34Tentang kerusuhan itu
00:34:34Dimulai dari tanggal
00:34:3523 Agustus
00:34:36Sebenarnya
00:34:37Nah
00:34:38Ada
00:34:39Empat isu
00:34:40Yang paling ramai
00:34:41Sejak 23 Agustus
00:34:42Sampai 3 September
00:34:43Ada ormas
00:34:44Ada perbincangan
00:34:44Tentang ormas
00:34:45Ini belakangan
00:34:46Kemudian datang
00:34:46Ada perbincangan
00:34:48Tentang Pak Bambang
00:34:49Yang menjadi korban
00:34:50Ada perbincangan
00:34:50Tentang kerampasan
00:34:51Aset juga
00:34:52Demo 27 Agustus
00:34:53Itu sendiri
00:34:54Kalau kita lihat
00:34:55Percakapan
00:34:56Terlihat bahwa
00:34:57Ini semakin ke bawah
00:34:59Artinya semakin negatif
00:35:00Publik melihat percakapan itu
00:35:02Semakin ke atas
00:35:03Artinya positif
00:35:04Semakin ke kanan
00:35:05Semakin besar
00:35:05Artinya semakin
00:35:07Semakin banyak publik
00:35:08Berbicara tentang itu
00:35:09Interes publik
00:35:10Semakin tinggi
00:35:11Kalau kita lihat
00:35:11Sentimennya
00:35:12Dari 4 isu
00:35:13Yang paling mengemuka
00:35:14Pada periode ini
00:35:15Pak Bambang Setiawan
00:35:17Itu menjadi
00:35:18Penanganan kasus
00:35:19Terhadap Pak Bambang Setiawan
00:35:20Itu menjadi
00:35:21Yang paling negatif
00:35:22Jadi PR betul
00:35:23Untuk Polri
00:35:23Lalu kalau kita lihat
00:35:25Juga
00:35:25Apa saja
00:35:26Yang percakapan
00:35:26Yang paling banyak
00:35:27Atau kata
00:35:29Yang paling banyak
00:35:29Beredar di media sosial
00:35:30Kita melihat
00:35:32Ada pergeseran
00:35:33Narasi sebenarnya
00:35:34Dari 18
00:35:35Sampai 27 Agustus
00:35:37Itu orang
00:35:38Masih berbicara
00:35:39Tentang RU
00:35:39Perampasan aset
00:35:40Masih dalam koridor politik
00:35:42Masih dalam koridor hukum
00:35:44Yang kamu maksud dengan
00:35:45Neru perampasan aset
00:35:46Detilnya seperti apa
00:35:47Dan sebagainya
00:35:48Ada diskusi disana
00:35:49Sebagaimana halnya
00:35:50Diskusi sehat
00:35:51Ketika mahasiswa
00:35:54Atau organisasi masyarakat
00:35:56Akan melakukan demonstrasi
00:35:57Tetapi setelah itu
00:35:58Pasal 27 Agustus
00:36:00Sore
00:36:01Setelah pukul
00:36:0227 Agustus
00:36:03Agak sore gitu
00:36:04Itu percakapannya
00:36:05Lebih banyak
00:36:06Tentang Bambang Setiawan
00:36:07Lebih banyak
00:36:08Tentang Ormas
00:36:09Tertentu
00:36:10Dan sebagainya
00:36:10Dan sebagainya
00:36:11Jadi ada
00:36:12Geser tuh
00:36:12Dari politik
00:36:13Dan hukum
00:36:14Menjadi soal
00:36:15Ada isu keamanan
00:36:16Kayak gitu
00:36:17Itu yang terjadi
00:36:18Di media sosial
00:36:19Lalu kalau kita lihat juga
00:36:21Bagaimana sih
00:36:22Atau peta percakapannya
00:36:24Sebenarnya seperti apa
00:36:25Ini saya petakan
00:36:27Berdasarkan emosi
00:36:28Percakapannya
00:36:29Yang biru itu
00:36:30Sedih terutama
00:36:31Dia berbicara
00:36:33Tentu saja
00:36:35Tentang meninggalnya Bambang
00:36:36Ada yang
00:36:38Kalau kita lihat
00:36:38Yang paling besar
00:36:39Itu adalah
00:36:40Emosi marah
00:36:41Orang
00:36:42Marah betul
00:36:43Karena ternyata
00:36:45Ada beberapa
00:36:46Kecolongan
00:36:47Dianggap kecolongan
00:36:48Kayak gitu ya
00:36:48Lalu juga mempertanyakan
00:36:50Lalu yang berikutnya
00:36:51Adalah antisipasi
00:36:52Antisipasi tentang
00:36:53Kok bisa
00:36:55Harusnya ini bisa
00:36:56Diantisipasi oleh
00:36:58Aparat keamanan
00:36:59Ada korban jiwa
00:37:01Begitu nyampe sore
00:37:02Harusnya ini sudah bisa
00:37:03Diusir
00:37:04Dan sebagainya
00:37:04Dan sebagainya
00:37:05Jadi
00:37:07Kalau kita lihat
00:37:08Perbincangan pada
00:37:09Periode ini
00:37:10Yang paling besar
00:37:11Justru
00:37:12Percampatan tentang
00:37:12Bang-bang setiawan itu
00:37:13Justru terkonsentrasi
00:37:14Hanya di beberapa
00:37:15Titik saja
00:37:16Yang banyak justru
00:37:17Mengantisipasi dan marah
00:37:18Marah
00:37:19Apa yang harus dilakukan
00:37:20Oleh
00:37:20Aparat penegak hukum
00:37:22Dan kenapa
00:37:23Penegak hukum
00:37:24Kok sedemikian
00:37:25Tanda kutip
00:37:26Lambat
00:37:26Membongkar
00:37:27Ini semua
00:37:28Tidak begitu
00:37:29Baik
00:37:30Terima kasih
00:37:30Mas Roponati
00:37:31Saya perlukan lagi
00:37:31Kepada Anda
00:37:32Bang Sorlen
00:37:34Bang Sorlen
00:37:35Kalau kita lihat
00:37:36Secara pola
00:37:37Baik tahun ini
00:37:38Maupun tahun lalu
00:37:41Analisa drone
00:37:42Empri tadi
00:37:42Ada sekitar
00:37:43Empat ya
00:37:44Tadi
00:37:45Apakah selaras
00:37:46Dengan perhatian
00:37:47Komnas HAM sendiri
00:37:47Ya
00:37:50Tentu Komnas HAM
00:37:51Melihat secara utuh
00:37:53Peristiwa
00:37:5427 Agustus
00:37:572026
00:37:58Pertama
00:37:59Tentu
00:38:01Aksi unjuk rasa damai
00:38:02Yang tentu
00:38:04Dijamin oleh undang-undang
00:38:05Dijamin oleh
00:38:07Konstitusi kita
00:38:08Dan itu berlangsung
00:38:10Relatif
00:38:11Baik ya
00:38:13Dan kemudian ada
00:38:14Yang semua narasumber
00:38:16Juga menyampaikan tadi
00:38:17Kluster kedua
00:38:18Yang merupakan kerusuhan
00:38:20Dan
00:38:21Kerusuhan itu
00:38:22Saya kira
00:38:23Juga
00:38:24Kalau kita lihat
00:38:26Dari
00:38:26Kompolnas
00:38:27Menyampaikan
00:38:28Ada
00:38:29Pembelajaran dari
00:38:30Kepolisian
00:38:30Saya kira
00:38:31Kita setuju juga
00:38:32Kalau tahun lalu
00:38:34Lebih dari
00:38:35Tiga empat hari
00:38:36Kerusuhannya berlangsung
00:38:37Dan
00:38:38Skalabiliti kekerasan
00:38:40Dan kerusuhan
00:38:41Sangat
00:38:42Masif
00:38:43Kalau hari
00:38:4427
00:38:45Hanya berlangsung
00:38:46Tidak
00:38:48Lebih dari
00:38:4824 jam
00:38:49Jadi mulai
00:38:50Sekitar sore
00:38:51Dan berakhir
00:38:53Sekitar jam
00:38:5311.45
00:38:54Siang hari
00:38:55Besoknya
00:38:57Tanggal 28
00:38:57Dan
00:39:00Tentu
00:39:03Kita
00:39:04Mesti
00:39:05Apa ya
00:39:06Komnasam
00:39:06Induktif ya
00:39:08Tidak
00:39:09Bisa
00:39:10Menduga-duga juga
00:39:11Tapi kita berbasis
00:39:12Pada fakta
00:39:13Dan
00:39:16Dengan
00:39:17Begitu
00:39:18Kita
00:39:18Mendorong
00:39:18Kepolisian
00:39:19Untuk
00:39:19Kerja lebih
00:39:20Cepat
00:39:20Anda kan juga
00:39:22Menangani
00:39:23Rusuh
00:39:232025 ya
00:39:24Saat itu ada
00:39:25Sebuah kasus
00:39:25Yang tidak bisa
00:39:26Kita lupakan
00:39:27Ketika
00:39:27Ada salah satu
00:39:28Ojo laki yang meninggal dunia
00:39:29Namanya
00:39:30Afan
00:39:30Lalu kemudian
00:39:31Terjadi penyerangan
00:39:31Ke
00:39:32Markas
00:39:33Kepolisian
00:39:33Dan
00:39:34Saat itu
00:39:35Diduga
00:39:36Terorganisir
00:39:37Apakah Anda juga melihat
00:39:38Tahun ini
00:39:38Ada angsa hitam
00:39:40Di balik rusuh
00:39:41Kemarin
00:39:43Saya kira polisi harus
00:39:45Membuktikan
00:39:46Kalau ada dalang
00:39:47Tapi
00:39:48Anda melihat pola yang terorganisir
00:39:50Juga tidak
00:39:50Sama dengan tahun lalu
00:39:51Ada pola yang mirip
00:39:53Bahwa
00:39:54Kejadiannya
00:39:55Berlangsung malam hari
00:39:56Pada umumnya
00:39:58Termasuk tahun lalu
00:39:59Juga
00:39:59Kalau siang dia meredah
00:40:00Kemudian sore mulai rame
00:40:02Pagi kemudian meredah
00:40:04Sampai sore
00:40:06Artinya
00:40:06Memang ada
00:40:09Potensi
00:40:10Sebagaimana
00:40:11Disampaikan oleh
00:40:11Kepala BIN
00:40:13Juga dengan
00:40:13Disampaikan Kapolri
00:40:15Tapi saya kira
00:40:16Beban pembuktiannya
00:40:17Mesti
00:40:19Sesegera mungkin
00:40:20Juga
00:40:20Disampaikan
00:40:21Jadi rekomendasi
00:40:22Dari Komnas HAM
00:40:23Apa?
00:40:23Karena sampai sekarang
00:40:24Kita belum tahu
00:40:25Siapa melakukan
00:40:26Penganiayaan
00:40:27Terhadap Bambang
00:40:28Ya
00:40:31Komnas HAM
00:40:32Masih
00:40:32Fokus pada
00:40:33Bagaimana
00:40:37Bambang
00:40:37Setiawan
00:40:39Dan korban-korban lain
00:40:40Kami juga menemukan
00:40:41Korban-korban lain
00:40:42Untuk diperhatikan
00:40:43Ya
00:40:44Dan kami tahu
00:40:46Pak Bambang juga
00:40:46Belum bisa menerima
00:40:48Pihak kepolisian
00:40:48Tapi lebih dari sepekan
00:40:50Sudah
00:40:50Menurut Anda
00:40:51Sudah terlalu lama
00:40:52Atau gimana?
00:40:54Sedikit ada progres
00:40:55Dengan
00:40:56Kepolisian
00:40:56Menunjukkan
00:40:57Tapi pertanyaan saya
00:40:58Terlalu lama
00:40:58Tapi saya kira
00:41:00Secepatnya
00:41:00Polisi harus
00:41:02Menyampaikan
00:41:02Tahap berikutnya
00:41:03Setelah menunjukkan
00:41:04Skeksa
00:41:05Itu pada publik
00:41:06Saya kira polisi
00:41:07Kita tahu polisi
00:41:09Memiliki kemampuan
00:41:09Dan kapasitas
00:41:10Yang sangat memadai
00:41:11Seharusnya bisa
00:41:13Lebih
00:41:14Cepat menunjukkan
00:41:15Progres dari
00:41:17Peristiwa
00:41:18Meninggalnya Pak Bambang
00:41:19Ada yang menarik
00:41:20Tadi
00:41:21Dari
00:41:22Presentasi
00:41:23Drone Amprit itu
00:41:24Saya kaitkan tadi
00:41:25Juga dengan
00:41:26Apa yang dianalisis
00:41:28Bang Seaganda ya
00:41:29Jadi dari percakapan tadi
00:41:30Walaupun itu
00:41:31Hanya dalam
00:41:32Kisaran Agustus tadi ya
00:41:33Tapi itu kan
00:41:34Percakapan-percakapan
00:41:36Bahwa
00:41:36Identifikasi
00:41:37Akan ada rusuh
00:41:38Akan ada
00:41:40Gelombang besar
00:41:41Bahkan tadi
00:41:42Bang Seaganda
00:41:43Udah nyinggung
00:41:43Ada kabinet bayangan
00:41:45Yang sudah
00:41:45Pertemuan-pertemuan
00:41:47Seperti itu
00:41:47Bahkan beberapa
00:41:49Tokoh termasuk
00:41:49Yang sempat dilaporkan
00:41:51Salah satu peneliti
00:41:52Saya sebut saja
00:41:55Namanya ya
00:41:56Sepul Mujani
00:41:57Kemarin itu kan
00:41:58Yang dilaporkan
00:41:59Ketika mengajak
00:42:00Untuk menggulingkan
00:42:01Pemerintah kan
00:42:02Dan eskalasi
00:42:04Terus berlanjut
00:42:04Banyak tokoh-tokoh
00:42:05Yang tampil
00:42:06Bahwa
00:42:07Antara Agustus
00:42:08Oktober
00:42:08Akan ada
00:42:09Kelusuhan besar
00:42:10Di Republik ini
00:42:10Nah kalau kita bicara
00:42:12Soal ada tunggangan
00:42:13Saya yakin bahwa
00:42:14Ini gak bisa dilepaskan
00:42:15Dari opini-opini itu
00:42:16Termasuk yang tadi
00:42:17Data-data itu
00:42:18Jadi percakapannya
00:42:19Makin dekat
00:42:20Tanggal 27
00:42:21Itu makin
00:42:21Apa ya
00:42:22Menggelinding bola salju
00:42:24Siapa yang nunggangin
00:42:25Bang menurut Anda
00:42:25Ya tadi indikasi-indikasi itu
00:42:27Bahwa percakapan
00:42:29Bahkan tokoh-tokoh
00:42:30Yang sudah dilaporkan
00:42:31Itu kan semua indikasi
00:42:32Yang gak bisa dilepaskan
00:42:33Dari itu
00:42:34Saya mau tanggapi juga ya
00:42:36Kalau misalnya
00:42:36Sebentar Bang Ray
00:42:37Jadi kalau dikatakan
00:42:39Bahwa ada kelompok
00:42:40Internal
00:42:42Bisa
00:42:44Berkolaborasi dengan
00:42:44Kelompok yang
00:42:45Kata Pak Said Didu
00:42:46Udah kebelet
00:42:47Bisa
00:42:48Nah orang yang kebelet ini
00:42:49Kan gampang
00:42:50Diidentifikasi itu
00:42:51Dengan opini-opini
00:42:52Yang terus digulirkan
00:42:53Tiga bulan kemarin
00:42:54Sampai hari ini
00:42:54Bahkan
00:42:55Oktober
00:42:56Kita akan lihat
00:42:57Yang mereka statementkan
00:42:58Ini kemungkinan
00:43:00Grafik kerusuhan itu
00:43:01Sampai Oktober
00:43:02Nah ini yang harus
00:43:03Diantisipasi oleh
00:43:04Aparat Kamanan
00:43:05BIN
00:43:06Terhadap proses-proses
00:43:07Komunikasi itu
00:43:08Saya sederhana aja
00:43:09Mengatakan itu
00:43:10Kalau dalangnya
00:43:12Diduga dari luar
00:43:13Apa kesulitan polisi
00:43:15Untuk mengungkapnya
00:43:16Sudah setahun
00:43:18Sesederhana itu
00:43:19Kalau dari luar
00:43:20Kalau dari luar
00:43:21Berarti kalau
00:43:22Lama kayak gini
00:43:23Jelas internal
00:43:23Itu asumsinya
00:43:24Karena gak
00:43:25Karena agak
00:43:27Kesulitan polisi
00:43:29Mengungkapnya
00:43:30Karena itu
00:43:31Mungkin tidak di luar
00:43:32Ini mungkin
00:43:34Berhubungan dengan
00:43:35Orang-orang besar
00:43:36Di republik ini
00:43:37Yang sekarang
00:43:38Berada di dalam
00:43:39Lingkaran kekuasaan
00:43:40Pak Prabowo
00:43:41Siapa itu?
00:43:42Ya salah satu
00:43:43Yang sudah beredar
00:43:44Adalah potongan video
00:43:45Yang sudah mengatakan
00:43:49Siap
00:43:49Kalau ada yang namanya
00:43:51Patahan sejarah
00:43:55Kan itu
00:43:57Apa kekuatan
00:43:58Kabinet bayangan
00:43:59Mengumpulkan orang
00:44:00Apa kekuatan
00:44:02Sehpul Mujani
00:44:02Mengumpulkan orang
00:44:04Yang bisa
00:44:05Mengumpulkan orang
00:44:06Ribuan orang
00:44:06Adalah para politisi
00:44:08Dana mereka
00:44:09Jelas banyak
00:44:10Hubungan mereka
00:44:12Jelas banyak
00:44:12Akses mereka
00:44:14Terhadap kekuasaan
00:44:15Jelas banyak
00:44:15Itu pakai logika
00:44:17Sederhana
00:44:18Ya Bang David
00:44:19Dan kalau itu
00:44:20Berada di luar
00:44:21Sudah cepat itu
00:44:22Di unikap oleh politisi
00:44:24Termasuk ini
00:44:25Pasti sudah tertangkap
00:44:26Satu minggu
00:44:27Mas Bambang meninggal
00:44:29Belum jelas
00:44:31Siapa pelakunya
00:44:32Baru ada sketsa
00:44:34Setelah sketsa
00:44:35Kita gak tahu
00:44:36Kapan akan ditapan
00:44:37Tersangka
00:44:38Setelah tersangka
00:44:40Kita gak tahu
00:44:40Apakah dibongkar
00:44:41Siapa pelakunya
00:44:43Dan seterusnya
00:44:44Itu yang saya sebut tadi
00:44:45Pak Arief
00:44:46Saya kurang yakin
00:44:47Karena peristiwa
00:44:49Agustus saja
00:44:50Sampai sekarang ini
00:44:51Belum ada pembongkaran
00:44:54Terhadap peristiwa itu
00:44:55Oke coba
00:44:56Jadi gini
00:44:57Yang harus kita pahami ini
00:45:00Saya ada dalam pertemuan
00:45:04Waktu statement itu
00:45:05Yang soal Budiari
00:45:06Itu clear
00:45:07Gak ada sama sekali
00:45:07Bahkan disitu Pak Jokowi hadir
00:45:09Statement Pak Jokowi
00:45:10Tolong teman-teman
00:45:11Kita topang
00:45:13Pemerintahan Prabowo
00:45:15Gibran ini
00:45:15Minimal sampai
00:45:172029
00:45:18Selesai
00:45:19Karena hanya satu
00:45:21Yang bisa melanggengkan
00:45:22Pemerintahan Pak Prabowo
00:45:24Dan Gibran ini
00:45:25Kalau terjadi
00:45:27Kondusivitas
00:45:28Ya
00:45:29Stabilitas
00:45:30Jadi
00:45:31Kalau indikasi itu
00:45:32Berarti
00:45:33Itu
00:45:34Ternegasi
00:45:35Indikasi kalau
00:45:36Misalnya kelompok dari
00:45:37Teman-teman Budiari
00:45:38Dan ya
00:45:39Relawan apa segala macam
00:45:40Bahwa kemudian
00:45:42Ada satu dua
00:45:43Toko-toko antagonis
00:45:44Di dalam pemerintahan
00:45:45Ya itu silahkan
00:45:46Ditelusuri
00:45:47Tapi saya mau katakan gini
00:45:49Pak Prabowo
00:45:51Mas Gibran
00:45:52Pak Jokowi
00:45:53Itu adalah
00:45:54Satu kesatuan
00:45:55Afiliasi politik
00:45:57Yang memenangkan
00:45:58Kontestasi
00:45:582024 kemarin
00:46:01Artinya
00:46:03Kalau terjadi
00:46:04Gerakan-gerakan
00:46:05Untuk mengkat
00:46:06Pemerintahan ini
00:46:07Sampai
00:46:072029
00:46:08Termasuk yang indikasi
00:46:10Siapa pendalang ini
00:46:11Bagi kami
00:46:12Pasti di luar
00:46:13Kelompok ini
00:46:13Pasti
00:46:14Karena kelompok ini
00:46:15Ini akan mempertahankan
00:46:17Kondusivitas
00:46:18Stabilitas
00:46:19Sampai pada
00:46:202029
00:46:21Itu pasti itu
00:46:23Bahkan Pak Jokowi
00:46:24Menginstruksikan kepada
00:46:25Kami semua relawan
00:46:26Untuk menopang
00:46:27Betul pemerintahan
00:46:28Pak Prabowo
00:46:28Gibran
00:46:29Hanya satu-satunya
00:46:30Yang bisa menyelamatkan
00:46:32Pemerintahan
00:46:33Prabowo
00:46:33Gibran ini
00:46:33Kalau terjadi
00:46:34Kondusivitas
00:46:35Keamanan
00:46:35Tidak ada
00:46:36Rusu-rusu
00:46:36Tidak ada
00:46:37Jawaban saya
00:46:37Sederhana
00:46:38Sederhana
00:46:40Mana video panjangnya
00:46:42Biar kita analisa bersama
00:46:45Tapi kalau
00:46:47Videonya hanya sesingkat itu
00:46:49Yang dapat kita simpulkan adalah
00:46:51Budi Ari menyatakan
00:46:53Dan
00:46:53Apa namanya itu
00:46:55Menanyakan
00:46:56Relawan-relawan
00:46:57Apakah siap
00:46:58Kalau ada patahan sejarah
00:47:00Relawan
00:47:01Disitu kita dengar
00:47:02Mengatakan
00:47:02Siap
00:47:03Saya tidak tahu
00:47:04Termasuk apakah
00:47:05Pertanyaannya tidak gitu
00:47:06Sorry Bung Dapin
00:47:07Anda mengatakan
00:47:08Siap tidak saat itu atau tidak
00:47:10Anda ikut mengatakan
00:47:12Siap tidak saat itu atau tidak
00:47:13Ya pernyataan ini
00:47:14Bukan konteks itu
00:47:15Itu pertanyaan Budi Ari
00:47:16Anda mau jawab tidak itu
00:47:18Pernyataan Budi Ari
00:47:19Pertanyaan Budi Ari itu
00:47:20Anda jawab tidak
00:47:21Itu dulu
00:47:24Pertanyaan Budi Ari
00:47:26Anda jawab apa
00:47:27Kok saya
00:47:28Saya tidak yakin
00:47:29Kalau pemerintahan ini
00:47:30Tidak bisa sampai
00:47:32Ya itu
00:47:33Pertanyaan Budi Ari
00:47:34Itu saya ini
00:47:35Tidak akan sampai
00:47:36Nah
00:47:37Gimana caranya
00:47:38Gimana caranya
00:47:39Supaya pemerintahan ini
00:47:40Sampai
00:47:40Di 2029
00:47:41Karena istim saya
00:47:42Dengan
00:47:43Itu sederhana
00:47:43Buda Pita
00:47:44Apakah kita siap
00:47:45Mana video panjangnya
00:47:47Siap
00:47:47Sederhana
00:47:48Itu loh
00:47:48Jadi jangan diputar
00:47:50Saya ada
00:47:51Saya ada
00:47:51Anda jawab apa
00:47:52Bapak saat itu
00:47:54Pernyataannya
00:47:54Tidak seperti itu
00:47:55Iya
00:47:55Itu yang kita dengar disitu
00:47:58Saya mengatakan
00:47:59Dipotong
00:47:59Kalau makanya
00:48:01Keluarkan video panjangnya
00:48:02Tidak mesti
00:48:03Mana video panjangnya
00:48:05Supaya kita
00:48:06Jadi pertanyaannya
00:48:07Ketika Budi Ari disampaikan
00:48:09Punya upaya makar
00:48:10Maupun penghasutan
00:48:11Ini berkorelasi
00:48:13Dengan demo yang terjadi
00:48:1527 Agustus
00:48:17Termasuk dengan kerusuhan
00:48:18Nanti dijawab
00:48:18Kamisra Kamali Saudara
00:48:19Tetap di bolol ya
00:48:31Selamat kembali di bolol ya
00:48:33Pak Syahgandar
00:48:34Jadi pernyataan Pak Budi Ari kemarin
00:48:36Tepat kita anggap sebagai
00:48:38Upaya makar dan menghasut
00:48:40Atau sebenarnya merupakan
00:48:42Ekspresi politik biasa
00:48:44Kalau makar
00:48:46Saya gak mau sampai ke sana ya
00:48:47Tapi ekspresi politiknya tidak biasa
00:48:49Tidak biasa
00:48:49Tidak biasa
00:48:50Jadi masuk pasal menghasut
00:48:52Kenapa?
00:48:53Saya gak tau
00:48:53Itu pasal usan polisi ya
00:48:55Oke
00:48:55Tapi kenapa?
00:48:56Itu kan kontestasi politik
00:48:58Jangan dibilang bahwa
00:48:59Kemudian kelompok
00:49:00Jokowi Budi Ari
00:49:01Itu tidak punya kepentingan
00:49:03Dalam kontestasi
00:49:04Ya kan
00:49:05Apakah itu memperkuat bargain
00:49:07Agar Gibran dapat posisi
00:49:09Wapres yang setara
00:49:10Seperti Yusuf Kala dan lain-lain
00:49:12Itu kan sah-sah aja
00:49:13Ya gak ada yang orang
00:49:14Mau bilang misalkan
00:49:15Statis bahwa
00:49:16Oh enggak dia
00:49:17Senang kok dengan situasi sekarang
00:49:19Gibran gak pernah diajak rapat kabinet
00:49:21Apa segala
00:49:22Secara proporsional
00:49:23Sebagai wakil presiden
00:49:25Ya itu kan
00:49:26Mereka ya pasti dong
00:49:27Gue ikut menangin
00:49:28Prabowo
00:49:29Kok gue gak dapatnya sesuai dengan
00:49:31Apa namanya
00:49:32Sesuai dengan yang dia inginkan
00:49:34Jadi sebenarnya
00:49:36Kecurigaan
00:49:37Kecurigaan
00:49:37Bukan kecurigaan
00:49:38Seperti tadi
00:49:39GCP tadi
00:49:40GCP tadi ya
00:49:41Saya tanya
00:49:42Beda sama David
00:49:42Kalau GCP kan
00:49:43Saya ikut konferensi pers
00:49:45Bersama-sama mereka sebelumnya
00:49:47Cuman pas pelaporan
00:49:49Saya enggak
00:49:49Enggak ini
00:49:50Itu memang kita
00:49:51Tahu bahwa
00:49:53Kontestasi itu
00:49:54Jokowi juga pengen kontestasi
00:49:55Dari sekarang
00:49:56Udah mempersiapkan diri
00:49:58Ke 2020
00:50:01Sambil tentu
00:50:02Dia akan mendorong
00:50:03Gibran untuk
00:50:03Posisioning
00:50:04Lebih tinggi lagi
00:50:05Dan relawan dari Prabowo ini
00:50:07Justru mengaitkannya
00:50:08Dengan upaya makar
00:50:09Dikaitkan dengan
00:50:09Demonstrasi kemarin
00:50:10Ini menurut Anda
00:50:11Make sense gak
00:50:11Laporannya
00:50:12Ya kalau saya kan
00:50:14Dari
00:50:15Mulai mahasiswa
00:50:16Saya pro demokrasi ya
00:50:17Dan saya di penjara Jokowi
00:50:19Era Jokowi
00:50:20Maksud saya
00:50:20Gara-gara saya
00:50:21Dituduh makar
00:50:22Gitu loh
00:50:23Jadi saya enggak suka
00:50:24Orang-orang dituduh makar
00:50:25Gitu loh
00:50:25Jadi saya enggak suka
00:50:26Misalnya Budi Ari dituduh makar
00:50:27Tapi
00:50:28Jangan bilang ini bersih
00:50:30Gitu loh
00:50:30Enggak
00:50:30Mereka pasti punya kepentingan
00:50:32Diselidikin aja
00:50:33Makanya saya bilang tadi
00:50:34Yang kontestasi siapa
00:50:35Yang kontestasi bisa aja
00:50:37Kelompok yang di luar
00:50:38Sistem kekuasaan
00:50:39Sekarang
00:50:39Partai yang di luar
00:50:40Baik yang punya kursi DPR
00:50:42Maupun tidak
00:50:43Juga sedang berkontestasi
00:50:44Karena apa
00:50:45Karena kalau lewat
00:50:45Dua tahun Presiden Prabowo
00:50:47Itu udah selesai
00:50:48Itu udah
00:50:49Dahtar aja nanti ke depannya
00:50:50Presiden gak akan lagi
00:50:52Keganggu dengan
00:50:52Konsesi-konsesi
00:50:54Nah konsesi ini
00:50:55Semua pakar
00:50:56Mengatakan
00:50:57Hanya bisa
00:50:58Kalau sampai Oktober
00:50:59Dua tahun
00:50:59Makanya saya dengar isu
00:51:01Ada resambal kabinet
00:51:02Di bulan Oktober
00:51:03Ya
00:51:03Kan kemarin sebenarnya
00:51:04Isu yang
00:51:05PDI dapat tiga kursi
00:51:07Ketika Presiden Prabowo
00:51:09Ketemu dengan Megawati
00:51:10Dua kali
00:51:11Pada 1 Juni
00:51:12Hari Pancasila
00:51:13Sebelumnya juga
00:51:15Apa namanya
00:51:16Di bulan Mei
00:51:17Atau bulan apa
00:51:17Dengan Presiden Prabowo
00:51:18Itu kan
00:51:18Muncul isu
00:51:20Dia dapat tiga kursi
00:51:20Jadi semua orang berkontestasi
00:51:24Sekarang ini
00:51:25Bahwa kemarin itu
00:51:26Mau dijadikan
00:51:27Apa namanya
00:51:28Permainan besar
00:51:29Pasti
00:51:30Tapi siapa aja
00:51:31Ya itulah tugas daripada
00:51:32Apakah jadi tim independen itu
00:51:34Yang Raih sebagai
00:51:36Ketua tim
00:51:37Ya kan
00:51:37Untuk menyelidikin
00:51:38Ini sebenarnya
00:51:39Bener gak ini
00:51:40Kemarin ada aliran uang
00:51:42Ada ini
00:51:42Ada pertemuan-pertemuan
00:51:44Ya diungkap ke publik
00:51:45Kalau gak diungkap ke publik
00:51:47Ya kita gak
00:51:47Ngomong aja dalam
00:51:48Jadi kalau menurut Prof Kiki sendiri
00:51:50Ini kan kemarin
00:51:51Relawan Prabowo
00:51:52Menganggap
00:51:52Mengaitkan penyataan Budiari
00:51:54Dengan kejadian
00:51:5527 Agustus kemarin
00:51:56Menurut Anda
00:51:57Itu make sense gak?
00:51:59Ya
00:51:59Kita tanya
00:52:01Yang punya pengalaman lah
00:52:03Punya pengalaman
00:52:04Kalau analisa Prof Kiki gimana?
00:52:06Punya pengalaman di Tudomakar
00:52:07Punya pengalaman di penjara
00:52:09Punya pengalaman keluar lebih cepat
00:52:12Nah
00:52:13Kalau menurut saya
00:52:15Ya make sense
00:52:16Siapapun
00:52:17Sekecil apapun
00:52:19Gak mungkin
00:52:21Politisi sekelas
00:52:22Muni
00:52:23Kami
00:52:24Muni
00:52:25Ui Muni
00:52:26Namanya
00:52:27Muni
00:52:28Bukan Budiari
00:52:29Kami taunya
00:52:29Jadi
00:52:30Sekelas Muni
00:52:32Tidak punya
00:52:33Akal untuk
00:52:34Dapat porsi
00:52:35Kekuasaan lebih besar
00:52:36Gak mungkin
00:52:37Nah kalau dia bersama Jokowi
00:52:39Ya ada kepentingan untuk
00:52:41Mempertahankan
00:52:43Apa yang sudah didapat
00:52:44Yang lain
00:52:46Semua begitu
00:52:47Persoalannya adalah
00:52:48Berapa banyak
00:52:49Setiap porsi
00:52:50Siapapun itu
00:52:52Termasuk para menteri-menterinya
00:52:53Menteri pertahanan lah
00:52:55Menteri
00:52:55Semua pasti punya kepentingan
00:52:57Nah
00:52:58Pertanyaannya adalah
00:52:59Kalau polisi memilih
00:53:02Di antara ini
00:53:03Dengan bukti
00:53:05Yang mencukupi
00:53:06Misalnya
00:53:06Yang lain akan tepuk tangan
00:53:08Atau akan
00:53:09Tambah jeblosin
00:53:11Gitu
00:53:12Tapi tadi kata
00:53:13Bang David
00:53:13Sebenarnya Jokowi dan Prabowo itu
00:53:15Masih satu paket
00:53:16Tergantung jamnya tergantung harinya
00:53:22Tergantung jamnya tergantung harinya
00:53:23Itu namanya
00:53:24Koalisi taktis
00:53:26Kalau disebut lebih cantik
00:53:28Koalisi strategis
00:53:30Itu koalisi taktis
00:53:32Besok putus
00:53:33Lusa temenan lagi
00:53:35Jadi yang 27 Agustus kemarin
00:53:37Masih temenan
00:53:37Masih temenan gak?
00:53:39Ya
00:53:39Saya nunggu laporan
00:53:40Kan terdantung jam
00:53:41Saya nunggu laporan
00:53:42Kita belum tahu
00:53:42Mungkin
00:53:4317 Agustus itu
00:53:44Masih duduk bertiga
00:53:45Di stana itu
00:53:46Nah itu masih temenan
00:53:48Masih besti
00:53:49Iya
00:53:50Masih besti
00:53:51Nah kemarin
00:53:53Udah pasti udah mulai
00:53:54Renggang kan
00:53:55Besok temenan lagi
00:53:57Lusa
00:53:58Bagi rejeki
00:54:00Kan
00:54:01Bolanya selalu begitu
00:54:02Ketika temenan
00:54:04Yaudah kita bagi rejeki
00:54:05Habis itu ribet lagi
00:54:07Karena rejekinya gak sama
00:54:09Rejeki kekuasaan
00:54:11Dan rejeki uang
00:54:12Sudah pasti ada itu
00:54:13Mbak May
00:54:14Mumpung ada
00:54:15Pak Arief disini
00:54:16Soal kepolisian nih
00:54:19Salah satu yang juga
00:54:21Menggelinding ya
00:54:22Di isu ini
00:54:23Soal
00:54:24Jadi tadi kita katakan
00:54:26Bahwa polisi itu
00:54:27Banyak belajar dari kes
00:54:27Tahun lalu
00:54:28Sehingga
00:54:29Dampaknya gak segede
00:54:31Tahun lalu
00:54:31Kerusuhannya kan
00:54:32Tadi sudah disampaikan oleh
00:54:33Komnasam
00:54:34Nah itu harus kita
00:54:35Kasih jempol
00:54:35Bahwa sebenarnya
00:54:37Salah satu
00:54:38Instrumen
00:54:38Salah satu
00:54:39Cara yang dimainkan
00:54:41Ada target tertentu
00:54:42Selain target
00:54:43Kekuasaan besar
00:54:44Isu soal
00:54:45Bagaimana
00:54:46Mengganti
00:54:47Kapolri ini kan
00:54:48Sebenarnya
00:54:48Bagian dari
00:54:49Ingin menciptakan
00:54:50Bagaimana
00:54:51Supaya di mata publik
00:54:52Kapolri ini
00:54:53Kepolisian ini
00:54:54Gagal
00:54:55Memenet
00:54:55Dinamika ini
00:54:57Termasuk
00:54:58Sampai Oktober
00:54:59Karena saya bilang
00:55:00Ini terus diisukan
00:55:01Digelindingkan
00:55:02Harus ganti
00:55:03Kapolri
00:55:03Ganti
00:55:03Panglima
00:55:04TNI
00:55:05Nah ini akan
00:55:06Sangat ada kaitannya
00:55:07Di
00:55:07Analisa-analisa
00:55:09Beberapa kelompok
00:55:10Bahwa ini
00:55:11Sebenarnya
00:55:11Gagal
00:55:13Menciptakan
00:55:14Citra buruk
00:55:15Kepada kepolisian
00:55:16Karena polisi ini
00:55:17Dianggap berhasil
00:55:18Meskipun
00:55:19Tadi
00:55:19Karena ini kan
00:55:20Case-nya ini
00:55:20Sampai malam
00:55:21Subuh
00:55:21Sampai besok
00:55:22Pagi
00:55:22Kita prihatin
00:55:24Dan sangat
00:55:25Berduka
00:55:25Terhadap
00:55:26Saudara kita
00:55:26Yang meninggal
00:55:27Tetapi
00:55:28Eskalasinya
00:55:28Tidak segede
00:55:29Tahun lalu
00:55:29Itu bagian
00:55:30Dari keberhasilan
00:55:31Jadi tadi
00:55:32Juga kata
00:55:32Bang Saganda
00:55:33Soal rekening
00:55:34Apa segala macam
00:55:34Yang diblokir
00:55:35Itu kan bagian
00:55:36Antisipasi
00:55:36Sejak
00:55:36Bis-bis
00:55:38Yang dihalau
00:55:39Di awal
00:55:40Kan itu semua
00:55:40Saya pikir
00:55:41Itu yang
00:55:41Menarik
00:55:42Jadi komponen
00:55:43Melihat itu
00:55:43Bahwa yang
00:55:44Disasar
00:55:45Untuk pergantian
00:55:46Kita buat dong
00:55:47Targetnya
00:55:48Jadi bukan
00:55:50Progresnya
00:55:50Kemarin begini
00:55:51Hari ini
00:55:52Enggak
00:55:52Ini dalam
00:55:53Tahun
00:55:542025
00:55:54Itu siapa
00:55:57Itu belum
00:55:58Diungkap
00:55:59Oleh polisi
00:56:00Sehingga sekarang
00:56:01Kita berturi lagi
00:56:02Soal teori dalang
00:56:04Gitu
00:56:04Kalau cuma berubah
00:56:05Karena
00:56:062025
00:56:07Tiga hari
00:56:09Ini satu hari
00:56:09Ya karena juga
00:56:10Mungkin masyarakatnya
00:56:11Enggak mau juga
00:56:12Terlibat
00:56:12Kayak dulu
00:56:13Ada
00:56:14Dalangnya sama apa
00:56:15Ada korban
00:56:16Bang Rai melihat
00:56:17Dalangnya sama atau enggak
00:56:19Itulah
00:56:20Makanya saya menyebut
00:56:21Saya sudah bisa
00:56:22Meyakini sekarang
00:56:24Dalangnya enggak di luar
00:56:25Dalangnya di internal
00:56:27Karena itu di internal
00:56:29Dia tentu saja
00:56:30Orang besar
00:56:31Yang enggak mudah
00:56:32Diungkap oleh polisi
00:56:33Bukan tidak mudah
00:56:34Diungkap
00:56:34Tapi sulit diungkap
00:56:36Dinyatakan
00:56:37Dikemukakan oleh polisi
00:56:39Kepada publik
00:56:39Oke
00:56:40Jadi kalau ini di luar
00:56:41Enggak punya kekuasaan
00:56:43Mudah sekali itu
00:56:44Nah
00:56:44Artinya ada dampak
00:56:46Mengko Polkam
00:56:48Dicopot kan
00:56:48Di 2025
00:56:50Sehingga
00:56:51Kalau sasarannya
00:56:54Adalah jabatan-jabatan strategis
00:56:56Di pemerintahan
00:56:57Itu masih terkait dengan
00:56:59Isu 2025
00:57:00Sampai
00:57:012026 ini
00:57:02Polanya sama
00:57:03Jadi kalau ini kemarin
00:57:05Kerusuhan gede
00:57:06Akan ada beberapa
00:57:08Jabatan strategis
00:57:09Yang tadi saya katakan itu
00:57:10Misalnya ke Polri
00:57:11Panglima
00:57:11Atau ya kita enggak tahu
00:57:12Bisa jadi
00:57:13Menko
00:57:13Polkam juga kena
00:57:15Kan
00:57:15Tetapi ini
00:57:16Ini saya bilang
00:57:17Cukup
00:57:18Cukup
00:57:19Ya bisa kita katakan
00:57:20Tidak lebih parah
00:57:22Dari tahun lalu
00:57:23Jadi kalau misalnya
00:57:25Pertanyaan itu
00:57:26Apakah pencopotan itu
00:57:28Bagian dari
00:57:29Pertanyaan itu
00:57:31Silahkan di analisis
00:57:32Oke coba saya ke Pak Arief
00:57:33Pak Arief
00:57:33Apakah Anda melihat
00:57:34Analisa dari Bang David
00:57:35Tadi bahwa memang
00:57:36Ini pointingnya
00:57:37Case-nya bahwa
00:57:38Menyasar Kapolri
00:57:39Karena tadi disampaikan
00:57:40Ada pergantian kemungkinan
00:57:42Jabatan-jabatan strategis
00:57:43Di belakang peristiwa ini
00:57:44Ya jadi
00:57:46Saya enggak mau terlibat
00:57:47Terlalu dalam ya
00:57:48Dengan
00:57:50Perseteruan tadi
00:57:50Kami fokus kepada
00:57:52Kepolisian
00:57:53Tadi kan sudah disampaikan
00:57:55Tugas
00:57:55Harkam Timmas
00:57:57Di siang hari
00:57:57Belaksana dengan baik
00:57:59Di malam hari
00:58:00Menangkap 322 itu
00:58:02Susah loh Pak
00:58:02Kalau memang baik
00:58:04Kemudian
00:58:05Lalu kemudian malam
00:58:06Nah kemudian
00:58:07Pak Bambang
00:58:08Ukuran baik yang Anda
00:58:09Maksud itu apa ya Pak
00:58:10Saya kira
00:58:12Tunggu dulu Pak Arief
00:58:12Begini
00:58:13Begini Bang
00:58:14Kalau disebut
00:58:15Menangkap orang
00:58:16Sampai 300 itu
00:58:17Sebuah pencapaian
00:58:18Saya kira
00:58:19Komnas HAM
00:58:20Layak itu untuk
00:58:21Memberi sikap
00:58:22Ya sebenarnya
00:58:24Kalau kita melihat
00:58:24Pola
00:58:25Ada tahun 2025
00:58:26Ditangkap seribu orang
00:58:28Ya
00:58:29Apa sih
00:58:30Kepemnas HAM juga
00:58:31Tapi kan dikembalikan
00:58:32Itu dia masalahnya
00:58:34Itu dia masalahnya Pak Arief
00:58:36Kalau
00:58:37Nangkap-nangkap orang
00:58:39Yang sebetulnya
00:58:40Kemudian gak terlibat
00:58:41Dalam peristiwa itu
00:58:42Apa namanya
00:58:44Nah karena
00:58:45Polisi punya
00:58:46Waktu
00:58:47Namanya artinya
00:58:48Polisinya
00:58:48Sukses
00:58:49Nangkapin orang
00:58:50Tapi gak sukses
00:58:51Membuktikannya
00:58:51Karena sibuk
00:58:52Urusan MBG
00:58:54Begini Bang
00:58:55Nah
00:58:55322 itu
00:58:58322 itu
00:58:59Ditangkap
00:59:00Setelah
00:59:01Dilidik
00:59:02Kan tidak ada bukti
00:59:03Karena mereka punya
00:59:04Kepenangan
00:59:041x24 jam
00:59:06Jadi akhirnya
00:59:06Cuma ada
00:59:0741 terakhir
00:59:0849
00:59:08Itu
00:59:09Nah kemudian
00:59:10Tadi kan
00:59:10Sudah kami katakan
00:59:11Kita kembali kepada
00:59:13Topik ya
00:59:14Korban
00:59:15Dan siapa dalang
00:59:16Nah topik itu begini
00:59:18Dari pagi sampai
00:59:20Malam
00:59:21Sampai menjelang
00:59:22Tengah malam
00:59:23Subuh
00:59:23Itu kan ada
00:59:24Pergerakan
00:59:24Masa
00:59:26Begitu malam
00:59:26Sudah berubah
00:59:27Ya kan
00:59:28Namanya
00:59:29Rakyat itu
00:59:30Irrasional akan
00:59:31Terkesampingkan
00:59:32Coba lihat
00:59:33Mereka saling
00:59:34Semacam
00:59:36Tawuran
00:59:36Lempar petasan
00:59:37Nah
00:59:38Yang korban ini
00:59:40Ini
00:59:40Bisa jadi
00:59:41Jadi korban
00:59:42Daripada
00:59:43Perseteruan ini
00:59:44Penteruan antara
00:59:46Kelompok masyarakat ini
00:59:47Oke
00:59:48Jadi
00:59:49Jadi
00:59:49Kalau menurut Bang Solon sendiri
00:59:51Apakah polisi
00:59:52Sudah benar-benar
00:59:54Efektif
00:59:55Berhasil
00:59:56Begitu
00:59:57Mengatasi
00:59:58Mengamankan
00:59:59Demo
00:59:5927 Agustus kemarin
01:00:00Yang menangkap
01:00:01Ratusan orang
01:00:02Tapi satu sisi
01:00:03Ada korban
01:00:04Satunya
01:00:05Meninggal dunia
01:00:06Nanti jawab
01:00:06Tetap di pola liat
01:00:18Jadi Pak Solon
01:00:19Menurut Anda
01:00:20Polisi
01:00:20Sudah
01:00:21Berhasil
01:00:22Menenangkan
01:00:22Masalah
01:00:2327 Agustus
01:00:24Satu sisi
01:00:25Ada korban jiwa
01:00:28Kemenaskan
01:00:29Mesti berangkat
01:00:31Dari peristiwa
01:00:31Yang terjadi
01:00:32Bukan
01:00:33Berangkat
01:00:34Dari
01:00:34Apa yang kita
01:00:35Bayangkan
01:00:35Terjadi
01:00:36Seperti yang kita diskusikan
01:00:38Ini banyak
01:00:38Yang kita bayangkan
01:00:39Terjadi
01:00:39Kita berangkat
01:00:41Dari
01:00:42Cara seperti itu
01:00:44Sehingga
01:00:44Cara kami
01:00:45Adalah
01:00:46Berangkat
01:00:48Paling awal
01:00:49Adalah
01:00:49Untuk melihat korban
01:00:51Jadi
01:00:51Itu sebutnya
01:00:53Kita menyebar
01:00:53Tim juga
01:00:55Di rumah sakit
01:00:55Rumah sakit
01:00:56Karena
01:00:57Menurut kami
01:00:58Korban ini
01:00:59Jauh lebih penting
01:01:00Untuk kita perhatikan
01:01:02Dan
01:01:03Oleh karena itu
01:01:04Fokus pertama kami
01:01:06Saat peristiwa 27 Agustus
01:01:09Terjadi adalah
01:01:09Memperhatikan korban
01:01:11Kita tahu
01:01:12Banyak hal terjadi
01:01:14Kalau seorang
01:01:14Seperti Bambang
01:01:15Harus
01:01:16Meninggal
01:01:18Karena
01:01:18Bukan karena
01:01:19Kesalahannya
01:01:20Dan itu
01:01:22Menimbulkan keluarganya
01:01:23Juga kehilangan
01:01:23Pencarian
01:01:24Dan
01:01:26Kami fokus
01:01:27Untuk memulihkan
01:01:28Setelah bertemu
01:01:29Setelah bertemu
01:01:30Dengan keluarga Bambang
01:01:31Hasilnya apa
01:01:32Pak Sorlin
01:01:33Temuan Anda apa
01:01:34Yang setidak-tidaknya
01:01:35Kami pastikan
01:01:36Bahwa dia bukan
01:01:37Bagian dari demonstrasi
01:01:38Bukan bagian dari demonstrasi
01:01:39Itu saja poinnya
01:01:40Menurut Anda sudah
01:01:40Menurut kami
01:01:41Penangkapan 300 lebih orang itu
01:01:43Dan kemudian dibebaskan
01:01:44Hampir seluruhnya
01:01:45Menunjukkan ada masalah
01:01:47Di sana
01:01:48Apakah orang-orang ini
01:01:48Ditangkap secara random
01:01:49Bahwa hak mereka
01:01:51Untuk melakukan demonstrasi
01:01:52Itu dilanggar oleh aparat
01:01:54Jadi
01:01:55Ada istilah
01:01:56Premative strike
01:01:57Yang sebenarnya
01:01:58Tidak ada dasar hukum
01:02:00Dalam acara hukum
01:02:01Pindahan kita
01:02:01Bukan berarti mereka orang
01:02:03Yang berdemonstrasi
01:02:05Karena mereka yang ditangkap itu
01:02:06Adalah yang melakukan
01:02:07Tindakan anarkis
01:02:08Kan sudah dikatakan
01:02:09Beda yang demo
01:02:11Sama yang anarkis
01:02:12Ada yang ditangkap di stasiun
01:02:13Dan ketika kita
01:02:15Melisik satu persatu
01:02:16Dari 300 orang ini
01:02:18Ada sebenarnya
01:02:19Orang yang tidak terkait
01:02:20Sama demonstrasi
01:02:21Yang juga ikut diamankan
01:02:22Dan dibebaskan
01:02:22Pada polisi
01:02:23Apa katanya
01:02:24Terjadi pelanggaran
01:02:25Oleh kepolisian
01:02:26Mereka dilepaskan
01:02:28Apa yang terjadi tahun ini
01:02:28Sebenarnya tidak lebih bagus
01:02:30Dari apa yang terjadi
01:02:31Pada tahun lalu
01:02:32Buktinya adalah
01:02:33Tidak adanya
01:02:35Upaya untuk
01:02:36Apa
01:02:37Menggaungkan kembali
01:02:39Pembentukan tim
01:02:40Gabungan pencari fakta
01:02:41Kegagalan
01:02:42Membentuk tim
01:02:43Gabungan pencari fakta
01:02:45Tahun lalu
01:02:45Itu
01:02:45Terulang kembali sekarang
01:02:47Ada satu orang
01:02:48Korban
01:02:49Pak Bambang
01:02:50Penjual cermin
01:02:51Dan ini
01:02:52Sampai
01:02:53Hingga hari ini
01:02:54Kita melihat
01:02:55Ada dua proses
01:02:55Di kepolisian
01:02:56Proses untuk
01:02:57Menangkap mereka-mereka
01:02:58Yang ditudup rusuh
01:02:59Dan proses hukum
01:03:01Terhadap kematian
01:03:02Bambang
01:03:03Sangat cepat
01:03:05Polisi menangkap
01:03:05Lebih dari 300 orang
01:03:07Ketika mengusut
01:03:08Apa yang mereka sebut
01:03:09Dugaan kerusuhan
01:03:10Di
01:03:11Aksi demonstrasi
01:03:13Tapi
01:03:13Untuk Bambang
01:03:14Lima hari
01:03:15Baru menghasilkan
01:03:16Sketsa
01:03:17Lempar
01:03:17Molotov
01:03:18Tangkep
01:03:19Ya gampang
01:03:20Lebih gampang
01:03:21Daripada
01:03:21Membuktikan
01:03:22Siapa yang bunuh
01:03:24Ini
01:03:24Justru
01:03:25Justru
01:03:25Komitmen polisi
01:03:26Itu kita pertanyaan
01:03:27Kenapa tidak cepat
01:03:28Dalam mengusut
01:03:29Kasus Bambang
01:03:29Kalau main tangkep
01:03:30Kasus Bambang
01:03:33Sulit membuktikan
01:03:34Kaitan orang ini
01:03:35Yang mukul
01:03:36Kayak gitu
01:03:36Tapi kalau orang
01:03:37Ngelempar
01:03:38Batu
01:03:39Ditangkep kan jelas
01:03:40Apakah yang 300 tadi
01:03:42Tidak ada main tangkap juga
01:03:43Loh
01:03:44Gimana sih
01:03:44Buktinya dibebaskan
01:03:45Tidak ada kebuhan
01:03:46Yang ada barang buktinya
01:03:50Saja
01:03:50Molotov
01:03:51Anak panah
01:03:52Airsoft gun
01:03:52Itu baru ditangkep
01:03:54Mas
01:03:54Jadi 3-2-2 ini
01:03:56Dan kemudian dibebaskan
01:03:57Seluruhnya
01:03:57Polisi kan punya waktu penangkapan
01:04:00Satu kali lewat
01:04:00Karena langkepannya itu gampang
01:04:02Karena mereka
01:04:02Tangkep tangan lah istilahnya
01:04:04Apakah benar semua
01:04:06Tangkep tangan itu harus
01:04:07Dibuktikan oleh kepolisian
01:04:09Makanya ketika
01:04:10Tidak terbukti
01:04:11Dilepasin
01:04:12Justru itu
01:04:13Boleh apa gitu
01:04:14Boleh apa gitu
01:04:18Boleh
01:04:19Apakah boleh menangkap buku
01:04:20Menangkap orang
01:04:21Sebelum ada tuduhan pidananya
01:04:22Polisi punya waktu
01:04:22Satu kali 24 jam
01:04:24Untuk membuktikan
01:04:25Tapi mayoritas yang dilepaskan kembali
01:04:27Setelah ada barang bukti
01:04:29Saat jam
01:04:30Anak panah
01:04:31Bom molotov
01:04:32Dengan airsoft gun
01:04:33Baru
01:04:34Cuma
01:04:3441
01:04:35Dan
01:04:36Selebihnya itu
01:04:37Tidak ada
01:04:38Yang dipukuli
01:04:39Dianiaya
01:04:40Kalau tidak ada dipukuli
01:04:42Kami menemukan juga banyak fakta
01:04:43Mereka anak-anak
01:04:44Yang dipukuli
01:04:45Baru
01:04:45Yang merusak
01:04:46Ada
01:04:47Ada
01:04:48Ada
01:04:48Ada mukanya lebam
01:04:50Tolonglah
01:04:51Kompolnas
01:04:52Tolong
01:04:52Jadi tugas kompolnas sebenarnya
01:04:54Untuk mengusut dugaan-dugaan tersebut
01:04:56Jadi beneran
01:04:57Ada datanya
01:04:57Ada melihat
01:04:58Ada yang dipukuli
01:04:59Ada
01:04:59Ada laporan yang kami terima
01:05:00Kalau begitu
01:05:01Silahkan
01:05:02Silahkan itu
01:05:02Kalau punya data
01:05:04Kami berterima kasih
01:05:05Nanti akan
01:05:06Nah itu disini tugas kompolnas
01:05:07Sebenarnya untuk mengusut
01:05:08Jadi sebaiknya memang dipilah
01:05:10Antara kerusuhannya itu sendiri
01:05:12Riot-nya
01:05:13Dengan kematian Pak Bambang ini
01:05:16Nah kematian Pak Bambang ini
01:05:18Sebaiknya kita bikin
01:05:19Tim pencari fakta
01:05:21Ketuanya
01:05:22Rai Rangkuti
01:05:23Gitu
01:05:23Karena
01:05:24Saya udah bosen
01:05:25Tapi kira-kira
01:05:26Pro Kiki
01:05:27Tahun lalu pun TGFF
01:05:28Tidak dibentuk
01:05:29Tahun ini bagaimana
01:05:30Menurut Anda optimis
01:05:30Sekarang dibentuk
01:05:31Saya di luar kota
01:05:32Saya gak tahu
01:05:33Itu kewajibannya
01:05:35Rai itu
01:05:35Kenapa gak bisa dibikin
01:05:37Karena Rai tidak menuntut
01:05:39Mas Kiki
01:05:40Disini masih ada kompolnas
01:05:42Masih ada komnas HAM
01:05:43Itu lembaga negara
01:05:45Kan kita semua
01:05:45Jangan terlalu banyak
01:05:47Kita buat tim-tim
01:05:48Bukan
01:05:49Kita kan tidak percaya
01:05:50Kompolnas
01:05:51Tidak percaya
01:05:52Komnas HAM
01:05:52Kita percaya
01:05:53Rai Rangkuti
01:05:54Silahkan bentuk
01:05:56Saya nanti pengawas
01:05:58Karena saya lebih pengalaman
01:05:59Mas Nova
01:06:01Dari sejumlah sentimen
01:06:04Masyarakat tadi
01:06:05Ada yang menangis
01:06:07Ada yang marah
01:06:09Jadi
01:06:10Apa yang
01:06:11Espektasi masyarakat
01:06:13Setelah mereka mencurahkan
01:06:14Emosional mereka
01:06:15Di media sosial
01:06:16Apa harapan mereka
01:06:17Dalam kasus
01:06:18Kematian Pak Bambang
01:06:20Jelas sebenarnya
01:06:22Apa yang diinginkan publik
01:06:23Ialah
01:06:24Pengusutan yang jelas
01:06:26Yang lengkap
01:06:27Dan tuntas
01:06:28Tentang siapa
01:06:29Dalang yang
01:06:30Membuat
01:06:31Kematian Pak Bambang ini
01:06:33Jadi bukan cuma
01:06:34Operator lapangannya saja
01:06:36Tetapi juga
01:06:37Siapa yang
01:06:38Yang memberikan ide
01:06:40Yang mengumpulkan
01:06:41Dan sebagainya
01:06:41Dan sebagainya
01:06:42Kayak gitu
01:06:42Tapi selain itu juga
01:06:45Publik juga
01:06:46Sebenarnya
01:06:47Atau
01:06:48Sebelum ini ya
01:06:49Tadi banyak sekali
01:06:50Dikatakan
01:06:51Banyak ada kesamaan-kesamaan
01:06:52Sebenarnya di media sosial
01:06:54Terlihat jelas
01:06:55Pola-pola
01:06:56Untuk
01:06:58Membuat
01:06:58Kerusuhan itu
01:07:00Terjadi
01:07:00Ini terjadi
01:07:01Sepanjang Agustus
01:07:03Dan ada pada
01:07:04Hari-hari tertentu
01:07:05Dia ada spike
01:07:05Ada percakapan-percakapan
01:07:06Yang sangat tinggi
01:07:07Sekitar 14
01:07:09Sampai 18
01:07:10Agustus
01:07:11Misalnya
01:07:11Ada kenaikan percakapan
01:07:12Yang sangat tinggi
01:07:13Untuk mengompori
01:07:15Keramaian Agustus
01:07:16Lalu ada lagi
01:07:17Percakapan yang
01:07:18Tinggi juga
01:07:19Pada tanggal
01:07:2024
01:07:21Sampai tanggal
01:07:2226 Agustus
01:07:23Dan disitu
01:07:24Narasinya itu
01:07:25Sudah berbeda
01:07:26Kalau tanggal
01:07:2718 Agustus
01:07:28Narasinya adalah
01:07:29Mungkin ada kerusuhan
01:07:30Tanggal 25 Agustus
01:07:32Itu narasinya
01:07:33Sudah mempersiapkan
01:07:34Untuk
01:07:34Ini pasti akan
01:07:36Ada kerusuhan
01:07:37Tanggal 25
01:07:3826
01:07:38Jadi
01:07:39Publik itu
01:07:40Sudah disuguhi
01:07:41Dengan berbagai macam
01:07:42Ketakutan
01:07:42Ketakutan
01:07:43Sehingga
01:07:43Pada tanggal 27
01:07:44Siang
01:07:45Ketika
01:07:46Ketika teman-teman
01:07:47Dari MPB pulang
01:07:48Saya kira
01:07:49Kemudian
01:07:51Bertanya-tanya tuh
01:07:52Loh ini kok
01:07:53Jadinya gak ada kerusuhan
01:07:54Kayak gitu kan
01:07:55Kemudian baru
01:07:55Soalnya terjadi kerusuhan
01:07:56Dan
01:07:57Ya begitulah
01:07:58Nah
01:08:00Dari serangkaian ini
01:08:01Dari serangkaian ini
01:08:02Kemudian kita belajar juga
01:08:02Dari 2025 Agustus
01:08:04Kemarin
01:08:04Polanya tuh mirip
01:08:06Sama betul
01:08:07Di media sosial
01:08:08Kalau polanya sama
01:08:10Bisa
01:08:11Seharusnya bisa
01:08:12Diantisipasi
01:08:14Kayak gitu
01:08:14Kalau antisipasinya
01:08:15Ternyata gagal
01:08:16Ya kenapa bisa gagal
01:08:18Nah
01:08:18Pertanyaan-pertanyaan ini
01:08:20Yang banyak disampaikan
01:08:21Oleh
01:08:21Jadi tidak berhenti
01:08:23Pada Bambang
01:08:23Tetapi juga
01:08:24Kenapa ini bisa
01:08:25Berulang
01:08:26Jadi perlu dibentuk
01:08:27Tim independen
01:08:28Atau serahkan saja
01:08:29Ke lembaga-lembaga terkait
01:08:30Nanti dijawab
01:08:31Segera
01:08:31Bersama kami
01:08:32Di Bola Liar
01:08:33Saudara
01:08:42Ya jadi Pak Saganda
01:08:44Menurut Anda
01:08:45Presiden perlu memberikan
01:08:46Mandat untuk membentuk
01:08:47Tim independen
01:08:48Atau TGVF
01:08:49Atau menurut Anda
01:08:49Serahkan saja
01:08:50Ke pihak kepolisian
01:08:51Ya
01:08:51Karena ada korbannya
01:08:53Itu tetap
01:08:54Kita harus hormati
01:08:55Nyawa
01:08:55Pak Bambang itu
01:08:57Presiden
01:08:58Dulu saya juga
01:08:59Di tahun lalu
01:09:00Lembaga saya
01:09:01Meminta supaya
01:09:01Presiden mengeluarkan
01:09:02Tim gabungan
01:09:04Pencari fakta
01:09:05Yang independen
01:09:06Dan ini juga
01:09:07Harus dilakukan
01:09:08Presiden
01:09:08Dan waktu itu
01:09:09Memang saya lihat
01:09:10Presiden konsolidasinya
01:09:12Kurang dibanding
01:09:13Sekarang ya
01:09:14Karena Presiden sekarang
01:09:15Saya lihat itu
01:09:15Konsolidasinya luar biasa
01:09:17Ya ketika dia
01:09:18Mengantisipasi ada
01:09:19Bakal ada
01:09:21Kekacauan di bulan Agustus
01:09:23Jadi harusnya sekarang
01:09:23Memang dibentuk
01:09:24Tim independen
01:09:24Oleh Presiden
01:09:25Mandatnya
01:09:26Melakukan penggalangan
01:09:27Penggalangan
01:09:27Seperti kebakaran hutan
01:09:29Itu juga dikaitkan
01:09:29Dengan peristiwa sekarang
01:09:31Kita ini
01:09:31Yang kita bahas ini
01:09:33Kebakaran hutan
01:09:34Tokoh-tokoh muncul
01:09:35Pati
01:09:36Seolah-olah
01:09:37Anak murni
01:09:38Tapi dia
01:09:39Jadi dibentuk atau tidak
01:09:40Menurut Anda
01:09:40Presiden perlu atau tidak
01:09:41Harus dibentuk
01:09:42Supaya semua orang tahu
01:09:43Ya motif-motif
01:09:45Daripada
01:09:45Podcast
01:09:46Kita buka kasusnya
01:09:46Membuka kotak Pandora
01:09:47Bang Datri
01:09:48Anda setuju tidak
01:09:49Ya gini
01:09:51Sebelum saya
01:09:52Terakhir jawab itu ya
01:09:53Jadi bagi teman-teman
01:09:55Mumpung banyak mahasiswa
01:09:56Ini adik-adik disini
01:09:57Jadi perlunya
01:09:58Pemurnian gerakan ya
01:09:59Pemurnian gerakan itu
01:10:01Memisahkan
01:10:02Antara adik-adik
01:10:03Teman-teman
01:10:04Yang memang orientasinya
01:10:05Untuk menyampaikan
01:10:06Aspirasi
01:10:06Dengan kelompok-kelompok ini
01:10:08Sehingga disitulah
01:10:09Signifikannya
01:10:10Oke itu satu hal
01:10:11Kita mengikuti prosedural ya
01:10:12Itu satu hal
01:10:13Tapi perlu dibentuk TGP
01:10:14Kalau kepolisian turun tangan
01:10:14Sebenarnya dalam rangka pengamanan
01:10:16Memisahkan antara
01:10:18Air dan minyak nih
01:10:19Antara perusahaan
01:10:20Dengan demonstran murni
01:10:22Kemudian soal TGP
01:10:24Saya cenderung setuju ya
01:10:26Karena gini
01:10:26Apapun itu
01:10:28Nyawa manusia sudah ada
01:10:29Tetapi ini bukan dalam rangka
01:10:31Eksploitasi politik
01:10:32Tetapi untuk
01:10:33Mencapai tujuan yang lebih baik
01:10:35Sehingga ke depan
01:10:36Jangan lagi ada korban
01:10:37Oke
01:10:37Saya pikir itu signifikan
01:10:38Pak Bambang mencari keadilan
01:10:42Jadi sebenarnya
01:10:43Pak Arief
01:10:44Apakah Anda setuju
01:10:46Dibentuk TGP
01:10:47Begini kan
01:10:48Sudah dinyatakan secara jelas
01:10:50Bahwasannya
01:10:51Masih ada klaster yang
01:10:53Penyaneng dana dan penggerak
01:10:55Nah itu harus dibuktikan
01:10:56Termasuk
01:10:56Yang
01:10:58Pelidikan
01:10:59Penyidikan tentang
01:11:00Meninggalnya Pak Bambang
01:11:02Sudah ditingkatkan menjadi
01:11:03Penyidikan kan
01:11:05Sudah dibuktikan
01:11:05Jadi gak perlu TGP
01:11:06Gak perlu dibentuk
01:11:07Yang kedua mbak
01:11:08Yang kedua
01:11:09Ini kan selalu berulang
01:11:10Dikatakan Bang Re
01:11:11Tahun lalu dengan sekarang
01:11:13Intelijen keamanan polisi itu
01:11:15Bisa membuat perkiraan
01:11:16Kalau nanti ada ke depan
01:11:18Ada
01:11:19Klaster siang
01:11:20Klaster malam
01:11:22Nah klaster kerusuhan
01:11:23Ini harus diantisipasi
01:11:24Oke
01:11:24Jadi harus
01:11:25Kita serahkan
01:11:26Kita tanggung jawab
01:11:28Daripada polisi
01:11:40Oke
01:11:41Dan juga untuk mengungkap
01:11:43Kematian Pak Bambang
01:11:44Ini penting
01:11:45Jangan sampai terulang
01:11:46Apa yang terjadi tahun lalu
01:11:48Polisi dengan tegas
01:11:49Menyidang etik
01:11:50Pelaku
01:11:51Pembunuh
01:11:51Afan
01:11:52Tapi hingga hari ini
01:11:53Tidak ada proses pidana
01:11:55Terhadap
01:11:55Kematian Afan
01:11:56Yang diumumkan oleh
01:11:58Kepulisian
01:11:58Jangan sampai itu terjadi
01:12:00Oke
01:12:01Kami meminta
01:12:02Adanya proses investigasi
01:12:03Yang independen
01:12:04Untuk mengusut
01:12:04Kematian Pak Bambang
01:12:05Dan juga tetap
01:12:06Kita meminta
01:12:07Kepulisan untuk
01:12:08Transparan terhadap
01:12:10Kematian Afan
01:12:11Tahun lalu
01:12:11Dan 13 orang lainnya
01:12:13Oke
01:12:13Meninggal pada demo
01:12:14Agustus 2025
01:12:15Jadi Pak Sorle
01:12:17Menurut Anda
01:12:17Ini kan keluarga
01:12:18Dari Pak Bambang
01:12:19Sedang mencari keadilan
01:12:20Artinya TGP perlu dibentuk
01:12:21Atau tidak
01:12:22Tergantung tiga hal
01:12:23Tergantung tiga hal
01:12:24Yang pertama
01:12:25Secepat apa
01:12:26Kepulisian
01:12:28Membuktikan
01:12:30Pelaku
01:12:33Pembunuhan
01:12:33Kalau kita bisa mengatakan
01:12:34Berapa lama
01:12:35Tingkat waktunya
01:12:35Secepat-cepatnya
01:12:36Polisi harus bisa
01:12:38Mengungkap
01:12:39Pelakunya
01:12:40Dan
01:12:41Yang kedua
01:12:42Memastikan
01:12:44Semua korban kekerasan
01:12:46Bisa
01:12:48Mendapatkan
01:12:49Perhatian
01:12:51Atensi
01:12:51Dan yang ketiga
01:12:52Bagaimana
01:12:53320-an orang
01:12:54Yang ditangkap
01:12:56Kemudian dilihat
01:12:58Apakah terjadi
01:12:59Proses
01:13:00Yang
01:13:01Mungkin terjadi
01:13:03Pelanggaran
01:13:03Dalam proses penangkapan
01:13:04Penanganan
01:13:05Dan juga
01:13:06Penetapan tersangka
01:13:07Terhadap 49 orang
01:13:08Tergantung tiga hal itu
01:13:09Singkat saja
01:13:10Perlu dibentuk atau tidak
01:13:11TGPF?
01:13:12Sangat perlu
01:13:13Sangat perlu
01:13:14Mengapa
01:13:16Pada
01:13:16Kasus tahun yang lalu itu
01:13:18Itu tanpa
01:13:22TGPF seperti itu
01:13:23Karena tidak melipatkan
01:13:25Stakeholder di luar polisi
01:13:26Oke
01:13:27Sehingga
01:13:27Anda gak baca
01:13:29Risalahnya
01:13:29Anda gak baca
01:13:30Gak ngikuti persidangannya
01:13:31Diukum semua itu
01:13:33Pidana gak ada
01:13:34Pidana gak ada
01:13:35Pidana
01:13:36Oke
01:13:37Anda baca gak?
01:13:38Baca dulu
01:13:39Terima kasih
01:13:41Saya sangat setuju
01:13:42Apalagi kalau
01:13:43Dibikin
01:13:44Terima kasih
01:13:47Sampai jumpa
01:13:48Minggu depan
01:13:48Di Pola Liar
01:13:51Sampai jumpa di video selanjutnya
01:13:59Terima kasih
01:14:00Sampai jumpa di video selanjutnya
01:14:03Terima kasih
01:14:03Sampai jumpa di video selanjutnya
01:14:10Terima kasih
01:14:12Terima kasih
Komentar