Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Provinsi Riau kembali menghadapi persoalan kabut asap dan kualitas udara yang belum sepenuhnya pulih. Usai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah wilayah di Bumi Lancang Kuning justru masih dibayangi kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #karhutla #riau

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Riau belum bebas dari asap.
00:02Tiga daerah mencatat kualitas udara bermasalah,
00:04sementara ratusan titik panas masih terpantau.
00:07Jikalahari menyebut,
00:08pemantauan kualitas udara pada 18 Agustus 2026
00:12menunjukkan kondisi di sejumlah wilayah Riau masih mengkhawatirkan.
00:15Di Pekanbaru, indeks tercatat mencapai 153
00:18dan disebut masuk kategori tidak sehat.
00:21Di Bengkalis, angkanya mencapai 148
00:24dengan kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif,
00:26sementara Siak mencatat angka tertinggi dari tiga wilayah tersebut.
00:30yakni 155 dan masuk kategori tidak sehat.
00:33Bukan cuma kualitas udara.
00:35Jikalahari juga mencatat 246 titik panas
00:37sepanjang 10-17 Agustus 2026.
00:41Titik panas itu tersebar di 12 kabupaten dan kota di Riau.
00:44Banyaknya titik panas menjadi peringatan
00:46bahwa ancaman kebakaran hutan dan lahan belum sepenuhnya berakhir,
00:49terutama jika titik panas berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
00:53Jikalahari pun mengingatkan,
00:54persoalan kabut asap di Riau masih belum selesai.
Komentar

Dianjurkan