00:00Karhutlah Riau tembus 15.000 hektare, udara pekan baru tidak sehat.
00:03Karhutlah di Riau sudah mencapai lebih dari 15.000 hektare.
00:07Di tengah kondisi itu, kualitas udara pekan baru tercatat masuk kategori tidak sehat.
00:11Jika lahari mencatat, sepanjang 2026 luas kebakaran hutan dan lahan di Riau telah mencapai 15.738,93 hektare,
00:20dengan sedikitnya 3.672 titik panas.
00:24Dari jumlah tersebut, 748 titik berada di kawasan konsesi.
00:28Rinciannya, 539 titik di konsesi perkebunan kelapa sawit dan 209 titik di konsesi hutan tanaman industri atau HTI.
00:36Sementara itu, Karhutlah diduga memperburuk kualitas udara pekan baru.
00:40Dalam pantauan iku air pada 9 hingga 14 Agustus, kualitas udara tercatat konsisten berada dalam kategori tidak sehat.
00:47AQI pekan baru tercatat 175, dengan konsentrasi PM 2,5 sebesar 89,6 mikrogram per meter kubik.
00:54Sebelumnya, BMKG juga sempat mencatat PM 2,5 mencapai 199,6 mikrogram per meter kubik, atau kategori sangat tidak sehat.
01:04Paparan PM 2,5 tinggi secara terus-menerus disebut meningkatkan risiko gangguan pernafasan akut, terutama bagi anak-anak, balita, ibu
01:11hamil, dan lansia.
01:12Jikalahari mendesak pemerintah fokus pada pelayanan kemanusiaan, mulai dari penyediaan air bersih hingga perlindungan kelompok rentan.
01:19Masyarakat juga berharap ada pembagian masker, ruang evakuasi dengan penyaring udara, serta tindakan terhadap korporasi yang terbukti lahannya terbakar.
01:26Terima kasih telah menonton!
Komentar