00:00Ikuti langkah India, RI bakal ajak swasta garap aset BUMN tak maksimal.
00:04Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan mengikuti langkah India
00:07untuk melibatkan pihak swasta dalam membenahi pemanfaatan aset BUMN yang tidak maksimal.
00:12Prabowo mengatakan,
00:13pemerintah akan mempercepat optimalisasi aset BUMN yang saat ini menguasai aset yang sangat besar.
00:18Sayangnya, dia mengakui aset itu tidak semuanya teroptimalisasi dengan baik.
00:23Sebagian bekerja dengan baik,
00:25sebagian belum menghasilkan manfaat dibandingkan dengan nilainya.
00:27Ungkapnya Sabtu 15 Agustus 2026,
00:30Prabowo menekankan bahwa pemerintah sudah menutup 290 BUMN yang tidak produktif
00:34dan tidak memberi nilai tambah untuk negara.
00:37Upaya optimalisasi BUMN akan diteruskan hingga jumlah BUMN yang produktif maksimal hanya 300 perusahaan,
00:42bahkan bisa lebih ramping.
00:44Selain itu aset berupa tanah, gedung, jaringan,
00:48kawasan dan fasilitas yang tidak dikelola optimal oleh BUMN tidak boleh dibiarkan tidur,
00:51sementara rakyat membutuhkan pekerjaan dan perekonomian membutuhkan investasi, tuturnya.
00:56Pemerintah, lanjut dia,
00:58akan mempermudah kerjasama terhadap pemanfaatan aset-aset BUMN yang belum optimal.
01:02Prabowo akan mengajak pihak swasta melalui proses yang terbuka,
01:05kompetitif dan akuntabel serta tetap menjaga kepemilikan strategis negara.
01:09Prabowo melihat upaya pemerintah India yang telah membuka kemungkinan aset-aset yang tidak produktif
01:13jika dikerjakan oleh BUMN,
01:15maka bisa dikerjakan oleh pihak swasta.
01:17Kita harus belajar dan berani belajar dari negara lain.
01:20India telah menjalankan apa yang mereka sebut National Monetization Pipeline,
01:24swasta diberi ruang mengoperasikan aset publik yang telah terbangun.
01:27Kepemilikan tetap berada pada negara,
01:29modal yang diperoleh diputar kembali untuk membangun infrastruktur baru,
01:32ungkap Prabowo.
01:34Dia pun mencontohkan pengelolaan bandara oleh BUMN yang kurang maksimal,
01:37maka pemerintah bisa membuka peluang untuk swasta mengoperasikan bandara tersebut,
01:41dengan catatan kepemilikan tetap oleh negara.
Komentar